GUNA DAN FUNGSI PUPUK ORGANIK BAGI USAHA TANAMAN KITA

Pupuk, Pemupukan, Organik, Kandang, Ternak, Hijau, Limbah tanaman, Harga Murah, Manfaat, Guna, Tanaman, LMGA AGROPupuk Organik banyak guna dan fungsinya bagi tanaman kita. Saat ini sangat jarang dan mungkin sangat sedikit petani yang menyadari dan mepraktekan dalam bertani dan mengolah lahan. Bahwasanya tumbuhan memerlukan bahan organik untuk kelangsungan hidupnya.(Rev.17-11-2020)

Perlunya Bahan Organik Dalam Pengolahan Lahan

Tidak sedikit petani yang beranggapan bahwa bila menggunakan pupuk kimia yang banyak maka akan memperoleh hasil yang sangat banyak pula. Pada saat ini banyak sekali para pelaku (petani) yang menggunakan bahan kimia untuk pemupukannya.

Dan mempunyai kecenderungan akan semakin banyak memberi pupuk kimianya, karena mengharapkan hasil yang tinggi. Akan tetapi dari waktu kewaktu bukannya meningkat malah semakin menurun.

Dulu petani selalu memiliki ternak yang senantiasa membawa ke lahan hasil pupuk kandang dari ternak tersebut. Lalu mengembalikannya atau mencampurnya dengan tanah yang ada pada sawah mereka.

Hal ini berfungsi untuk menjaga siklus panjang dari daya dukung lahan kita akan kecukupan Nutrisi Organik dalam tanah.

Sebelum masa kemerdekaan Indonesia, para petani sangat senang menggunakan pupuk organik dalam melakukan budidaya pertanian dibandingkan dengan pupuk Anorganik (Kimia).

Para petani membuat pupuk kompos dari kotoran sapi, kambing atau ayam yang biasa mereka ternakan.

Namun fakta menjadi terbalik ketika pada tahun 1960-an petani mulai banyak menggunakan bahan kimia dalam melakukan budidaya petanian.

Yang lebih mengkhawatirkan  lagi peran dari pupuk organik anggapanny menjadi tidak ada peran dalam budidaya pertanian sehingga banyak petani yang mengabaikannya.

Produksi pupuk Kimia pun dari waktu kewaktu semakin berkembang sangat pesat. Sehingga bila menghitungnya secara harga, maka pupuk anorganik (kimia) menjadi sangat lebih murah banding dengan pupuk organik.
Serta dukungan dengan penemuan banyaknya varietas-varietas unggul dari berbagai penelitian lebih cocok dan baik bila menggunakan pupuk anorganik (kimia).
Sehingga mengakibatkan banyak kenyataanya ditemukan lahan pertanian yang terdegradasi, sehingga mengakibatkan merosotnya kadar dari bahan organik dari lahan pertanian.
Tentang Pupuk Organik

Pupuk organik adalah pupuk yang tersusun dari materi makhluk hidup, seperti pelapukan sisa -sisa tanaman, hewan, dan manusia.

Secara fisik pupuk ini dapat berbentuk padat atau cair yang penggunaannya untuk memperbaiki sifat fisik, kimia, dan biologi tanah.

Pupuk organik mengandung banyak bahan organik daripada kadar haranya. Sumber bahan organik dapat berupa kompos, pupuk hijau, pupuk kandang, sisa panen (jerami, brangkasan, tongkol jagung, bagas tebu, dan sabut kelapa), limbah ternak, limbah industri yang menggunakan bahan pertanian, dan limbah kota (sampah).

Berbagai hasil penelitian mengindikasikan bahwa sebagian besar lahan pertanian intensif menurun produktivitasnya dan telah mengalami degradasi lahan.

Terutama terkait dengan sangat rendahnya kandungan karbon organik dalam tanah, yaitu 2%. Padahal untuk memperoleh produktivitas optimal membutuhkan karbon organik sekitar 2,5%. 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *