Jual Melon Alina Murah Berkualitas Dan Cara Budidaya Yang Benar

jual, melon, alina, f1, murah, berkualitas, harga, benih, bibit, buah

Jual Melon Alina Murah Berkualitas Dan Budidayanya Yang Benar. 08125222117 WA/SMS LMGA AGRO. Toko Pertanian LMGA AGRO jual melon Alina Cap Panah Merah Murah Terbaru. Benih Melon Alina F1 merupakan produksi dari PT East West Seed Indonesia (EWINDO).

LMGA AGRO jual dan menyediakan berbagai kebutuhan bercocok tanam lengkap seperti pupuk, pestisida, zpt, benih tanaman, alat pertanian dan spare part, dll. Semua produk pertanian tersedia untuk memenuhi kebutuhan Anda.

Melon merupakan salah satu tanaman buah yang banyak digemari oleh masyarakat Indonesia. Tanaman melon (Cucumis Melo) masih termasuk ke dalam suku timun – timunan (blewah, semangka, timun suri).

Tanaman ini tumbuh merambat namun tidak bisa memanjat. Sehingga jika tanaman ini tidak ditopang maka akan tumbuh menjalar ke permukaan tanah.

Melon Alina

melon, alina, f1, hibrida, panah merah

Alina F1 merupakan benih unggulan produk Panah Merah produksi PT East West Seed Indonesia. Melon hibrida Alina memiliki kualitas terbaik dan tahan terhadap serangan virus.

Beberapa karakteristik dari varietas melon Alina F1 yaitu :

  1. Potensi hasil panen bisa mencapai sekitar 50 ton / ha
  2. Tahan terhadap serangan virus Gemini dan penyakit kresek
  3. Memiliki berat sekitar 2,5 kg dengan rasa yang manis dan kadar gula sekitar 14 % (Brix)
  4. Buah yang bisa dihasilkan per tanaman 2 sampai 3 buah
  5. Bisa dipanen saat tanaman berumur sekitar 70 hari setelah tanam
  6. Memiliki kulit buah berwarna hijau, berbentuk bulat – oval dan net mudah terbentuk dan daging buah berwarna hijau
  7. Sangat direkomendasikan di daerah dataran rendah pada musim kemarau
  8. Kebutuhan benih Alina F1 per ha sekitar 500 – 550 gram
  9. Alina F1 tersedia dalam kemasan sachet dengan isi 500 butir

Dengan karakteristik seperti diatas, tidak mengherankan jika buah melon Alina disukai oleh masyarakat. Rasanya yang manis ditambah mudah didapatkan di pasar tradisonal maupun pasar modern membuat buah ini sangat dicari dan laku di pasaran.

Jual Melon Alina Cap Panah Merah

Alina F1 Cap Panah Merah merupakan benih melon varietas hibrida tahan virus yang banyak dibudidayakan petani Indonesia. Benih Alina F1 terbaru dan berkualitas tahan terhadap serangan Gemini virus dan penyakit kresek (Downy Mildew).

Alina Cap Panah Merah sangat cocok ditanam saat musim kemarau. Di musim kemarau potensi hasil panen Alina Cap Panah Merah akan menjadi maksimal. Ditambah jika tanaman melon ditanam di daerah dataran rendah.

Alina F1 Cap Panah Merah ini bisa Anda dapatkan dengan harga murah dan berkualitas hanya di toko Pertanian Online terpercaya LMGA AGRO.

Baca Juga : Yellow Trap Perangkap Lalat Efektif Dan Murah

Budidaya Melon

Daerah paling cocok untuk budidaya melon adalah daerah dengan ketinggian sekitar 250 – 700 mdpl. Jika suhu di daerah dataran tinggi dibawah 18 derajat Celsius, melon akan sulit berkembang. Sementara jika dibudidayakan di daerah dataran rendah ( < 250 meter ) buah akan berukuran kecil.

Untuk mendapatkan hasil yang maksimal ada beberapa hal atau faktor yang harus dipenuhi. Diantaranya yaitu :

  1. Suhu 25 – 30 derajat Celsius dengan curah hujan 1500 – 2500 mm / tahun
  2. Tingkat kelembaban udara 50 sampai 70 persen

Dengan terpenuhinya 2 hal tersebut tentu hasil yang maksimal dalam budidaya melon akan bisa didapatkan. Untuk proses cara budidaya melon yang baik dan benar yaitu :

  • Pembibitan Tanaman

Untuk budidaya melon, kebutuhan benih per hektar sekitar 500 – 700 gram benih. Sebelum benih ditanam, benih perlu dikecambahkan terlebih dahulu. Rendam dengan air hangat selama 6 – 8 jam. Tambahkan fungisida pada air rendaman tersebut sesuai dengan dosis.

Keringkan dan tebar pada kain atau kertas koran yang basah. Perkecambahan benih akan terjadi dalam waktu 1 – 2 hari. Jaga tingkat kelembaban pada kain atau koran tersebut. Percikkan dengan air jika terlihat kering.

Siapkan tray semai atau bisa juga menggunakan polybag ukuran kecil. Isi dengan campuran beberapa media tanam seperti tanah dengan pupuk kandang atau kompos dengan perbandingan 2 : 1. Setelah diisi dengan campuran tanah dan pupuk tersebut maka tanam benih sedalam 1 – 2 cm.

Lindungi media tanam tersebut menggunakan penutup berupa sungkup atau plastik bening. Dengan adanya penutup tersebut benih akan terhindar dari terik matahari dan tetesan air hujan secara langsung.

Selalu perhatikan dan kontrol media persemaian agar tingkat kelembabannya selalu terjaga. Sirami secara teratur setiap hari tapi jangan sampai terlalu basah.

Jangka waktu penyemaian benih berkisar antara 10 hingga 14 hari. Setelah bibit tumbuh dan ditandai dengan adanya 2 – 3 helai daun, maka bibit melon sudah siap dipindah tanam ke lahan penanaman.

  • Persiapan Lahan dan Penanaman

Proses persiapan lahan dan penanaman pada budidaya melon sangat penting untuk dilakukan. Pertama yang harus dilakukan adalah membajak tanah atau lahan. Setelah itu buat bedengan dengan rincian panjang 10 – 15 meter, lebar 1 – 1,2 meter, dan tinggi 30 – 50 cm. Berikan jarak antar bedengan sekitar 50 – 60 cm.

Tak lupa juga berikan pupuk dasar pada lahan. Untuk pupuk dasar bisa menggunakan pupuk kandang atau kompos dengan takaran 15 – 20 ton per hektar.

Tambahkan juga KCL, SP – 36 dan ZA dengan masing – masing takaran 375 kg, 250 kg, dan 375 kg per hektar. Campurkan pupuk di atas bedengan dan taburkan secara merata. Biarkan selama 2 – 4 hari.

Jangan lupa cek pH tanah untuk budidaya melon. Jika pH tanah kurang dari 5 maka berikan dolomit atau kapur pertanian dengan takaran 2 ton per hektar. Campurkan dengan tanah bedengan selama 2 – 3 hari sebelum melakukan pemupukan dasar.

Tutup dengan plastik mulsa hitam perak. Sisi berwarna perak menghadap ke luar dan sisi berwarna hitam menghadap ke dalam. Buat lubang tanam diatas mulsa tersebut.

Buat sebanyak 2 baris dan beri jarak 60 cm. Beri jarak juga antar lubang pada satu baris sekitar 50 hingga 60 cm. Usahakan agar penutupan dilakukan terakhir pada saat 2 hari sebelum tanam.

Jika semua hal diatas sudah dilakukan semua, maka bibit melon siap untuk ditanam. Untuk penanaman, usahakan menanam pada pagi atau sore hari saat matahari tidak terlalu terik. Gunakan 1 lubang tanam untuk 1 bibit melon. Siram secara teratur agar tidak kering.

  • Perawatan Budidaya Melon

  1. Pemasangan Ajir

Seperti disinggung sebelumnya, tanaman melon memerlukan ajir atau penyangga agar tidak bersentuhan dengan permukaan tanah. Selain itu penggunaan ajir juga berfungsi untuk sinar matahari dapat terkena seluruh bagian tanaman.

Pemasangan ajir paling baik adalah saat bibit berumur kurang dari 3 hari setelah ditanam dimana tanaman masih belum terlalu besar. Tujuannya yaitu agar tidak melukai akar saat ajir ditancapkan.

Langkah langkah dalam memasang ajir yaitu :

  • Persiapkan ajir dengan panjang 1,5 meter
  • Tancapkan pada lubang tanam secara menyerong dan usahakan ujung atasnya condong ke arah dalam bedengan. Sehingga antar ajir nantinya saling bersilangan dan membentuk huruf X
  • Siapkan bilah bambu yang lebih panjang, letakkan secara horizontal pada persilangan ajir tersebut. Dan terakhir ikat dengan kuat menggunakan tali rafia
  1. Penyiraman

Lakukan penyiraman secara teratur selama 3 kali dalam sehari hingga tanaman berumur 1 minggu. Setalah berumur 1 minggu maka penyiraman selanjutnya bisa dilakukan selama 2 kali dalam sehari.

Jika pada musim penghujan, usahakan agar tanah melon tidak terlalu basah. Tanaman ini tidak terlalu suka jika tanah terlalu basah.

  1. Pemupukan Susulan

Pemupukan susulan untuk tanaman bisa dilakukan setelah tanaman berumur 1 minggu. Untuk pemberian pupuk susulan ini usahakan menggunakan pupuk berbentuk cair.

Jika tetep ingin menggunakan pupuk padat maka larutkan terlebih dahulu dengan air. Untuk pupuknya bisa menggunakan pupuk kimia buatan atau pupuk organik cair.

Pemupukan susulan dengan menggunakan pupuk kimia buatan dilakukan sebanyak 6 kali. Pupuk tersebut dilarutkan dengan air dan disiramkan pada tanaman dengan dosis 200 – 250 ml per tanaman.

Baca Juga : Mengenal Hama dan Penyakit Tanaman Semangka

  1. Penyerbukan Buatan

Penyerbukan pada musim kemarau biasanya dilakukan oleh serangga penyerbuk (lebah, dll). Sedangan pada musim hujan tingkat penyerbukan oleh serangga penyerbuk menjadi agak menurun. Karena itu penyerbukan buatan bisa menjadi solusi untuk membantu proses penyerbukan di musim hujan.

Untuk melakukan proses penyerbukan buatan, langkah – langkah yang harus dilakukan yaitu :

  • Usahakan melakukan penyerbukan di waktu pagi hari (sebelum jam 10)
  • Lakukan penyerbukan buatan pada bunga betina, utamanya bunga betina di cabang ke 9 hingga ke 13. Untuk 1 pohon biasanya dapat ditumbuhkan sebanyak 3 – 4 buah
  • Seleksi lagi hingga buah yang dipelihara sampai panen per pohon cukup 1 – 2 buah saja tergantung ukurannya. Jika buah melon berukuran cukup besar, maka cukup 1 buah saja per pohon
  1. Pembasmian Hama dan Penyakit

Negara tropis seperti Indonesia sangat cocok untuk berkembangnya hama dan penyakit pada saat melakukan budidaya tanaman, tak terkecuali pada budidaya melon. Karena itu melakukan pembasmian hama dan penyakit sangat diperlukan agar tanaman tetap dalam kondisi sehat.

Beberapa hama dan penyakit yang sering menyerang diantaranya yaitu thrips, tungau, lalat buah, kutu daun, penyakit busuk buah, penyakit busuk batang, penyakit antraknosa dan penyakit mosaik.

Cara mengatasi serangan hama dan penyakit melon contohnya yaitu dengan melakukan penyemprotan pestisida (bisa organik atau sintetis) sesuai dosis, rotasi tanaman dan membersihkan lahan tanam dari rumput liar yang berada di sekitar tanaman.

  • Pemanenan

Setelah tanaman berumur sekitar 3 bulan, proses pemanenan siap dilakukan. Sebelum memetiknya, cek terlebih dahulu tingkat kematangan buah. Buah melon yang baik memiliki tingkat kematangan sekitar 90 persen. Tingkat kematangan tersebut biasanya terjadi pada saat 3 hingga 7 hari sebelum buah matang secara sempurna.

Cara pemanenan melon yaitu dengan memotong tangkainya mengunakan gunting atau bisa juga dengan pisau. Potong seperti huruf pada bagian yang mengarah pada daun. Usahakan melakukan pemanenan buah melon yang benar – benar siap dipanen pada pukul 8 – 11 dan dilakukan secara bertahap.

Hama dan Penyakit Yang Sering Menyerang Tanaman Melon

hama, penyakit, tanaman, melon

Seperti yang sudah ada diatas, beberapa hama dan penyakit yang sering menyerang tanaman melon diantaranya yaitu :

  • Penyakit embun tepung (Powdery Mildew)

Penyakit embun tepung pada tanaman melon bisa terlihat dengan gejala seperti daun dan batang yang terselimuti seperti bubuk / tepung putih. Jika menyerang daun dan batang secara menyeluruh maka daun dan batang tersebut akan berwarna coklat dan mengkerut. Akibatnya tanaman menjadi tidak tumbuh dengan sempurna dan lemah.

Untuk mengatasi penyakit embun tepung bisa dilakukan dengan membuang tanaman melon yang terserang dan dengan melakukan penyemprotan fungsida berbahan aktif benomyl, tembaga, oksitiquinoks, dan pradimefon.

  • Penyakit layu fusarium

Penyakit ini disebabkan oleh jamur Fusarium Oxysporum. Penyakit ini memiliki gejala – gejala seperti tanaman melon di pagi hari terlihat segar, lalu di siang hari terlihat layu dan pada sore hari kembali terlihat segar. Gejala tersebut berlangsung selama beberapa hari hingga melon akhirnya mati.

Untuk mencegah penyakit layu fusarium, bisa menggunakan rotasi tanaman, pemakaian mulsa plastik yang tidak terlalu lembab, system drainase yang baik, dan aplikasi trichoderma. Sementara untuk mengendalikannya, bisa dengan cara menggunakan aplikasi fungisida dan membuang tanaman yang terserang.

  • Aphids dan thrips

2 hama ini merupakan hewan kutu – kutuan yang sering menyerang melon. Hama ini biasanya menyerang daun muda dengan cara mengisap cairan daun sehingga akhirnya daun menjadi mengkerut / keriting dan akhirnya akan mati.

Untuk mencegah 2 hama ini berkembang bisa dengan cara membersihkan lingkungan tanam dan menyiangi tanaman inang pada melon. Sementara untuk cara pengendaliannya bisa dengan menggunakan akarisida berbahan aktif abamectin (demolish, agrimec, dll).

  • Kutu kebul

Kutu kebul (Bemisia Tabaci) adalah salah satu hama yang membuat daun tanaman melon rusak dengan gejala seperti  terdapat bercak nekrotik pada daun akibat jaringan dan sel daun yang rusak.

Untuk mengatasi dan mengendalikan hama kutu kebul bisa dengan cara pemberian akarisida berbahan aktif abamektin dan dengan membuang tanaman yang terinfeksi.

  • Ulat grayak

Sasaran utama dari hama ulat grayak pada tanaman melon adalah daun muda dan batang muda. Untuk mengatasi hama ini bisa dengan cara penyemprotan insektisida.

  • Jangkrik

Jangkrik juga merupakan salah satu hama yang menyerang tanaman melon. Untuk mencegah serangan jangkrik bisa menggunakan cara seperti menjaga kebersihan area tanaman serta menutup lubang mulsa disekitar tanaman dengan menggunakan potongan bambu atau tanah.

Untuk mengendalikan hama jangkrik secara kimiawi, bisa menggunakan cara pemberian penyemprotan insektisida pada tanaman melon, contohnya seperti insektisida regent atau curacron.

  • Antraknosa

Penyakit antraknosa dapat terlihat menyerang pada daun melon jika terdapat gejala seperti bercak coklat pada daun dan nantinya memerah sehingga daun pada akhirnya akan mati. Jika menyerang buah maka akan bisa terlihat dengan adanya bulatan berwarna merah jambu. Bulatan tersebut nantinya lama – lama akan meluas.

Untuk pengendaliannya bisa mengunakan cara seperti mencabut dan membuang tanaman yang terserang antraknosa serta melakukan penyemprotan dengan fungisida, seperti Bion M, Dithane, Antracol, dll.

Baca Juga : Anggun Tavi Panah Merah Diburu Petani

Belanja Online Dan Jual Melon Alina F1 Murah Berkualitas di LMGA AGRO

belanja, online, benih, melon, alina, murah, berkualitas

Belanja Online Dan Jual Melon Alina F1 Murah Berkualitas hanya di toko pertanian terpercaya LMGA AGRO. LMGA AGRO selaku distributor, agen, supplier, reseller menyediakan dan jual melon Alina F1 cap Panah Merah dengan harga murah.

LMGA AGRO menyediakan dan jual berbagai kebutuhan bercocok tanam lengkap. LMGA AGRO jual alat pertanian dan spare part alat pertanian, benih tanaman, zpt, pupuk, pestisida, dll. Semua tersedia lengkap untuk memenuhi kebutuhan Anda.

LMGA AGRO juga memberikan layanan konsultasi pertanian untuk Anda semua. Jadi untuk Anda yang ingin berkonsultasi atau membeli benih Melon Alina F1 murah bisa langsung menghubungi kami melalui no. telepon 08125222117 (Khusus Layanan WA/SMS) dan 082141747141 (Khusus Layanan Telepon).

Beli sekarang juga benih Melon Alina F1 termurah di LMGA AGRO. Kami siap mengirim pesanan Anda sampai tujuan dengan menggandeng berbagai perusahaan pengiriman logistik Nasional. Contohnya seperti JNT, JNE, Tiki, Wahana, Indah Logistik, Pos Indonesia, dll.

Sekian artikel tentang Jual Melon Alina Murah Berkualitas Dan Budidayanya Yang Benar ini saya tulis dan sampaikan kepada Anda. Semoga dapat memberikan manfaat dan dampak positif untuk Anda semua.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *