BENIH CABE RAWIT MHANU F1 PRAYIT POTENSI HASIL TINGGI

BENIH CABE RAWIT, CABE MHANU PRAYIT, CABE RAWIT PRAYIT, CABE PRAYIT HALBANERO
BENIH CABE RAWIT PRAYIT

WWW.LMGAAGRO.COM – Benih cabe rawit Mhanu adalah benih yang di keluarkan oleh CV Halbanero, memiliki potensi hasil yang tinggi. Berminat menanam benih cabe rawit Mhanu F1 Prayit hubungi toko pertanian online LMGA AGRO, Bapak Budi Telp. 082 141 747 141 dan SMS/WA 0812 5222 117. Perawatan tanaman ini pun tidaklah sulit. Dapat ditanam baik di dataran rendah maupun tinggi. Secara umum benih cabe rawit Mhanu merupakan tanaman yang  toleran terhadap penyakit layu bakteri. Potensi hasil benih cabe kecil Mhanu 10 ton/Ha. Kebutuhan benih 100 Gram / Ha.

Bagi pembaca yang berminat dengan benih cabe rawit Mhanu F1 Prayit maupun benih-benih cabe yang lain atau pun benih tanaman lain juga membutuhkan informasi lebih lanjut serta konsultasi pertanian seputar budidaya tanaman cabe bisa langsung menghubungi kami.  Untuk memperoleh benih cabe kecil,  tersedia dalam kemasan 10 Gram / Sachet.

Benih cabe rawit Mhanu menghasilkan tanaman yang tegak dengan ruas pendek dan buah lebat. Buah cabe berwarna putih gading saat muda dan akan menjadi merah mengkilat saat tua. Buah berukuran panjang 3 cm dengan diameter 0.3 cm dan dapat di panen pada umur 85 HST. Buah berasa pedas, potensi hasil yang tinggi dan memiliki adaptasi yang baik pada saat musim penghujan.

 BENIH CABE RAWIT MHANU

Benih cabe rawit Mhanu relatif baru dalam budidaya pertanian namun dipercaya memiliki potensi hasil yang memuaskan. Mengenai keunggulan benih cabe rawit Mhanu Prayit adalah sebagai berikut :

  1. Benih cabe rawit Mhanu Prayit memiliki kemampuan daya tumbuh 95% dengan kemurnian benih pada skala 98% dan pertumbuhan intermediate.

  2. Direkomendasikan untuk penanaman di dataran rendah hingga tinggi.

  3. Pemanenan cabe rawit Mhanu Prayit dilakukan pada umur 85 Hst, memiliki potensi hasil 17 ton/Ha dengan produksi 600-800 gr per tanaman.

  4. Benih cabe rawit Mhanu Prayit tahan terhadap penyakit antraknosa dan retak buah (cracking)

Buah cabe Mhanu Prayit tidak berbeda jauh dengan buah cabe varietas lain. Pada umumnya merupakan tanaman dengan tipe tumbuh tegak lurus, buah ramping, buah lebat dan seragam. Panjang buah cabe 6 – 7 cm dengan diameter buah cabe berkisar 0,9 – 1,3 cm. Berjenis cabe rawit berangkai, benih cabe Mhanu Prayit menghasilkan buah cabe 5-10 dari masing-masing cabang tanaman. Dan  ini lebih banyak dibandingkan dengan tanaman cabe rawit jenis lainnya. Cabe Mhanu Prayit  memiliki rasa yang pedas, warna hijau muda cerah pada saat muda dan merah orange pada saat tua.

BACA JUGA : CABAI KECIL MHANU

Benih cabe rawit Mhanu Prayit memiliki umur panen kisaran 85 Hari Setelah Tanam (HST). Untuk penggunaan pupuk organik atau pupuk kandang matang diberikan 4 kg/tanaman dan disarankan pengaplikasian agen hayati, Bio-dekompesor dan Bio-katalisator dapat meningkatkan hasil panen dan menguatkan daya tahan tanaman dari hama dan penyakit tanaman serta lingkungan yang kurang mendukung. Selain itu dapat juga mempanjang umur panen karena sifat tanaman yang intermediate.

PEMUPUKAN CABE RAWIT MHANU PRAYIT

Pemupukan tanaman dilakukan berimbang, dianjurkan menggunakan pupuk NPK 30-20-10 untuk 10-40 HST, NPK 10-20-30 untuk 40-80 HST dan NPK 16-16-16 untuk 90 HST. Penggunaan pestisida pada budidaya benih cabe Mhanu Prayit diperlukan dengan ketentuan sesuai kebutuhan. Apabila diamati terjadi gejala serangan segera diberikan pestisida dengan tepat waktu, tepat dosis dan benar caranya.

BENIH CABE RAWIT, CABE MHANU F1 PRAYIT, CABE RAWIT PRAYIT
CABE MHANU PRAYIT

Untuk mendapatkan hasil yang maksimal, benih cabe rawit Mhanu Prayit juga di tanam dengan memperhatikan teknik budidayanya yang baik dan benar.  Budidaya benih cabe rawit Mhanu Prayit yang tepat meliputi tahapan-tahapan proses tanam yang benar dan membutuhkan ketelitian dalam pemeliharaanya. Berikut ini tahapan-tahapan penanaman benih cabe rawit Mhanu Prayit.

PENANAMAN BENIH CABE RAWIT MHANU PRAYIT

PEMILIHAN BENIH CABE RAWIT MHANU PRAYIT

Benih cabe Mhanu Prayit  merupakan benih cabe rawit yang memiliki banyak keunggulan,  produk dari Halbanero Company yang berada di Kota Kediri, Jawa Timur, Indonesia. Untuk mendapatkan hasil panen yang maksimal haruslah diawali dengan pemilihan benih yang baik dan diyakini memiliki banyak keunggulan.

PEMBIBITAN DAN PENYEMAIAN BENIH CABE KECIL MHANU

Untuk persiapan awal menenam benih cabe rawit Mhanu adalah menyiapkan polibag ukuran 5 x 10 cm, lalu membuat media semai campuran antara tanah, kompos dan arang dengan perbandingan 1 : 1 : 1 dan aduk rata. Benih direndam air hangat terlebih dahulu selama 6 jam untuk merangsang pertumbuhan. Kemudian benih ditanam kedalam polibag sedalam 0,5 cm dan ditutup dengan media yang sudah disiapkan. Penyiraman dilakukan pagi sore, pertumbuhan benih terjadi 1-2 minggu setelah tanam dan apabila sudah muncul 5 helai daun atau sekitar 1,5 bulan bibit tanaman dipindah ke lahan.

PERSIAPAN LAHAN BENIH CABE RAWIT F1 PRAYIT

Persiapan lahan berupa pembajakan tanah sedalam 30-50 cm, sampai tanah menjadi gembur. Selanjutnya membuat bedengan dengan tinggi 30 cm dan  panjang sesuai lahan atau kebutuhan tanam. Jarak antar bedengan sekitar 60 cm. Membuat  saluran irigasi untuk menghindari genangan yang dapat merusak tanaman. Kadar pH tanah netral yaitu 6-7 apabila kurang maka perlu ditambahkan kapur sesuai takaran ( bisa mencapai 2-4 ton kapur tergantung pH awal ) dan dicampurkan pada saat pencangkulan atau pembajakan tanah diawal tadi. Lalu tanah dibiarkan selama satu minggu sampai pH tanah berangsur netral.

BACA JUGA : BENIH CABE SHYPOON HALBANERO

Setelah proses pengapuran selesai, tanah perlu di tambahkan pupuk kandang untuk menambah unsur hara tanah yang dibutuhkan tanaman cabe kecil, dosis sebanyak 1 ton/Ha lahan. lalu didiamkan selama 1 minggu agar pupuk kandang meresap ke tanah.

Pasanglah mulsa plastik untuk menutup bedengan. Pemasangan mulsa pada siang hari saat panas matahari. Kegunaan mulsa untuk menjaga dari erosi, menjaga kelembaban, menjaga dari gulma dan bisa sebagai pemutus rantai hama dan penyakit. Kemudian lubangi mulsa yang sudah terpasang dibedengan tadi dengan pelubang mulsa 2 jalur dengan jarak 50 cm x 60 cm dan lubang tanah dibuat tidak sejajar lurus melainkan zig-zag. Dengan sudut zig-zag 30-45 derajat dari lubang pertama. Kedalaman lubang 10 cm. Diamkan bedengan yang sudah tertutup mulsa tadi selama seminggu sebelum penanaman.

PENANAMAN BIBIT DARI MEDIA SEMAI

Benih cabe kecil Mhanu yaang disemai dalam polibag dipindah ke bedengan setelah berumur 4 minggu atau sudah keluar daunnya. Pilih bibit yang sehat, pertumbuhan baik, tegak, bebas hama dan penyakit serta sudah ada daun 2 – 6 daun setiap tanaman. Pemindahan bibit dilakukan saat pagi/sore hari agar bibit tidak lekas layu. Cabut bibit dari polibag dengan hati-hati agar tidak meruak akar, lalu masukkan ke lubang tanam kemudian tutup dengan tanah dan tekan pelan-pelan.

PEMELIHARAAN TANAMAN  CABE RAWIT MHANU F1 PRAYIT

Pemeliharaan tanaman meliputi antara lain penyiraman dengan cara pengocoran tiap tanaman atau penggenangan jika dirasa kering. Pemeliharaan lainnya adalah pemupukan, selain pupuk dasar di awal, diperlukan juga penggunaan pupuk susulan. Pemberian pupuk NPK 1 sendok tiap lubang, pupuk organik cair dengan cara disemprotkan pada daun pada masa pertumbuhan. Juga diberikan pupuk organik atau pupuk kandang/kompos kurang lebih 4 kg/tanaman pada saat tanaman sudah berbuah.

BENIH CABE RAWIT, CABE MHANU PRAYIT, CABE PRAYIT, CABE HALBANERO
CABE MHANU PRAYIT

Untuk penyiraman dilakukan saat pagi dan sore tidak pada saat siang hari. Proses pemangkasan dilakukan pada hari 20 setelah tanam untuk tunas yang ada di ketiak daun. Pengendalian terhadap hama dan penyakit bisa digunakan pestisida sesuai keperluan dengan mengamati terlebih dahulu penyakit yang menyerangnya. Baik dari gangguan gulma, jamur maupun bakteri.

PROSES PANEN TANAMAN CABE RAWIT F1 PRAYIT

Umur panen adalah 85 hari setelah proses tanam. Tentunya juga bisa dilakukan beberapa kali panen tergantung jenis varietasnya dan faktor lainnya seperti kondisi lahan, perawatan dan pemeliharaannya serta iklim. Pemanenan bisa dilakukan dalam periode 3-5 hari sekali.

BACA JUGA : CARA BUDIDAYA CABE RAWIT HASIL MELIMPAH

Demikian ulasan tentang benih cabe kecil  Mhanu F1 Prayit beserta cara budidyanya mulai dari persiapan bedengan tanam hingga panen tanaman. Untuk memperoleh benih cabe rawit Mhanu F1 Prayit ataupun benih cabe dan benih-benih tanaman selain cabe beserta informasi dan  konsultasi mengenai budidaya tanaman cabe dan tanaman yang lain bisa langsung menghubungi Toko Pertanian Online LMGA AGRO. Via telp. P. Budi 082141747141 atau melalui SMS/WA di 08125222117. Kami juga menyediakan produk sarana pertanian, benih, pupuk dan pestisida.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *