PENTINGNYA ROTASI TANAMAN UNTUK MENINGKATKAN HASIL TANAM

Benih,Bibit,Unggul,Tanaman,Melon, LMGA AGROPentingnya Rotasi Tanaman Untuk Meningkatkan Hasil Tanam. 08125222117 WA/SMS LMGA AGRO. Ketersediaan pangan adalah hal penting bagi kelangsungan hidup manusia. Sumber pangan bisa berasal dari hewan ataupun tumbuhan. Rev 16/12/2020.

Dalam rangka pemenuhan akan kebutuhan pangan yang berasal dari tumbuhan tersebut, manusia melakukan kegiatan budidaya. Seiring dengan perkembangan jaman, kegiatan budidaya tanaman tidak hanya bertujuan untuk pemenuhan kebutuhan pangan, tetapi sudah berkembang pada kegiatan untuk mendapatkan keuntungan.

Petani sebagai pelaku budidaya tidak lagi hanya menanam komoditas yang masuk kebutuhan utama tapi juga mempertimbangkan komoditas yang memiliki nilai ekonomi yang tinggi.

Pemilihan komoditas yang memiliki nilai ekonomi tinggi kadang membuat pelaku budidaya dalam hal ini petani, mengabaikan perubahan yang terjadi pada kondisi lahan pertaniannya.

Penanaman satu jenis tanaman, atau bergiliran dengan tanaman lain yang masih satu keluarga untuk beberapa periode masa tanam secara terus menerus akan memberikan dampak yang buruk.

Menanam jenis tanaman yang sama atau satu keluarga secara terus menerus mengakibatkan kesuburan tanah menurun, dan serangan organisme pengganggu tanaman meningkat.

Kesuburan tanah yang menurun akan mendorong penggunaan pupuk kimia dalam jumlah yang terus meningkat. Pupuk kimia menjadi pilihan karena kemudahan mendapatkannya dan reaksinya yang cepat terhadap tanaman.

Pengendalian Hama Pengganggu Tanaman

hama , tanaman, pestisida, LMGA AGRO, Toko Pertanian, Online

Demikian pula untuk pengendalian organisme pengganggu tanaman menggunakan pestisida dalam jumlah yang semakin lama semakin banyak. Tanpa menyadari penggunaan pupuk kimia secara berlebihan dapat membuat tanah masam.

Sedangkan penggunaan pestisida dalam jumlah besar secara terus menerus bisa mengakibatkan resistensi organisme pengganggu tanaman. Hal ini beresiko terhadap menurunnya produktifitas lahan dan berakibat pada menurunnya hasil panen.

Menurunnya produktifitas lahan akibat sistem budidaya yang tidak tepat seperti tersebut pada atas dapat menghindarinya dengan cara melakukan rotasi tanaman. Rotasi tanaman adalah praktek budidaya berbagai jenis tanaman secara bergiliran pada suatu lahan pertanian.

Rotasi tanaman atau pergiliran tanaman ialah pengaturan susunan urutan-urutan pertanaman pada suatu tempat tertentu. Pada rotasi tanaman, harus memperhatikan pemilihan jenis tanaman.

Kesalahan dalam pemilihan jenis tanaman dapat mengakibatkan penurunan hasil panen karena tanaman yang terpilih bisa jadi merupakan inang organisme pengganggu yang sebenarnya akan mengalami pembasmian.

Misalnya, tanaman kubis hasilnya akan rendah jika menanamnya setelah tanaman kedelai. Akan tetapi kubis akan tinggi hasilnya jika menanamnya setelah jagung.

Tetapi hal yang sebaliknya terjadi ketika tanaman seperti bawang merah, selada, dan tomat hasilnya akan rendah jika menanamnya setelah jagung.

Rotasi tanaman budidaya memiliki beberapa manfaat, antara lainnya :

  • Memberantas nematoda-nematoda jahat dan penyakit yang hidup lama pada dalam tanah dan sulit untuk membasminya dengan cara lain misalnya seperti penggunaan obat-obatan berbahan kimia.
  • Memperbaiki tekstur tanah dan menjaga kesuburan tanah.
  • Menghindari peledakan hama dan penyakit tanaman.
  • Meningkatkan hasil budidaya.

Dengan manfaat tersebut, maka sebaiknya melakukan rotasi atau pergiliran tanaman untuk meningkatkan hasil budidaya. Dan untuk menjaga kelestarian dan kesuburan tanah serta lingkungan serta menjaga keseimbangan hayati. Untuk konsultasi budidaya tanaman hortikultura GRATIS bisa menghubungi LMGA AGRO.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *