Profesi Petani dan Tantangan Sektor Pertanian di Masa Mendatang

profesi, petani, tantangan, sektor, bertani, bercocok tanam

Profesi Petani dan Tantangan Sektor Pertanian di Masa Mendatang. WA / SMS 08125222117 LMGA AGRO. LMGA AGRO merupakan toko pertanian online lengkap dan berkualitas di Indonesia.

LMGA AGRO jual dan menyediakan berbagai kebutuhan tani lengkap untuk petani dan toko pertanian di Indonesia. Produk pertanian yang kami jual diantaranya yaitu pupuk, zpt, pestisida, benih tanaman, alat pertanian, spare part alat pertanian, dll.

Pesanan produk yang Anda pesan pasti akan sampai ke alamat tujuan. Jaminan tersebut bisa Anda dapatkan karena kami telah bekerjasama dengan berbagai perusahaan jasa logistik terpercaya di Indonesia. Seperti JNE, JNT, KI8, Pos Indonesia, Wahana, Indah Logistik, Tiki, dll.

Profesi

Profesi atau pekerjaan adalah sebuah kata serapan dari bahasa Inggris yaitu “profess” yang memiliki arti janji untuk memenuhi kewajiban melakukan suatu tugas khusus secara tetap / permanen.

Sebuah profesi merupakan sebuah bentuk pekerjaan dimana membutuhkan penguasaan dan berbagai pelatihan terhadap suatu pengetahuan khusus.

Profesi biasanya membutuhkan berbagai pelatihan dan penguasaan terhadap pengetahuan khusus. Suatu profesi biasanya memiliki berbagai kode etik, proses sertifikasi serta lisensi, dan asosiasi profesi.

Contoh – contoh profesi yang banyak ada di Indonesia yaitu sopir, ojek online, pegawai negeri sipil, dan petani. Untuk profesi petani sendiri terbagi dari banyak jenis. Mulai dari petani bawang, melon, cabe, dll.

Profesi petani sendiri merupakan salah satu profesi yang sudah lama ada di dunia. Lalu bagaimana perkembangannya di masa mendatang ??

Profesi Petani

profesi, petani, indonesia, lmga agro, bertani, bercocok tanam

Profesi petani di Indonesia merupakan sebuah profesi yang mungkin bagi anak muda hanya dipandang sebelah mata. Bahkan presiden Indonesia Joko Widodo pernah menyindir lulusan pertanian yang banyak memilih bekerja di Bank ketimbang bekerja sebagai petani.

Beberapa Negara bahkan menjadikan profesi petani sebagai profesi utama penduduknya. Beberapa Negara itu diantaranya yaitu :

  1. Amerika Serikat

Menjadi petani di Amerika Serikat merupakan hal yang menjanjikan. Penggunaan teknologi di Negara ini tentu akan menambah tingkat kemakmuran profesi ini di Amerika Serikat

  1. Australia

Profesi petani di Australia merupakan sebuah profesi terpandang bagi masyarakat disana. Profesi petani memiliki reputasi bagus karena sektor perkebunan dan pertanian merupakan penyumbang pendapatan terbesar Negara Australia

  1. China

Masyarakat Negara tirai bambu memandang profesi petani sebagai profesi yang menjanjikan. Banyak sekali lulusan pertanian disana berebut menjadi petani. Profesi petani di Negara ini yang luar biasa menjadi salah satu alasan profesi ini sangat digandrungi.

Bahkan di tahun 2009 China masuk dalam daftar Negara di sektor pertanian no. 2 di dunia. Penghasilan petani disana bisa mencapai 9 juta rupiah per bulannya. Dan tentunya penghasilan tersebut akan meningkat setiap tahunnya dan membuat petani menjadi semakin makmur

  1. Jepang

Meskipun di Indonesia profesi petani dipandang sebelah mata dan biasa saja, di Jepang pandangan itu berbanding 180 derajat. Di Jepang profesi ini memiliki rata – rata penghasilan luar biasa yaitu sebesar 25 juta yen (sekitar 2 Milyar Rupiah).

Dengan penghasilan sebesar itu maka sektor ini membuat banyak anak muda disana ingin menjadi petani. Berbanding terbalik dengan kondisi di Indonesia dimana anak muda jarang sekali ingin menekuni profesi ini

  1. Belanda

Petani di Negara Belanda termasuk profesi cukup makmur. Hal tersebut terbukti dari ekspor sektor pertanian di Belanda berada pada peringkat no. 2 di dunia. Tidak mengherankan jika pendapatan petani di Negara ini sangat luar biasa.

Pendapatan petani di Negara ini bisa mencapai 14 juta rupiah per bulan. Hal tersebut ditunjang dengan penggunaan teknologi modern pada sistem pertaniannya. Tidak salah dengan banyaknya manfaat yang ditawarkan membuat profesi ini semakin banyak dilirik.

Baca Juga : Tomat TM Vista Tahan Virus Generasi Baru Tomat Dataran Tinggi

Dari data diatas tentu sudah terlihat sekali banyak perbedaannya dengan sektor pertanian di Negara kita. Banyak sekali penghambat yang bisa ditemui di Negara kita. Diantaranya yaitu :

  1. Pandangan Negatif

Pandangan negatif masyarakat membuat sektor pertanian dipandang sebelah mata. Bahkan anak – anak kecil di zaman sekarang jarang sekali ada yang ingin bercita – cita sebagai petani. Faktanya memang seperti itu, bukan ?? Mereka biasanya bercita – cita sebagai dokter, pemain bola, polisi, tentara, dll.

Dan pandangan tersebut nantinya akan terbawa di saat mereka dewasa sehingga mereka memilih untuk tidak bekerja / berkecimpung dalam sektor pertanian. Ditambah lagi image petani yang miskin dan tidak memiliki nilai bagi anak muda menjadikan profesi ini kekurangan daya tarik.

Berbeda sekali image – nya dengan pekerja kantoran terutama para pegawai negeri sipil dimana memiliki daya tarik kuat bagi anak muda untuk berlomba – lomba menjadi pns. Dari data yang dihimpun tahun 2015 menunjukkan bahwa anak muda masih banyak memiliki pandangan dan persepsi buruk terhadap pertanian.

Pandangan dan persepsi buruk tersebut tercipta dari buruknya tingkat kesejahteraan petani di mata mereka. Padahal jika mereka mencari tahu lebih banyak lagi mereka akan bisa tahu bahwa banyak juga orang – orang kaya di Indonesia yang berhasil dalam sektor pertanian.

Beberapa contohnya yaitu Chairul Tanjung, Eddy Kusnadi Ariaatmaja, dan Bachtiar Karim.

  1. Penghasilan yang rendah

Sektor pertanian menurut data BPS merupakan sektor dimana penghasilannya justru masuk dalam kategori rendah. Bahkan pendapatannya merupakan yang terendah dari semua sektor.

Minimnya kecocokan antara keahlian dan ketrampilan khusus yang dimiliki oleh tenaga kerja dengan kebutuhan di lapangan menjadikan ini sebagai suatu masalah tersendiri.

Sarjana pertanian misalnya, daripada memilih bekerja di bidang pertanian malah memilih bekerja di bidang lain seperti menjadi penyiar radio. Ketidakcocokan antara skill yang dimiliki dengan sektor itu akhirnya menyebabkan tenaga kerja dibayar dengan upah rendah.

Tantangan Pertanian di Masa Mendatang

Mengingat pentingnya pertanian bagi Indonesia, penting bagi pemerintah untuk selalu berusaha mengembangkan sektor ini di masa depan. Berbagai macam tantangan dan rintangan akan selalu siap untuk menghambat perkembangan sektor pertanian ini. Bahkan beberapa diantaranya bisa kita lihat hari ini.

Tantangan yang harus dihadapi tersebut contohnya seperti :

  1. Perubahan Iklim Global

Perubahan iklim global menjadi salah satu tantangan serius yang dihadapi di masa depan. Bahkan perubahan iklim global sendiri bisa terlihat dalam beberapa tahun terakhir. Contohnya saja mencairnya es / gletser di kutub utara.

Hal ini sangat berpengaruh terhadap perubahan iklim global secara keseluruhan. Ditambah lagi dengan beragam fenomena Badai El Nino dan La Nina dimana mampu mengakibatkan banjir dan kekeringan membuat perubahan iklim global tidak bisa dihindari.

Dampak paling serius dari perubahan iklim ini untuk pertanian yaitu perubahan waktu musim hujan dan musim kemarau sehingga petani tidak bisa menentukan masa tanam yang tepat. Bergesernya musim kemarau dan musim hujan tersebut membuat masa tanam menjadi lebih pendek dari tahun ke tahun.

Kemampuan petani sendiri kebanyakan belum bisa dan mengetahui penggunaan data – data dari perubahan iklim tersebut. Sehingga mereka belum mampu untuk memperkirakan masa tanam dan melakukan adaptasi terhadap perubahan iklim tersebut.

Untuk mengatasi / meminimalisir dampak dari perubahan iklim ini maka upaya yang harus dilakukan diantaranya yaitu pemberian pelatihan prakiraan iklim pada berbagai pihak baik petani, penyuluh pertanian serta petugas iklim dalam Sekolah Lapang Iklim.

Selain itu pembangunan sistem informasi tentang iklim dan penyesuaian pola serta kalender tanam yang sesuai juga diperlukan agar mampu memetakan wilayah dengan karakteristiknya masing – masing.

Penciptaan varietas unggul yang mampu beradaptasi dalam berbagai kondisi dan suhu dalam perubahan iklim juga sangat penting dalam meminimalisir dampak buruk dari perubahan iklim itu sendiri.

  1. Kualitas SDM Bidang Pertanian

Kualitas SDM pertanian yang rendah biasanya diakibatkan karena mereka merupakan lulusan di daerah pedesaan. Hal ini akan bisa manjadi masalah serius bila tak ditangani. Namun untungnya hal itu bisa diatasi dengan pendidikan non formal.

Pendidikan non formal merupakan sebuah jalur pendidikan di luar pendidikan formal dimana dapat dilaksanakan secara berjenjang. Pendidikan non formal yang bisa dilakukan yaitu kursus, pelatihan, demonstrasi pelatihan, dll.

Untuk memberikan pendidikan non formal yang baik kepada sdm pertanian maka diperlukan berbagai persiapan yang matang agar berjalan efektif.

  1. Regenerasi Petani di Masa Depan

Untuk membangun Negara Indonesia dan sektor pertaniannya di masa depan, maka regenerasi mutlak diperlukan. Bukan hanya untuk petani saja, tetapi untuk semua komponen pendukungnya juga.

Untuk mampu membangun pertanian yang baik di masa depan penggunaan inovasi dan teknologi perlu dilanjutkan dan dikembangkan mulai dari hulu hingga hilir sehingga akan menghasilkan peluang besar dalam terciptanya produk pertanian berkualitas tinggi.

Untuk daerah pedesaan, bisa dilakukan dengan cara :

  • Membangun dan memperbaiki sektor infrastruktur pertanian di pedesaan
  • Meningkatkan jumlah kapasitas dari generasi muda pertanian menjadi lebih baik
  • Mendorong Pemerintah mengeluarkan kebijakan dan regulasi di bidang pendidikan tentang pertanian serta perbaikan kurikulum dan sarana belajar mengajar

Baca Juga : Sukses Menanam Jagung Manis

Pentingnya profesi Petani untuk Indonesia

profesi, petani, tantangan, sektor, bertani, bercocok tanam

Profesi ini memang terlihat remeh bagi banyak orang. Namun sektor pertanian lah yang justru jadi penyumbang terbesar pendapatan negara kita. Karena itubahkan Presiden Joko Widodo pernah mengatakan bahwa profesi petani sangat penting bagi Indonesia.

Mereka memiliki peran vital sebagai ujung tombak ketahanan pangan Negara Indonesia. Kebutuhan pangan masyarakat bisa terpenuhi dengan bercocok tanam yang merupakan kegiatan sehari – hari petani. Maka tidak salah jika memang profesi ini dianggap sangat memegang peranan penting oleh Presiden.

Menurutnya lagi, profesi petani akan menentukan keberlangsungan masa depan Indonesia. Karena hal itu, pemerintah memberikan perhatian besar terhadap profesi petani agar mereka sejahtera dan hasilnya nanti masa depan Negara akan terjaga.

Untuk dapat menunjang hal tersebut, Pemerintah memberikan dorongan untuk membentuk sebuah kelompok tani (poktan) dan gabungan kelompok tani (gapoktan). 2 kelompok ini nantinya harus digabung lagi menjadi suatu kelompok lebih besar agar memberikan keuntungan ekonomis kepada petani.

Pemanfaatan kelompok besar ini nantinya ke depan harus bisa dikelola seperti sebuah perusahaan korporasi. Dengan makin besarnya kelompok tersebut maka para anggota akan terjamin kesejahteraannya dengan melakukan berbagai macam hal.

Kegiatan rutinitas petani yang dilakukan secara individual harus dihilangkan mengingat telah lama berlangsung. Petani harus berinovasi dengan menjadikan suatu kelompok besar sebagai wadah para petani sehingga lebih terorganisir dan penghasilannya akan meningkat.

Untuk mampu meningkatkan penghasilan tentu juga harus dibarengi dengan strategi pemasaran hasil pertanian yang baik. Dengan pemasaran produk pertanian yang baik maka keuntungan penjualan yang didapatkan akan mampu mencukupi petani.

Contoh bentuk strategi pemasaran yang baik yaitu salah satunya dengan dipasarkan secara online. Namun hasil pertanian yang dipasarkan harus dikemas terlebih dahulu agar memberikan nilai tambah dalam penjualan online.

Dalam perjalanan menekuni profesi petani tentu harus selalu menemukan jalan keluar atas masalah yang dihadapi. Ditambah dengan berbagai masalah dan tantangan di masa depan maka petani harus bisa menemukan solusi terbaik dari semua masalah tersebut.

Contoh Profesi Petani Dan Masalah Yang Dihadapi

Banyak sekali profesi petani di Indonesia. Mulai dari petani sayur dan buah. Beberapa yang paling banyak ditemui yaitu :

  • Petani Padi

Padi adalah sumber makanan utama masyarakat Indonesia. Petani padi merupakan profesi yang banyak terdapat di Indonesia mengingat besarnya produksi padi di Negara ini. Walaupun merupakan tanaman yang banyak dibudidayakan namun kendala dalam budidayanya tetap akan selalu ada.

Beberapa kendala yang dihadapi dalam budidaya padi seperti gagal panen, rendahnya produksi padi, serta serangan hama dan penyakit. Serangan hama dan penyakit tersebut contohnya seperti serangan hama keong mas, tikus, burung pipit, penyakit bercak daun, busuk batang, fusarium, dll.

Untuk mengatasi hal tersebut tentunya harus diimbangi dengan penggunaan pestisida yang tepat dan akurat penggunaannya.

  • Petani Jagung

Jagung adalah salah satu makanan pokok di Indonesia. Maka tidak mengherankan jika banyak petani yang membudidayakan tanaman jagung. Selain merupakan salah satu makanan pokok, pertimbangan lain untuk menanamnya adalah sangat mudah untuk ditanam.

Tanaman jagung bisa tumbuh di berbagai macam tanah. Namun untuk mampu menumbuhkannya dengan baik jagung membutuhkan tingkat kadar air tidak terlalu banyak ditambah dengan sinar matahari yang cukup.

Kandungan nutrisi utama di dalam jagung adalah karbohidrat. Dan jagung ini sudah menjadi sumber pangan pokok di berbagai Negara, seperti Amerika Serikat, Negara – Negara di Amerika Tengah dan juga Amerika Selatan.

Beberapa kendala dalam melakukan budidaya jagung diantaranya yaitu menurunnya tingkat produksi akibat serangan hama dan penyakit. Hama dan penyakit tanaman jagung yaitu ulat tanah, ulat grayak, penyakit busuk tongkol, bulai, kutu daun, dll. Untuk mengatasi hal tersebut bisa menggunakan pestisida dengan pemberian dosis yang sesuai.

  • Petani Kedelai

Kedelai merupakan salah satu tanaman palawija yang banyak dibudidayakan. Produk olahan dapat kita temui dalam kehidupan sehari – hari, seperti tahu, tempe, kecap dan susu kedelai. Perannya tersebut menjadikan kedelai merupakan salah satu komponen penting sebagai komoditi bahan pangan Nasional.

Budidaya kedelai oleh petani kedelai bisa ditemui di banyak daerah, seperti Jogjakarta, Jawa Tengah, Jawa Timur, Aceh, Sulawesi Selatan, dll. Tak mengherankan jika komoditi kedelai memiliki nilai jual cukup baik di pasaran.

Namun meskipun begitu produksi kedelai dalam negeri masih belum bisa mencukupi kebutuhan dalam negeri sehingga membuat Pemerintah mengimpor kedelai dari Negara lain.

Karena itu sudah menjadi tugas petani kedelai dan Pemerintah serta instansi terkait untuk meningkatkan tingkat produksi kedelai agar mampu mencukupi kebutuhan dalam negeri.

Tentu dalam proses budidayanya petani kedelai akan menemui kendala. Contohnya seperti harga bibit yang mahal, biaya pemeliharaan yang tidak sedikit serta ditambah dengan rentannya kedelai terhadap serangan hama dan penyakit.

Untuk mengatasi hal tersebut, banyak persiapan yang perlu dilakukan. Seperti menyiapkan benih kedelai yang baik, mesin perontok kedelai serta pemupukan teratur. Sehingga nantinya kedelai akan tumbuh sempurna dan hasilnya berkualitas bagus.

Dari beberapa contoh di atas, bisa diperoleh kesimpulan bahwa petani memerlukan berbagai sarana dan prasarana pendukung agar mampu mengoptimalkan hasilnya.

Baca Juga : Jual Benih Cabe Merah Keriting Phoenix 55 F1 Hibrida

Belanja Online Kebutuhan Bertani Murah Lengkap di LMGA AGRO

belanja, online, kebutuhan, murah, harga, harga murah

Belanja Online Kebutuhan Bertani murah dan lengkap di LMGA AGRO. LMGA AGRO jual berbagai macam sarana dan prasarana pertanian seperti benih tanaman, zpt, pestisida, pupuk, alat pertanian, spare part alat pertanian, dll.

LMGA AGRO bekerja salam dengan jasa pengiriman logistik berkualitas dan terpercaya di Indonesia untuk mengantar pesanan Anda seperti JNE, JNT, Tiki, Pos Indonesia, Wahana, Indah Logistik, KI8, dll. Kami memberi jaminan semua pesanan pasti akan sampai ke alamat tujuan.

LMGA AGRO juga melayani layanan konsultasi pertanian untuk Anda. Jadi untuk Anda yang ingin membeli produk atau bekonsultasi dengan kami bisa langsung menghubungi LMGA AGRO melalui CP. 082141747141 (Khusus Layanan Telepon) atau melalui 08125222117 (Khusus Layanan WA/SMS).

Sekian artikel tentang Profesi Petani dan Tantangan Sektor Pertanian di Masa Mendatang ini saya tulis dan sampaikan kepada Anda. Semoga pembaca semua bisa mengambil manfaat dari artikel ini. Apabila masih ada hal – hal yang kurang jelas Anda bisa langsung saja menghubungi kami melalui no. telepon diatas. Salam sukses.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *