BENIH MELON HIBRIDA A PLUS CAP KAPAL TERBANG

WWW.LMGAAGRO.COM – Benih melon hibrida merupakan benih melon unggul yang dibuat dari pabrikan benih. Benih melon hibrida dapat diperoleh di Toko pertanian On Line LMGA AGRO  Bp. Budi : Telp. 082141747141 atau SMS/WA 08125222117.  Benih melon hibrida dapat dijadikan benih unggulan petani melon untuk menghasilkan panen buah melon yang maksimal jumlahnya maupun ukuran buahnya.

Benih melon hibrida memiliki sifat toleran terhadap penyakit dan hama tertentu. Ukuran buah dan penampilan buah juga sangat memuaskan. Umur panen yang pendek dan potensi hasil yang tinggi.

BENIH MELON HIBRIDA CAP KAPAL TERBANG
benih melon hibrida, MELON A PLUS
BENIH MELON HIBRIDA

Benih melon hibrida F1 A Plus ( Action Plus ) produk benih melon andalan cap Kapal Terbang adalah buatan PT BISI International Tbk. Memiliki keunggulan net buah yang tebal dan rata atau penuh. Pertumbuhan tanaman yang kuat dan seragam dan dianjurkan agar batang dirambatkan pada lanjaran.

Buah berbentuk bulat dengan warna kulit buah hijau sedangkan daging buahnya hijau kekuningan. Rasa buah manis memiliki kadar gula 14% ( Brix ). Berat buahnya sekitar 2 kg. Benih melon hibrida F1 A plus menghasilkan tanaman yang toleran terhadap penyakit embun tepung, layu dan hama lalat buah.

Umur panen kurang lebih 65 hari setelah pindah tanam. Potensi hasil sekitar 42 ton/Ha. Kebutuhan benih melon per hektar adalah 500 – 550 g/Ha. Kemasan benih berisi kurang lebih 1250 benih.

BACA JUGA : BENIH MELON TAHAN VIRUS
MELON INDONESIA

Melon Indonesia terbagi menjadi 4 jenis yaitu :

  • Melon Hijau, merupakan jenis melon lokal dan mempunyai ciri-ciri fisik : kulit luar yang keras, kasar dan berurat seperti jala. Daging buah berwarna hijau pucat dan beraroma harum.

  • Melon Jingga ( cantaloupe ) memiliki ciri-ciri fisik yang sama dengan melon hijau yaitu  kulit luar yang keras, kasar dan berurat seperti jala. Perbedaan hanya pada warna kulit dimana melon jingga warna kulit buah lebih hijau dibanding melon hijau dan daging buahnya berwarna jingga. Melon jingga memiliki kandungan betakaroten yang lebih tinggi dibandingkan jenis melon yang lain.

  • Melon Mas ( Golden Melon ) memiliki ciri-ciri yang berbeda dari kedua jenis melon di atas. Melon mas memiliki kulit buah yang berwarna kuning muda dan bertekstur halus juga mengkilap. Daging buah berwarna putih, berasa manis namun tidak beraroma harum.

  • Melon Madu ( honeydew Melon ) sesuai namanya maka rasa jenis melon ini paling manis dari jenis melon yang lain. Melon madu memiliki ciri fisik yaitu kulit buah berwarna hijau keputihan dengan tekstur halus dan mengkilap. Daging buah melon madu berwarna hijau pucat seperti daging buah melon hijau.

BUDIDAYA MELON

Budidaya benih melon hibrida harus memperhatikan hal-hal yang dapat mempengaruhi pertumbuhan dan hasil panen tanaman melon. Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam budidaya melon antara lain :

  • Memilih lahan yang dimana angin tidak berhembus terlalu kencang yang dapat mematahkan batang dan tangkai dari buah melon.
  • Lahan yang dipilih mendapatkan curahan sinar matahari selama 8 – 10 jam.
  • Suhu yang sesuai adalah 24 – 30 °C dan berhawa sejuk dan kering.
  • Dalam menanam melon bila hujan terus menerus dan deras tidak baik karena dapat merontokkan buah yang masih lemah atau muda.
  • Pertumbuhan tanaman melon paling baik pada ketinggian 350 – 900 m dpl.
  • Jenis tanah yang baik adalah liat yang mengandung pasir dan kaya akan unsur hara. Derajat keasaman atau pH normal 5 – 7.
Cara Mempersiapkan Bibit Melon
  1. Memilih benih melon hibrida yang baik dan cara untuk mengetahui benih melon tersebut baik atau tidak adalah dengan merendam benih ke air atonik atau furadan selam 2 jam. Bila benih mengapung pertanda benih tersebut jelek.
  2. Benih melon hibrida yang sudah kering disimpan, bila langsung ditanam pada polybag maka bagian dasar polybag dilapisi koran agar akar tidak menembus tanah. Media di polybag adalah campuran tanah dan pupuk kandang ( 4 : 1 ).
  3. Benih melon hibrida yang ditanam ditutup dengan tanah yang dicampur abu sekam lalu disiram setiap hari dengan alat semprot.
  4. Bibit siap dipindah ke lahan tetap saat berumur 12 hari setelah tanam atau telah tumbuh 3 – 5 daun.
Persiapan Lahan Untuk Menanam Melon
  1. Lahan dicangkul atau dibajak hingga gembur, gulma, batu-batu besar dan sisa akar tanaman dibersihkan dari lahan.
  2. Mengukur pH tanah, bila terlalu asam ditambahkan dolomit dan bila terlalu basa ditambahkan belerang.
  3. Lahan dibiarkan selama 1 minggu agar terkena sinar matahari. Setelah 1 minggu dibuat bedengan yang panjangnya 15 m, lebar 1,2 m dan tinggi bedengan 50 cm. Beri jarak antar bedengan yang dipergunakan untuk parit yaitu dengan lebar 50 – 70 cm.
  4. Bedengan ditutup dengan mulsa plastik hitam perak, hitam bagian dalam dan warna perak bagian luar. Setelah memasang mulsa, bedengan dibiarkan selama 1 minggu.
  5. Setelah 1 minggu, membuat lubang tanam dengan membuat lubang menggunakan alat pelubang mulsa, jarak tanam melon yang disarankan 80 x 50 cm. Kedalaman lubang 5 – 10 cm.
  6. Setelah membuat lubang tanam, bibit melon dipindahkan ke lubang tanam.
  7. Cara menanam melon yaitu tanah dalam polybag dimasukkan kedalam lubang tanam beserta bibitnya, dimasukkan secara hati-hati agar tidak merusak akarnya.
Perawatan Tanaman Melon

Perawatan tanaman melondari benih melon hibrida harus dilakukan secara rutin dan telaten agar mendapatkan hasil yang maksimal. Hal-hal yang dilakukan dalam merawat tanaman melon antara lain penjarangan, penyulaman, penyiraman, penyiangan, pemupukan hingga mengendalikan serangan hama dan penyakit tanaman.

Penjarangan, penyulaman dan penyiangan dapat dilakukan bersamaan dengan menyiram atau mengairi tanaman melon. Penyiraman tanaman melon rutin dilakukan setiap hari saat pagi hari karena tanah yang terlalu basah atau lembab kurang baik untuk pertumbuhan tanaman melon.

Dalam budidaya melon, lahan tanam harus sering dikontrol. Bila ada tanaman yang mati atau tidak tumbuh sempurna maka dapat segera diganti dengan bibit yang baru. Bila ada tanaman yang saling berdesakan maka dapat dijarangkan.

BENIH MELON HIBRIDA, BENIH MELON A PLUS, MELON A PLUS KAPAL TERBANG
BENIH MELON HIBRIDA

Pemberian pupuk susulan dilakukan dalam tiga periode saat tanaman berumur 20 hari, 40 hari dan 60 hari setelah penanaman benih. Pupuk susulan tersebut dengan cara melarutkan NPK 16 : 16 : 16 Dosis 4 kg  + KNO3 Merah 1 Kg + KNO3 Putih 1 Kg + Calcium Cantik 1 Kg dalam 130 liter air. Larutan tersebut disiramkan sebanyak 250 ml/lubang kedalam lubang pupuk.

Hama dan penyakit utama tanaman melon adalah oteng-oteng, ulat daun dan layu, sedangkan yang lainnya adalah lalat buah, antraknosa, busuk buah, kudis dan aphids/trips. Pengendalian oteng-oteng dilakukan dengan Pegasus 500 EC atau Movento 240 SC, sedangkan ulat daun dapat dikendalikan dengan Cypermax atau Endure atau Atabron 50 EC.

Bila tanaman melon terkena layu jamur dan bakteri dapat dikendalikan pestisida AFUJIKOROI  dengan dosis 100 gram / 200 Liter air untuk 1.000 batang tanaman.

Agar tidak rebah dan batang tanaman melon dapat merambat, tanaman melon yang sudah mencapai tinggi 40 – 50 cm diikatkan keajir atau lanjaran  menggunakan tali rafia. Pengikatan dilakukan setiap panjang batang bertambah sebanyak  40 – 50 cm hingga tanaman melon mencapai ketinggian 2,0 m.

Cara Panen Tanaman Melon

Tanaman melon hibrida A Plus dapat dipanen pada umur kurang lebih 65 hari setelah pindah tanam. Potensi hasil sekitar 42 ton/Ha dan berat buah yang dihasilkan sekitar 2 kg per buah.

Ciri-ciri buah yang siap dipanen adalah buah sudah cukup besar, warna kulit  sudah hijau kekuningan, dan permukaan buah sudah kasar dan net tampak jelas dan nyata. Bila dihitung total umur tanaman melon yang  siap panen yaitu 120 hari sejak awal ditanam.

BACA JUGA : MERAUP UNTUNG DENGAN BUDIDAYA MELON

Demikian ulasan kami tentang benih melon hibrida A Plus cap Kapal Terbang dan ulasan singkat tentang budidaya melon. Lebih jelas dapat ditanyakan di  Toko On Line LMGA AGRO (Agen, Distributor, Dealer, Resmi) menyediakan benih, pestisida, pupuk, dan peralatan pertanian dengan harga murah dan terjangkau.

Kami juga melayani konsultasi GRATIS budidaya pertanian tanaman hortikultura. Hubungi LMGA AGRO di CP Budi : Telp. 082 141 747 141 atau SMS/WA 0812 5222 117. Selamat mencoba .

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *