Jual Benih Corona Tomat Murah Unggul Dataran Rendah dan Menengah

jual, benih, tomat, unggul, dataran, rendah, menengah, corona, f1

Jual Benih Corona Tomat Unggul Dataran Rendah dan Menengah. 08125222117 WA/SMS LMGA AGRO. LMGA AGRO jual benih Corona tomat unggul dataran rendah dan menengah. LMGA AGRO juga jual dan menyediakan kebutuhan pertanian lengkap dan murah lainnya seperti pestisida, pupuk, zpt, benih tanaman sayur dan buah, alat pertanian dan spare part, dll.

LMGA AGRO bekerja sama dengan berbagai perusahaan jasa pengiriman logistik Nasional terpercaya dalam mengirim pesanan Anda. Mitra pengiriman kami diantaranya yaitu KI8, Pos Indonesia, JNE, JNT, Tiki, Indah Logistik, Wahana, dll.

Tomat

Tomat. Tanaman ini merupakan salah satu buah yang termasuk dalam kebutuhan pokok masyarakat. Tanaman ini termasuk ke dalam kategori buah – buahan, walaupun oleh masyarakat sendiri sering dikategorikan ke dalam sayur sayuran. Buah ini memiliki warna orange atau merah ini mampu dikonsumsi dengan berbagai cara.

Buah tomat memiliki banyak sekali kandungan nutrisi dan gizi di dalamnya seperti vitamin A, vitamin C, vitamin K, kalium, folat, vitamin B6, thiamin, niacin, magnesium, tembaga dan fosfor. Dengan kandungan nutrisi dan gizi yang banyak tersebut tak heran banyak orang yang ingin mengkonsumsinya.

Menurut sebuah penelitian yang dilakukan oleh Ohio University, buah tomat jika dikonsumsi bersama dengan lemak sehat akan membantu menyerap phytochemical karotenoid pada tubuh hingga meningkat sebesar 2 hingga 15 kali lipat.

Tanaman tomat merupakan tanaman asli dari Amerika Tengah dan Selatan. Kata tomat sendiri berasal dari kata tomatl dari bahasa Nahuatl. Siklus hidupnya singkat dan dapat tumbuh hingga setinggi 1 sampai 3 meter.

Menurut sejarahnya, berdasarkan tulisan karangan Andrew F. SmithThe Tomato in America” kemungkinan besar tomat berasal dari daratan tinggi pantai barat Amerika Selatan. Di saat Spanyol menguasai daerah Amerika Selatan mereka menyebarkan tomat ke koloni mereka di Karibia.

Spanyol lalu juga membawa buah ini ke Filipina. Di titik inilah nanti tanaman ini akan tersebar luas secara merata ke seluruh daerah di Benua Asia. Spanyol juga membawa tanaman ini ke Benua Eropa. Tanaman ini tumbuh dengan sangat baik di daerah beriklim Mediterania.

Jual Benih Tomat Corona F1 Murah

jual, benih, tomat, corona, f1, harga murah, murah, termurah, terlengkap

Corona merupakan benih tomat hibrida unggul produksi PT Bisi International dengan merk dagang Cap Kapal Terbang. Tomat Corona 402 berbentuk bulat dan oval. Selain itu buahnya tumbuh seragam dan tahan terhadap pengangkutan jarak jauh. Jika Anda tertarik Anda bisa membeli benih F1 Corona di LMGA AGRO.

Tomat Hibrida F1 Corona telah memiliki sertifikat tahan serangan Gemini virus. Gemini virus sendiri merupakan virus yang sangat ditakuti petani cabai, tomat, dan sayuran lain. Virus ini mampu menyebabkan kegagalan panen tanaman sampai dengan 90 persen dari jumlah populasi tanaman.

Varietas ini memiliki beberapa karakteristik. Karakteristik tersebut diantaranya yaitu :

  1. Benih Tomat Corona tersedia dalam kemasan sachet 5 gram
  2. Umur panen 65 hari setelah tanam dengan potensi hasil panen buah tomat Corona bisa mencapai kurang lebih 60 ton / ha
  3. Jual benih tomat Corona F1 bisa Anda beli dengan harga murah di LMGA AGRO
  4. Buah tomat hibrida Corona memiliki berat rata – rata 80 gram dan hasil 2,5 kg per batang. Buahnya berbentuk bulat dan memiliki warna hijau kuning yang cerah
  5. Cocok ditanam di daerah dataran rendah sampai menengah dalam musim penghujan
  6. Memiliki vigor tanaman kokoh dengan tipe determinate
  7. Corona F1 memiliki ketahanan terhadap serangan penyakit layu fusarium, layu bakteri, virus Gemini, busuk ujang buah, dan tahan terhadap iklim yang panas
  8. Walaupun kondisi cuaca tidak baik pembentukan buah tetap mudah
  9. Tahan hama penyakit sehingga budidaya tomat Corona lebih mudah dan akan menghasilkan hasil yang tinggi
  10. Kebutuhan benih Corona per ha sekitar 90 gram / ha dengan jarak tanam 60 x 60 cm
  11. Buah tomat hibrida Corona padat dan keras sehingga disukai juragan dan pedagang

Manfaat mengkonsumsi buah tomat F1 Corona diantaranya yaitu :

  1. Mencegah depresi

Resiko terserang depresi bisa dicegah dengan mengkonsumsi buah tomat. Berdasarkan penelitian yang dilakukan menunjukkan fakta bahwa lansia yang rutin mengkonsumsi buah ini setiap minggu akan jarang mengalami depresi. Namun hasil penelitian ini masih perlu dipelajari lebih lanjut ke depannya.

  1. Menjaga kondisi berat badan

Kandungan lemak, karbohidrat, dan kalori yang rendah menjadikan tomat jika dikonsumsi tidak akan membuat berat badan Anda menjadi naik. Untuk itu tak ada salahnya jika Anda yang ingin menurunkan berat badan mengkonsumsi buah ini sebagai makanan diet

  1. Kesehatan mata tetap terjaga

Kandungan nutrisi penting dalam buah ini membantu melindungi kesehatan mata. Kandungan antioksidan seperti karotenoid, lutein, dan zeaxanthin dapat membantu tubuh dalam mengurangi resiko penyakit mata terkait penuaan (degenerasi makula) dan mengurangi gejala mata lelah

  1. Menurunkan tekanan darah tinggi

Kandungan kalium dalam buah ini membantu untuk menurunkan tekanan darah. Berdasarkan penelitian mengkonsumsi buah ini ditambah dengan mengurangi jumlah asupan garam dalam pola makan sehari – hari mampu mengurangi tekanan darah pada penderita tekanan darah ringan

  1. Mencegah penyakit kanker

Kandungan antioksidan seperti karotenoid, likopen, dan polifenol dalam tomat dapat membantu dalam mencegah kerusakan DNA akibat radikal bebas penyebab penyakit kanker.

  1. Menjaga kesehatan pembuluh darah dan jantung

Dari penelitian yang dilakukan oleh peneliti menunjukkan bahwa mengkonsumsi tomat dapat menurunkan resiko terkena penyakit jantung dan menjaga kesehatan jantung. Zat likopen dan kalium terbukti efektif dalam menurunkan kolesterol buruk dan mengatur kestabilan irama jantung.

Selain itu, nutrisi pada tomat juga terbukti mampu dalam mengurangi peradangan yang terkait dengan resiko serangan jantung, stroke, dan penyakit jantung apalagi pada orang yang mengidap kelebihan berat badan

  1. Menjaga kesehatan kulit

Berdasarkan hasil penelitian, likopen diduga mampu untuk meningkatkan kemampuan kulit dalam melindungi tubuh dari paparan sinar UltraViolet (UV) dan kulit akan tampak awet muda. Selain itu, nutrisi seperti vitamin C pada tomat berfungsi sebagai perangsang bagi antioksidan dan kolagen.

2 kandungan tersebut berfungsi dalam mencegah kerusakan kuku, kulit, dan rambut oleh asap polusi dan terik sinar matahari. Tomat juga membantu tubuh dalam memperbaiki tekstur kulit dan mencegah kerutan halus secara keseluruhan.

Baca Juga : Teknik Dan Cara Memasang Mulsa Plastik Tanaman Cabai

Budidaya Tomat Hibrida Corona F1

budidaya, tomat, hibrida, corona, f1, bisi

Budidaya tomat hibrida Corona F1 yang baik dan benar yaitu :

  1. Persiapan Lahan

Persiapan lahan dilakukan dengan pembajakan dan penggaruan tanah. Buat bedengan kasar dengan ukuran tinggi 40 – 70 cm, lebar 110 – 120 cm, dan lebar parit 50 – 70 cm. Untuk pemberian kapur pertanian pada lahan tanam bisa menggunakan kapur pertanian sebanyak 200 kg/rol mulsa plastik hitam perak pada tanah dengan pH dibawah 6,5.

Berikan pemupukan dasar berupa pupuk kandang fermentasi sebanyak 40 ton/ha dan pupuk NPK 15 – 15 – 15 dengan takaran 150 kg / rol mulsa plastik hitam perak.

Lakukan pengadukan bedengan secara merata agar pupuk yang telah diberikan tercampur rata dengan tanah. Selanjutnya pasang mulsa hitam perak. Buat lubang tanam pada mulsa tersebut. Berikan jarak tanam yang ideal dengan ukuran 70 x 70 cm pada musim penghujan dan 60 x 60 cm pada musim kemarau.

Pasang ajir. Pemasangan ajir ini dimaksudkan agar tanaman tumbuh tegak serta kelembabannya tetap terjaga.Untuk menguatkan ajir, setiap 4 ajir dan ajir yang terletak di pinggir bisa dipasang penguat dengan membentuk sudut 45 derajat.

  1. Pembibitan dan Penanaman Tomat Corona

Dengan menggunakan benih Corona, serangan hama, virus, dan penyakit bisa diminimalisir. Kualitas dan produktivitas Corona sangat bisa diandalkan. Siapkan rumah pembibitan untuk melakukan proses pembibitan tomat Corona.

Setelah itu siapkan media semai dengan beberapa komposisi seperti 150 gram NPK, 20 liter tanah, dan 10 liter pupuk kandang. Campuran media semai tersebut lalu dimasukkan ke dalam polybag semai.

Sebelum proses penyemaian benih, rendam benih terlebih dahulu dalam larutan fungisida sistemik berbahan aktif metalaksil atau simokanil dengan dosis takaran ½ dosis terendah dari yang dianjurkan pada kemasan selama kurang lebih 6 jam. Setelah direndam, lalu semai benih pada media semai.

Proses percepatan perkecambahan benih bisa dengan menutup kain goni pada permukaan media semai dan selalu jaga dalam keadaan lembab. Apabila benih telah berkecambah maka penutup permukaan sudah bisa dibuka. Setelah itu gunakan plastik transparan sebagai sungkup benih.

Sungkup dibuka mulai pukul 7 – 9 pagi dan pukul 15 – 17 sore. Jika sungkup telah berumur sekitar 5 hari menjelang tanam maka sungkup harus dibuka penuh untuk menguatkan tanaman. Setelah itu lakukan penyiraman, namun jangan terlalu basah. Lakukan penyiraman tiap pagi hari.

Berikan juga penyemprotan fungisida yang berbahan aktif imidakloprid dan simoksanil jika sudah berumur 10 hari setelah semai dengan dosis ½ dosis terendah. Jika bibit tomat telah berdaun 4 helai maka sudah siap dipindah ke lahan tanam.

  1. Pemeliharaan

Untuk pemeliharaan, bisa dengan melakukan penyiraman dan penyiangan dan pembumbungan. Penyiraman bisa dilakukan jika tidak turun hujan. Sementara untuk penyiangan dan pembumbungan dilakukan bersamaan dengan waktu pemupukan kedua yaitu pada 4 minggu setelah tanam.

Selain itu, pemeliharaan budidaya tomat diantaranya yaitu :

  • Penyulaman

Penyulaman dilakukan sampai dengan tanaman tomat berumur 2 minggu. Tanaman tomat Corona jika sudah terlalu tua apabila masih terus disulam akan membuat pertumbuhannya menjadi tak seragam.

  • Perempelan dan Pengikatan Tanaman

Perempelan tunas samping tanaman tomat harus dilakukan pada semua cabang hingga menjadi cabang utama. Jadi diatas cabang utama, cabang yang dipelihara merupakan cabang produktif.

Perempelan bawah cabang utama memiliki maksud untuk memacu pertumbuhan vegetatif tanaman agar tanaman tumbuh sehat dan kekar. Fungsi lainnya yaitu dapat menjaga tingkat kelembaban tanaman tomat setelah tumbuh dewasa.

Sementara perempelan tunas bawah cabang produktif memiliki maksud agar produksi menjadi optimal dan kelembaban tetap terjaga.

Waktu perempelan daun tanaman tomat di bawah cabang utama paling baik adalah saat tajuk tanaman menutupi seluruh daun bagian bawah secara sempurna.

Saat musim seperti ini (musim hujan) merupakan saat yang mudah bagi hama dan penyakit untuk menyerang tomat. Daun tua yang terserang hama dan penyakit juga harus dilakukan perempelan agar tidak menyebar.

  • Sanitasi Lahan dan Pengairan

Pengairan perlu diberikan secara terukur dan sesuai. Untuk penggenangan jangan terlalu tinggi, usahakan penggenangan hanya 1/3 dari tinggi bedengan.

Cakupan dari sanitasi lahan budidaya tomat diantaranya yaitu berupa pemangkasan daun, pencabutan tanaman yang terserang hama dan penyakit, pengendalian air saat musim hujan, dan pengendalian gulma / rumput liar.

  • Pemupukan Susulan

Untuk pemupukan susulan budidaya tomat bisa dilakukan pada 15 hst, 25 hst, dan 35 hst. Berikan pupuk NPK 16-16-16 dengan takaran dosis 3 kg dan dilarutkan 200 liter air. Untuk 1000 tanaman tomat berikan pemupukan dengan dosis 200 ml.

Berikan pemupukan lagi pupuk daun kandungan Nitrogen tinggi saat tomat berumur 7 hst dan 24 hst. Sementara pemupukan pupuk daun dengan kandungan kalium, mikro tinggi dan fosfat diberikan saat tanaman berumur 20 hst, 30 hst, dan 45 hst. Sesuaikan dosis pemupukan dengan petunjuk di kemasan.

  1. Pengendalian Hama dan Penyakit

Hama dan penyakit tanaman tomat diantaranya yaitu :

  • Kutu daun hijau

Hama kutu daun hijau (Aphis sp.) merupakan salah satu vector pembawa virus untuk tanaman tomat. Hama ini berukuran sangat kecil yakni sebesar 2 mm da nada yang bersayap serta tidak bersayap.

Gejala dari serangan hama ini bervariasi. Pada daun yang terserang hama ini, dapat terlihat gejala seperti daun menyempit, keriting, kerdil, dan bentuknya melengkung ke bawah.

Untuk mengatasi hama ini, bisa dengan melakukan penyemprotan insektisida dan penggunaan mulsa plastik perak karena kutu hijau daun tidak menyukai pancaran sinar matahari.

  • Lalat buah

Lalat buah (Bactrocera sp.) merupakan spesies lalat yang memakan buah sehingga sangat mengganggu perkembangan tanaman. Lalat buah memeiliki sayap transparan berwarna kehitaman hingga kehijauan. Panjang badannya sekitar 8 mm.

Belatung lalat buah biasanya terletak di dalam daging buah. Warnanya putih saat masih muda dan menjadi kekuningan saat dewasa dengan panjang sekitar 1 cm.

Jika buah tomat terserang, maka jika dibuka di dalamnya akan menjadi busuk dan banyak terdapat belatung.

Untuk mengendalikan hama ini, bisa dengan cara menggunakan perangkap untuk lalat jantan, penyiangan gulma / rumput liar dan memetik buah tomat yang telah terserang lalu membakarnya.

  • Layu fusarium

Penyakit layu fusarium disebabkan oleh cendawan / jamur Fusarium oxysporum. Cendawan ini biasanya menyerang akar dan kemudian menyebar ke seluruh bagian tanaman. Pada akhirnya tanaman tomat yang terserang penyakit ini akan layu dan mati.

Jika jaringan pembuluh sudah terserang, maka jaringan pembuluh tersebut akhirnya berwarna coklat dan menghambat penyaluran air pada daun. Dengan terhambatnya aliran air ini maka daun dan batang akan layu akibat kekurangan air.

Akibat penyakit layu fusarium ini, tanaman menjadi layu. Di awal pada malam harinya biasanya tanaman terlihat segar. Dan esoknya saat ada sinar matahari tanaman akan menjadi layu. Begitu terus prosesnya hingga lama – lama tanaman akan mati akhirnya.

Untuk mengatasi serangan penyakit layu fusarium ini, bisa dengan menggunakan mulsa plastik agar jamur dalam tanah tidak berkembang. Bisa juga dengan menggunakan benih tomat tahan virus seperti Corona F1

  • Ulat buah

Hama ini memiliki nama latin Heliothis armigera / Helicoverpa armigera. Ulat buah biasanya sering menyerang buah, daun, dan bunga tomat. Lubang yang dibuat pada buah tomat dari ulat buah biasanya banyak tergantung dari berpindah – pindahnya haa ini. Buah yang telah berlubang ini lama – lama akan membusuk.

Ulat buah memiliki warna yang bervariasi. Warna – warna tersebut diantaranya yaitu hijau, coklat, hijau kekuningan, dll. Di bagian samping biasanya terdapat garis bergelombang dengan warna yang cerah.

Bentuk ngengatnya memiliki warna sayap bagian luar berwarna coklat dan di bagian dalam berwarna putih. Serta memiliki panjang tubuh sekitar 2 cm.

Cara pengendaliannya bisa dengan mengambilnya secara manual, baik ulat maupun telur – telurnya lalu dibakar. Selain itu bisa juga dengan menggunakan penyemprotan insektisida dan perangkap ultraviolet.

Baca Juga : Kandungan Gizi dan Manfaat dari Labu Air / Blonceng Bagi Tubuh

  • Ulat tanah

Hama ini sering menyerang tangkai daun dan pangkal batang tomat. Bagian yang terserang hama ini nantinya akan mudah patah dan akhirnya mati. Larva hama ini juga mampu menyerang permukaan daun pada saat tanaman masih muda. Hama ini akan intens menyerang tanaman tomat jika berada pada musim kemarau.

Hama ini memiliki tubuh dengan panjang kurang lebih 2 cm(sedikit lebih kecil dibandingkan hama ulat buah), dan berwarna coklat tua dengan garis di sampingnya.

Larva hama ini biasanya berkembang dan bersembunyi di bawah permukaan tanah (biasanya pada kedalaman 10 cm). Mereka baru akan muncul ke permukaan tanah pada malam hari dan mulai memakan dan merusak tanaman.

Cara pengendalian hama ulat tanah bisa dengan melakukan penyemprotan insektisida, memungutnya secara langsung pada sore atau malam hari dan juga melakukan pengolahan tanah terlebih dahulu untuk menghalau perkembangan hama ini.

  • Busuk daun

Penyakit busuk daun biasanya sering menyerang tanaman tomat di daerah dataran tinggi. Gejala penyakit ini dapat terlihat dari bercak berwarna coklat hingga hitam. Dari yang awalnya menyerang ujung dan sisi daun, lalu kemudian meluas ke seluruh permukaan hingga tangkai daun.

Tanaman yang sudah terserang hama dan penyakit ini harus segera dicabut dan dibakar agar tidak menyebar ke tanaman lain. Untuk mengatasi berkembangnya penyakit ini salah satunya bisa dengan menyemprotkan fungisida.

  • Bercak bakteri

Penyakit ini disebabkan oleh bakteri bernama Xanthomonas vesicatoria. Bercak bakteri seringkali menyerang banyak bagian tubuh tomat seperti batang, daun dan buah. Bagian tanaman yang terserang penyakit ini memiliki beberapa gejala.

Contohnya pada bagian buah akan terlihat bercak berair yang pada akhirnya akan berubah menjadi bercak bergabus. Pada bagian batang akan terlihat kerang yang memanjang berwarna abu – abu. Sedangkan pada daun akan terlihat kering dan keriting.

Untuk mengendalikan penyakit ini, salah satu cara yang bisa digunakan yaitu dengan melakukan penyemprotan. Penyemprotan bisa menggunakan bakterisida dengan kandungan antibiotik dan sesuai dengan aturan petunjuk penggunaan.

Selain dengan cara penyemprotan, cara yang bisa digunakan selain itu yaitu dengan memilih benih tomat unggul dan tahan virus seperti Corona F1 dan melakukan pencabutan dan pembakaran tanaman yang telah terserang penyakit bercak bakteri agar tidak menyebar.

  • Busuk buah

Penyakit busuk buah merupakan penyakit yang diakibatkan jamur / cendawan Thanatephorus cucumeris. Buah tomat yang terserang pemyakit memiliki gejala – gejala seperti memiliki bercak kecil coklat lalu membesar, bagian tengahnya retak dan cekung.

Selain akibat cendawan / jamur Thanatephorus cucumeris, penyakit busuk buah juga bisa diakibatkan cendawan / jamur Colletotrichum coccodes.

Gejala busuk buah akibat cendawan ini bisa dilihat dengan adanya bercak – bercak kecil berair, cekung dan membulat. Selain itu pada pangkal buah dekat dengan tangkai akan terdapat bercak berwarna ungu.

Untuk mengendalikan penyakit busuk buah bisa dengan menggunakan cara penyemprotan fungisida berbahan aktif kaptafol. Lakukan penyemprotan sesuai dengan dosis. Selain dengan penyemprotan, bisa juga dengan melakukan pencabutan dan pembakaran tanaman yang telah terserang agar tidak menyebar.

  1. Pemanenan

Pemanenan tomat Corona bisa dilakukan saat tanaman telah berumur 60 hari setelah tanam. Potensi hasil panen Corona bisa mencapai 60 ton / ha. Tomat bisa mulai dipanen jika warna buahnya telah berubah dari yang semula hijau berubah menjadi kekuningan dan merah.

Pemanenan paling baik dilakukan pada saat pagi atau sore hari saat cuaca cerah. Jika pemanenan dilakukan pada siang hari maka buah tomat akan mengalami pengauapan air. Penguapan tersebut akan mengakibatkan menurunnya daya simpan buah sehingga cepat layu dan akhirnya rusak.

Tomat yang bagus memiliki ciri – ciri seperti :

  • Memiliki aroma menyegarkan
  • Berbentuk bagus (tidak memiliki retak, memar dan tanpa lekuk)
  • Berwarna merah menyala dan berbentuk bulat
  • Memiliki kulit yang kencang dan tidak lembek

Baca Juga : Melon Kuning Alisha Tahan Virus

Belanja Online Benih Tomat Corona F1 Murah dan Lengkap di LMGA AGRO

belanja, online, benih, tomat, corona, f1, murah, lengkap, online, lmga agro

Belanja Online dan Jual Benih Tomat Corona F1 murah dan lengkap hanya di LMGA AGRO. LMGA AGRO adalah supplier, reseller,distributor, dan agen pertanian yang menyediakan dan jual benih tomat Corona F1 cap Kapal Terbang berkualitas.

LMGA AGRO menjalin kerjasama dengan berbagai perusahaan jasa pengiriman logistik Nasional terpercaya untuk mengirim pesanan Anda.  Mitra kami diantaranya yaitu JNE, JNT, Pos Indonesia, Tiki, KI8, Wahana, Indah Logistik, dll. Semua pesanan Anda dijamin pasti akan sampai ke alamat tujuan.

Toko Pertanian LMGA AGRO juga menyediakan layanan konsultasi pertanian untuk Anda semua.

Untuk pembaca semua yang tertarik berkonsultasi seputar pertanian atau ingin membeli produk kami seperti Jual Benih Tomat Corona F1 bisa langsung menghubungi LMGA AGRO melalui no. telepon 08125222117 WA/SMS LMGA AGRO (Khusus layanan WA/SMS) atau melalui 082141747141 (Khusus layanan Telepon).

Sekian artikel tentang Jual Benih Corona Tomat Unggul Dataran Rendah dan Menengah ini saya tulis dan sampaikan kepada Anda. Semoga artikel ini memberikan dampak dan manfaat positif untuk pembaca semua.

Jika masih ada beberapa hal yang masih kurang atau belum jelas bisa langsung menghubungi LMGA AGRO melalui no. telepon diatas. Salam sukses.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *