Cara tanam cabe dalam Pot dan Hidroponik. Hubungi bapak Budi 082141747141 (telepon) dan 08125222117 (SMS/WA), jual benih cabe hibrida serta unggul harga murah hingga diskon.
LMGA Agro juga melayani gratis konsultasi cara tanam cabe dan tanaman buah dan sayur lainnya.
Cabe merupakan salah satu komoditi sayuran yang sangat penting dan banyak oleh masyarakat butuhkan.
Cabe memiliki banyak manfaat bagi kesehatan kita karena kandungan gizinya lengkap.
Segera beli!! Benih cabe terbaik harga murah hingga diskon lewat toko pertanian Lmga Agro. Kami siap kirim ke seluruh Indonesia dengan jaminan barang pasti datang.
Cara tanam cabe tidaklah sulit asalkan memenuhi kebutuhan dari syarat tumbuh tanaman cabe itu sendiri.
Cara tanam cabe umumnya petani tanam pada areal lahan yang luas. Namun karena kebutuhan yang sangat tinggi, sekarang mulai marak cara tanam cabe pada pekarangan rumah yang tidak terlalu luas.
Penggunaan cara ini juga untuk mensiasati langkanya cabe atau harga cabe yang tinggi. Rev. 03/07/23.
Bagi penggemar makan cabe, pasti ingin mengetahui bagaimana cara tanam cabe yang baik dan benar.
Indonesia memiliki beberapa jenis cabe seperti cabe rawit dan cabe besar. Ada juga cabe kanthur, cabe keriting, cabe Jalapeno, cabe gendot dan paprika.
Namun jenis cabe yang selalu petani cari adalah cabe rawit/cabai kecil dan cabe merah besar.
Benih Cabe Besar Hibrida Kokoh, Bebas Penykit
-
Benih Cabe Besar Hibrida F1 OR Beautiful 497 produk Oriental Seed.
-
Produk Benih Cabe Besar Arimbi 85 produk Cap Kapal Terbang.
-
Benih Cabe Besar Colombus produk Cap Kapal Terbang.
-
Produk Benih Cabe Besar Napoli produk Eston Seed.
-
Benih Cabe Besar Baja produk Cap Panah Merah.
-
Produk Benih Cabe Besar Panex 100 produk Panah Merah.
-
Benih Cabe Besar Imperial produk Cap Kapal Terbang.
-
Produk Benih Cabe Besar Imola produk Eston Seed.
-
Benih Cabe Besar TM Scarlet produk Tani Murni.
-
Produk Benih Cabe Besar Gada produk Cap Panah Merah.
-
Benih Cabe Besar Namphrae produk Known-You Seed.
-
Produk Benih Cabe Besar Profit produk Cap Kapal Terbang.
-
Benih Cabe Besar Fanatic produk Nunghem.
-
Produk Benih Cabe Besar Elegance produk Cap Kapal Terbang.
-
Benih Cabe Besar Gada MK produk Cap Panah Merah.
-
Produk Benih Cabe Besar Hot Beauty produk Known-You Seed.
-
Benih Cabe Besar Restu produk Cap Kapal Terbang.
-
Produk Benih Cabe Besar Horison produk Cap Kapal Terbang.
-
Benih Cabe Besar Arimbi produk Cap Kapal Terbang.
-
Produk Benih Cabe Besar Santa 32 produk Koreana Seed.
-
Benih Cabe Besar Pilar produk Cap Panah Merah.
Cabe Keriting F1 Bermutu Tinggi Dan Tahan Penyakit
-
Benih cabe keriting F1 Jacko 99 produk Tunas Agro Seed.
-
Benih cabe keriting F1 Hai-Lux produk Eston Seed.
-
Produk Benih cabe keriting F1 Jinawi produk Tunas Agro Seed.
-
Benih cabe keriting F1 Lentur Cap Panah Merah.
-
Produk Benih cabe keriting F1 Laju produk Cap Panah Merah.
-
Benih cabe keriting F1 Krida produk Cap Panah Merah.
-
Produk Benih cabe keriting F1 Laba produk Cap Panah Merah.
-
Benih cabe keriting F1 Red Kriss produk Takii Seed.
-
Produk Benih cabe keriting F1 Flash 750 produk Cap Kapal Terbang.
-
Benih cabe keriting F1 Rimbun 3 produk Cap Kapal Terbang.
-
Produk Benih cabe keriting F1 Lado produk Cap Panah Merah.
-
Benih cabe keriting F1 Kiyo produk Mutiara Bumi.
-
Produk Benih cabe keriting F1 Yosi produk Global seed.
-
Benih cabe keriting F1 Kastilo produk Cap Panah Merah.
-
Produk Benih cabe keriting F1 TM 999 produk TM Seeds.
-
Benih cabe keriting F1 PM 999 produk Cap Panah Merah.
-
Produk Benih cabe keriting F1 Princess produk cap Kapal Terbang.
-
Benih cabe keriting F1 King Chili produk Koreana Seed.
-
Produk Benih cabe keriting F1 Moncer produk Seminis.
-
Benih cabe keriting F1 TM 007 produk Tani Murni.
-
Produk Benih cabe keriting F1 Jenggo produk Bintang Asia.
-
Benih cabe keriting F1 New Rodeo produk Koreana Seed.
-
Produk Benih cabe keriting F1 INKO 99 produk Inko Seed.
-
Benih cabe keriting F1 Djitu produk Matahari Seed.
-
Produk Benih cabe keriting F1 RD Skin produk AMS Seed.
-
Benih cabe keriting F1 Red Sabel produk Takii Seed Jepang.
-
Produk Benih cabe keriting F1 Kribo produk Cap Sebelas.
-
Benih cabe keriting F1 Very Well produk Tunas Agro Seed.
-
Produk Benih cabe keriting F1 Kitaro produk Royal Agro Seed.
-
Benih cabe keriting F1 BCA 99 produk Bintang Asia.
-
Produk Benih cabe keriting F1 Tropical Wonder produk Koreana Seed.
Benih Cabe Rawit F1 Tahan Antraknosa
-
Benih Cabe rawit F1 Mhanu Prayit produk Halbanero.
-
Produk Benih Cabe rawit F1 Shypoon produk Halbanero.
-
Benih Cabe rawit F1 Rawita produk Cap Panah Merah.
-
Produk Benih Cabe rawit F1 Pelita produk Cap Panah Merah.
-
Benih Cabe rawit F1 Maruti produk Benih Pertiwi.
-
Produk Benih Cabe rawit F1 Sonar produk Cap Kapal Terbang.
-
Benih Cabe rawit F1 Dewata produk Cap Panah Merah.
-
Produk Benih Cabe rawit F1 Raga 2 produk Cap Kapal Terbang.
-
Benih Cabe rawit F1 Nirmala produk Cap Panah merah.
-
Produk Benih Cabe rawit F1 Pelita produk Cap Panah Merah.
-
Benih Cabe rawit F1Centil produk Known-You Seed Taiwan.
-
Produk Benih Cabe rawit Unggul Vinoty produk Agrido Harta Mekar.
-
Benih Cabe rawit Unggul Bara produk Cap Panah Merah.
-
Produk Benih Cabe rawit Unggul Cakra Putih produk Cap Kapal Terbang.
-
Benih Cabe rawit Unggul Mahameru produk Cap Kapal Terbang.
-
Produk Benih Cabe rawit Unggul Taruna produk Cap Panah Merah.
-
Benih Cabe rawit Unggul Sret produk Bunga Citra Asia.
-
Produk Benih Cabe rawit Unggul Madun produk Mutiara bumi.
-
Benih Cabe rawit Unggul TM Rawit produk Tani Murni.
-
Produk Benih Cabe rawit Unggul Brenggala produk Aura Seed.
-
Benih Cabe rawit Unggul Natural produk Cap Sebelas.
-
Produk Benih Cabe rawit Unggul Mhanu produk Halbanero.
-
Benih Cabe rawit Unggul Super Sae produk Cap Sebelas.
Hidroponik Cabe Menggunakan Media Air
Cara tanam cabe hidroponik adalah cara tanam cabe yang memanfaatkan air sebagai media dan tidak menggunakan media tanah.
Yang penting untuk cara tanam cabe secara hidroponik adalah pemenuhan vitamin atau nutrisi untuk tanaman agar tanaman cabe tumbuh dengan baik dan berproduksi.
Media tanam dengan cara hidroponik bukan tidak menggunakan tanah sama sekali, namun tanah nanti petani campur dengan sekam, pupuk dan lain-lain.
Cara tanam cabe sistem hidroponik cocok untuk kondisi saat sumber airnya terbatas atau tidak banyak persediaan air.
Sistem hidroponik menjadi favorit karena perawatannya tidak merepotkan dan dapat dilakukan oleh ibu-ibu rumah tangga.
Biaya perawatannya juga tidak mahal sehingga cara tanam cabe sistem hidroponik dapat menjadi alternatif budidaya cabe terutama pada pekarangan rumah.
Sistem hidroponik cabe dapat pelaku usaha lakukan pada lahan yang terbatas atau kebun sendiri.
Harga cabe berpeluang mengalami fluktuasi, naik turun dan cukup mengagetkan.
Selain karena pengaruh cuaca, juga ulah industri besar maupun industri restoran/perhotelan.
Hal ini karena, pada musim hujan harga cabe cenderung tinggi karena musim hujan petani banyak tidak menanam cabe karena beresiko tinggi.
Atau banyak tanaman cabe yang gagal panen karena serangan hama/penyakit pada musim hujan.
Sedangkan ulah industri yang lebih dulu memesan cabe sebelum panen, sehingga saat panen tiba tidak banyak cabe yang beredar atau menjadi langka.
Hal inilah kadang yang membuat harga cabe menjadi naik melesat jauh.
Daripada kita kebingungan dengan harga cabe yang naik dan kelangkaan cabe.
Maka tidak ada salahnya bila kita mencoba cara tanam cabe pada pekarangan sendiri.
Pembibitan Untuk Cara Tanam Cabe Dalam Pot dan Hidroponik

Baik cara tanam cabe dalam pot menggunakan tanah maupun menggunakan sistem hidroponik, tetap melewati proses pembibitan cabe terlebih dahulu.
Media untuk menyemai benih cabe sama adalah menggunakan tanah yang tercampur dengan media lain seperti pupuk organik matang ( kompos/pupuk kandang ), sekam padi, serbuk gergaji dan lain-lain.
Pembibitan tanaman cabe bisa pelaku usaha lakukan dalam wadah polybag atau tray semai.
Polybag yang petani gunakan untuk menyemai adalah yang berukuran kecil. Sebelum petani gunakan, media tanah dan lain-lainnya harus petani ayak dulu hingga halus.
Tujuan pengayakan adalah agar medianya bersifat gembur sehingga benih mudah berkecambah dan akarnya mudah tumbuh bergerak aktif menyerap unsur hara dalam media.
Setelah proses pengayakan, campur media menjadi satu. Perbandingan tanah : pupuk organik ( kompos/pupuk ) adalah 1 : 1 atau 3 : 1.
Bila menggunakan sekam maka perbandingan tanah, sekam dan pupuk kandang adalah 2 : 1 : 1. Perbandingan tanah : sabut kelapa ( cocopeat ) : sekam adalah 1 : 1 : 1.
Setelah pengayakan, campur media hingga merata lalu masukkan pada polybag atau tray semai.
Letakkan pada tempat yang terlindung dari hujan dan sinar matahari langsung selama ± 1 minggu.
Kemudian taburkan benih pada polybag dan tutup dengan tanah tipis. Letakkan polybag semai pada lokasi yang minim sinar matahari langsung agar benih cepat berkecambah.
Atau dapat juga petani letakkan pada tempat tersendiri dan petani beri naungan.
Naungan pada cara tanam cabe terbuat dari plastik/jaring yang berfungsi melindungi bibit dari hama. Naungan dapat petani buka tutup.
Petani buka pada pagi hari dan petani tutup pada siang hari. Sore hari naungan kembali petani buka biasanya bila akan melakukan penyiraman.
Menjelang malam, tutup kembali naungan persemaian.
Perawatan Benih Cara Tanam Cabe Hingga Siap Tanam
Benih yang sudah petani tanam tadi, selanjutnya petani rawat dengan cara petani siram dengan air yang bersih.
Caranya dengan menggunakan alat semprot hingga benih berkecambah, sekitar 3 – 5 hari. Setelah lebih dari itu, dapat petani siram dengan menggunakan gayung atau gembor.
Lakukan juga secara intensif pengamatan agar bila ada tanaman yang sakit atau layu dapat petani ketahui dengan cepat.
Penyiraman cara tanam cabe dapat petani lakukan setiap hari atau bila tanah tampak kering.
Biasanya oleh petani, setelah benih berkecambah, bibit cabe tersebut dapat pelan-pelan mulai petani perkenalkan dengan sinar matahari langsung.
Setelah sekitar bibit berumur 4 minggu, bibit sudah cukup kuat untuk petani pindah ke media yang lebih kompleks dan mendapatkan sinar matahari langsung.
Baca Juga : Benih Cabe Rawit Mhanu Prayit F1 Potensi Hasil Tinggi
Cara Tanam Cabe Di Pot Atau Polybag
Beberapa yang perlu petani persiapkan untuk menanam bibit cabe pada wadah pot atau polybag adalah sebagai berikut :
-
Siapkan wadah pot atau polybag yang berdiameter 30 cm. Atau menggunakan ember bekas yang sudah petani bersihkan.
-
Siapkan media untuk menanam yaitu tanah, pupuk kandang dan sekam mentah dengan perbandingan 3 : 2 : 1.
-
Sebelum menggunakan media tanam, sebaiknya petani ayak dulu hingga gembur kemudian campur merata dan petani masukkan pot/polybag.
Siapkan media tanam yang baik untuk penanaman cara tanam cabe dalam pot yaitu campuran tanah gembur, pupuk kandang/kompos, sekam padi dan arang sekam.
Perbandingan 3 : 2 : 1 : 1. Media tanah dalam polybag cenderung lebih cepat padat, adanya arang sekam dapat mencegah tanah tidak mudah padat.
Campuran media tadi yang sudah petani siapkan selanjutnya aduk dan masukkan ke dalam pot/polybag.
Biarkan tanah dalam polybag tadi selama 7 hari, letakkan pada tempat yang teduh dan terhindar dari jatuhnya air hujan langsung.
Toko Pertanian Online LMGA Agro menyediakan dan jual polybag kualitas terbaik untuk kebutuhan budidaya tanaman cabe.
Selain itu, salah satu jenis polybag yang tersedia seperti ukuran polybag untuk menanam cabe rawit.
Tanaman Cabe Hidroponik Sederhana Dalam Pot

Untuk tanaman cabe hidroponik dalam pot, isi dasar dari wadah dengan sabut kelapa.
Kemudian isi dengan campuran serbuk gergaji + sabut kelapa + kerikil ( 1 : 1 : 1 ) dan campur secara merata.
Lalu pot petani biarkan selama 3 jam setelah itu tanam bibit cabe dalam pot.
Bagi yang belum terbiasa budidaya cabe mungkin cara tanam cabe secara hidroponik ini akan terasa sulit.
Karena menyediakan media tanam yang cukup kesulitan. Namun sekarang di toko-toko pertanian banyak tersedia media hidroponik instan.
Media hidroponik cara tanam cabe tersebut juga sudah pabrik buat khusus untuk tanaman buah seperti cabai.
Pemberian nutrisi pada hidroponik cabe petani lakukan dengan cara penyemprotan pupuk daun pada fase vegetatif.
Pupuk daun petani gunakan untuk memenuhi kebutuhan unsur mikro pada tanaman cabe. Penyemprotan petani lakukan seminggu sekali.
Memasuki fase generatif, pemberian nutrisi tanaman cara tanam cabe berupa pupuk buah seperti Gandasil A/B.
Toko pertanian juga menyediakan nutrisi tanaman khusus tanam hidroponik.
Penting untuk selalu melakukan pengamatan terutama mengontrol nutrisi agar selalu ada tersedia bagi tanaman.
Pengecekan tanaman juga dilakukan agar tanaman terbebas dari serangan hama dan penyakit.
Baca Juga : Budidaya Cabe Rawit Solusi Cara Memanfaatkan Pekarangan
Pemupukan Cabe yang Baik dan Tepat
Pemupukan cara tanam cabe adalah pemberian nutrisi atau unsur hara dalam tanah sebagai medianya.
Nantinya unsur hara tersebut akan tanaman serap melalui akarnya untuk menyalurkan keseluruh bagian tanaman.
Unsur hara yang tersedia harus dalam keadaan berimbang baik unsur makro maupun mikro.
Unsur hara yang tidak merusak lingkungan dan tanaman itu sendiri atau penanaman berikutnya.
Pemberian pupuk yang baik adalah pupuk organik. Namun kadangkala tanaman membutuhkan beberapa unsur tertentu dalam dosis banyak yang tidak dapat petani penuhi dari pemberian pupuk organik.
Sehingga perlunya keseimbangan pemberian pupuk organik dan an-organik/kimia.
Untuk media tanam cara tanam cabe dalam pot, penggunaan pupuk organik dapat bisa optimal petani berikan dan sangat baik untuk pertumbuhan tanaman kedepannya.
Karena penanaman dalam media yang terbatas dan hanya untuk satu tanaman saja sehingga tanaman jauh lebih subur dan baik pertumbuhannya.
Pemakaian pupuk organik cara tanam cabe seperti pupuk kandang, kompos, humus dan lain-lain akan bersifat alami, aman bagi lingkungan dan tidak merubah tekstur tanah.
Pemakaian pupuk organik menjadikan tanaman kita juga bersifat organik.
Pemupukan cabe yang petani tanam dalam pot sebaiknya menggunakan pupuk yang cepat larut seperti pupuk NPK.
Pemupukan yang baik adalah pemberian pupuk organik dan pupuk kimia.
Cara pemupukan cabe rawit dalam polybag juga bisa petani konsultasikan lebih lanjut pada Toko Pertanian Online LMGA Agro secara gratis.
Selain itu, pelaku usaha juga bisa berkonsultasi mengenai waktu pemupukan cabe rawit setelah tanam hingga cara tahapan pemupukan cabe rawit dalam polybag.
Jasa konsultasi pertanian LMGA Agro juga bisa petani manfaatkan untuk berkonsultasi mengenai penggunaan pupuk untuk cabe baru tanam yang tepat.
Selain itu, petani dan pelaku usaha juga bisa berkonsultasi mengenai penempatan atau pemberian jarak tanam cabe polybag yang tepat.
Cara Menanam Bibit Cabe Dari Persemaian
Persiapan untuk pindah tanam bibit cara tanam cabe petani lakukan 1 minggu sebelum penanaman bibit ke pot/polybag yang lebih besar.
Setelah media tanam siap, lakukan pemindahan bibit pada sore hari.
Sebelum melakukan penanaman, siram tanah pada pot/polybag sampai basah. Lalu buat lubang tanam diatasnya.
Pindahkan bibit cabe ke media pembesaran menggunakan pot atau polybag ukuran besar secara hati-hati.
Jika bibit cabe petani tanam pada tray semai atau petakan semai, maka cabut bibit cabe perlahan-lahan dan segera tanam pada pot.
Masukkan bibit pada lubang tanam, lalu tutup pangkal bibit menggunakan tanah sambil petani tekan-tekan sedikit agar bibit tumbuh kokoh dan tidak mudah roboh.
Jika persemaian cara tanam cabe menggunakan polybag, cara menanam bibit yaitu dengan menyobek plastik polybag dan tekan tanahnya hingga hancur.
Bibit segera petani tanam beserta tanahnya. Lalu tutup atau beri naungan bibit yang baru petani tanam menggunakan daun/pelepah pisang.
Setelah hari ke-4 setelah semai, penutup/naungan dapat petani buka agar terkena sinar matahari.
Pemasangan ajir penting sekali dalam cara tanam cabe untuk menopang tegaknya tanaman cabe hingga dewasa nanti saat munculnya buah.
Pemasangan ajir petani lakukan segera mungkin, sekitar 2 – 3 hari setelah penanaman bibit pada pot besar.
Ajir pada cara tanam cabe petani buat dari bilah bambu panjang 124 cm dengan lebar 4 cm.
Dan sepanjang 25 cm nanti yang ditancapkan ketanah. Penancapan ajir saat tanaman masih kecil agar tidak mengenai dan melukai akar tanaman.
Bila tanaman sudah tinggi, petani ikatkan pada ajir menggunakan tali rafia atau tali salaran ( ada di Toko Online Pertanian LMGA Agro ).
Cara Pemberian Pupuk Cara Tanam Cabe Setelah Semai
-
Pemupukan susulan pertama saat tanaman cabe memasuki umur 15 – 20 hari. Taburkan ½ sendok makan pupuk NPK pada sekeliling pangkal batang, tidak langsung mengenai batangnya.
-
Pemupukan petani ulangi setiap 10 hari sekali dengan dosis sama. Sebelum pemberian pupuk, siram lebih dahulu media tanam. Tanah yang basah menyebabkan pupuk cepat terserap oleh akar.
-
Pemupukan petani lakukan pada pagi hari atau sore hari.
-
Tetap imbangi dengan memberi pupuk organik. Caranya yaitu dengan menaburkan 2 genggam pupuk organik pada media tanam. Pemberian pupuk kandang/kompos ini bergantian dengan pupuk NPK. Misalnya pemupukan pertama pupuk NPK, pemupukan kedua pupuk kandang, begitu seterusnya sampai panen.
-
Sebaiknya kurangi pemberian pupuk kimia terutama pupuk Nitrogen. Tetapi perbanyaklah pemberian pupuk organik, agar tanaman cabe kita dalam pot dapat berumur panjang, lebih awet dan berproduksi banyak.
-
Setiap seminggu sekali, semprotkan pupuk daun untuk memenuhi kebutuhan tanaman akan unsur mikro.
-
Pupuk daun atau pupuk mikro dapat juga petani berikan 2 minggu sekali, setelah pemberian pupuk makro.
-
Dosis pupuk daun tergantung jenis pupuk dan pemberian mengikuti petunjuk pada kemasan pupuk. Pemberian pupuk daun juga petani sesuaikan dengan fase pertumbuhan tanaman. Pada cara tanam cabe fase vegetatif, pupuk mikro petani pilih yang mendukung pertumbuhan vegetatif tanaman, misalnya Gandasil D atau Bast Foliar B.
-
Saat tanaman cabai hendak berbunga atau berbuah, pemberian pupuk yang mendukung pembungaan seperti Gandasil B.
Cara Pemangkasan / Perempelan Pada Tanaman Cabe
Dalam cara tanam cabe, proses pemangkasan tidak boleh petani lewatkan begitu saja.
Kegiatan ini sangat penting karena terdapat perbedaan yang menyolok antara cara tanam cabe tanpa pemangkasan atau dengan pemangkasan.
Dengan pemangkasan, dapat meningkatkan hasil pada cara tanam cabe karena merangsang munculnya bunga dan buah.
Pemangkasan bibit terbukti bila petani lakukan dapat meningkatkan produktivitas tanaman.
Bibit tanaman cabe yang masih muda memiliki tingkat regenerasi yang sangat tinggi. Sehingga apabila petani lakukan pemangkasan bibit, akan keluar cabang baru sebanyak 2 cabang.
Bila untuk selanjutnya petani lakukan perawatan yang baik dan rutin serta ketersediaan unsur hara bagi tanaman, maka 2 cabang yang baru tadi akan tumbuh menjadi 2 cabang yang kokoh dan menghasilkan lebih banyak buah.
Cara pemangkasan bibit cara tanam cabe antara lain :
-
Pemangkasan bibit terhadap bibit yang benar-benar muda, sekitar umur 8 hari.
-
Pemangkasan petani lakukan sepanjang 4 mm dari daun lembaga, yaitu daun yang pertama muncul.
-
Sisakan 2 daun lembaga.
-
Pemangkasan menggunakan alat pemotong kuku yang tajam, steril dan bersih.
-
Setelah melakukan pemangkasan, semprot dengan fungisida agar bekas pemotongan bibit tadi tidak terinfeksi jamur atau bakteri.
-
Setelah bibit muncul 5 helai daun sejati atau sekitar berumur 3 minggu, bibit siap petani tanam pada media yang lebih besar/kompleks.
Pemangkasan Pucuk Tanaman Cabe
Bila tidak melakukan pemangkasan bibit karena khawatir bibit yang masih kecil dan sangat muda sudah petani pangkas.
Maka ada cara lain untuk meningkatkan jumlah cabang tanaman. Yaitu cara tanam cabe melakukan pemangkasan pucuk tanaman.
Pemangkasan pucuk cara tanam cabe sudah banyak petani lakukan bahkan ibu-ibu yang menanam cabe pada halaman rumah.
Syarat melakukan pemangkasan pucuk ini adalah tanaman sudah memiliki percabangan yang banyak.
Umur tanaman yang petani pangkas telah berumur 1 bulan dan memiliki 8 – 10 daun.
Pangkas bagian pucuk tanaman sebanyak 2 – 3 helai daun pada pucuk tanaman. Kumpulkan dan bersihkan areal dari daun-daun hasil pangkasan.
Dan setelah petani lakukan pemangkasan, 2 minggu kemudian akan mulai tumbuh bakal cabang pada setiap ketiak daunnya.
Setiap selesai pemangkasan, lakukan penyemprotan menggunakan pestisida organik agar bekas luka pemangkasan tidak terinfeksi jamur dan bakteri.
Pemberian pupuk susulan cara tanam cabe berupa pupuk daun dapat mempercepat pertumbuhan cabang baru.
Juga imbangi pertumbuhan tanaman dengan pemberian pupuk organik yang dapat petani beli pada toko pertanian atau bisa kita buat sendiri.
Pupuk organik bisa berasal dari dedaunan ( pupuk kompos ) atau kotoran hewan ternak yang sudah difermentasi.
Baca Juga : Cabe Merah Pilar F1 Cap Panah Merah
Pemangkasan Tunas Samping, Bunga dan Daun Pada Cara Tanam Cabe
Pemangkasan terhadap tunas samping yang keluar pada ketiak daun. Tunas samping ini biasanya muncul sekitar 8 – 12 hst untuk penanaman cabai dataran rendah – sedang.
Dan sekitar 15 – 20 hst untuk cabai pada dataran tinggi. Pemangkasan/perempelan tunas bakal cabang ini menggunakan tangan kosong yang bersih.
Tujuannya agar tanaman menjadi kokoh sebelum memasuki fase pembungaan ( generatif ).
Pemangkasan bunga cara tanam cabe yang pertama keluar pada tanaman cabe dataran rendah – menengah.
Sedangkan tanaman cabe dataran tinggi, pemangkasan bunga petani lakukan sampai pada bunga ke-2 dan ke-3 tergantung dari kondisi tanaman.
Bila bunga cukup sehat , pemangkasan bunga pada cara tanam cabe dataran tinggi sampai pada bunga ke-2.
Namun bila tanaman kurus dan kurang sehat, pemangkasan bunga sampai bunga ke-3.
Tujuan pemangkasan bunga adalah untuk mengoptimalkan pertumbuhan vegetatif dengan cara menunda pembungaan.
Bunga yang petani rempel menyebabkan jumlah daun bertambah dan hasil fotosintesis cukup untuk memasuki fase generatif.
Setelah bunga petani pangkas, dalam waktu 7 – 14 hari setelahnya, terbentuk lagi bunga pada percabangan atasnya.
Dan bunga yang tumbuh tersebut harus petani pelihara karena tanaman cabe sudah cukup kuat memasuki fase pembuahan.
Pemangkasan Daun Cara Tanam Cabe
Pemangkasan daun yang ada di bawah cabang utama bila tajuk tanaman telah tumbuh optimal.
Dikatakan optimal bila tajuk tanaman yang satu dengan yang lain saling menutupi seluruh ruangan pertumbuhan.
Tajuk tanaman yang satu bertemu dengan tajuk yang lainnya baik dalam satu barisan maupun antar baris.
Pemangkasan daun cara tanam cabe petani lakukan pada umur minimal 75 hst ( cabe dataran rendah ) dan 90 hst ( cabe dataran tinggi ).
Daun-daun yang letaknya di bawah cabang harus petani pangkas karena sudah tua dan tidak produktif lagi.
Daun-daun tua yang petani biarkan saja dan tidak petani pangkas banyak menyerap zat makanan.
Tapi tidak menghasilkan energi bagi tanaman, malah justru dapat menjadi sarang penyakit.
Bagian daun yang terkena hama penyakit juga perlu petani pangkas agar tidak menularkan ke tanaman lainnya.
Daun-daun hasil pemangkasan harus petani singkirkan dari areal kebun dan petani musnahkan dengan cara dibakar, bukan dipendam dalam tanah.
Dengan cara petani musnahkan seperti itu, siklus hidup organisme pengganggu dapat diputus.
Pengendalian Hama dan Penyakit Cara Tanam Cabe
Cara tanam cabe menggunakan pot dan masih pada skala rumahan serta masih sekedar hobi, pemberantasan hama dan penyakit lebih baik petani lakukan secara manual.
Hama yang tampak berkeliaran petani pungut langsung atau bila sudah parah, tanaman yang terserang penyakit langsung petani cabut.
Pilihlah menggunakan pestisida bila serangan sudah hebat dan menggunakan bahan aktif yang relatif rendah dulu.
Banyak jenis pestisida yang bisa petani gunakan untuk memberantas hama-hama yang menyerang tanaman cabe.
Jenis pestisida yang ingin petani pilih dapat petani konsultasikan pada Toko Online Pertanian LMGA Agro.
1. Hama Thrips
Thrips salah satu hama penting budidaya cabe menyerang tanaman dengan menghisap cairan permukaan bawah daun ( terutama daun-daun muda ).
Gejala serangan adanya bercak kepera-perakan, daun yang terserang berubah warna menjadi coklat tembaga, mengeriting, keriput dan akhirnya mati.
Serangan yang berat menyebabkan daun, tunas atau pucuknya menggulung kedalam, akan muncul benjolan seperti tumor, pertumbuhan tanaman terhambat lalu menjadi kerdil. Bahkan pucuk tanaman menjadi mati.
Hama thrips merupakan vektor penyakit virus mozaik dan virus keriting. Cara tanam cabe pada musim kemarau, hama dapat berkembang dengan cepat dan populasi meningkat.
Sedangkan penanaman pada musim hujan, populasi thrips akan berkurang karena banyak thrips yang mati akibat tercuci air hujan.
Tanaman inang hama ini adalah cabai, bawang merah, bawang daun dan jenis bawang lainnya serta tomat.
Thrips juga dapat petani temukan pada tanaman tembakau, kopi, ubi jalar, waluh, bayam, kentang, kapas, tanaman famili Crusiferae, Crostalaria dan kacang-kacangan.
Untuk mencegah serangan lebih hebat atau semakin parah, beberapa usaha yang dapat kita lakukan antara lain :
-
Menggunakan tanaman perangkap thrips seperti kenikir kuning.
-
Memasang mulsa plastik hitam perak pada bedengan tanaman cabe.
-
Sanitasi lingkungan dan memangkas bagian tanaman ( daun ) yang terserang thrips.
2. Hama Lalat Buah
Lalat buah menyebabkan kerusakan pada buah cabe yang masih muda maupun buah yang sudah matang. Buah yang terserang akan membusuk lalu rontok.
Gejala awal adanya titik hitam pada pangkal buah disebabkan gerakan lalat buah dewasa yang memasukkan telurnya ke dalam buah cabe. Telur tersebut akan menetas dan berkembang di dalam buah.
Larva yang berada dalam buah akan menimbulkan kerusakan dari dalam, buah menjadi kuning pucat dan layu. Sehingga buah seperti ini tidak bisa dijual karena kualitasnya menurun.
Di musim hujan, serangan semakin berat karena bekas tusukan ovipositor serangga betina akan terkontaminasi oleh cendawan.
Akibatnya buah yang terserang lalat buah akan membusuk dan rontok jatuh ke tanah.
Usaha yang dapat petani lakukan agar serangan tidak menghebat adalah :
-
Memusnahkan buah yang terserang dengan cara dikumpulkan lalu dibakar di tempat yang agak jauh.
-
Untuk tanaman buah, lakukan usaha membungkus buah yang akan tumbuh membesar. Memasang perangkap atraktan methyl eugenol ( ME ).
3. Hama Kutu Kebul
Kutu kebul dewasa dan nimfa menyerang daun tanaman cabe dengan merusak sel-sel dan jaringan daun sehingga tampak bercak nekrotik pada daun.
Populasi kutu kebul yang tinggi serangannya dapat menghambat pertumbuhan tanaman.
Kutu kebul serangannya mengeluarkan embun muda dan menimbulkan datangnya jamur jelaga berwarna hitam dan menyerang berbagai stadia tanaman. Adanya embun jelaga dapat mengganggu proses fotosintesis pada daun.
Bila kondisi lingkungan menguntungkan, populasi kutu kebul meningkat karena memiliki tanaman inang yang cukup banyak.
Diantaranya adalah tanaman kentang, timun, melon, labu, terong, cabai, lettuce dan brokoli.
Selain menyerang dengan merusak bagian tanaman melalui isapan imago dan nimfanya, kutu kebul juga berperan sebagai hama vektor.
Tercatat ada 60 virus yang ditularkan kutu kebul,diantaranya adalah Gemini virus.
Baca Juga :Jual Bibit Cabe Rawit Bhaskara Umur Genjah
4. Kutu Daun Persik ( Myzus Persicae )
Berada dipermukan daun bagian bawah, menghisap cairan pada daun muda atau bagian lain yang masih muda juga.
Bagian tanaman yang terserang akan terdapat bercak-bercak. Daun menjadi keriting dan pada bagian tanaman yang terserang tampak kutu daun yang bergerombol.
Serangan yang berat menyebabkan daun berkerut, keriput, tumbuh kerdil, berwarna kekuningan, daun-daunnya terpelintir, menggulung menjadi layu dan mati.
Kutu daun mampu bertahan hidup pada hampir semua tanaman sehingga merupakan hama yang berbahaya. Tanaman inangnya sangat banyak.
Populasi hama meningkat pada cara tanam cabe musim kemarau sebaliknya akan menurun pada cara tanam cabe musim hujan.
Penyemprotan insektisida dapat mengendalikan hama ini bila populasi tinggi yaitu lebih dari 50% dari jumlah populasi yang ditanam baik tanaman muda, tanaman pindahan ataupun saat hampir panen.
5. Kutu Daun ( Aphididae )
Serangan berat Kutu Aphididae terjadi pada cara tanam cabe musim kemarau. Nimfa dan imago kutu Aphididae menyerang pucuk tanaman dan daun yang muda.
Daun yang diserang akan keriput, keriting sehingga pertumbuhan terhambat dan tanaman menjadi kerdil.
Hama kutu ini mengeluarkan cairan manis seperti madu, yang disebut embun madu. Adanya embun madu ini disukai semut dan cendawan jelaga. Keberadaan cendawan ini dapat menurunkan kualitas buah.
Kutu Aphid ini juga berperan sebagai vektor virus seperti virus Papaya Ringspot Virus, Watermelon Mosaic Virus dan Cucumber Misaic Virus ( CMV ).
Hama ini menyebar sangat luas meliputi daerah yang memiliki iklim tropis dan sedang.
Tanaman inang dari hama ini juga cukup banyak seperti tanaman dari family Legum, Solanaceae, Cucurbitaceae dan Asteraceae.
6. Hama Tungau
Hama tungau menyerang daun-daun yang muda dengan cara menghisap cairan tanaman hingga menyebabkan kerusakan terjadi perubahan bentuk menjadi abnormal ( daun menebal ).
Terjadi juga perubahan warna daun menjadi warna kecoklatan atau tembaga.
Daun menjadi kaku, melengkung ke bawah, menyusut dan keriting. tunas dan bunga berguguran.
Serangan berat terjadi pada cara tanam cabe musim kemarau dan biasanya bersamaan dengan serangan thrips dan kutu daun.
Usaha pengendalian yang dapat dilakukan antara lain : sanitasi dengan mengeradikasi bagian yang terserang lalu dibakar/dimusnahkan.
Memanfaatkan musuh alaminya dan pengendalian menggunakan akarisida yang tepat dan terdaftar Departemen Pertanian.
Penyakit Penting Cara Tanam Cabe
1. Layu Fusarium ( Fusarium Oxysporum )
Gejala tanaman yang terserang penyakit layu fusarium adalah kelayuan mulai dari bagian bawah, menguning dan menjalar ke atas yaitu ke ranting muda.
Bila infeksi berkembang, tanaman akan menjadi layu. Warna jaringan akar dan batang menjadi coklat.
Bagian yang terinfeksi tertutup hifa putih seperti kapas. Bila infeksi terjadi saat hampir panen atau pertumbuhan sudah maksimal maka tanaman masih dapat menghasilkan buah.
Namun bila serangan sudah mencapai batangnya maka buah cabe yang kecil akan berguguran.
Usaha pengendalian yang dapat dilakukan adalah sanitasi dengan mencabut dan memusnahkan tanaman yang terserang dengan cara dibakar.
Dianjurkan mengguankan Trichoderma spp. yang diaplikasikan saat pemupukan dasar pengolahan tanah. Penyemprotan fungisida sebagai alternatif terakhir.
2. Layu Bakteri Ralstonia ( Ralstonia solanacearum )
Gejala serangannya pada tanaman tua, layu yang pertama terjadi pada daun yang letaknya pada bagian bawah tanaman.
Sedangkan pada tanaman muda, gejala layu mulai kelihatan pada daun bagian atas tanaman.
Setelah beberapa hari tampak gejala layu, tiba-tiba terjadi layu dan seluruh daun menjadi layu permanen.
Sedangkan warna daun tetap hijau namun sedikit kekuningan. Jaringan vaskuler pada bagian bawah dan akar berwarna kecoklatan.
Bila batang atau akar yang terserang dipotong melintang lalu dicelupkan ke dalam air yang jernih maka keluar cairan keruh koloni bakteri melayang dalam air seperti kepulan asap.
Bila buah yang terinfeksi, warna buah menjadi kekuningan dan membusuk.
Penyebabnya adalah bakteri yang cepat berkembang bila ada luka mekanis. Penyakit cepat berkembang juga pada cara tanam cabe di musim hujan.
Bakteri ditularkan melalui tanah, benih, bibit, sisa-sisa tanaman, melalaui pengairan, oleh nematoda atau melalui alat-alat pertanian.
Bakteri ini dapat bertahan bertahun-tahun dalam tanah meskipun tidak aktif. Penyakit layu bakteri ini cepat meluas di dataran rendah.
Usaha yang dapat dilakukan antara lain : kultur teknis cara tanam cabe melakukan pergiliran tanam, menggunakan benih yang sehat dan sanitasi kebun yaitu memusnahkan tanaman yang sakit.
Penerapan Trichoderma spp dan penyemprotan bakterisida sebagai usaha terakhir.
Baca Juga : Jual Benih Cabe Rawit Dewata F1 Potensi Hasil Tinggi
3. Busuk Buah Antraknosa ( Collectrotichum gloespoiroides )

Gejala awalnya munculnya bercak yang agak mengkilap, sedikit terbenam dan berair, berwarna hitam, orange dan coklat.
Luka akibat infeksi tersebut akan semakin melebar dan berbentuk lingkaran konsentris yang diameternya 30 mm lebih.
Dalam waktu yang tidak lama, buah berubah warna menjadi coklat kehitaman dan membusuk.
Serangan hebat terjadi pada cara tanam cabe di musim hujan dan menyebabkan seluruh buah keriput dan mengering.
Warna kulit buah kekuningan. Menyukai menyerang buah baik yang masih muda maupun yang sudah tua.
Usaha pencegahan dan pengendalian adalah : dengan membersihkan lahan, menyingkirkan tanaman yang terserang.
Melakukan seleksi benih dan menggunakan benih yang tahan penyakit. Melakukan kultur teknis dengan melakukan pergiliran tanaman dan membuang buah yang terserang lalu dibakar.
4. Virus Kuning ( Gemini virus )
Gejala dimulai dari daun bagian pucuk menjadi warna kuning yang tegas, tulang daun menebal dan daun menggulung ke atas.
Infeksi lanjutan akibat virus Gemini adalah daun mengecil, berwarna kuning terang, tanaman kerdil dan tidak muncul buah.
Serangan virus ini sangat berbahaya karena mempengaruhi produksi buah.
Usaha yang dapat dilakukan adalah dengan mengendalikan hama vektornya yaitu kutu kebul.
Cara tanam cabe menggunakan benih cabe yang tahan virus, melakukan sanitasi lingkungan terutama terhadap gulma yang menjadi inangnya.
Melakukan pemupukan tambahan untuk meningkatkan daya tahan tanaman agar tetap berproduksi meskipun terkena virus.
Usaha yang lain adalah melakukan kultur teknis yaitu merendam benih, pemakaian mulsa plastik hitam perak dan menanam tanaman pembatas yaitu tanaman jagung.
5. Bercak Daun ( Cercospora sp.)
Menimbulkan kerusakan pada daun, batang dan akar. Gejala serangan mulai kelihatan saat muncul bercak bulat berwarna coklat pada daun dan kering.
Ukuran bercak sekitar 1 inchi. Bagian tengah bercak berwarna pucat sampai putih, bagian tepinya warna lebih tua. Bercak juga menyebabkan lubang-lubang.
Akibat penyakit ini kerugian ekonomi yang besar pada cara tanam cabe, daun menjadi layu dan rontok.
Penyakit bercak ini dapat menyerang bibit di persemaian namun lebih banyak pada tanaman tua.
Serangan yang berat menyebabkan habisnya daun semua tanaman cabai sehingga produksi buah menurun.
Kondisi lingkungan cara tanam cabe yang selalu hujan mempercepat berkembangnya dan menyebarnya penyakit ini.
Bila di musim kemarau dengan drainase yang baik, dapat menekan perkembangan penyakit bercak daun.
Usaha pengendaliannya dengan cara sanitasi kebun, memusnahkan tanaman dan sisa tanaman yang mati.
Juga menanam bibit yang sehat, lingkungan yang bebas tidak terkontaminasi patogen baik di persemaian maupun di lahan tetap.
Drainase yang baik, waktu tanam di musim kemarau yang baik dan melakukan pergiliran tanaman dengan tanaman bukan dari famili Solanaceae.
Panen Dan Pasca Cabai, Cara Tanam Cabe
Inilah saat yang ditunggu-tunggu dari semua rangkaian proses dalam cara tanam cabe, yaitu panen cabe.
Panen cabe caranya adalah dengan memetik buah cabe dan yang perlu diketahui bahwa pemetikan harus dilakukan dengan hati-hati, tidak asal memetik.
Permasalahan yang terjadi bila pemetikan dilakukan tidak hati-hati, adalah :
-
Dapat merusak bunga-bunga yang tumbuh pada ketiak daun.
-
Menghambat pertumbuhan tanaman secara keseluruhan.
-
Dapat menurunkan kualitas dari buah cabe pada panen berikutnya.
-
Merusak tunas-tunas baru yang merupakan calon tumbuhnya bunga.
-
Dapat mematikan buah-buah yang sedang pertumbuhan primer.
Cara panen tanaman cabe adalah dengan memetik buah beserta tangkainya, tujuannya agar cabe dapat bertahan lama saat penyimpanan.
Untuk buah cabai yang rusak, tetap dipanen agar tidak menularkan kepada tanaman dan buah yang lain. Cabe yang busuk dan rusak dipisahkan dengan cabe yang baik dan mulus.
Waktu panen cara tanam cabe yang baik adalah pada pagi hari karena, bobot buah dalam kondisi optimal akbat penimbunan zat mineral pada malam harinya.
Penguapan belum banyak terjadi bila panen dilakukan pagi hari sehingga cabe tidak mudah menyusut.
Pemetikan buah cabe jangan dicabut atau ditarik ke arah atas karena bunga-bunga yang ada dapat berguguran sebelum terjadinya penyerbukan bunga ( fertilisasi ).
Pemetikan cabe yang tepat adalah memutar/dipelintir searah jarum jam.
Pencabutan cabe yang berulang-ulang dapat menurunkan kualitas buah pada panen berikutnya dan rontoknya bunga-bunga.
Pemetikan diprioritaskan cabe yang sudah matang pohon, dan bila menginginkan panen muda maka pisahkan cabe yang sudah matang/tua dengan yang masih hijau.
Buah cabe dapat dipasarkan sesuai permintaan pembeli.
Untuk tanaman yang rimbun, kadangkala terdapat bunga yang saling berhimpit sehingga pemetikan dengan cara dipelintir searah jarum jam.
Tangan kanan memtik cabe, tangan kiri menahan ruas batang pohon agar bunga-bunga tidak rontok.
Baca Juga :Benih Cabe Shypoon Cabai Berangkai Halbanero
Pasca Panen Cabe
Buah cabe yang sudah dipanen saat sudah masak sempurna ( 100% ) maka harus segera dipasarkan agar kondisi buah cabe tetap segar.
Bila pemasaran letaknya cukup jauh, maka panen cabe dilakukan saat buah matang hijau.
Sebelum didistribusikan, cabe-cabe yang sudah dipanen harus melalui serangkaian proses sortasi, curing, pengemasan dan penyimpanan.
Sortasi adalah memisahkan antara buah cabe yang rusak, yaitu yang busuk, patah atau memar, dengan cabe yang baik, mulus dan cerah.
Melalui sortasi, pasca panen cabe dipisahkan berdasarkan tingkat kematangannya.
Curing dilakukan petani biasanya dengan cara menghamparkan cabe yang sudah dipanen di tempat yang sejuk.
Tujuannya untuk memaksimalkan pembentukan dan stabilnya warna buah cabe.
Pengemasan dilakukan untuk melindungi cabe dari kerusakan selama pengangkutan.
Kemasan diberi ventilasi atau yang berongga agar penguapan buah dapat berjalan lancar dan buah cabe tidak cepat busuk.
Pemasaran cabe biasanya dibawa menggunakan jaring lalu di bawa ke tempat grosir sayur dan buah.
Penyimpanan pada ruang penyimpanan yang bersuhu 8 – 12 °C dan kelembaban 90 – 95% dapat menjaga kesegaran buah cabe 3 – 8 hari.
Cara terbaik menyimpan cabe segar adalah penyimpanan dingin.
Suhu dingin dapat menekan tingkat perkembangan mikroorganisme dan terjadinya proses biokimia yang menurunkan kualitas cabe.
Daun pisang merupakan kemasan penyimpanan yang terbaik untuk menyimpan cabe merah segar.
Dibungkus daun pisang, nilai susut bobot buahnya rendah dan kestabilan pada kadar airnya, vitamin C, tekstur, warna dan aroma cabe.
Demikian artikel Cara Tanam Cabe Dalam Pot dari LMGA Agro.
Jual benih sayur dan buah ada di toko pertanian LMGA Agro, hubungi bapak Budi 082141747141 ( telp ) dan 08125222117 ( SMS/WA ).
Menerima konsultasi seputar cara tanam cabe dan tanaman lainnya.
Cara tanam Cabe, kami siap mengirimkan pesanan Anda mulai benih, pupuk, pestisida dan alat-alat pertanian kebutuhan Anda melalui jasa ekspedisi seperti JNE, JNT, POS, TIKI, KI8 dan lain-lain.
Semoga bermanfaat dan selamat mencoba.
