JUAL BENIH CABE KERITING HELIX HIBRIDA F1 KAPAL TERBANG

CABE KERITING HELIX, CABE HELIX, CABE MERAH MELIX, CABE HELIX KAPAL TERBANG, JUAL BENIH CABE HELIX, JUAL BIBIT CABE HELIX, LMGA AGRO, AGEN CAP KAPAL TERBANGLMGAAGRO.COM – Jual benih cabe keriting HELIX Hibrida F1. Benih dapat dibeli di Toko pertanian Online LMGA Agro, hubungi P. Budi 082141747141 ( telepon ) dan 08125222117 (  SMS/WA ). Benih cabe keriting HELIX cap Kapal Terbang produksi PT BISI International Tbk.

LMGA Agro menyediakan benih-benih sayur dan buah hortikultura yang berkualitas unggul produksi dari pabrik-pabrik benih terkemuka di Indonesia. Juga meyediakan alat-alat pertanian, sarana dan prasarana untuk budidaya tanaman Anda.

LMGA Agro menerima dan melayani konsultasi gratis mengenai budidaya tanaman terutama cara menanam cabe keriting, membuat bibit cabe keriting dan perihal permasalahan yang ditemui di lapangan.

BENIH CABE KERITING HELIX

Benih cabai HELIX merupakan benih cabe keriting terbaik, varietas cabai keriting tahan virus. Benih cabe keriting HELIX cocok ditanam di dataran rendah sampai menengah.

Budidaya cabe keriting HELIX mudah perawatannya. Pertumbuhan tanaman kuat dan seragam. Bentuk buah adalah keriting dengan panjang ± 15,5 cm, diameter ± 0,7 cm dan berasa pedas.

Budidaya cabe keriting HELIX dapat dipanen umur ± 75 hari setelah pindah tanam. Tanaman dapat toleran terhadap penyakit Antraknosa. Potensi hasil ± 20 ton/ha. Kebutuhan benih penanaman cabe keriting HELIX sekitar 100 – 150 g/ha. Jarak tanam menanam cabe keriting HELIX adalah 60 x 60 cm.

Cabe keriting termasuk dalam golongan tanaman semusim, daun yang berwarna hijau tua, bentuk daun oval dan bunga yang soliter dengan mahkota bunga berwarna putih.

Tanaman cabe keriting berbentuk perdu yang berkayu lunak dengan ketinggian mencapai hingga 1 meter. Tanaman cabe keriting dapat tumbuh dengan baik di daerah beriklim tropis, baik di dataran tinggi maupun rendah.

Syarat Tumbuh Menanam Cabe Keriting HELIX

Tanaman cabe keriting HELIX menginginkan suhu udara yang tidak terlalu dingin dan tidak terlalu lembab. Suhu lingkungan berada pada kisaran 24 – 27 °C, bila di fase pembentukan buah suhu lingkungan yang diinginkan adalah pada kisaran 16 – 23 °C.

Semua jenis tanah yang cocok untuk budidaya tanaman lain, maka cocok pula untuk menanam cabe keriting. Agar kualitas dan kuantitas hasil dapat maksimal, maka jenis tanah yang baik adalah yang subur, gembur, kaya akan organik, tidak mudah becek ( menggenang ), bebas cacing ( nematoda ) dan penyakit tular tanah. Kisaran pH tanah yang ideal antara 5,5 – 6,8.

PERSIAPAN MENANAM CABE KERITING HELIX

  1. Lahan penanaman diolah dan digemburkan dengan cara dicangkul atau dibajak sedalam 30 cm. Tebarkan pupuk kandang sebanyak 0,5 – 1 ton per 1000 m² dan disebarkan merata pada lahan sebelum penanaman.
  2. Setelah digemburkan dan disebarkan pupuk kandang, lahan dibiarkan selama 1 minggu.

  3. Apabila pH tanah masih asam, dapat ditambahkan Dolomit 0,25 ton per 1000 m² dan disebarkan merata.

  4. Selanjutnya dibuat bedengan lebarnya 100 cm, parIt lebarnya 80 cm dan jarak antar bedengan 60 cm, tinggi bedengan 30 – 40 cm.

  5. Setelah 1 minggu, bedengan sebaiknya ditutup dengan mulsa plastik hitam perak. Sebelum ditutup mulsa, bedengan disiram air hingga lembab. Fungsi mulsa adalah untuk mengendalikan pertumbuhan gulma, menekan erosi dan menjaga agar tanah tetap lembab. Beberapa hama juga dapat dikendalikan dengan adanya mulsa.

  6. Beberapa hari sebelum pemindahan bibit, pada mulsa diberi lubang tanam. Lubang tanam dibuat model zig-zag dengan ukuran 50 – 60 cm, dibuat 2 baris dalam 1 bedengan dan jarak antar baris 60 cm. Lubang tanam dibuat zig-zag tidak sejajar untuk meningkatkan penetrasi sinar matahari dan sirkulasi udara.

BACA JUGA : CABAI KERITING 

PERSEMAIAN BIBIT CABE KERITING HELIX

Persemaian dilakukan bertujuan untuk mendapatkan bibit yang kuat dan siap untuk dipindahkan di lahan tetap atau yang sesungguhnya.

Bibit disiapkan dan dibiarkan tumbuh pada media yang sudah dikondisikan. Bila bibit yang tumbuh kuat dan sehat saat dipindahkan diharapkan dapat tumbuh hingga panen dan menghasilkan dengan maksimal.

Sebaiknya persemaian bibit cabe keriting dilakukan pada polybag agar kita dapat mengkondisikan media tanah yang dipakai dan antar tanaman tidak saling berhimpit sehingga dapat tumbuh dengan baik.

Media tanah yang dipakai adalah campuran tanah + pupuk kompos perbandingan 1 : 1. Bila terdapat arang sekam, dapat dicampurkan dalam media semai. Perbandingannya yaitu tanah + kompos + arang sekam = 2 : 1 : 1.

Sebelum semua bahan tersebut dipakai, harus diayak halus dulu agar gembur sehingga memudahkan benih untuk berkecambah.

BACA JUGA : BENIH CABE INKO 99 TAHAN SEGALA CUACA

Lokasi yang ideal untuk persemaian bibit cabe keriting yaitu lokasi yang tidak terkena paparan sinar matahari langsung, air hujan langsung, serangan hama dan binatang pengganggu lain.

Sehingga perlu kiranya lokasi semai diberi naungan. Fungsi naungan adalah untuk melindungi bibit, naungan dapat dibuka tutup agar udara dapat berganti.

Bibit dapat dipindahkan saat berumur sekitar 3 minggu, telah muncul 3 – 4 helai daun sejati. Pilih bibit yang seragam, sehat, kuat dan segar.

Penanaman bibit di lahan tetap sebaiknya dilakukan pada pagi hari atau sore hari saat matahari sedang tidak panas. Penanaman dilakukan selesai dalam satu hari dan serentak.

MERAWAT TANAMAN CABE KERITING HELIX

  1. PENYIRAMAN dilakukan sehari sekali sesuai kondisi lahan dan cuaca kelembaban tanah pada media tanamnya. Dan usahakan jangan sampai ada air yang menggenang di permukaan bedengan.

  2. PENYIANGAN bila bedengan tertutup mulsa maka tidak banyak gulma yang tumbuh. Gulma hanya tumbuh pada pinggir bedengan dan yang tidak tertutup mulsa. Agar kebun selalu bersih, cabutlah gulma dengan rutin karena gulma dapat juga vektor pembawa virus/hama pembawa penyakit.

  3. PEMANGKASAN menggunakan gunting. Memangkas cabang tanaman yang layu/mati, memangkas daun-daun kering/mati yang biasanya terdapat pada pangkal batang. Memangkas tunas-tunas susulan untuk mendapatkan buah yang lebat dan rimbun.

  4. PEMANGKASAN dilakukan setelah tanaman berumur 1 bulan dan tumbuh sekitar 10 daun. Memangkas bagian pucuk 2 – 3 helai. Biasanya setelah dipangkas, 2 minggu kemudian tumbuh cabang di setiap ketiak daun. Setelah pemangkasan, semprot tanaman menggunakan pestisida organik untuk menutup luka dan tidak terinfeksi. Setelah itu, lakukan penyemprotan menggunakan pupuk daun untuk mempercepat pertumbuhan cabang baru.

  5. PEMANGKASAN PUCUK untuk memperoleh percabangan yang banyak sehingga akan banyak tumbuh bunga dan banyak bunga yang menjadi buah.

  6. MEMASANG AJIR/LANJARAN untuk membantu tanaman cabe agar tumbuh tegak, ketika akar tidak lagi terlalu kuat menopang tanaman dan karena sudah banyaknya tumbuh buah yang membebani cabang tanaman cabe.

  7. PENDANGIRAN dilakukan tiap 2 minggu sekali, dapat dilakukan bersamaan dengan PENYIANGAN.

PUPUK TANAMAN CABE KERITING HELIX

Pemberian pupuk tanaman cabe keriting diberikan saat sebelum penanaman dan saat pembentukan bunga dan buah.

Pupuk mengandung beberapa unsur hara yang dibutuhkan tanaman dan masing-masing unsur hara tersebut memiliki fungsi dan manfaat berbeda.

Pupuk tanaman cabe keriting saat masih disemai, sebelum berumur 1 bulan, yang tepat yaitu pupuk organik. Dapat berupa pupuk kandang atau kompos sekaligus dijadikan media tanamnya. Sifat pupuk organik yaitu, terurainya lama namun tidak cepat menguap.

Pupuk lanjutan setelah bibit dipindah tanam, yaitu pada umur 14 – 20 hari setelah tanam, yaitu pemberian ZA + TSP + KCl sebanyak 10 – 15 g/tanaman. Bila bedengan tertutup mulsa maka pupuk diberikan dalam keadaan cair/dilarutkan lebih dahulu dengan sistem dikocor.

PEMUPUKAN KEDUA, UMUR 30 – 35 HARI.

Pupuk yang diberikan adalah KCl dan ZA saja. Dosis per batang sebanyak 20 gram. Pada pemupukan kedua ini, juga diselingi dengan pemberian ZPT dengan cara disemprot.

Pemberian pupuk kandang tetap dilanjutkan dengan tujuan untuk menggemburkan tanah. ZPT diberikan 3 minggu sekali. Untuk pemberian ZPT dan jenis yang cocok untuk tanaman cabe keriting dapat dikonsultasikan ke LMGA Agro.

PEMUPUKAN KETIGA PADA UMUR 60 HARI. Jenis pupuk yang diberikan KCl dan ZA dengan dosis 20 g/tanaman. Pemupukan selanjutnya diberikan setiap 20 hari sekali dengan jenis pupuk dan dosis yang sama. Pemupukan ini dilakukan hingga 5 kali panen, setelahnya tidak lagi diberi pupuk karena tanaman cabe keriting tidak lagi produktif.

Unsur Hara lain yang Penting bagi Pertumbuhan Cabe

Unsur hara seperti Magnesium ( Mg ) dan Calsium ( Ca ) ternyata berperan dalam mencegah penyakit layu fusarium dan layu bakteri.

Kedua unsur tersebut berfungsi untuk meningkatkan pH tanah sehingga secara langsung dapat mengurangi serangan penyakit layu. Manfaat lain yaitu meningkatkan daya tahan ( imunitas ) tanaman sehingga tanaman tidak mudah terinfeksi.

BACA JUGA : JUAL BIBIT CABE KERTING IGGO TAHAN LAYU BAKTERI

Unsur Boron ( B ) dibutuhkan dalam jumlah sedikit tapi sangat dibutuhkan tanaman. Kekurangan unsur B menyebabkan cabang dempet dan rontok bunga. Untuk 1.000 tanaman cabe keriting, ditambahkan pupuk Boron (Borax, Nutri Boron) sebanyak 1 kg yang dicampurkan dengan pupuk KCl dan ZA.

Unsur hara mikro dibutuhkan dalam jumlah sedkit namun kekurangan unsur hara mikro dapat menyebabkan tanaman cabe kurang sehat.

Unsur hara mikro terdapat dalam pupuk daun, diaplikasikan dengan cara disemprotkan ke seluruh bagian tanaman. Penyemprotan dilakukan dengan interval 7 – 10 hari sekali.

JENIS HAMA-HAMA TANAMAN CABE KERITING

  1. ULAT GRAYAK ( Spodoptera litura ) memakan daun hingga berlubang sehingga mengganggu proses fotosintesis. Pada serangan hebat, hama ini dapat memakan habis seluruh daun dan menyisakan tulang-tulang daun saja. ULAT TANAH ( Helicoverpa sp. berwarna coklat/hijau, ulat berukuran besar dan menyerang seluruh bagian tanaman mulai dari daun, cabang hingga akar. Helicoverpa dapat menghabiskan tanaman cabe keriting hingga berhektar-hektar hanya dalam 1 malam. Hama ulat ini aktif pada malam hari, siang hari hama ulat ini bersembunyi di pangkal batang atau di balik mulsa. Pengendalian insektisida dilakukan malam hari.

  2. HAMA TUNGAU yang menyerang tanaman cabe yaitu tungau kuning dan tungau merah. Serangan tungau membuat daun cabe menjadi keriting dan menggulung ke bawah. Daun menjadi tebal dan kaku sehingga pembentukan pucuk terhambat, lama-lama daun menjadi coklat dan mati. Penyemprotan menggunakan akarisida.

  3. HAMA KUTU DAUN Myzus persicae ), menghisap cairan dalam daun sehingga daun menjadi kering dan permukaannya menjadi keriting. Myzus persicae ini juga merupakan vektor pembawa virus penyakit. Penyemprotan menggunakan insektisida saat sore hari.

  4. LALAT BUAH menyerang buah cabe dengan cara menyuntikkan telurnya dalam buah dan telur akan menetas dan merusak isi buah. Untuk menanggulangi serangan Lalat buah dapat dicegah menggunakan perangkap lalat menggunakan atraktan yang mengandung methyl eugenol. Teteskan obat tersebut pada kapas dan masukkan pada botol bekas air mineral. Pemasangan perangkap dilakukaan saat tanaman cabe berumur 1 bulan. Bila serangan parah, penyemprotan insektisida pada pagi hari ketika daun masih berembun dan lalat belum berkeliaran.

BACA JUGA : MENANAM CABE KERITING BENIH OR TWIST 42 HIBRIDA

PENGENDALIAN TEKNIS HAMA TANAMAN CABE KERITING

  1. Hama ULAT diambil langsung saat malam hari ketika berkeliaran. Pengambilan ulat dilakukan menyeluruh dan serempak. BIsa juga dipasangkan imago hama.

  2. Selalu menjaga kebersihan kebun, menyiangi gulma yang tumbuh pada bedengan tanaman kita.

  3. Tanaman yang sudah terinfeksi harus dicabut, tanaman yang belum parah dipotong pucuk-pucuknya. Selanjutnya dikumpulkan dan dibakar.

  4. Pemakaian mulsa plastik hitam perak efektif menekan perkembangan kutu daun.

PENYAKIT pada tanaman cabe keriting dapat dicegah dengan 3 langkah yaitu :

  • Menggunakan dan memilih benih yang berkualitas, tahan penyakit seperti Antraknosa, layu fusarium, layu bakteri dan penyakit mosaic. 

  • Melakukan pengamatan tanaman dengan seksama dan teliti.

  • Melakukan teknik budidaya yang tepat, meliputi penyiangan, jarak tanam tidak terlalu rapat agar sirkulasi udara lancar dan melakukan pemupukan yang berimbang.

PANEN CABE KERITING HELIX

CABE KERITING HELIX. CABE F1 HELIX, CABE MERAH HELIX,CABE HELIX F1, CABE HELIX KAPAL TERBANG, JUAL CABE HELIX, LMGA AGRO
CABE KERITING HELIX

Panen cabe keriting HELIX dilakukan pada umur ± 75 hari setelah pindah tanam dan panen dapat dilakukan 2 – 3 hari sekali. Produksi panen cabe keriting HELIX dapat mencapai ± 20 ton/ha.

Panen cabe keriting HELIX usahakan cabe yang tidak terlalu tua, sekitar 80 – 90% dan pemanenan dilakukan pada pagi hari setelah embun kering.

Saat memetik cabe, usahakan bersama tangkainya agar cabe tetap segar lebih lama. Buah cabe yang bagus adalah yang bentuknya rampaing dan bernas ( padat ).

Pemanenan dilakukan hingga tanaman cabe berumur 6 bulan bahkan bisa lebih hingga maksimaal berumur 24 bulan. Pemanenan dapat dilakukan hingga 15 – 18 kali dalam sekali tanam. Namun seiring bertambahnya umur tanaman, maka produksi buah cabe yang dipanen semakin tidak ekonomis lagi.

BACA JUGA : BUDIDAYA CABE RED KRISS TAKII SEED PETIK 35 KALI

Demikian artikel mengenai benih cabe keriting HELIX Hibrida F1 dari PT BISI International. Benih dapat dibeli di toko pertanian Online LMGA AGRO, hubungi P. Budi 082141747141 ( telp ), 08125222117 ( SMS/WA ). LMGA Agro juga melayani konsultasi gratis mengenai cara menanam cabe keriting HELIX dan permasalahan yang ditemui di lapangan.

LMGA Agro siap mengirim pesanan benih cabe keriting Helix Anda dengan cepat hingga keseluruh wilayah Indonesia menggunakan jasa ekspedisi terpercaya seperti JNE, POS, TIKI, KI8 dan lain-lain.

 

 

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *