Benih Sawi Berkualitas Anti Virus Andalan Petani. 08125222117 WA/SMS LMGA AGRO. Komoditi hortikultura merupakan salah satu andalan dari petani Indonesia. Salah satunya adalah dari sektor sayuran.
Sayuran banyak diminati oleh masyarakat sehingga membuat kebutuhan sayur di pasaran menjadi banyak.
Masyarakat memanfaatkan sayuran sebagai bahan olahan makanan yang bergizi untuk membantu memenuhi kebutuhan nutrisi tubuh.
Peminat sayuran yang banyak membuat petani untuk semakin semangat dalam budidaya tanaman sayuran.
Salah satu jenis sayuran yang menjadi idola masyarakat adalah sawi. Selain kandungan gizinya yang baik harganya juga cukup murah. Oleh karena itu petani juga bersemangat dalam melakukan budidaya tanaman sawi.
Baca Juga : Tanaman Hibrida Hasilkan Panen Berkualitas Menguntungkan Petani
Tanaman Sawi
Tanaman sawi adalah salah satu jenis komoditi hortikultura dari sektor sayuran. Sawi memiliki nama latin yaitu Brassica. Ciri sayuran sawi dengan bentuk daun yang seperti kipas atau sendok dengan batang yang lunak dan renyak.
Beberapa jenis sawi ada yang memiliki ukuran daun besar ada juga yang memiliki ukuran daun yang kecil seperti sendok.
Perbedaan bentuk sawi ini tergantung dari jenis varietas benih sawinya. Setiap jenis sawi memiliki ciri khas masing – masing.
Beberapa jenis sawi antaranya adalah sawi hijau, sawi putih, sawi sendok, kailan dll. Tanaman sawi banyak dibudidayakan di Indonesia dan sering dibudidayakan di lahan pertanian.
Sayuran sawi diambil untuk dimanfaatkan daunnya. Sawi mengandung beberapa jenis vitamin dan mineral yang baik untuk kesehatan.
Jenis – jenis Sawi
Sawi memiliki beberapa jenis dengan masing – masing ciri khasnya. Meskipun terdapat beragam jenis, sawi tetap merupakan salah satu sayuran yang memiliki banyak kandungan vitamin dan nutrisi. Berikut adalah beberapa jenis sawi yang terdapat di pasaran :
Sawi Hijau
Sawi ini merupakan salah satu jenis sawi yang banyak diminati masyarakat dan banyak juga dijual di pasaran.
Sayur sawi sering dikonsumsi masyarakat untuk dijadikan beberapa olahan masakan seperti tumis, campuran mie, nasi goreng, sayur sup, cap cay dll.
Sayur sawi ini mengandung beberapa vitamin dan mineral yang sangat baik untuk membantu memenuhi kebutuhan nutrisi di dalam tubuh.
Sawi Putih
Sayuran sawi ini memiliki nama latin Brassica juncea L merupakan salah satu jenis sawi yang juga banyak diminati masyarakat.
Sayur sawi ini memiliki daun berwarna hijau dan tangkai daun yang berwarna putih. Sawi putih sering dijadikan bahan olahan masakan seperti mie, nasi goreng, sayu sup, cap cay, tumis, dll.
Sayur sawi ini juga mengandung vitamin dan mineral yang baik untuk kesehatan seperti bitamin A, Vitamin B, Vitamin C, karbohidrat, protein nabati, kalsium, fosfor dan zat besi.
Caisim
Caisim memiliki daun dengan bentuk yang lebar memanjang berwarna hijau. Tangkai daun memanjang berdiameter kecil dan berwarna putih kehijauan.
Caisim hampir sama dengan sawi hijau tetapi yang membedakan adalah ukurannya yang lebih kecil dari sawi hijau. Rasa dari caisim juga lebih manis dan renyah dan sedikit ada rasa pahit.
Pak Choy
Pak choy hampir sama dengan caisim tetapi ukuran dari pak choy lebih pendek dan menyerupai sendok. Sehingga beberapa masyarakat juga menyebutnya sebagai sawi sendok.
Tekstur dari daun pak choy lebih kak udari caisim dan juga pada batang atau tangkainya berwarna hijau keuptihan dan lebar.
Kailan
Kailan memiliki nama latin Brassica oleracea. Sayuran ini mirip dengan pak choy, tetapi kailan memiliki warna hijau yang lebih pekat atau tua.
Batang dari kailan hampir mirip dengan kangkung dengan cabang yang dilengkapi daun. Batang dari kailan juga pendek seperti pak choy dan daun yang lebar.
Benih Sawi
Benih yang bagus adalah benih yang berkualitas dan tahan terhadap serangan virus. Bibit sawi yang tahan serangan virus sangat dibutuhkan petani agar nantinya tanaman sawi bisa tumbuh dengan optimal.
Tanaman sawi yang tumbuh dengan optimal akan tumbuh dengan sehat dan menghasilkan sawi yang berkualitas bagus.
Benih sawi berkualitas unggul dan tahan serangan virus dapat di beli di Toko Pertanian Online LMGA AGRO.
Toko Pertanian Online LMGA AGRO menyediakan benih sawi dengan harga murah dan terjangkau serta berkualitas unggul.
Kandungan Gizi Sawi
Sawi mengandung beberapa gizi yang sangat bermanfaat untuk memenuhi kebutuhan vitamin dan mineral dalam tubuh agar tetap terjaga kesehatannya.
Kandungan dalam sawi dapat memnuhi kebutuhan nutrisi dalam tubuh agar tetap sehat dan terhindar dari penyakit. Berikut adalah kandungan vitamin dan mineral dalam sawi :
– Vitamin A
– Vitamin B6
– Niacin
– Vitamin E
– Vitamin K
– Ribloflavin
– Vitamin C
– Thiamin
– Folat
– Asam Pantotenat
– Kolin
– Betain
– Kalori
– Protein
– Karbohidrat
– Serat
– Kalium
– Kalsium
– Zab Besi
– Fosfor
– Magnesium
– Tembaga
– Sodium
– Mangan
– Selenium
– Zinc
Manfaat Sawi Bagi Kesehatan
Dari kandungan sawi tersebut dapat bermanfaat untuk memenuhi kebutuhan nutrisi dalam tubuh agar tetap sehat.
Mengkonsumsi sawi sebaiknya dengan porsi yang pas, tidak kurang dan tidak berlebihan. Berikut adalah beberapa manfaat dari mengkonsumsi sawi bagi kesehatan.
Menjaga Sistem Kekebalan Tubuh
Kandungan antioksidan dalam sawi sangat bermanfaat untuk membantu menjaga sistem kekebalan tubuh.
Sistem kekebalan tubuh berguna agar tubuh terhindar dari berbagai serangan virus dan bakteri yang dapat menyebabkan penyakit.
Menyehatkan Jantung
Dalam sawi terkandung senyawa polifenol yang dapat membantu menjaga kadar kolesterol agar tetap normal. Senyawa polifenol ini membantu untuk mencegah dan menghindarkan dari resiko penyakit jantung.
Mencegah Kanker
Selain baik untuk imunitas antioksidan yang terkandung dalam sawi dapat bermanfaat untuk membantu menjaga sel – sel dalam tubuh agar terhindar dari radikal bebas.
Radikal bebas dapat menjadi penyebab permasalah kesehatan salah satunya adalah penyakit kanker dan tumor.
Menyehatkan Hati
Dalam sawi terkandung klorofil yang tinggi dan bermanfaat untuk membantu detoksifikasi. Klorofil ini dapat untuk menetralkan logam berat, sisa pestisida dan bahan kimia yang masuk ke dalam tubuh.
Menyehatkan Tulang
Kandungan beberapa mineral seperti kalium, kalsium, zat besi, fosfor dll dan vitamin K dalam sawi sangat bermanfaat untuk mencegah penegeroposan tulang. Kandungan mineral dan vitamin tersebut juga dapat membantu menyehatkan tulang.
Menyehatkan Mata
Sawi mengandung vitamin A yang memiliki peran penting untuk menjaga kesehatan mata. Vitamin A juga merupakan antioksidan yang bagus untuk tubuh.
Menyehatkan Kulit
Selain baik untuk mata vitamin A dan C dalam sawi sangat baik untuk membantu pembentukan kolagen kulit.
Mencegah Anemia
Kandungan zat besi dan folat dalam sawi dapat membantu menjaga hemoglobin dan mencegah terjadinya anemia. Kandungan mineral tersebut juga dapat membantu memproduksi sel darah merah dalam tubuh.
Melancarkan Pencernaan
Kandungan serat dalam sawi dapat membantu melancarkan sistem pencernaan. Kandungan serat ini juga sangat baik untuk diet, bagi yang sedang melakukan program diet mengkonsumsi sawi bisa jadi salah satu menu sehat ketika diet.
Budidaya Tanaman Sawi

Budidaya sawi oleh masyarakat ataupun petani sayur bisa pada lahan pertanian, kebun maupun halaman sekitar rumah.
Selain itu juga dapat menggunakan sistem hidroponik atau budidaya tanpa menggunakan media tanam tanah.
Budidaya tanaman sawi di lahan pertanian yang luas bisa jadi peluang usaha di sektor sayuran. Selain itu juga memenuhi kebutuhan sayur pasaran.
Budidaya tanaman sawi juga bisa dengan lahan seadanya. Dengan demikian kebutuhan bahan pangan tingkat rumah tangga akan terpenuhi sendiri.
Budidaya tanaman sawi dengan sistem hidroponik juga bisa sebagai alternatif budidaya jika tidak memiliki lahan yang luas.
Baca Juga : Budidaya Tanaman Sawi Yang Baik dan Benar
Cara Menanam Sawi
Cara menanam sawi perlu memperhatikan beberapa langkah – langkahnya agar nantinya tanaman sawi bisa tumbuh dengan baik. Berikut adalah cara menanam sawi :
Pemilihan Benih
Pemilihan benih sebelum melakukan budidaya tanaman sawi sangat perlu, agar nantinya tanaman sawi tahan dari serangan virus dan bakteri.
Tanaman sawi yang tahan serangan virus dan bakteri akan membuat pertumbuhan dari tanaman sawi menjadi maksimal. Benih yang bagus adalah benih yang berkualitas unggul tahan serangan virus dan penyakit.
Toko Pertanian LMGA AGRO jual benih sawi berkualitas unggul tahan serangan virus dan harga murah.
Penyemaian
Penyemaian perlu sebelum melakukan penanaman di lahan pertanian, penyemaian di dalam polybag bisa menggunakan campuran kompos dan tanah, letakkan benih di dalam media polybag satu per satu.
Jika sudah siram media penyemaian menggunakan air dengan cara menyemprotkan, agar tidak terlalu lembab. Kemudian tunggu hingga benih sawi bertunas.
Tempatkan media penyemaian pada lokasi yang aman dari air hujan tapi masih tersinari matahari. Lakukan penyiraman dengan cara menyemprotkan media semai.
Pindah Tanam
Sebelum melakukan pindah tanam, perlu membajak lahan penanaman terlebih dahulu. Pengolahan lahan penanaman dengan cara menggemburkan tanah dengan cangkul atau dengan bajak.
Berikan pupuk organik pada lahan penanaman. Buat bedengan dengan ukuran lebar 80 cm, tinggi 30 cm dan panjang menyesuaikan lahan.
Jika sudah benih sawi yang sudah bertunas pindahkan di lahan pertanian. Beri jarak 30 cm pada setiap sawi.
Penanaman sawipada bedengan dengan kedalaman lubang 5 – 10 cm. Kemudian tutup lubang dengan kompos.
Pemeliharaan Tanaman Sawi
Pemeliharaan tanaman sawi meliputi penyiraman, penjarangan, penyulaman, pemupukan lanjutan, pengendalian gulma, hama dan penyakit.
Pada saat padi dan sore hari lakukan penyiraman pada lahan penanaman. Pada musim hujan tanaman sawi tidak perlu penyiraman.
Penjarangan pada tanaman sawi ketika berumur 14 hari. Penjarangan dengan cara mencabut tanaman sawi yang terlalu rapat.
Penyulaman sawi pada tanaman yang rusak dengan menggantinya dengan tanaman sawi yang baru. Penyulaman tanaman sawi bisa 2 – 4 kali sebelum masa tanam.
Pengendalian gulma perlu, agar tanaman sawi tetap terpenuhi unsur haranya dan tidak terganggu oleh kehadiran gulma.
Pengendalian hama dan penyakit juga perlu dilakukan agar tanaman sawi dapat tumbuh dengan optimal. Menyemprotkan pestisida bisa untuk membasmi hama pada tanaman.
Penyemprotan pestisida sebaiknya tidak berlebihan agar hama dan penyakit tidak resisten. Selain itu penyemprotan pestisida yang berlebihan juga dapat mencemari lingkungan.
Panen Sawi
Panen sawi pada saat tanaman sawi berumur 50 – 80 hari setelah tanam. Pemanenan bisa dengan memotong batang atau bisa juga dengan mencabut sampai ke akarnya. Pasar modern lebih berminat pada sawi yang masih ada akarnya.
Budidaya Sawi Hidroponik Sistem Wick

Budidaya hidroponik sistem wick dapat dilakukan dirumah dengan mudah dan murah. Karena budidaya hidroponik dengan sistem wick merupakan salah satu budidaya hidroponik tanaman yang mudah.
Budidaya sawi dengan hidroponik sistem wick bisa memanfaatkan beberapa bahan bekas seperti botol dan gelas plastik mineral bekas.
Sebelum melakukan budidaya tanaman sawi hidroponik dengan sistem wick perlu bahan seperti benih sawi, botol bekas, gunting, paku, spons/rockwool, cocopeat,kompos, nutrisi cair, kain flannel.
Pemilihan Benih
Pemilihan benih sawi sangat perlu, sebelum melakukan penanaman dengan cara hidroponik. Benih sawi yang unggul dan berkualitas perlu, agar nantinya tanaman terhindar dari penyakit.
Semai Benih
Rockwool untuk media semai benih sawi. Potong rockwool menjadi dadu, kemudian basahi tiap rockwool dengan air.
Beri lubang pada bagian tengahnya kemudian masukkan benih ke dalamnya dan tutupi. Letakkan pada nampan plastik kemudian beri penutup pada media penyemaian.
Tunggu benih hingga bertunas hingga 2 hari. Tunggu hingga berkecambah dan tempatkan pada lokasi yang tersinari matahari tetapi terhindar dari air hujan.
Pindah Tanam
Belah botol bekas mineral menjadi dua bagian dengan menggunakan gunting atau pisau. Kemudian masukkan sumbu ke tutup botol dengan cara melubanginya terlebih dahulu.
Kain flannel tersebut berfungsi sebagai sumbu yang menyalurkan nutrisi cair ke tanaman. Kemudian masukkan nutrisi cair ke dalam sisi bagian bawah botol.
Balik posisi botol yang terdapat sumbu agar mengenai cairan nutrisi. Atur hingga sumbu mengenai nutrisi cair pada sisi botol bagian bawah tadi.
Memasukkan media tanam cocopeat yang telah tercampur dengan kompos ke sisi atas botol yang terdapat sumbunya.
Kemudian buat lubang pada tengah media tanam sedalam 1 cm, lalu masukkan benih sawi yang telah berkecambah atau bertunas ke dalam lubang dan tutup kembali.
Baca Juga : Cara Menanam Hidroponik Mudah dan Menguntungkan
Perawatan Tanaman Sawi Hidroponik
Lakukan penyemprotan pestisida jika terdapat hama yang mengganggu. Pengendalian hama dengan pestisida sebaiknya tidak berlebihan agar tidak mencemari lingkungan dan membuat hama menjadi resisten.
Panen Sawi Hidroponik
Pemanenan sawi hidroponik dilakukan kurang lebih sekitar 60 – 70 hari setelah penanaman dengan cara mencabut akar atau memotong batangnya.
Jika ada yang ingin ditanyakan bisa menghubungi Toko Pertanian LMGA AGRO melalui SMS / WA 0812 5222 117. Demikian sekilas pembahasan dari kami tentang Benih Sawi Berkualitas Anti Virus Andalan Petani.

