Sayuran Organik Peluang Budidaya Menguntungkan

sayuran, organik, peluang, budidaya, usaha, menguntungkan

Sayuran Organik Peluang Budidaya Menguntungkan. 08125222117 WA / SMS LMGA AGRO. LMGA AGRO jual berbagai kebutuhan petani lengkap mulai dari pupuk, zpt, benih tanaman, pestisida, dll. Kami menjual berbagai produk tersebut dengan harga murah.

LMGA AGRO bekerja sama dengan perusahaan logistik nasional terpercaya di Indonesia. LMGA AGRO siap mengirim pesanan Anda dengan jasa logistik JNE, JNT, Pos Indonesia, Wahana, KI8, dll. LMGA AGRO memberikan jaminan semua pesanan yang kami kirimkan pasti akan sampai ke alamat tujuan.

Di zaman sekarang di supermarket – supermarket maupun di minimarket – minimarket banyak terdapat label organik dan non organik pada sayuran yang dijual. Lalu apa perbedaan dari ke 2 jenis sayur tersebut ??

Sayuran Organik

jual, benih, sayuran, organik, harga, murah, lengkap

Sayuran Organik merupakan sayuran yang dibudidayakan dari benih ataupun bibit tanaman menggunakan teknik alami dan tidak menggunakan bahan kimia sedikit pun dalam proses budidayanya mulai dari penanaman, pemupukan, pemeliharaan maupun saat panen.

Maka dari itu tidak mengherankan jika jenis sayur ini memiliki kandungan nutrisi lebih baik dan lebih banyak ketimbang sayur non organik. Manfaat – manfaat dari sayuran organik ini yaitu :

  • Kandungan nutrisi lebih banyak

Kandungan nutrisi dari sayur organik lebih banyak dan bermanfaat untuk tubuh

  • Menyehatkan untuk dikonsumsi karena tidak mengandung bahan kimia

Tidak digunakannya bahan kimia sama sekali tentunya akan membuat jenis sayur ini sangat sehat untuk dikonsumsi oleh tubuh

  • Kaya rasa

Varian rasa beragam dan segar adalah salah satu keunggulan dari jenis sayur ini

  • Lebih tahan lama

Sayur organik lebih tahan lama dan awet jika disimpan dibandingkan dengan sayur anorganik

  • Rasa lebih manis

Kandungan rasa sayur ini lebih manis dibandingkan dengan sayuran non organik

Perbedaan Sayuran Organik dan Sayuran Non Organik

Sayuran organik dengan sayuran non organik memiliki beberapa perbedaan. Beberapa perbedaan yang bisa dilihat dari 2 jenis sayur ini diantaranya yaitu :

  • Memiliki lubang – lubang kecil bekas dimakan oleh ulat

Lubang – lubang kecil pada daun sayur biasanya merupakan bekas dimakan oleh ulat. Hal tersebut menandakan bahwa tanaman sayur organik tidak menggunakan pestisida atau bahan kimia sama sekali

  • Ukuran lebih kecil dibandingkan dengan sayuran biasa

Ukuran sayurnya lebih kecil dibandingkan dengan sayuran biasa dikarenakan tanaman sayur ini tidak diberikan bahan kimia sedikitpun dimana dapat memacu pertumbuhan ukurannya menjadi lebih besar

  • Nilai ekonomis lebih tinggi

Sedikitnya jumlah kompetitor ditambah dengan permintaan pasar makin banyak akan membuat nilai ekonomis sayuran organik lebih tinggi dibandingkan dengan sayuran non organik

  • Cara perawatan dan penanaman yang berbeda

Cara penanaman dan perawatan sayuran organik lebih detail dan dibutuhkan usaha ekstra untuk merawatnya. Penggunaan pupuk kompos ataupun pupuk kandang serta obat hama berbahan alami sehingga menghasilkan sayuran organik segar dan menyehatkan

  • Hanya dijual di supermarket – supermarket tertentu, sehingga jarang ditemui di pasar tradisional

Sayuran organik tidak bisa sembarangan dijual. Oleh karena itu, sayur ini lebih banyak dijual di supermarket daripada di pasar tradisional

Baca Juga : Jual Produk Panah Merah Lengkap

Sukses Budidaya Sayuran Organik

Untuk bisa sukses budidaya sayuran organik, diperlukan kiat – kiat usaha cermat dan tepat agar bisa sukses budidaya sayuran organik. Kiat – kiat sukses untuk budidaya sayuran organik yaitu :

  • Pembibitan

Untuk bisa menanam jenis sayur ini, perlu dibuat bibitnya terlebih dahulu. Bibit tanaman tersebut bisa didapatkan dengan cara menyemai benih terlebih dahulu pada media tanam. Media tanam tersebut bisa dibuat dengan cara mencampur tanah dengan pupuk kompos dengan perbandingan 1 : 3.

Usahakan tempat untuk menyemai benih tersebut cukup lebar (tray semai). Semai benih yang telah disiapkan dengan jarak 2 cm. Lalu tunggu benih tersebut tumbuh dan berkembang. Siram secara rutin benih tersebut tiap pagi dan sore hari agar tanaman cepat tumbuh.

  • Penyiapan lahan

Sayuran organik bisa ditanam dengan 2 media, yaitu media tanam pot dan polybag. Namun untuk perlakuannya memiliki perbedaan tersendiri dan penyiapan lahannya juga ikut berbeda.

Untuk lahan berupa tanah bisa dengan membuat Greenhouse dan pada bagian atapnya dilapisi pelindung plastik. Fungsi Greenhouse ini adalah membantu pertumbuhan sayuran organik dari serangan hama, tetesan air hujan, sinar matahari langsung, dll. Agar menambah kesuburan pada media tanah bisa dengan menambahkan pupuk kandang ataupun pupuk kompos.

Untuk media tanam polybag, harus dicampurkan campuran tanah dengan kompos. Perbandingan campuran tanah dengan kompos nya yaitu 1 : 2.

  • Perawatan

Perawatan untuk tanaman sayur ini tergolong mudah untuk dilakukan. Namun perhatian ekstra tetap harus dilakukan untuk memeriksa sayuran organik. Pemeriksaan tersebut perlu dilakukan agar jenis sayur ini terhindar dari serangan hama dan penyakit.

Penyiraman harus dilakukan secara rutin dilakukan pada budidaya sayuran organik. Penyiraman dilakukan setiap pagi dan sore hari. Usahakan agar penyiraman dilakukan dengan kadar yang sesuai dengan takaran agar tanah tidak becek.

Lakukan penyiangan pada daerah sekitar tanaman tumbuh agar bisa tumbuh tanpa gangguan rumput – rumput liar. Bisa dilakukan dengan dengan cara manual ataupun dengan menggunakan mesin rumput.

Jika sudah disiangi siapkan plastik perak untuk menutupi bekas tempat tumbuh rumput liar tersebut. Hal itu bertujuan agar rumput liar yang tersisa nantinya tidak mendapat cahaya matahari sehingga pada akhirnya akan mati dengan sendirinya.

Berikan pupuk dengan secukupnya. Pemberian pupuk dimaksudkan agar nutrisi – nutrisi pada tanah akan semakin kaya sehingga kesuburan tanah akan makin bagus serta menjaga pertumbuhan sayur semakin baik.

Pupuk yang diberikan harus tidak mengandung bahan kimia sama sekali. Pupuk organik yaitu berupa pupuk kompos ataupun pupuk kandang bisa dijadikan pupuk untuk sayuran organik.

Membuat Pupuk Kompos

Untuk membuat pupuk kompos sendiri cukup mudah untuk dilakukan. Cara untuk membuat pupuk kompos yaitu :

  1. Pertama siapkan terlebih dahulu alat dan bahan bahan yang diperlukan seperti sampah rumah tangga, air, tanah, sarung tangan dan wadah ukuran besar dengan penutup (bisa menggunakan ember atau tong).
  2. Lalu pisahkan sampah organik dengan sampah non organik. Hal ini periu dilakukan karena hanya sampah organik saja yang akan dimanfaatkan sebagai bahan pupuk kompos
  3. Siapkan tong atau ember yang telah disebutkan diatas. Usahakan agar tong atau ember tersebut memiliki penutup agar tidak terkontaminasi
  4. Isi dengan tanah secukupnya ke dalam tong atau ember yang telah diisi dengan sampah organik. Sesuaikan ketebalannya dengan besar tong atau ember yang digunakan dan banyaknya sampah organik
  5. Siram permukaan tanah dengan air
  6. Masukkan sampah organik yang sudah disiapkan dalam wadah (tong atau ember)
  7. Simpan sampah secara merata. Usahakan agar ketebalan tanah sama dengan ketebalan sampah
  8. Masukkan lagi tanah ke dalam tong atau ember. Gunakan tanah sebagai penutup sampah
  9. Tutup tong atau ember. Biarkan selama 3 minggu dan pupuk kompos siap untuk digunakan
  • Pemanenan

Waktu pemanenan sayur organik bisa dilakukan 2 kali dalam seminggu ataupun disesuaikan dengan pertumbuhan tanaman tersebut. Jika Anda ingin memanen sayur dalam waktu singkat Anda bisa menanam sayuran dengan waktu umur panen singkat seperti sayuran hijau (bayam, sawi, dll) dibandingkan tanaman seperti terong atau tomat yang memiliki waktu panen agak lama.

Setelah memilih jenis tanaman sayuran yang akan ditanam dan memenuhi kriteria lain yang disebutkan diatas, Anda bisa langsung mempraktekkan cara budidaya sayuran organik yang baik dan benar

Baca Juga : Usaha Pertanian Menguntungkan di Musim Hujan

Jenis tanaman Sayur untuk Budidaya Sayuran Organik

sayuran, organik, pertanian, tanaman

Tanaman sayur yang bisa digunakan untuk bercocok tanam sayuran organik yaitu :

  • Tomat

Tanaman sayur ini selalu masuk dalam jajaran tanaman sayur yang bisa ditanam di berbagai kondisi. Maka dari itu tidak mengherankan jika tanaman tomat ini cocok dibudidayakan secara organik.

Tomat merupakan tanaman asli yang berasal dari Amerika Tengah dan Amerika Selatan. Tomat cocok dibudidayakan karena memiliki siklus hidup yang singkat dengan warna buah seperti merah, kuning dan hijau. Tanaman tomat dapat tumbuh sampai dengan 1 – 3 meter.

  • Cabai

Cabai tentu tidak bisa ditinggalkan dari budidaya sayuran organik. Bila budidaya cabai sebagai sayuran organik ini dilakukan, maka bisa dipastikan keuntungan sudah menanti Anda karena masakan khas Indonesia banyak memiliki cita rasa yang khas dengan rasa pedas. Selain itu masyarakat Indonesia sebagian besar juga menyukai makanan dengan rasa yang pedas.

Dan dengan harga cabai yang sering melonjak di pasaran sudah tentu budidaya cabai bisa menjadi pilihan dan solusi terbaik untuk dibudidayakan.

Cabai memiliki banyak varian, diantaranya yaitu cabai rawit, cabai merah, cabai setan, paprika, cabai gendot, dll.

  • Kangkung

Kangkung banyak dijumpai di pasar – pasar tradisional. Kangkung banyak dijumpai di daerah – daerah Asia . Habitat dari tanaman kangkung ini bisa ditemui di daerah – daerah berair seperti sawah, tepian parit ataupun parit itu sendiri.

Sayur kangkung bisa menjadi opsi alternatif jika Anda ingin budidaya sayuran organik. Budidaya kangkung ini memiliki masa panen yang relatif cepat. Masa panen kangkung yaitu sekitar 6 minggu setelah waktu tanam.

Banyak sekali kandungan nutrisi yang terdapat di dalam tanaman kangkung. Nutrisi – nutrisi yang terkandung di dalam kangkung yaitu lemak, karbohidrat, vitamin A, vitamin B1, vitamin B2, vitamin B3, vitamin C, protein, serat, dll.

Dengan kandungan nutrisi yang banyak tersebut maka tidak salah jika kangkung cocok sekali dikonsumsi oleh tubuh.

  • Bayam

Bayam adalah jenis tumbuhan sayuran berdaun yang berasal dari Benua Amerika dan sekarang telah mencapai ke seluruh penjuru dunia. Sayur bayam ini adalah salah satu jenis sayur yang paling banyak dibudidayakan dalam budidaya sayuran organik.

Tanaman bayam ini semakin banyak disukai oleh masyarakat dan anak – anak dengan adanya serial kartun Popeye yang sempat tayang di Indonesia beberapa tahun yang lalu.

Kandungan nutrisi dari bayam ini cukup banyak dan bermanfaat bagi tubuh manusia. Nutrisi yang dimiliki dari bayam beberapa diantaranya yaitu vitamin C, vitamin A, magnesium, sodium, kalium, fosfor, kalsium, zat besi, karbohidrat, niacin, thiamin, riboflavin, dll.

  • Selada

Selada merupakan jenis tumbuhan sayur yang biasa ditanam di daerah tropis. Selada banyak dimanfaatkan sebagai salad. Tanaman salad berasal dari daerah daerah lembah timur Laut Tengah. Hal Ini didasarkan dari lukisan pemakaman zaman Mesir Kuno dimana menunjukkan bahwa tanaman selada sudah ditanam sejak 4500 SM.

Mungkin pada awalnya selada tidak bisa dimanfaatkan oleh masyarakat di zaman itu sebagai bahan makanan. Namun seiring berjalannya waktu secara perlahan selada mulai bisa dimanfaatkan sebagai bahan obat, minyak dan sebagai bahan makanan.

  • Terong

Terong adalah satu jenis tumbuhan yang berasal dari daerah India dan Sri Lanka. Tanaman terong biasa ditanam dengan jarak waktu tanam dengan panen sekitar satu tahun. Daunnya berukuran besar dan memiliki lobus yang kasar. Panjang ukurannya bisa mencapai 10 – 20 cm dan memiliki lebar sepanjang 5 – 10 cm.

Tanaman terong sudah dikenal sejak zaman prasejarah. Budidaya tanaman terong diketahui pertama kali di bagian selatan dan timur Asia, namun baru dikenal peradaban Barat sekitar tahun 1500 – an. Tanaman terong buahnya memiliki varian warna. Beberapa warna buah terong yang banyak dijumpai yaitu ungu, hijau, dan putih.

  • Wortel

Wortel adalah tanaman sayur biennial (memiliki siklus hidup 12 – 24 bulan). Bagian dari wortel yang dimanfaatkan sebagai bahan makanan adalah umbinya. Budidaya wortel agar lebih optimal harus dilakukan di daerah dataran tinggi dengan ketinggian 1000 mdpl dan memiliki temperature rata – rata 15 – 21 derajat Celsius.

  • Sawi

Sawi merupakan tanaman sayur berasal dari marga Brassica. Bagian dari sawi yang dimanfaatkan sebagai bahan pangan adalah bagian daunnya.

Daunnya ini bisa langsung dimakan dalam kondisi segar ataupun diolah terlebih dahulu. Beberapa varian sawi yang sering digunakan sebagai bahan makanan yaitu sawi hijau dan sawi putih.

  • Bawang Daun

Bawang daun merupakan tanaman sayur yang termasuk ke dalam kategori tumbuhan perennial (Tumbuhan yang mampu meneruskan siklus kehidupannya setelah bereproduksi ataupun melanjutkan siklus hidupnya hingga lebih dari 2 tahun).

Bau dari bawang daun ini sangat mirip dengan bawang Bombai. Bawang daun banyak dijumpai di daerah Asia Timur dan Asia Tenggara. Bahkan 3 Negara Asia seperti Korea, China dan Jepang memberikan nama inggris Japanese Bunching Onion karena sangat pentingnya bawang daun ini.

  • Brokoli

Tanaman brokoli merupakan tanaman sayur yang masih berkerabat dengan tanaman kubis – kubisan / Brassicaceae. Tanaman ini berasal dari daerah Laut Tengah. Budidaya sayuran jenis ini sudah lama dilakukan sejak zaman Yunani kuno, namun untuk di Indonesia sendiri baru dilakukan di tahun 1970 – an dimana tanaman ini baru dikenal di Indonesia pada waktu tersebut.

Kepala dari brokoli berwarna hijau tua dan tersusun rapat adalah bagian yang sering dimanfaatkan sebagai bahan makanan.

Baca Juga : Budidaya Tomat Hibrida Yang Baik Dan Benar

Belanja Online Benih Sayuran Organik Murah dan Lengkap di LMGA AGRO

belanja, online, benih, sayuran, murah, lmga agro

Belanja online benih sayuran organik murah dan lengkap di LMGA AGRO. LMGA AGRO jual kebutuhan bertani lengkap untuk bercocok tanam. Kami bekerja sama dengan perusahaan benih ternama dan terpercaya di Indonesia seperti PT BISI International Tbk, PT East West Seed Indonesia (EWINDO), Known You Seed, Royal Seed, dll.

LMGA AGRO juga memberikan layanan konsultasi tentang pertanian. Kami memberikan jaminan pelayanan terbaik atas semua layanan yang kami lakukan. Jadi tunggu apalagi ?? Segera hubungi LMGA AGRO sekarang juga.

Untuk semua pembaca yang tertarik membeli produk yang kami jual ataupun ingin berkonsultasi seputar pertanian bisa langsung menghubungi LMGA AGRO melalui CP. 08125222117 Khusus Layanan WA / SMS) atau melalui 082141747141 (Khusus Layanan Telepon).

Sekian artikel tentang Sayuran Organik Peluang Budidaya Menguntungkan ini saya buat. Semoga artikel ini bermanfaat positif dan menambah pengetahuan Anda. Salam sukses.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *