Semangka Merah Jenis Buah – buahan Favorit Masyarakat Idola Petani Sukses

semangka, merah, jenis, buah - buahan, favorit, masyarakat, idola, petani, sukses
Beri Penilaian
Hama Tanaman Semangka

Hama merupakan salah satu organisme pengganggu tanaman yang sering menyerang tanaman pertanian. Beberapa jenis hama juga terkadang menjadi pembawa penyakit yang dapat merusak tanaman pertanian.

Tak terkecuali tanaman semangka, beberapa jenis hama biasanya menyerang beberapa bagian dari tanaman semangka. Beberapa hama yang sering menyerang tanaman semangka adalah sebagai berikut :

– Kutu Aphids dan Thrips
– Lalat Buah
– Kutu Kebul
– Kumbang Daun
– Gangsir
– Penggerek Buah
– Ulat Grayak
– Ulat Tanah
– Kepik
– Tungau

Untuk menangani serangan hama biasanya petani menyemprotkan pestisida. Penyemprotan pestisida sebaiknya sesuai dosis agar tidak mencemari lingkungan dan membuat hama menjadi resisten.

Hal ini karena biasanya petani menggunakan pestisida yang berbahan baku kimia. Selain pestisida kimia sebetulnya ada pestisida alami yang terbuat dari bahan yang ramah lingkungan.

Penyakit Tanaman Semangka

Selain hama terdapat penyakit yang sering menyerang tanaman semangka. Penyakit ini juga biasanya terbawa oleh hama yang menyerang tanaman semangka dan menyebar dengan cepat.

Beberapa jenis penyakit yang sering menyerang tanaman semangka petani adalah sebagai berikut :

– Embun Tepung
– Karat Daun
– Layu Bakteri
– Busuk Buah
– Bercak Daun
– Watermelon Virus

Penyebab penyakit ini biasanya adalah bakteri maupun virus yang terbawa dari hama. Untuk mencegahnya sebaiknya memilih benih yang berkualitas tahan serangan virus sebelum melakukan penanaman.

Toko Pertanian LMGA AGRO jual benih semangka berkualitas dan tahan virus dengan harga murah dan siap kirim ke seluruh Indonesia.

Baca Juga : Benih Semangka dan Melon Berkualitas Yang Direkomendasikan

Semangka Merah Sebagai Peluang Usaha Budidaya Buah – buahan

semangka, merah, peluang, usaha, budidaya, buah - buahan

Semangka merupakan salah satu jenis buah – buahan yang banyak peminatnya. Dengan semakin meningkatnya peminat buah semangka maka otomatis akan membuat permintaan buah semangka juga meningkat.

Untuk memenuhi kebutuhan semangka, petani membudidayakan buah semangka pada lahan pertanian yang mereka miliki.

Budidaya semangka menjadi peluang usaha budidaya buah – buahan yang menguntungkan bagi para petani.

Dalam budidaya semangka petani biasanya memperhatikan beberapa hal sebelum budidaya. Berikut adalah beberapa hal yang petani lakukan ketika melakukan budidaya buah semangka :

Memilih Benih Semangka Berkualitas

Benih berkualitas sangat penting, karena merupakan cikal bakal dari tanaman pepaya yang sehat. Tanaman pepaya yang sehat akan mengasilkan buah pepaya yang berkualitas juga.

Dengan menanam benih berkualitas maka tanaman para petani akan terhindar dari beberapa jenis penyakit. Selain itu tanaman juga bisa tumbuh dengan baik dan produktif.

Toko Pertanian LMGA AGRO jual benih semangka berkualitas dengan harga murah dan siap kirim ke seluruh Indonesia.

Menyemai Benih Semangka

Setelah mendapatkan benih semangka berkualitas, selanjutnya adalah proses penyamain benih sebelum melakukan penanaman.

Media penyemaian bisa dengan menggunakan polybag yang sebelumnya sudah terisi campuran tanah dan juga pupuk.

Lubangi media tanam dengan kedalaman 1 cm dan kemudian masukkan benih semangka kedalamnya lalu tutup lubangnya.

Sebelum melakukan penyemaian sebaiknya rendam semangka dengan menggunakan air kurang lebih selama 10 menit.

Letakkan polybag pada tempat yang terhindar dari hujan namun masih tersinari oleh matahari agar tanaman dapat tumbuh dengan baik.

Tunggu hingga benih berkecambah dan tumbuh beberapa helai daun. Jika sudah maka benih siap untuk pindah tanam ke lahan pertanian.

Pindah Tanam

Sebelum melakukan pindah tanam, tanah pada area penanaman harus melalui proses pengolahan dahulu.

Mengolah lahan penanaman bisa dengan cara menggemburkan tanah dengan menggunakan cangkul maupun bajak.

Ketika proses penggemburan sebaiknya juga dengan menambahkan pupuk agar tanah bisa tercampur rata dengan pupuk.

Kemudian buat bedengan pada lahan penanaman dan beri lubang pada bedengan dengan jarak 20 cm tiap lubang bedengan.

Masukkan bibit semangka yang sudah siap pindah tanam ke dalam lubang bedengan. Pindah benih secara berhati – hati agar tidak merusak akar.

Bibit buah semangka yang melalui proses penyemaian selama satu bulan biasanya sudah siap untuk pindah tanam.

Perawatan Tanaman Semangka

Perawatan tanaman semangka meliputi penyiraman, pemupukan lanjutan dan pengendalian hama penyakit yang merugikan.

Siram tanaman semangka ketika waktu pagi dan sore hari, terutama pada saat musim kemarau tiba. Penyiraman sangat penting agar tanaman semangka tetap segar dan dapat tumbuh dengan optimal.

Pemupukan susulan berfungsi untuk mencukupi kebutuhan nutrisi dari tanaman semangka agar dapat tumbuh dengan optimal dan bisa produktif.

Ketika terdapat hama yang menyerang segera lakukan penyemprotan pestisida. Sebaiknya menyemprot pestisida ke tanaman sesuai dosis dan tidak berlebihan.

Penyemprotan pestisida yang berlebihan dapat membuat hama menjadi resisten atau kebal. Selain itu juga pestisida dari bahan kimia dapat mencemari lingkungan jika penggunaannya berlebihan.

Jika terdapat tanaman gulma yang mengganggu segera bersihkan. Gulma dapat merugikan tanaman semangka dengan menyerap nutrisi yang ada dalam tanah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *