TANAMAN TOMAT DAN CARA MENANAM TOMAT DI MUSIM HUJAN

TANAMAN TOMAT, CARA MENANAM TOMAT, JURAGAN TOMAT, BENIH TOMAT, JUAL BENIH TOMAT, LMGA AGROTanaman Tomat Dan Tips Cara Menanam Tomat Di Musim Hujan. Jual benih tomat berkualitas untuk musim hujan, berminat silahkan hubungi LMGA AGRO bapak Budi Telp. 082141747141, SMS/WA: 08125222117. Tersedia produk benih hibrida dan unggul dari Perusahaan Benih ternama dan terpercaya.

Toko Pertanian Online LMGA AGRO jual benih tanaman hortikultura, pupuk, pestisida, alat pertanian. Kami melayani secara online dan melakukan pengiriman pesanan ke pelanggan kami di seluruh wilayah Indonesia. LMGA AGRO juga melayani konsultasi pertanian hortikultura tanaman tomat dan lain – lain secara online, gratis.

TANAMAN TOMAT DAN KEGUNAANNYA

Tanaman tomat merupakan salah satu komoditas sayuran utama yang dibutuhkan banyak orang. Tanaman tomat termasuk jenis tanaman sayur yang diambil buahnya untuk dikonsumsi. Baik secara langsung maupun diolah dalam bentuk masakan terlebih dahulu.

Buah tomat biasa digunakan bahan pelengkap dalam kuah masakan seperti aneka sup, sayur tomat, dan sebagainya. Juga bisa sebagai bahan lalapan pendamping sajian makanan seperti sajian ayam bakar, ikan bakar, dan sebagainya.

Selain itu tanaman tomat banyak dibudidayakan dan hasil panennya untuk memenuhi kebutuhan bahan baku industri makanan dan minuman. Antara lainnya sebagai bahan pembuatan saos dan sebagai bahan penyedap  berbagai olahan masakan.

Tanaman tomat penghasil buah tomat bermutu, banyak mengandung manfaat bagi kesehatan yang mengkonsumsinya. Kandungan tomat meliputi beberapa macam vitamin mineral dan senyawa nutrisi penting. Menjadikan manfaat tomat bagi tubuh sangat besar.

Manfaat tomat bisa untuk menjaga kebugaran tubuh dengan cara dikonsumsi dalam bentuk minuman jus tomat. Selain itu, mengkonsumsi tomat juga bisa digunakan untuk terapi penyembuhan beberapa penyakit.

BUDIDAYA TANAMAN TOMAT

Pengertian Tanaman Tomat

Tanaman tomat mempunyai nama latin Solanum Lycopersicum L, yaitu tanaman berumur pendek (kurang dari 1 tahun) dan akan menjadi layu dan mati setelah  dipanen. Tanaman tomat berasal dari benua Amerika dan berkembang menyebar budidaya tomat sampai di Indonesia.

Pohon tomat mempunyai akar lurus menembus kedalam tanah dan sedikit bercabang kesamping. Bentuk batang tanaman tomat persegi cenderung bulat, permukaan batang berbulu dan ada rambut kelenjar diantara bulu-bulunya.

Batang tanaman tomat berwarna hijau, struktur lunak tapi kokoh.  Bisa bercabang menyebar merata apabila tidak dipangkas. Bentuk daun tomat oval, bergerigi seluruh pinggir daun dan sedikit menjari.

Daun tanaman tomat berwarna hijau dengan panjang mencapai 15-25cm, lebar 10-20cm, dan berjumlah ganjil 5-7. Buah tomat ada yang berbentuk bulat, bulat oval, bulat persegi dengan warna hijau, kemerahan, merah tergantung jenis tomat atau varietasnya.

Tanaman Tomat Untuk Budidaya Tomat Musim Hujan

TANAMAN TOMAT, CARA MENANAM TOMAT, JURAGAN TOMAT, BIBIT TOMAT, JUAL BIBIT TOMAT, LMGA AGRO
TANAMAN TOMAT | LMGA AGRO

Menanam tomat di musim hujan sangat beresiko akan menghadapi gagal panen. Hal ini sudah biasa dialami oleh para petani tomat dan para juragan tomat, pendapatan akan menurun. Sebenarnya musim hujan menjadi kekhawatiran menyeluruh bagi petani hortikultura.

Untuk meminimalisir kekhawatiran, sebaiknya menggunakan benih sayuran tomat atau bibit tomat yang mempunyai mutu dan kualitas lebih. Benih tomat hibrida yang tahan akan serangan penyakit layu bakteri dan layu jamur. Serta jenis penyakit tanaman lainnya.

Hal ini dikarenakan resiko serangan hama penyakit meningkat di musim hujan pada lahan budidaya tanaman tomat. Kondisi lembab dan sering terjadi kelebihan pasokan air akibat hujan yang turun pada lahan budidaya tanaman tomat. Sehingga terjadi genangan berlebih pada lahan tanaman tomat.

Berikut ini beberapa varietas tomat musim hujan atau bibit tomat berkualitas yang bisa digunakan pada saat budidaya tanaman tomat musim hujan. Antara lainnya benih tomat Hibrida : Servo F1, Permata F1, Tantyna F1, Sakura F1, Betavila F1, Lumina F1, Fortuna 23 F1, TM Marvel F1, Adella F1, Falcon F1.

Benih tomat diatas merupakan produk dari perusahaan benih Nasional yang terpercaya. Seperti PT East West Seed Indonesia ( EWINDO ) dengan merek dagang Cap Panah Merah dan PT. BISI International,Tbk dengan merek dagang Cap Kapal Terbang serta dari PT. Tani Murni Indonesia (TM).

Benih tomat tersebut tersedia di LMGA AGRO, apabila berminat silahkan hubungi Toko Pertanian Online LMGA AGRO nomor Tlp : 082141747141; SMS/WA : 08125222117.

Tips Cara Budidaya Tanaman Tomat Di Musim Hujan

Menanam tanaman tomat di musim hujan memiliki tantangan tersendiri bagi petani tomat dimanapun berada. Cara merawat tanaman tomat pada musim hujan memerlukan keseriusan dan ketelatenan. Mengingat resiko gagal panen atau tanaman rusak lebih besar.

Berikut ini beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam cara menanam tomat di musim hujan agar berhasil panen.

1. Tips cara pemupukan tomat saat musim hujan, termasuk penggunaan pupuk untuk tomat yang tepat.
  • Gunakan pupuk yang mengandung kadar Magnesium, Kalsium, Phosphat, Kalium lebih tinggi dari pupuk yang digunakan pada musim kemarau. Hal ini untuk mencegah layu pada organ tanaman tomat.
  • Kurangi hingga hindari penggunaan pupuk organik seperti pupuk kandang, karena bisa memicu pertumbuhan OPT dari tanah lebih cepat pada musim hujan. Gunakan pupuk anorganik seperti NPK, KCL, TSP.
  • Pemupukan dengan cara di tanam pada lubang pupuk, 10 cm dari pohon tomat. Sebanyak setengah genggaman tangan, setiap 2minggu sekali. Jangan disebar, karena bisa hanyut terbawa hujan.
2. Tips cara pemeliharaan tanaman tomat meliputi pengaturan drainase, penyiangan, pembubunan/pendangiran dan pengaturan kelembaban tanah.
  • Lakukan pengaturan kebutuhan air pada lahan budidaya tanaman tomat, untuk menghindari terjadinya genangan air berlebih akibat hujan. Dengan cara sistem buka tutup pengairan pada parit lahan. Dan membuat akses buang air bila hujan turun deras.
  • Hal ini berkaitan dengan pengaturan kelembaban tanah akibat dari besar kecilnya volume air pada lahan bedengan. Suhu tanah, pH tanah, unsur hara tanah tetap terjaga karena tidak tererosi oleh limpahan air. Sehingga tanaman terjaga dari kelayuan.
  • Lakukan pembubunan tanaman tomat/pendangiran dengan memperbaiki lahan sekitar bedengan yang tergerus air hujan. Dengan dicangkul dan digemburkan, akan membantu transportasi air pada jaringan akar tanaman tomat.
  • Lakukan penyiangan juga pada saat pendangiran, dengan mencabuti tanaman pengganggu seperti gulma. Lakukan lebih sering mengingat musim hujan pertumbuhan gulma akan cepat tak terkendali.
3. Tips cara pengendalian hama dan penyakit tanaman tomat baik dengan penggunaan pestisida maupun sanitasi lingkungan budidaya tomat.
  • Gunakan Fungisida dan Bakterisida untuk mengendalikan Layu Jamur dan Layu bakteri. Semisal penggunaan Arashi. Untuk informasi mengenai hama penyakit dan cara penanganan serta pestisida yang dibutuhkan bisa menghubungi LMGA AGRO.
  • Menjaga sanitasi lingkungan budidaya tanaman tomat diperlukan dengan cara mencabut tanaman yang mati terserang penyakit parah. Memperlancarkan saluran irigasi, membersihkan sampah yang terbawa hujan. Agar tanaman tomat bisa tumbuh subur.

BACA JUGA : JUAL BENIH TOMAT HIBRIDA HARGA MURAH TERPERCAYA

CARA MENANAM TOMAT PADA BUDIDAYA TANAMAN TOMAT

TANAMAN TOMAT, CARA MENANAM TOMAT, JURAGAN TOMAT, BIBIT TOMAT, JUAL BIBIT TOMAT, LMGA AGRO
TANAMAN TOMAT SIAP PANEN

Pada kesempatan ini juga perlu juga disertakan mengenai bagaimana cara tanam tomat untuk budidaya tomat dengan hasil buah tomat yang melimpah. Tentunya perlu mengetahui syarat tumbuh dari tanaman tomat terlebih dahulu. Dan tidak lupa menyesuaikan dengan tips cara menanam tomat di musim hujan diatas.

Pemilihan bibit tomat musim hujan atau benih tomat yang tahan kondisi cuaca serta penyakit yang ditimbulkannya di musim hujan. Adaptasi untuk lahan tanamnya, kondisi struktur unsur hara tanah, dan terpenting apakah kawasan sudah terserang virus Gemini apa belum.

Selain itu perhitungan anggaran yang dibutuhkan selama proses budidaya serta antisipasinya apabila muncul biaya operasional mendadak, perlu disiapkan. Hal ini perlu dicermati terlebih dahulu sebelum mulai menanam benih tomat. Untuk menghindari kegagalan dalam budidaya tomat nantinya.

Tanaman tomat dulu yang sering budidaya adalah Juragan Tomat yang ada di Pasar Induk sayur. Juragan tomat selain budidaya tomat sendiri juga memberi pinjaman modal berupa benih tomat ke petani yang menjadi mitranya. Juragan tomat akan memberi panjaman benih tomat terbaik kemudian panen buah tomat akan di ambil untuk di pasarkan.

1. Cara menyemai benih tomat.

  • Siapkan benih tomat, wadah semay (tray), campuran tanah, arang sekam dan pupuk kandang dengan komposisi 1:1:1.
  • Rendam benih tomat pada larutan vitaflora 5 tetes/200ml air selama 24jam untuk mempercepat pertumbuhan kecambah.
  • Tanam benih pada media semai dan pelihara sampai 25-30hari setelah semai.
  • Apabila persemaian diluar ruangan, perlu disiapkan bedengan khusus dengan atap peneduh untuk menjaga terkena hujan sehingga tidak merusak benih.
  • Diupayakan tempat semai aman dari gangguan binatang dan genangan air hujan.
  • Pastikan untuk memberi bibit banyak ruang untuk tanaman bisa tumbuh bercabang.
  • Kondisi yang terlalu padat jarak antar tanaman menghambat pertumbuhan mereka dan menyebabkan penyakit di kemudian hari.
  • Penyiraman tanaman tomat dilakukan dengan menggunakan sprayer secara rutin.
  • Setelah bibit tanaman muncul dan dirasa kuat pindahkan dulu pada polybag untuk menunggu saat yang tepat untuk ditanam.
  • Untuk mempercepat pertumbuhan bibit tomat perlu adanya pencahayaan yang cukup baik secara alami maupun buatan. Agar suhu tumbuh tetap terjaga.
  • Untuk daerah yang dingin dengan minim sinar matahari bisa menggunakan bantuan pencahayaan buatan seperti halnya budidaya di dalam rumah kaca.
  • Pencahayaan buatan tersebut dilakukan selama 14-18jam setiap hari dengan diatur jarak sumber cahaya dengan bibit tomat. Hal ini untuk mendapatkan pertumbuhan bibit tanaman seragam.
  • Budidaya tomat di alam terbuka akan terbantu dengan sirkulasi udara yang alami, hembusan angin dapat membantu untuk mengembangkan batang menjadi kuat.
  • Apabila budidaya tomat dilakukan dalam ruangan tertutup maka diperlukan bantuan alat untuk menciptakan hembusan udara yang bisa diatur semisal kipas angin.
  • Kipas angin diatur bergerak dinamis / memutar dan lakukan selama 5-10menit, 2xsehari, dengan jarak jangan terlalu dekat dengan bibit tanaman tomat.

2. Cara Olah Lahan Untuk Budidaya Tanaman Tomat.

  • Persiapkan lahan tanam, usahakan pH tanah lahan tanam pada 6-7 apabila kurang campurkan dolomit agar bisa terpenuhi unsur pH tanahnya.
  • Olah lahan tanam dengan cangkul atau bajak, buat bedengan, pasang mulsa dan diamkan beberapa hari.
  • Bedengan untuk tanaman tomat bisa dengan ukuran lebar 120cm untuk tanaman doble dan zig-zag, 60cm untuk sistem single/ tanam tunggal.
  • Berikan pupuk dasar tamanan tomat di lahan tanam berupa pupuk kandang 6ton/ha, Za 150 kg/ha, TSP 350kg/ha, KCL 400kg/ha.
  • Kemudian ratakan pupuk dasar pada lahan dan usahakan berada 20cm dibawah permukaan tanah bedengan. Ukuran komposisi pupuk dasar bisa menyesuaikan luasan lahan.
  • Pasang mulsa plastik untuk menjaga suhu lahan agar tetap hangat karena pertumbuhan tanaman tomat sangat dipengaruhi oleh panas.
  • Area tanam ditutup oleh mulsa plastik hitam atau merah untuk beberapa minggu, untuk mendapatkan tingkat kehangatan yang ekstra.
  • Lahan didiamkan terlebih dahulu selama beberapa minggu sebelum tanam bertujuan untuk memutus siklus jamur, bakteri dan nematoda yang mungkin ada.
  • Bisa juga menggunakan tumpukan jerami kering untuk membantu menjaga suhu tanah denga cara ditebarkan diatas lahan dengan merata.

3. Cara Tanam Bibit Tomat Pada Lahan Budidaya Tanaman Tomat.

  • Lubangi lahan tanam yang sudah siap tadi dengan pelubang mulsa dan buat jarak tanam idela untuk tomat sekitar 60 x 70cm. Buat juga lubang pupuk sekitar 10 cm dekat lubang tanam.
  • Pindahkan bibit tomat pada lubang tanam, lebih baik pada sore hari agar bisa adaptasi dan tidak layu. Tanam bibit sekitar 5cm kedalam kemudian tutupi dengan tanah dan sedikit tekan.
  • Pada saat pemindahan jangan sampe bibit menyentuh lahan tanam untuk menghindari tanaman tidak terkena patogen dari tanah dan tidak busuk nantinya.
  • Perlu diperhatikan dalam pemindahan bibit tomat yaitu mengenai waktu tanam tepat musim yang sesuai morfologi tanaman tomat itu sendiri.
  • Dan jarak tanam tomat jangan terlalu rapat, untuk memberikan keleluasaan pertumbuhan bibit dan mudah dalam pengelolaannya.
  • Jangan lupa buat juga saluran irigasi diantara bedengan selebar 50cm dan dalam sekitar 30cm untuk menampung air pada musim kemarau. Dan dalam saluran irigasi diubah menjadi 50cm pada saat musim penghujan.

4. Cara Pemeliharaan Tanaman Tomat.

  • Tanam bibit tomat lebih dalam lagi sampai ke beberapa daun teratas. Saat ditanam dengan cara ini, tomat mampu mengembangkan akar di sepanjang batangnya. Dan lebih banyak akar akan menghasilkan tanaman yang lebih kuat.
  • Atau bisa membuat parit dangkal dan menanamnya menyamping dan pada akhirnya batang tumbuh tetep mengarah ke arah sinar matahari / ke atas.
  • Untuk tanaman tomat yang sudah mulai tinggi dibuatkan perambatan (ajir) dan diikat oleh rafia tiap 20cm.
  • Untuk tanaman yang tinggi sudah mencapai  100-110cm, potong daun yang bawah dengan jarak 30-50cm dari pangkal batang tanaman tomat. Daun Itu adalah daun tertua atau daun pertama keluar.
  • Penyebab mulai munculnya serangan jamur berasal dari daun tertua. Hal ini karena paling sedikit mendapat sinar matahari dan aliran udara setelah tanaman tinggi. Dan dekat dengan tanah sehingga mudah terkena patogen yang berasal dari tanah.
  • Perlu juga dilakukan penyemprotan pestisida dengan perekat untuk menangkal serangan tersebut.

5. Cara Pemupukan Tanaman Tomat.

  • Untuk menghindari penumpukan residu akibat mengkonsumsi buah hasil penggunaan pupuk kimia secara terus menerus sebaiknya digunakan pupuk organik saja.
  • Penggunaan pupuk organik dirasa lebih tepat, karena bisa memperbaiki sifat biologis dan kimia tanah. Juga bisa memperbaiki fisik tanah. Kandungan nitrogennya juga bagus untuk membantu fase vegetasi tanaman yang banyak butuh nitrogen.
  • Pada pemupukan tanaman tomat penggunaan pupuk anorganik bisa dilakukan pada saat pengamatan pertumbuhan. Pada musim hujan disarankan penggunaan pupuk Anorganik dengan unsur N,Mg,Ca,K cukup tinggi.
  • Apabila pertumbuhan kurang bagus untuk fase generatif dan vegetatif karena tanah kekurangan phosfor atau kalium maka gunakan pupuk NPK yang komposisi PK lebih tinggi dari N.
  • Atau sebaliknya tanah kekurangan unsur nitrogen, maka komposisi pupuk NPK yang digunakan  harus besar di zat nitrogennya.
  • Apabila sudah dirasa lahan unsur haranya seimbang gunakan komposisi NPK yang seimbang pula.
  • Untuk pupuk susulan pada saat proses tumbuh bisa diberikan campuran Za, TSP, KCL dengan perbandingan 1:1:1 sebanyak 1-2gram/pertanaman.
  • Pemupukan ini diberikan pada saat usia tanaman tomat mencapai 1 minggu setelah tanam. Untuk dosis 5gram/tanaman campuran pupuk susulan tersebut diberikan pada saat usia tanaman 2-3minggu setelah tanam.
  • Pemberian pupuk tanaman tomat apabila lahan ditutupi mulsa bisa menggunakan alat kocor. Pada kondisi musim hujan seperti ini disarankan pupuk ditanam pada lubang pupuk yang dibuat.

6. Cara Penyiraman Tanaman Tomat.

  • Waktu penyiraman tanaman tomat yang baik pada saat sore hari. Dengan tujuan memberikan penguat tanaman tomat pada malam hari nantinya. Dan menggantikan yang sudah menguap sedari pagi ke siangnya.
  • Penyiraman tomat diusahakan tidak mengenai daun secara langsung karena mengakibatkan tanaman mudah terserang virus dan penyakit. Dengan menggunakan kocor, kocori pada pangkal batang.
  • Dengan adanya saluran irigasi pada samping bedengan juga bisa membantu menjaga kelembaban dan unsur air lahan tanaman tomat. Selain juga berfungsi sebagai saluran pembuangan kelebihan air pada saat musim penghujan.

7. Cara Perawatan Tanaman Tomat.

  • Penyiangan tanaman dilakukan apabila disekitar tanaman tomat tumbuh gulma seperti rumput yang bisa mengganggu pertumbuhan tanaman. Pada musim hujan pertumbuhan akan pesat.
  • Penyiangan tomat dapat dilakukan langsung dicabut dengan menggunakan tangan dan alat bantu seperti cangkul. Biasanya dilakukan 2-3 kali atau menyesuaikan kondisi lahan tanam. Pada musim hujan akan lebih sering.
  • Pemangkasan pada tanaman tomat perlu dilakukan untuk peremajaan tanaman, mengurangi daun supaya mempercepat proses pemasakan.
  • Selain itu untuk  mempercepat pembuahan, membentuk pohon agar berbunga dan berproduksi dengan baik.
  • Pemangkasan tomat bisa dilakukan untuk bagian tanaman tomat yang dirasa kurang perlu seperti ranting, cabang, memotong tunas air yang tumbuh di sela-sela percabangan.
  • Tunas-tunas tersebut bisa mengurangi konsentrasi nutrisi pada buah dan pertumbuhan ideal sehingga mengakibatkan tanaman kurang produksinya. Sebagai contoh dalam 1 pohon tomat bisa disisakan 2-3 cabang dan yang lainnya dipangkas.
  • Sedang untuk yang sudah muncul buah tomat pada masing-masing cabang yang disisakan, kurangi buah yang kelihatan jelek dan sisakan 4-5 buah saja. Hal ini untuk mendapatkan buah tomat yang berkualitas baik dan cukup nutrisi.

8. Cara Pengendalian Hama Dan Penyakit Tanaman Tomat.

  • Penyakit yang menyerang tanaman tomat berupa penyakit Layu, yang disebabkan oleh bakteri dan jamur.
  • Untuk pengendaliannya bisa mengunakan Arashi 100gram yang dilarutkan pada air 200liter, kemudian dikocorkan pada pangkal batang tanaman tomat. Dosis yang dianjurkan 100 miligram/tanaman. Arashi 100gram untuk 1000 tanaman. Untuk aplikasi Arashi tidak boleh dicampur dengan pestisida atau pupuk lainnya (aplikasi tunggal).
  • Untuk Hama tanaman tomat adalah ulat. Serangan ulat ini dikendalikan dengan menggunakan pestisida misal Prevathon, Curacron. Untuk dosis pemakaian mengikuti aturan yang berlaku. Untuk hama kutu, tungau yang menjadi vektor virus penyakit tanaman tomat, pengendaliannya menggunakan Insektisida.
  • Beberapa insektisida untuk mengatasi masalah penyakit yang disebabkan oleh virus seperti Promectin 60EC, Winder 100EC, Winder 70WP dengan kombinasi Akarisida Samite.

BACA JUGA : TIPS DAN KIAT SUKSES MENANAM CABE DAN TOMAT DI MUSIM PENGHUJAN

BACA JUGA : CARA MENANAM TOMAT SERVO HASIL 5 KG/TANAMAN

TANAMAN TOMAT, CARA MENANAM TOMAT, JURAGAN TOMAT, BIBIT TOMAT, JUAL BIBIT TOMAT, LMGA AGRO
BENIH TOMAT SERVO

Demikian ulasan singkat mengenai tips cara menanam tomat di musim hujan, jenis benih tanaman tomat musim hujan, cara budidaya tomat, cara merawat tanaman tomat termasuk pupuk untuk tomat. Dari informasi diatas kita bisa aplikasikan cara menanam tomat di rumah juga.

Untuk mendapatkan informasi lebih jelas, detil dan terperinci mengenai budidaya tanaman tomat bisa langsung menghubungi juragan tomat LMGA AGRO Telepon 082141747141, SMS/WA 08125222117. Kunjungi alamat Website kami : www.lmgaagro.wordpress.com, www.lmgaagro.web.id, www.lmgaagro.com. Kami juga melayani konsultasi seputar pertanian. Semoga bermanfaat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *