CARA MENANAM CABE MERAH BIBIT HIBRIDA

Cara Menanam Cabe Merah Bibit HibridaJual bibit benih sayur dan buah di Toko Online Pertanian LMGA Agro, hubungi Pak Budi 082141747141 ( telepon ) dan 08125222117 ( SMS/WA ). Juga menyediakan jenis pupuk, pestisida, ZPT dan alat-alat pertanian sarana dan prasarana bercocok tanam pertanian. Toko Online pertanian LMGA Agro menerima layanan gratis konsultasi pertanian cara menanam cabe merah dan masalah tentang cara menanam buah dan sayur lainnya.

Bibit hibrida adalah menggunakan benih hibrida F1 yang bebas penyakit maupun virus, dimana benih tahan terhadap penyakit utama yang menyerang pada cara budidaya cabe seperti penyakit layu, antraknosa dan serangan virus Gemini. Artikel ini akan menjabarkan cara menanam cabe merah yang baik dan benar, mulai dari cara membuat bibit hibrida, cara perawatan yang tepat hingga panen.

Cara menanam cabe merah selain dibudidayakan oleh petani cabe juga mulai dilakukan oleh ibu-ibu rumah tangga di pekarangan rumah yang tidak seberapa luas. Usaha ini sebagai siasat untuk menyikapi bila cabe merah langka di pasaran dan harga cabe merah yang tidak stabil. Cara menanam cabe merah dapat dilakukan di lahan yang luas juga dapat dilakukan di pot/polybag asalkan cara perawatannya baik dan benar sesuai kebutuhan tanaman.

CABAI : SALAH SATU KOMODITI SAYUR FAVORIT

Daftar Isi :

cara menanam cabe, menanam cabe merah, cabe merah, jual benih cabe merah, lmga agro
CARA MENANAM CABE MERAH BIBIT HIBRIDA

Cabai atau cabai merah atau chili merupakan tanaman kelompok genus Capsicum. Cabai merah merupakan komoditi pertanian Indonesia yang masuk kategori dalam sayuran maupun bumbu, tergantung dari bagaimana kita menggunakannya. Cabai sebagai bumbu berasa pedas dan sayuran favorit di Asia Tenggara. Cabai terkenal juga sebagai penguat rasa makanan.

Cabe merah besar, nama latinnya Capsicum annum L. merupakan salah satu dari sekian banyak jenis sayuran di Indonesia yang bernilai ekonomi tinggi. Cabe mengandung berbagai jenis senyawa yang baik bagi kesehatan Kita. Cabe merah mengandung antioksidan yang berfungsi melindungi tubuh dari radikal bebas. Antioksidan ini paling besar terdapat pada cabe hijau.

Selain mempunyai antioksidan, cabe merah juga mempunyai zat capsaicin yang berfungsi sebagai zat anti-kanker. Cabe merah juga mengandung vitamin terutama yang tertinggi adalah Vitamin C yang cukup memenuhi kebutuhan harian kita. Namun konsumsi cabe merah juga perlu diperhatikan bagi yang mudah mengalami nyeri lambung.

Cabe atau di Jawa Timur disebut dengan “lombok ” termasuk dalam suku Solanaceae ( terong-terongan ) yang dapat ditanam baik di dataran rendah maupun dataran tinggi. Lombok banyak mengandung vitamin A dan C serta mengandung minyak atsiri capsaicin. Capsaicin ini yang memberikan rasa pedas, kehangatan panas bila digunakan sebagai rempah-rempah/bumbu dapur.

Tanah yang cocok untuk cara menanam cabe merah adalah pada tanah yang kaya humus, gembur dan bersifat sarang atau air tidak mudah menggenang. Derajat keasaman ( pH ) tanah yang ideal sekitar 5 – 6. Pada lahan yang kering, cara menanam cabe merah yang tepat pada akhir musim hujan. Namun bila menginginkan panen cabe kita nanti berharga tinggi, cara menanam cabe di musim hujan yaitu dimulai di bulan Oktober dan panen bulan Desember. Cara menanam cabe merah di musim penghujan berada pada resiko kegagalan panen yang cukup tinggi.

DUA HAMA UTAMA CARA MENANAM CABE MERAH

Hama lalat buah sering menyebabkan gagal panen. Laporan Departemen Pertanian Tahun 2006, serangan lalat buah menyebabkan gagal panen menanam cabe hingga 35%. Buah cabai yang terinfeksi tampak luar sehat dan utuh tetapi bila buah cabe dibelah, tampak didalamnya yang membusuk dan banyak terdapat larva lalat.

Jenis lalat buah yang menyerang adalah Bactrocera carambolae. Hama ini sebarannya masih terbatas di Indonesia sehingga sangat ditakuti karena penyebab gagal panen. Untuk mengendalikan serangan hama, usaha pembrongsongan dapat mencegah serangan hama seperti lalat. Akan tetapi cara ini menjadi merepotkan untuk areal lahan menanam cabe merah yang luas.

Hama utama lain adalah Kutu Daun ( Myzus persicae ) dapat menyebabkan kegagalan panen hingga 80%. Cara pengendalian salahsatunya adalah dengan menggunakan insektisida nabati.  Cara pengendalian menggunakan insektisida selain mencemari lingkungan juga dapat membahayakan konsumen terutama untuk panen cabai.

Kutu Daun Persik berada pada permukaan daun menghisap cairan pada daun muda atau bagian tanaman yang masih muda. Timbul bercak-bercak pada daun yang terinfeksi sehingga daun menjadi keriting. Pada bagian tanaman yang terserang, tampak hama kutu yang bergerombol. Pada musim kemarau, serangan semakin meningkat dibandingkan pada musim hujan.

Serangan berat hama kutu daun pada cara menanam cabe merah menyebabkan daun berkerut-kerut ( keriput ), pertumbuhan kerdil, berwarna kekuningan, daun-daun menggulung kemudian layu dan mati. Hama Kutu Daun Myzus ini merupakan hama utama karena kemampuan bertahan hidup hampir di semua jenis tanaman yang  mencapai 400 jenis.

CABE MERAH DAN BIBIT TANAMAN YANG BERKUALITAS

BENIH CABAI F1 ARIMBI 85
BENIH CABAI F1 ARIMBI 85

Cara menanam cabe merah cocok ditanam pada jenis tanah yang bertekstur remah, gembur, tidak terlalu liat namun kaya akan unsur hara. Tanah yang terlalu liat dapat mempengaruhi proses aliran udara disekitar akar. Tanah yang terlalu liat mengganggu penyerapan unsur hara oleh akar.

Iklim yang sesuai untuk cara menanam cabe merah yaitu curah hujan 1500 – 2500 mm/tahun. Kelembaban udara yang sesuai adalah sekitar 80% dan memiliki sirkulasi udara yang lancar. Suhu udara yang dibutuhkan 25 – 30 °C.

Bibit cabe merah yang berkualitas didapatkan dari benih cabe merah yang baik, hibrida dan bebas penyakit. Benih cabe merah yang berkualitas dibuat oleh pabrik-pabrik benih terpercaya. Dibawah ini adalah jenis varietas cabe merah yang berkualitas yang tersedia di Toko Online Pertanian LMGA Agro.

BACA JUGA : BENIH CABE CAP PANAH MERAH DEWATA F1 KUALITAS DAN HASIL SUDAH TERUJI

CABE MERAH BESAR OR BEAUTIFUL 497 

Cabe merah besar hibrida produk dari PT Oriental Seed. Memiliki ketahanan terhadap penyakit, vigor tanaman kokoh, tegak, banyak percabangan, adaptasi baik di dataran rendah sampai dataran tinggi dan cocok disegala musim. Panjang buah 14 – 15 cm, diameter buah 1,2 – 1,4 cm, kulit buah saat muda berwarna hijau dan berubah menjadi merah saat tua. Cocok dipasarkan dalam bentuk segar dan cabe kering. Umur panen cepat 85 – 87 hst, potensi hasil 18 – 19 ton/ha, kebutuhan benih 140 – 150 g/ha dan jarak tanam 60 x 60 cm.

CABE MERAH BESAR ARIMBI 85

Cabe merah besar F1 Arimbi 85 cap Kapal Terbang karakter tanaman kuat, kokoh, percabangan banyak dan berbuah lebat. Adaptasi baik pada dataran menengah dan tinggi. Benih toleran terhadap penyakit layu bakteri, layu fusarium dan virus. Ukuran buah panjang 15 cm, diameter 1,5 cm, saat muda kulit berwarna hijau dan berubah warna menjadi merah menyala saat sudah masak. Umur panen 86 hari setelah pindah tanam dan potensi hasil 27 ton/ha. Buah kuat, lentur dan tahan pengangkutan jarak jauh.

CABE MERAH BESAR COLOMBUS

Cabe merah besar hibrida dari Cap Kapal Terbang, tahan terhadap penyakit layu fusarium, bakteri dan medium resistan Virus Gemini. Vigor tanaman kokoh, tegak, banyak percabangan, adaptasi baik di dataran rendah sampai tinggi. Panjang buah ± 17 cm, diameter ± 1,5 cm. Saat muda cabe besar berwarna hijau gelap dan berubah merah saat tua/matang. Pembentukan cabe merah mudah walaupun tanam di musim hujan, buah lentur, tidak rusak saat pengangkutan dan pengepakan. Umur panen genjah 75 hst, potensi hasil 25 ton/ha, kebutuhan benih 140 – 150 g/ha dan jarak tanam 60 x 60 cm.

BACA JUGA : MENANAM CABE KERITING BENIH OR TWIST 42 HIBRIDA

CABE MERAH BESAR NAPOLI
CABAI NAPOLI
CABAI NAPOLI

Cabe merah besar hibrida dari Eston Seed. Tahan layu fusarium dan bakteri, toleran terhadap virus Gemini dan bercak daun, medium resistan terhadap mite dan thrips. Vigor tanaman kokoh, buah lebat dan percabangan pendek. Cocok ditanam di dataran rendah sampai tinggi baik di musim kemarau maupun hujan. Umur genjah, panen umur 75 – 80 hst, Panjang biah 15 – 17 cm, diameter 1,2 – 1,4 cm, cabe besar berwarna hijau saat muda dan berubah merah cerah saat tua. Potensi hasil lebih dari 1 kg/tanaman.

CABE MERAH BESAR BAJA

Cabe merah besar cap Panah Merah, direkomendasikan untuk dataran rendah dan musim kemarau. Tanaman kuat, tahan serangan jamur, bakteri dan virus Gemini. Dapat dipanen umur 80 – 82 hst, bobot buah 6 – 7 g/buah dan potensi hasil 25 – 29 ton/ha. Cabe berwarna hijau saat muda dan berubah merah menyala saat tua.

CABE MERAH BESAR PANEX 100

Cabe merah besar Cap Panah Merah yang direkomendasikan untuk dataran tinggi. Cabe merah Panex tahan suhu tinggi, tahan layu bakteri dan serangan Phythoptora capsici. Struktur cabe agak gepeng, panjang 17 cm dan diameter 2 cm, cabe berwarna merah menyala, toleran pecah dan toleran ujung buah kuning. Merupakan tipe tanaman yang melebar, umur genjah, dapat dipanen umur 82 – 105 hst, potensi hasil 1 – 1,5 kg/tanaman atau 16- 25 ton/ha.

CABE MERAH BESAR IMPERIAL

Cabe hibrida unggulan terbaru dari cap Kapal terbang. Cabe memiliki kulit hijau saat muda dan berubah merah saat tua. Potensi tinggi mencapai hasil 2 kg/batang cabe. Cabe Imperial memiliki ketahanan HPT yang tinggi sehingga mudah dalam perawatannya. Mulai dapat dipanen umur 75 hst, kemampuan bunga menjadi buah sangat tinggi, kebutuhan benih 120 g/ha.

CABE MERAH BESAR IMOLA

Cabe merah besar hibrida unggulan terbaru dari Eston Seed. Cabe Imola berwarna hijau saat muda dan menjadi merah saat tua. Potensi buah tinggi 2,5 kg/batang. Tanaman memiliki ketahanan HPT tinggi sehingga mudah dalam perawatan. Dapat mulai dipetik umur 75 hst, jumlah bunga menjadi buah tinggi. Cabe Imola berukuran super besar dan disukai pabrik ABC dan disukai banyak pedagang. Kebutuhan benih 120 g/ha.

CABE MERAH BESAR TM SCARLET
CABAI TM SCARLET
CABAI TM SCARLET

 

Cabe hibrida unggulan terbaru dari Tani Murni. Kulit cabe saat muda hijau dan menjadi merah saat tua. Potensi hasil cabe tinggi 1,5 kg/pohon. Memiliki ketahanan HPT yang tinggi sehingga mudah dalam perawatannya. Sudah dapat dipetik umur 85 hst dan jumlah bunga yang menjadi buah tinggi. Termasuk cabe merah yang super besar dan disukai pedagang. Kebutuhan benih 130 g/ha.

CABE MERAH BESAR GADA

Cabe hibrida unggulan Cap Panah Merah. Cabe berwarna hijau saat muda dan berubah warna merah cerah saat tua. Cabe merah Gada memiliki percabangan banyak dan mudah menempel. Dapat dipanen umur 75 hst, panjang 17 cm dan diameter 1,3 cm. Cabe mempunyai ketahanan HPT sangat tinggi sehingga mudah perawatannya. Jumlah bunga menjadi buah tinggi. Kebutuhan benih 120 g/ha.

CABE MERAH BESAR NAMPHRAE

Cabe hibrida unggulan dari Known-You Seed. Cabe berwarna hijau saat muda dan menjadi merah saat tua. Percabangan tanaman banyak dan mudah menempel. Dapat dipanen umur 75 hst, panjang  17 cm dan diameter 1,5 cm. Memiliki ketahanan HPT sangat tinggi sehingga mudah perawatannya. Jumlah bunga menjadi buah tinggi. Kebutuhan benih 120 g/ha.

CABE MERAH BESAR PROFIT

Cabe hibrida unggulan Cap Kapal Terbang. Cabe berwarna hijau saat muda dan menjadi merah saat tua. Percabangan banyak dan mudah menempel. Dapat dipanen pada umur 85 hst, panjang 18 cm dan diameter 1,6 cm. Potensi hasil 28 ton/ha. Memiliki ketahanan HPT sangat tinggi sehingga mudah perawatannya. Jumlah bunga menjadi cabe  tinggi. Kebutuhan benih 120 g/ha.

CABE MERAH BESAR ELEGANCE

Cabe hibrida unggulan cap Kapal Terbang. Cabe besar berwarna hijau saat muda dan menjadi merah saat tua. Cabe Elegance mempunyai banyak percabangan dan mudah menempel. Dapat dipanen umur 75 hst, panjang 16 cm dan diameter 1,4 cm. Cabe Elegance mempunyai ketahanan HPT tinggi, tahan virus Gemini, layu bakteri dan tahan cekaman Kalsium. Jumlah bunga menjadi buah tinggi, potensi hasil 28 ton/ha dan kebutuhan benih 120 g/ha.

CABE MERAH BESAR GADA MK

Cabe hibrida unggulan Cap Panah Merah. Buah berwarna hijau saat muda dan menjadi merah saat tua. Direkomendasikan untuk ditanam di musim kemarau. Tanaman mempunyai percabangan banyak dan mudah menempel. Dapat dipanen umur 75 hst, panjang 17 cm dan diameter 1,5 cm. Toleran virus Keriting dan cekaman Kalsium. Jumlah bunga menjadi buah tinggi. Kebutuhan benih 120 g/ha.

CABE MERAH BESAR HOT BEAUTY

Cabe hibrida unggulan petani dari Known-You Seed. Cabe berwarna hijau saat muda dan menjadi merah saat tua. Pertumbuhan cabe mempunyai percabangan banyak dan mudah menempel. Dapat dipanen umur 75 hst, panjang 17 cm dan diameter 1,4 cm. Jumlah bunga menjadi cabe tinggi. Kebutuhan benih 120 g/ha.

CABE MERAH BESAR RESTU

Cabe hibrida unggulan cap Kapal Terbang. Cabe Restu berwarna hijau saat muda dan menjadi merah saat tua. Percabangan banyak dan mudah menempel. Dapat dipanen umur 76 hst, panjang 17 cm dan diameter 1,6 cm. Jumlah bunga menjadi buah sangat tinggi. Benih toleran kekurangan Kalsium. Cabe Restu lentur sehingga tidak rusak saat pengepakan dan pengangkutan. Potensi hasil 26 ton/ha. Kebutuhan benih 120 g/ha.

CABE MERAH BESAR HORISON

Cabe hibrida Cap Kapal Terbang. Cabe berwarna hijau saat muda dan menjadi merah saat tua. Tanaman mempunyai banyak cabang dan mudah menempel. Dapat dipanen umur 75 hst, panjang 16 cm dan diameter 1,5 cm. jumlah bunga menjadi buah sangat tinggi. Cabe lentur sehingga tidak rusak saat pengepakan dan pengangkutan. Potensi hasil 28 ton/ha. kebutuhan benih 120 g/ha.

CABE MERAH BESAR SANTA 32
CABAI SANTA 32
CABAI SANTA 32

 

Cabe hibrida unggulan dari Koreana Seed. Kulit Cabe berwarna hijau saat muda dan menjadi merah saat tua. Vigor tanaman kokoh dan toleran cukup baik terhadap panas pada dataran rendah. Dapat dipanen umur 75 hst, panjang 16 – 17 cm dan diameter 1,3 – 1,4 cm. Cabe lentur sehingga tidak rusak saat pengepakan dan pengangkutan. Potensi hasil 28 ton/ha dan kebutuhan benih 120 g/ha.

CABE MERAH BESAR PILAR

Cabe merah hibrida unggulan Cap Panah Merah direkomendasikan untuk dataran tinggi. Cabe Pilar berwarna hijau saat muda dan menjadi merah saat tua. Pertumbuhan cabe mempunyai cabang banyak dan mudah menempel. Dapat dipanen umur 90 hst, panjang 17 cm dan diameter 2 cm. Toleran ujung cabe besar kuning dan pecah buah. Cabe Pilar tahan layu bakteri dan Phythoptora. Jumlah bunga menjadi buah tinggi. Kebutuhan benih 120 g/ha.

JUAL BIBIT TANAMAN CABE MERAH

BENIH CABE MERAH LMGA AGRO
BENIH CABE MERAH LMGA AGRO

Jual bibit cabe merah hanya di Toko Online Pertanian LMGA Agro. Bibit cabe merah besar hibrida unggulan yang dikeluarkan pabrik benih terkemuka di Indonesia. Jual bibit tanaman buah dan sayur yang berkualitas, bebas penyakit dan virus serta produktivitas hasil yang tinggi. Bibit cabe merah yang baik berasal dari benih cabe merah yang baik pula dan hanya diperoleh di toko pertanian terpercaya yang sudah berpengalaman bertahun-tahun.

Benih yang baik menghasilkan bibit tanaman yang baik pula. Proses pemilihan benih merupakan hal yang penting terutama dalam cara menanam cabe merah. Pemilihan benih yang berkualitas sangat penting karena dapat menentukan hasil akhir cara menanam cabe merah nantinya.

Bibit dari biji bila dimasukkan ke dalam air umumnya tidak mengapung. Bila biji tersebut mengapung/melayang waktu dimasukkan air berarti kualitasnya jelek. Begitu sebaliknya bila tenggelam maka kualitas bibi bagus.

Ciri-ciri benih cabe merah yang unggul adalah :

  1. Produktivitas yang tinggi
  2. Umur panen genjah atau umur pendek.
  3. Tahan serangan hama dan penyakit
  4. Memiliki daya simpan yang panjang.
  5. Cabe merah memiliki rasa pedas tertentu.
  6. Kualitas cabe merah sesuai dengan permintaan dan selera konsumen.

Sifat-sifat unggul cabe merah tersebut dapat dengan dilakukan persilangan sehingga menghasilkan benih cabe merah hibrida. Untuk mendapatkan hasil persilangan yang sesuai harapan dan kebutuhan, maka diperlukan tetua yang memiliki susunan genetik berbeda. Hasil persilangan nantinya akan diperoleh cabe varietas baru dan memiliki sifat unggul yang lebih dibandingkan induknya.

MENANAM CABE MERAH MENGGUNAKAN BIBIT YANG KOKOH

Bibit cabe merah adalah yang mulai tumbuh setelah umur sekitar 7 hari setelah tanam. Bibit cabe ini nantinya dipindahkan ke lokasi menanam di lahan tetap dan dirawat hingga dewasa dan menghasilkan cabe merah  yang lebat dan baik.

Benih cabe merah dipilih yang baik dan berkualitas karena sangat mempengaruhi keberhasilan dalam cara menanam nanti. Baik cara menanam cabe merah di lahan maupun di media terbatas seperti pot. Cabe merah yang akan disemai harus berasal dari  jenis dan varietas unggul. Kita juga harus mengetahui benih cabe merah tersebut direkomendasikan untuk dataran rendah, menengah atau tinggi.

Cabe merah yang baik dapat dilihat dari mutu fisik, mutu fisiologis dan genetiknya. Mutu fisik yaitu penampilan benih cabe bersih, warna terang dan cerah, mengkilap, tidak cacat, bernas dan berukuran normal. Mutu fisiologis cabe memiliki daya kecambah yang tinggi dengan nilai ideal 90% dan nilai minimal 85%.

Secara genetik bahwa benih cabe memiliki keseragaman yang tinggi, berdasarkan kemurnian genetik dan standarisasi proses hibrida dari jenis dan varietas yang dipilih.

Menanam cabe dengan hasil yang berkualitas baik, menggunakan bibit cabe yang dijual dalam kemasan, bersertifikat, berasal dari produsen yang sudah terpercaya dan memiliki nama varietas yang jelas. Jangan memilih benih yang sudah kadaluarsa.

BACA JUGA : BUDIDAYA CABE RAWIT DAN PEMUPUKAN YANG TEPAT

CARA MEMBUAT BIBIT CABE MERAH HINGGA SIAP DITANAM

Bibit disemai, setelah memilih benih yang sesuai dengan kebutuhan lalu direndam dalam larutan Zat perangsang Tumbuh ( Atonik ) dosis 1 gram/liter air. Setelah biji direndam, amati bila biji terapung adalah benih yang tidak berkualitas dan sebaiknya dibuang. Benih yang baik adalah yang tenggelam. Zat perangsang tersebut dapat merangsang cepat berkecambah.

Setelah beberapa jam direndam, tiriskan dengan cara dibungkus pada kain basah sekitar 24 jam. Selanjutnya siapkan untuk melakukan persemaian. Caranya siapkan media semai yang syaratnya harus remah, halus, tidak mudah menjadi padat dan yang penting adalah mengandung banyak bahan organik.

Media untuk menanam cabe merah yang baik adalah kompos yang dicampur tanah halus dan sudah diayak. Media semai ini juga dapat diperoleh di toko-toko pertanian. Media menanam benih merupakan campuran tanah, pupuk kandang/kompos, cocopeat dan arang sekam.

Untuk wadah semai dapat menggunakan dari bahan apa saja. Dengan syarat bahwa wadah tersebut dapat menampung media semai dengan baik. Bagian dasar wadah semai dibuat berlubang sebagai tempat keluarnya air bekas siraman. Wadah semai bibit cabe merah bermacam-macam, dengan cara menggunakan tray semai yang dapat dibeli di Toko Online Pertanian LMGA Agro. Dapat juga dengan cara menggunakan plastik kecil ( plastik es ) atau polibag ukuran kecil.

Cara Menyemai Benih Cabe Merah dan Merawat Bibit

Media menanam dalam pembibitan merupakan campuran tanah, pupuk kandang/kompos, cocopeat dan arang sekam. Setelah wadah dan media semai telah disiapkan, langkah selanjutnya adalah menyemai benih. Inilah cara menyemai benih dalam cara menanam cabe merah :

    • Memasukkan media tanah dan campurannya ke dalam wadah semai ( Tray, polibag atau plastik ). Wadah semai pastikan terisi penuh oleh media tanahnya.
    • Buat lubang tanam ditengah media dengan menggunakan batang kayu yang kecil atau menggunakan lidi sedalam 1 – 1,5 cm.
    • Siap melakukan pembenihan menggunakan wadah semai, masukkan satu per satu.

Taburkan tanah halus secara merata untuk menutupi benih yang sudah dimasukkan dalam lubang tanam tadi.

  • Setelah ditutup tanah halus, siram dengan air hingga lembab. Hati-hati bila melakukan penyiraman, usahakan butiran air yang keluar tidak terlalu besar.
  • Setelah itu, pembenihan dilakukan tempat yang teduh dan terhindar dari curahan air hujan langsung. Bila perlu tutup dengan naungan dari plastik atau jaring untuk menghindari serangan hama penyakit.

Perkecambahan akan mulai terjadi pada hari ke-7 setelah ditanam. Jika ditemukan benih cabe merah yang tidak tumbuh, segera lakukan penyulaman. Caranya benih cabe merah yang tidak tumbuh tersebut langsung dicabut dan dibuang di tempat agak jauh lalu tanah media diberi furadan secukupnya dan biarkan beberapa menit.

Setelah itu, benamkan benih yang baru dan ulangi tahap seperti sebelumnya. Kemudian lakukan penyiraman hingga lembab. Cara membuat bibit cabe merah ini harus dilebihkan 10% dari kebutuhan di lahan, yang gunanya untuk penyulaman yang mati saat dipindahkan nanti.

Cabe merah yang mulai tumbuh harus disiram secara rutin agar pertumbuhannya baik. Pemeliharaan bibit cabe merah dilakukan paling lama sampai umur 5 – 6 minggu setelah semai. Umur tersebut, bibit cabe merah sudah memiliki 6 – 8 helai daun sejati.

CARA PERSIAPAN LAHAN MENANAM CABE MERAH

Persiapan lahan ini dilakukan satu minggu setelah persemaian sehingga  bila akan dipindahkan, lahan juga sudah siap. Persiapan lahan cara menanam cabe merah berupa pengolahan lahan, penggemburan, pemupukan dasar, pembuatan bedengan menanam cabe merah hingga pemasangan mulsa plastik hitam perak.

Pengolahan tanah dipersiapkan untuk cara menanam cabe merah. Mulailah dengan membajak atau mencangkul tanah/lahan dengan kedalaman 40 cm. Buang kerikil dan batu yang ada dalam lahan kita, juga singkirkan sisa akar-akar. Gulma yang terlalu banyak dapat dibasmi menggunakan herbisida.

Kemudian dibentuk bedengan-bedengan dengan tinggi 40 cm dan lebar 1 meter. Jarak antar bedengan 60 cm. Agar mudah dalam melakukan perawatan, panjang bedengan dibuat maksimal adalah 15 meter. Cara menanam cabe merah tidak menyukai air yang menggenang sehingga perlu dibuat saluran drainase yang baik.

Cara menanam cabe merah harus dipastikan bahwa tingkat keasaman tanah sekitar 6 – 7 ( optimal ). Jika terlalu asam/rendah akan menghasilkan cabe merah yang mudah terserang virus dan daunnya tampak pucat.

Bila tanah lahan kita dalam level asam maka perlu diberikan kapur Dolomit sebanyak 2 – 4 ton/ha sesuai nilai pH tanah. Pemberian Dolomit sampai diperoleh nilai pH tanah normal/optimal. Pemberian Dolomit caranya diberikan pada saat proses pembajakan tanah dan pembuatan bedengan, pemberian merata seluruh lahan.

Pemupukan bedengan yang telah jadi, caranya taburi pupuk organik setiap bedengan secara merata. Menggunakan pupuk kandang atau kompos dan sebanyak 20 ton/ha. Untuk menambah unsur hara agar dapat tersedia bagi tanaman, tambahkan Urea sebanyak 350 kg/ha dan KCl sebanyak 200 kg/ha.

Agar cara menanam cabe merah lebih intensif, dapat menggunakan mulsa plastik hitam perak untuk menutupi bedengan. Meskipun perlu biaya lebih namun menggunakan mulsa lebih menguntungkan. Fungsi mulsa untuk menekan terjadinya erosi, mempertahankan kelembaban, lahan terjaga kebersihannya dan pertumbuhan gulma dapat dikendalikan.

Persiapan Menanam Bibit Cabe Merah

Membuat lubang tanam disetiap bedengan sebanyak 2 baris dan berjarak 60 – 70 cm. Lubang tanam yang dibuat tidak sejajar tetapi zig-zag. Sistem zig-zag dimaksudkan agar sirkulasi udar mengalir dengan teratur dan baik, begitu juga dengan penetrasi sinar matahari berjalan lancar. Kedalaman dan diameter lubang tanam sekitar 10 cm atau bisa disesuaikan dengan ukuran diameter polibag semai.

Bibit cabe merah yang harus dipilih adalah yang berbatang kokoh, daun dan batangnya berwarna hijau dan bibit siap dipindah ke lahan tetap atau lahan pembesaran. Juga bibit tampak sehat dan subur.

Setelah pemindahan bibit, lakukan penyiraman pada wadah semai dan lubang tanam di bedengan agar menanam bibit cabe merah lebih mudah. Juga bibit ketika dipindahkan tidak mengalami stress karena perubahan kondisi tanah.

Cara menanam bibit dilakukan saat pagi hari dan sinar matahari tidak bersinar terik. Pagi atau sore hari dan sinar matahari tidak terik, penguapan tidak terlalu tinggi sehingga tidak membuat bibit stress setelah dipindahkan. Sebaiknya cara menanam bibit dilakukan serentak dan selesai dalam satu hari agar pertumbuhan cabe merah nantinya bisa panen serentak.

Bibit memiliki 3 – 4 helai daun atau berumur 3 minggu, sudah siap dipindahkan ke lahan tetap. Menanamlah bibit cabe merah bersama media tanahnya ke dalam lubang tanam. Cara menanam dengan merobek plastik polibag dan siram media hingga lembab sehingga mudah untuk dipindahkan.

PERAWATAN SETELAH MENANAM BIBIT CABE MERAH

  • Penyiraman dalam cara menanam cabe merah juga harus diperhatikan meskipun tampaknya sangat sepele. Perlunya memperhatikan jenis air yang dipakai, alat untuk menyiram dan waktu penyiraman yang tepat dan benar. Bila di musim kering, cara pemberian air menggunakan cara penggenangan. Perlu kehati-hatian melakukan penyiraman saat tanaman masih sangat muda dan belum kokoh tegaknya.
  • Bila ada tanaman yang mati atau layu segera cabut dan lakukan penyulaman. Cabe merah yang dicabut tadi selanjutnya harus dijauhkan dan dibakar. Jangan dikubur karena bisa jadi sumber penyakit. Tanaman cabe merah yang mati bila dikubur maka virus dan bakteri akan menetap di dalam tanah dan melanjutkan siklus hidupnya. Penyulaman yang dilakukan juga tidak boleh melebihi hari ke-7 setelah penanaman agar waktu panen dapat bersamaan. Bila melewati hari ke-7 terdapat tanaman cabe merah yang mati, segera cabut juga namun tidak perlu diganti bibit yang baru.
  • Penyiangan atau mencabut rumput-rumput liar yang tumbuh di bedengan dan disekitar pohon cabe merah. Penyiangan dilakukan secara manual yaitu cara mencabut menggunakan tangan. Bila kita melakukan rutin paling lama seminggu sekali maka kegiatan ini tidak melelahkan. Cara penyiangan dapat juga dilakukan bersama penyiraman yang dilakukan 2 – 3 hari sekali. Kegiatan ini juga dilakukan sekaligus kita mengamati pertumbuhan tanaman sehingga bila ada hama dan cabe merah yang layu dapat diketahui lebih cepat.
  • Pendangiran adalah kegiatan cara menggemburkan tanah disekitar batang cabe merah dan dengan cara membalik-balik tanah sampai kedalaman 5 – 10 cm saja. Cara pendangiran biasanya dilakukan bersamaan dengan penyiangan. Cara yang dilakukan meskipun intinya sama namun pelaksanaanya berbeda pada 3 cara menanam cabe merah ini. Penyiangan dan pendangiran yang dilakukan berbeda-beda baik cara menanam cabe merah di lahan terbuka, di pot/polibag dan pada bedengan yang bermulsa.
Penyiangan dan Pendangiran Cara Menanam Cabe Merah
    • Penyiangan dan pendangiran di lahan terbuka ini termasuk lahan tegalan, sawah, kebun, pekarangan luas dan lain-lain. Cara pendangiran yang harus dilakukan adalah dengan cara mencangkul kecil-kecil di sekitar batang kemudian tanah cangkulan dibuat guludan tinggi yang mengelilingi batang cabe merah dan agar semakin kokoh tidak mudah roboh. Pendangiran cara ini dimaksudkan agar tanah sekitar cabe merah menjadi gembur dan melancarkan aliran udara dalam tanah sehingga akar-akar cabe merah semakin mudah bergerak menyerap unsur hara. Pendangiran dilakukan 2 bulan setelah menanam bibit cabe merah dan diulang kembali setiap  1 bulan sekali.
    • Penyiangan dan pendangiran di wadah pot/polibag dilakukan dengan cara mencabuti rumput-rumput yang tumbuh di sekitar tumbuhnya batang cabe merah. Kemudian gemburkan tanah sambil diberi air sedikit disekitar cabe merah dengan mencangkul kecil-kecil dan tambahkan pupuk kandang/kompos yang banyak kandungan unsur Nitrogen dan Magnesiumnya. Pupuk kandang yang baik adalah dari kotoran ayam yang telah difermentasi mendekati bentuknya seperti tanah.
    • Penyiangan dan pendangiran di Bedengan bermulsa lebih terbatas dan tidak sesering pada bedengan yang tidak bermulsa. Karena adanya mulsa maka tidak banyak gulma yang tumbuh dan penyiangan menjadi jarang sekali dilakukan. Cara penyiangan dilakukan pada pinggir-pinggir bedengan yang tidak ditutupi mulsa. Cara pendangiran juga tidak dilakukan karena bedengan tertutup mulsa. Namun untuk menjaga kelembaban dan mencegah kekeringan, maka dilakukan penyiraman secara rutin dan dengan tujuan mencegah kekeringan pada tanah tempat tumbuh.
    • Bila sudah terlihat banyak gulma terutama pada antar bedengan maka cara penyiangan harus segera dilakukan. Hal tersebut juga untuk mencegah adanya persaingan unsur hara antara gulma dan cabe merah. Sehingga bila dibiarkan gulma tumbuh subur, pertumbuhan cabe merah lama-kelamaan akan layu dan mati. Secara anatomi tumbuh, gulma lebih kuat tumbuh dengan berbagai kondisi baik kering maupun lembab. Dan sifat ini tidak dimiliki oleh cabe merah.

      CARA PEMASANGAN AJIR/LANJARAN BUDIDAYA CABE MERAH

      Cara memasang ajir pada penanaman cabe merah adalah yang pertama memilih ajir yang kuat, bisa berasal dari kayu atau bambu. Bila dana terbatas, bisa menggunakan bambu tua yang dibelah-belah atau kayu yang bisa dicari di hutan. Jika sudah mendapatkan ajir atau penyangga yang sesuai, maka tancapkan di dekat tanaman cabe agar nanti mudah untuk diikatkan.

      Pemasangan ajir ditancapkan dekat penanaman cabe merah maka batang cabe merah nantinya dapat diikatkan pada ajir. Tali yang digunakan adalah tali khusus yaitu tali salaran. ( tersedia di Toko Online Pertanian LMGA Agro ). 

      CARA PEMUPUKAN CABE MERAH SETELAH BIBIT PINDAH TANAM

      Setelah penanaman bibit cabe merah ke bedengan adalah pemupukan susulan. Yaitu pemupukan setelah tanam pada bedengan tetap sampai tanaman berproduksi. Tujuannya agar cabe merah tidak kekurangan nutrisi saat pertumbuhan vegetatif hingga berbuah.

      Pupuk susulan/tambahan setelah pindah tanam dilakukan dengan 2 cara yaitu cara dikocor dan cara ditabur. Aplikasi kedua cara pemupukan tersebut disesuaikan kondisi. Pemupukan cara dikocor lebih efektif dilakukan di musim kemarau. Pemberian pupuk dengan cara ditabur lebih efektif dilakukan bila musim hujan.

      Pemupukan susulan dengan cara dikocor lebih efisien dan menguntungkan karena pupuk dapat segera diserap oleh akar cabe merah, selain itu juga dapat hemat waktu dan tenaga. Karena kegiatan pemupukan sekaligus juga melakukan penyiraman pada bedengan cabe merah.

      Pemupukan susulan menggunakan NPK Mutiara menggunakan dosis 1 gram per batang cabe merah. NPK Mutiara mengandung 5 unsur hara makro dan mikro. Cara pemberian   NPK Mutiara adalah 1 gram dicampur 1 gelas aqua air lalu diaduk dan disiramkan mengelililingi  pangkal batang dengan jarak 5 – 10 cm dari pangkal batang cabe merah. Pemupukan NPK Mutiara ini dilakukan 1 minggu sekali.

      Pemberian dosis ini disesuaikan dengan tingkat kesuburan tanah, bila tanaman cabe merah kita  tampak kurang subur, dosis pemberian bisa ditambahkan sedikit. Bila tanah sudah cukup subur, dosis pemberian seperti diatas sudah cukup baik bagi perkembangannya.

      Cara Pemupukan Cabe Merah Sesuai Umur Tanaman

      ALAT KOCOR
      ALAT KOCOR

      Pemberian pemupukan Cara menanam cabe merah sesuai umur cabe merah adalah sebagai berikut :

    • Cabe merah umur 1 – 30 hari karena masih muda sehingga sangat rentan terhadap lingkungan, cuaca dan serangan hama penyakit. Karena masih muda, biasanya bila tidak hati-hati akan mudah mati. Pada rentang umur ini, cara pemberian pupuk kimia dapat mengganggu pertumbuhan dan perkembangan. Cara pemberian nutrisi yang kurang sesuai justru dapat mengganggu pertumbuhannya. Pada rentang umur muda ini, lebih baik bila diberikan pemupukan bahan organik seperti kompos dan pupuk kandang.

      Pupuk kandang dari kotoran ayam yang kering dapat dijadikan pupuk kandang karena mudah diperoleh dan murah. Caranya, kotoran ayam dikumpulkan, lalu dijemur untuk mengurangi kadar kelembabannya. Kotoran ayam dicampur tanah yang baik dengan perbandingan 3 bagian tanah : 1 bagian kotoran ayam. Lalu dicampur menjadi satu dan dapat dijadikan pupuk untuk cabai yang ditanam di polibag. Cara pemberian kotoran ayam jangan berlebihan karena kotoran ayam mengandung ammonia bersifat asam dan bila berlebihan menyebabkan akar menjadi busuk.

      Cabe merah umur 1 – 3 bulan mulai dikenalkan menggunakan pupuk an-organik agar cepat berbuah, lebat dan berukuran besar. Pada awal umur cabe merah yang muda, pemupukan lebih banyak menggunakan bahan organik. Setelah berumur lebih dari 1 bulan, menggunakan Phonska cair, NPK dan TSP. Namun demikian pemberian pupuk organik tetap diberikan karena dapat menggemburkan tanah.

      Pemupukan untuk cabe yang menjelang berbuah pemberian pupuk kimia dihentikan. terutama pada masa pembungaan dan penyerbukan. Cara pemupukan dapat menggunakan pupuk organik cair dan Phonska cair. Cara pemberian pupuk kandang dari kotoran ayam juga dapat dilakukan dengan cara menggali tanah disekitar pangkal batang cabe merah. Maksud cara pemberian ini adalah menambah unsur hara dan melancarkan sirkulasi udara dalam tanah.

      CARA PEMANGKASAN BUDIDAYA CABE MERAH

      Pemangkasan adalah cara membuang sebagian dari tanaman dengan maksud untuk merangsang pembungaan dan pembuahan seperti yang diinginkan. Pemangkasan juga dimaksudkan untuk memperkuat batang dan mengurangi pertumbuhan vegetatif yang tidak diperlukan. Pemangkasan juga untuk memperluas ruang sirkulasi udara dan penetrasi sinar matahari ke seluruh bagian tanaman.

      Adanya pemangkasan dapat tercipta lingkungan yang lebih bersih dan higienis sehingga menanam cabe merah dapat bebas dari hama penyakit. Jadi tujuan utama pemangkasan adalah untuk mendapatkan hasil dan kualitas buah yang maksimal.

      Cara pemangkasan pucuk batang menanam cabe merah menyebabkan tunas apikal pertumbuhannya terhambat sehingga tumbuh cabe merah tidak menjadi tinggi, percabangan banyak sehingga pembentukan bunga banyak. Waktu pemangkasan dapat juga dilakukan pada usia produktif cabe merah yaitu umur 70 – 90 hst.

      Pemangkasan bibit cara menanam cabe merah yang biasa dilakukan oleh petani cabe antara lain :

      • Bibit yang sudah dipangkas daunnya, sisakan 2 daun saja setiap bibit. Pemangkasan dilakukan setelah bibit berumur 8 hari setelah tanam.
      • Setelah melakukan pemangkasan, bekas potongan disemprot fungisida agar bekas potongan terhindar infeksi jamur dan virus.
      • Biarkan tumbuh dan selalu amati perkembangannya sampai berdaun 5 lembar atau berumur 3 minggu, bibit siap dipindahkan ke lahan tetap.
      • Pemangkasan bibit terhadap produksi hasil yaitu meningkatkan hasil panen karena setiap pohon cabe merah memiliki 2 cabang utama. Tanaman yang dipangkas lebih tahan terhadap serangan penyakit busuk batang bawah dan bercak daun yang disebabkan oleh bakteri. Kualitas buah yang dihasilkan nanti lebih baik dan tanaman cabe merah tidak mudah stress/sakit. Pemangkasan juga dapat membuat batang menjadi kuat, memperbanyak cabang keatas dan perkembangan ke samping dengan banyaknya cabang.

      CARA PEMANGKASAN PUCUK TANAMAN CABE MERAH

      Penanaman cabe merah yang tidak melakukan pemangkasan, dipastikan bahwa hasil panen yang dihasilkan sedikit atau kurang banyak. Pemangkasan bertujuan untuk memperbanyak percabangan pohon sehingga hasil panen  yang dihasilkan akan banyak pula. Produksi cabe merah  akan tumbuh lebat. Syarat agar mendapatkan percabangan yang banyak pada cabe merah adalah dengan cara pemangkasan pucuk tanaman.

      Alat yang digunakan untuk cara memangkas adalah gunting yang tajam atau lebih baik dan bila ada, gunakan gunting khusus pemangkasan. Cara pemangkasan pucuk cabe merah dilakukan saat cabe merah berumur 1 bulan sejak dipindahkan dan telah memiliki banyak daun antara 5 – 10 helai daun.

      Pemangkasan daun di bagian pucuk cabe merah sebanyak 2 – 3 helai daun yang paling atas. Daun hasil pangkasan dibuang ditempat yang agak jauh, namun beberapa petani juga memanfaatkan sebagai sayur lalap. Biasanya 2 minggu setelah pemangkasan, bakal cabang muncul menjadi cabang disetiap ketiak daun.

      Jangan lupa, setiap selesai melakukan pemangkasan, disemprotkan pestisida organik agar bekas luka akibat pemangkasan tidak terinfeksi oleh cendawan.

      Setelah melakukan penyemprotan oleh pestisida organik, perlu penambahan unsur hara bagi tanaman. Caranya dengan menyemprotkan pupuk daun dengan maksud untuk mempercepat tumbuhnya cabang baru. Pupuk daun bisa menggunakan dari bahan organik yang dapat dibeli di toko pertanian atau dibuat sendiri menggunakan urine hewan ternak yang difermentasi dengan dedaunan.

      MENGENAL HAMA DAN PENYAKIT PADA CARA MENANAM CABE MERAH

      Serangan hama dan penyakit adalah resiko yang tidak bisa dihindari dalam cara menanam cabe merah. Resiko ini sangat besar dan bila tidak diperhitungkan sebelumnya atau diabaikan maka menanam cabe merah bisa mengalami kerugian yang besar. Petani cabe juga harus memperhitungkan faktor alam atau cuaca agar cara menanam cabe merah dapat menghasilkan dengan optimal.

      Sehingga disini juga Kami uraikan jenis hama dan penyakit yang sering menyerang penanaman cabe merah kita. Juga cara pengendalian secara teknis dan kimia menggunakan pestisida yang tepat dengan dosis sesuai anjuran.

      Hama Ulat Grayak ( Spodoptera litura ).

      Ulat memakan daun hingga berlubang dan mengganggu proses fotosintesis cabe merah. Pada tingkat yang parah, ulat memakan habis seluruh daun hingga tersisa tulang daunnya saja. Jenis ulat lain yang menyerang cabai yaitu Helicoverpa sp. dan Spodoptera exigua .

      Ulat jenis terakhir tersebut membuat lubang pada cabe baik yang masih hijau maupun yang sudah tua. Hama ulat menyerang malam hari atau saat cuaca teduh. Siang yang terik, ulat bersembunyi di pangkal pohon atau berlindung di balik mulsa sehingga hama ulat selalu lolos bila disemprot pestisida.

      Pengendalian teknis dengan cara mengambil ulat di malam hari saat ulat keluar berkeliaran. Pengambilan ulat dilakukan serentak dan menyeluruh. Atau bisa juga dengan cara memasang perangkap imago hama. Sebagai pencegahan, selalu menjaga kebersihan kebun, menyiangi gulma yang ada pada pinggir bedengan, parit atau pada lubang-lubang mulsa.

      Pengendalian kimia dengn cara disemprotkan insektisida bila serangan melewati ambang batas. Dan paling efektif bila penyemprotan dilakukan pada malam hari.

      Hama Tungau Kuning dan Tungau Merah

      Tungau yang menyerang menyebabkan daun mengeriting, menggulung ke bagian bawah seperti sendok terbalik. Daun menjadi tebal dan kaku, menyebabkan pucuk terhambat pertumbuhannya. Dan lama kelamaan daun menjadi coklat dan mati.

      Pengendalian teknis dengan cara mencabut tanaman yang terserang sedangkan yang belum parah dipotong pucuknya. Tanaman yang dicabut lalu dibakar agar siklus penyakit mati dan tidak menularkan pada yang lain. Pencegahan dengan tidak menanam berdekatan dengan menanam singkong. Selalu menjaga kebersihan kebun. Pengendalian kimiawi dengan menyemprotkan racun tungau yaitu akarisida.

      Hama Kutu Daun Jenis Myzus persicae

      Cara menyerang dengan menghisap cairan pada daun hingga daun menjadi kering dan permukaan daun mengeriting. Hama kutu daun ini juga dapat mengundang penyakit datang secara tidak langsung. Merupakan vektor pembawa virus, mengeluarkan cairan kuning kehijauan yang dapat mengundang semut dan cendawan hingga meninggalkan jelaga hitam di permukaan daun.

      Pengendalian teknis dengan cara memetik daun-daun yang terserang, Juga hindari menanam berdekatan dengan tanaman semangka, melon dan kacang panjang. Selalu menjaga kebersihan kebun dan memasang mulsa plastik hitam perak untuk menekan perkembangan hama kutu daun.

      Pengendalian kimiawi   dengan cara menyemprotkan     insektisida    mengandung   fipronil      atau  diafenthiuron. Sebaiknya penyemprotan dilakukan pada sore hari.

      Hama Lalat Buah ( Bactrocera dorsalis )

      Menyebabkan kerontokan cabe dan tidak sempat dipanen karena sudah lebih dulu rontok ke tanah. Cabe yang terserang, apabila dibelah terdapat larva lalat. Cabe merah yang terdapat larvanya, bila tidak dibuang/dibakar, larva akan berubah menjadi pupa dalam tanah sehingga siklus hidupnya terus berulang.

      Pengendalian teknis dengan cara memungut, dikumpulkan lalu dibakar agar siklus hidup hama berhenti. Cara tersebut menyebabkan lalat tidak menjadi pupa yang bisa menetap dalam tanah. Hindari menanam cabe merah berdekatan dengan tanaman jenis buah-buahan seperti belimbing, pisang, jeruk dan lain-lain.

      Pengendalian kimiawi dengan cara memasang perangkap lalat menggunakan atraktan mengandung methyl eugenol. Teteskan methyl pada kapas dan dimasukkan pada botol bekas air mineral. Pemasangan perangkap dilakukan setelah berumur 1 bulan. Lakukan penyemprotan insektisida bila serangan menjadi parah. Penyemprotan dilakukan pada pagi hari saat daun masih berembun dan lalat belum berkeliaran.

      Hama Thrips

      Serangannya menyebabkan daun terlihat garis-garis keperakan, terdapat bercak-bercak kuning hingga kecoklatan dan pertumbuhannya kerdil. Bila dibiarkan, daun menjadi kering lalu mati. Serangan hama thrips berat di musim kemarau. Hama thrips juga merupakan hama vektor yang mudah menyebar.

      Pengendalian teknis dengan cara memanfaatkan predator alaminya, yaitu kumbang dan kepik. Pemasangan mulsa, melakukan rotasi tanaman dan selalu menjaga kebersihan kebun merupakan langkah efektif menekan perkembangan hama thrips.

      Pengendalian kimiawi dengan cara melakukan penyemprotan bila serangan melewati batas ambang serangan. Menggunakan insektisida berbahan aktif fipronil dan penyemprotan dilakukan sore hari.

      Penyakit Bercak Daun Disebabkan Jamur Cercospora capsici

      Gejala serangan menimbulkan bercak-bercak bulat di daun, berwarna abu-abu dengan pinggiran berwarna coklat. Serangan yang parah, daun akan berwarna kuning lalu berguguran. Pada musim hujan, serangan menghebat karena jamur menyukai kondisi kelembaban yang cukup tinggi.

      Penyebaran jamur saat masih berbentuk spora dan terbawa angin, air hujan, hama vektornya dan alat pertanian. Spora jamur juga dapat menetap pada biji cabenya. Pemilihan benih yang sehat dan bebas patogen merupakan cara mencegah serangan bercak daun.

      Menjaga jarak tanam jangan terlalu rapat dapat meminimalkan penyakit ini karena lingkungan kebun tidak terlalu lembab. Bila ada tanaman yang terinfeksi harus segera dimusnahkan dengan cara dibakar. Bila serangan sudah melewati ambang batasnya maka semprotkan fungisida yang sesuai.

       Penyakit Patek atau Antraknosa Disebabkan Cendawan

      Bila menyerang saat di pembibitan menyebabkan kecambah layu saat disemaikan. Sedangkan serangan pada fase dewasa menyebabkan mati pucuk, daun dan batang menjadi busuk kering dan cabe merah yang terserang menjadi busuk seperti terbakar.

      Penyakit ini biasanya dibawa oleh biji cabe merah mengandung jamur peyebab Antraknosa. Pencegahannya adalah memilih benih yang sehat dan bebas penyakit.

      Pengendalian memusnahkan tanaman yang terinfeksi dan bila serangan parah melakukan penyemprotan fungisida.

      Penyakit Busuk Cabang dan Busuk Kuncup Cabe merah

      Busuk cabang disebabkan Phytopthora capsici yang banyak menyerang di musim hujan dan menyebar sangat cepat. Busuk kuncup disebabkan oleh jamur Choanosearum sp namun jarang ditemui di Indonesia. Gejalanya kuncup berwarna hitam dan lama kelamaan cabe merah yang terserang akan mati.

      Pengendalian teknis dengan cara mengurangi dosis unsur Nitrogen ( Urea Dan ZA ), mengatur jarak tanam agar sirkulasi udara berjalan lancar dan mencabut tanaman yang terinfeksi. Cara penyemprotan fungisida bila di musim hujan pilih fungisida yang berperekat.
      Penyakit Layu Bakteri dan Layu Fusarium

      Layu Fusarium disebabkan oleh cendawan Fusarium sp.,Verticilium sp. dan Pellicularia sp. Cendawan-cendawan ini menyukai tanah yang masam. Layu bakteri disebabkan oleh bakteri Pseudomonas solanacearum. Bakteri hidup pada jaringan batang.

      Pengendalian teknis menggunakan benih bebas penyakit layu dan selalu melakukan kontrol tanaman untuk mengetahui lebih dini adanya serangan bakteri dan jamur.

       Penyakit Bule/Bulai Akibat Virus Kuning/Gemini

      Tanaman cabe yang daun dan batangnya tampak menguning berarti tanaman terserang virus Kuning. Virus ini terbawa dalam biji/benih cabe merah. Atau ditularkan oleh kutu Kebul pembawa virus Kuning.

      Penyakit yang disebabkan oleh virus tidak akan mempan oleh cara penyemprotan pestisida. Pengendalian harus dilakukan sejak dini dengan memilih benih hibrida dan unggul tahan virus. Cara penyemprotan hanya bisa dilakukan terhadap hama vektornya yaitu kutu kebul.

      Serangan virus Gemini dapat diminimalisir dengan meningkatkan daya tahan tanaman dari serangan virus. Caranya adalah melakukan pemupukan secara intensif dan berimbang, cara pemupukan menggunakan pupuk Organik Cair yang mengandung unsur hara makro dan mikro yang lengkap.

      Keriting Daun atau Penyakit Mozaik Disebabkan Cucumber Mozaic Virus

      Gejalanya adalah pertumbuhan yang kerdil, warna daun belang-belang berwarna hijau tua dan muda, daun berukuran lebih kecil dan tulang daun berubah kuning. Penyakit ini dapat menyebar dan menular ke tanaman lain melaui aktivitas serangga. Cara penyemprotan secara kimiawi adalah mengendalikan serangganya bukan penyakitnya. Musnahkan tanaman cabe yang telah terserang penyakit Mosaic.

      Cara pencegahan yang tepat adalah pemilihan benih yang hibrida dan bebas virus maupun penyakit. Juga melakukan pemupukan yang baik dan tepat berimbang.

      CARA PANEN MENANAM CABE MERAH

      Pemanenan dan penanganan cabe merah perlu dilakukan untuk mempertahankan mutu dari cabe merah yang telah kita panen. Kriteria cabai yang siap dipanen adalah bentuk buah yang utuh, padat dan yang berwarna merah tua mengkilat ( 90% masak ). Cabe merah stadia seperti ini memiliki tingkat kepedasan yang tinggi yang sesuai dari permintaan pasar atau konsumen.

      Jika cabe merah yang dipanen terlalu muda maka akan mudah dan cepat layu, berat cepat menyusut, tidak tahan disimpan dan kurang tahan terhadap goncangan saat pengangkutan.

      Terdapat beberapa hal yang menjadi perhatian dalam panen cabe merah, yaitu :

        • Petani melakukan panen dengan tingkat kematangan yang disesuaikan tujuan penggunaannya.
        • Saat pemetikan sebaiknya setelah permukaan cabe kering dari air/embun pagi untuk menghindari cabe merah cepat busuk.
        • Waktu panen yang ideal adalah pagi hari karena bobotnya pada pagi hari dalam kondisi optimal sebagai hasil penimbunan zat-zat makanan pada malam harinya dan pagi hari  cabe merah belum banyak mengalami penguapan.
        • Cara panen dilakukan menggunakan tangan yaitu memetik buah cabe merah beserta tangkainya agar tidak cepat busuk.
        • Pemetikan dilakukan dengan hati-hati agar tidak terjadi luka atau patahnya cabang atau ranting.
        • Panen cabe merah dilakukan berulang-ulang dengan interval 3 – 5 hari sekali dan masa panen selama 1 – 2 bulan setelah panen pertama. Sehingga panen cabe merah bisa dilakukan 15 – 17 kali apabila perawatan dilakukan dengan baik. Cabe merah yang telah panen biasanya akan mengalami masa istirahat 7 – 14 hari setelah berbunga lagi. Namun bunga yang ke-2 ukurannya lebih kecil sehingga hasil panen juga akan menurun.
        • Pisahkan cabe merah yang baik dan utuh dengan yang busuk/rusak untuk menghindari penularan buah yang busuk ke buah yang sehat. Tidak menutup cabe merah yang sudah dipanen dengan karung plastik.
        • Segera bawa ke tempat yang teduh dan terlindungi, buah cabe merah yang sudah dipanen. Hindarkan dari sinar matahari langsung.
        • Khusus menanam di dataran rendah, panen pertama kali pada umur 70 – 75 hari setelah tanam. Sedangkan menanam di dataran tinggi, panen pertama umur 4 – 5 bulan setelah tanam.

      Demikian artikel tentang Cara Menanam Cabe Merah Bibit Hibrida. Toko Online Pertanian LMGA Agro jual benih cabe dan sayur/buah lainnya. Hubungi Pak Budi 082141747141 ( telepon ) dan 08125222117 ( SMS/WA ). Melayani gratis konsultasi tentang Cara menanam cabe merah dan budidaya tanaman lain.

      Cara Menanam Cabe merah. Toko Online Pertanian LMGA Agro siap mengirim pesanan Anda hingga sampai pada alamat Anda menggunakan jasa ekspedisi yang bertahun-tahun membantu Kami. Seperti JNE, KI8, POS, TIKI dan lain-lain. Semoga artikel Cara Menanam Cabe Merah ini bermanfaat dan selamat mencoba.

       

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *