Jual Benih Melon Idola F1 Murah Produk Cap Kapal Terbang

jual, benih, melon hibrida idola, kapal terbang, bisi

Jual Benih Melon Idola F1 Murah Produk Cap Kapal Terbang. 08125222117 WA/SMS LMGA AGRO. LMGA AGRO adalah toko pertanian berkualitas yang jual dan menyediakan berbagai kebutuhan bercocok tanam dengan harga murah dan terlengkap.

LMGA AGRO siap mengirimkan pesanan produk sampai ke tujuan. Perusahaan mitra pengiriman kami sudah banyak dikenal dan memiliki reputasi yang baik, seperti Pos Indonesia, Wahana, Tiki, JNT, Indah Logistik, JNE, KI8, dll. Semua pesanan produk dijamin pasti sampai ke alamat tujuan.

Melon

Melon termasuk ke dalam tanaman buah dan masih termasuk famili Cucurbitaceae (suku labu – Labuan). Buah melon biasanya disajikan dengan cara dimakan dalam keadaan segar ataupun diolah terlebih dahulu.

Buahnya bertekstur lunak, dengan warna daging buah berbeda – beda. Tumbuhan ini termasuk ke dalam kategori tumbuhan semusim dan tumbuh secara merambat.

Buah ini mulai masuk ke Indonesia pada tahun 1970-an. Konsumennya dulu masih terbatas pada kalangan atas saja, karena buah ini memiliki nilai jual yang cukup mahal di masa itu.

Untungnya sekarang buah melon sudah bisa dijangkau dan dibeli oleh semua kalangan. Mulai dari pulau Jawa, Sumatra, Kalimantan, Bali, serta Sulawesi merupakan penghasil melon terbesar di Indonesia.

Perkembangan teknik menanam melon pun turut berkembang seiring dengan berkembangnya benih melon tahan virus yang mulai dikembangkan. Dan di masa sekarang sudah terdapat banyak benih melon tahan virus yang bisa dengan mudah dijumpai di pasaran.

Agrobisnis Melon

Agrobisnis buah – buahan terus mengalami perkembangan dari tahun ke tahun. Banyak tanaman buah yang bisa dimanfaatkan, tak terkecuali agrobisnis melon.

Agrobisnis melon menjadi salah satu yang bisa dimanfaatkan dalam menggarap peluang bisnis menjanjikan ini. Ini karena tanaman melon termasuk ke dalam komoditas bisnis usaha yang menguntungkan.

Nilai jual buah ini cukup tinggi, ditambah dengan kebutuhan pasar akan buah melon yang tinggi menjadi prospek yang cerah untuk petani melon. Tingkat konsumsi buah melon yang mengalami peningkatan baik untuk pasar domestik ataupun luar negeri menjadi faktor pendukung berkembangnya budidaya melon.

Agrobisnis melon perlu dilakukan secara aman dan hati  – hati. Semua proses dalam budidaya perlu diperhatikan supaya benih melon tumbuh dengan sempurna.

Budidaya melon termasuk memiliki umur yang cepat (± 3 bulan), sehingga lebih cepat menghasilkan. Buah yang sering dikonsumsi sebagai pencuci mulut ini mengandung banyak nutrisi bermanfaat untuk tubuh, sehingga cocok sekali dikonsumsi oleh semua kalangan di segala umur.

Melon Idola F1

melon, idola, f1, idola f1, f1 idola, hibrida

Salah satu benih melon yang bisa ditanam sebagai usaha agrobisnis petani adalah benih melon Idola F1. Idola F1 merupakan salah satu benih melon hibrida kualitas terbaik produk PT Bisi International dengan merek dagang Cap Kapal Terbang.

Melon Idola F1 cocok ditanam karena memiliki berbagai keunggulan dibandingkan benih varietas lainnya. Karakteristik dari benih Melon Idola yaitu :

  • Cocok ditanam di daerah dataran rendah sampai dataran menengah pada musim kemarau
  • Memiliki vigor tanaman yang kokoh dan kuat, serta memiliki ketahanan terhadap Gemini virus dan penyakit kresek
  • Budidaya melon hibrida Idola lebih mudah dilakukan karena tahan hama penyakit dan anti virus
  • Mampu menghasilkan 2 buah per tanaman dengan ukuran sama besar
  • Buahnya berbentuk bulat dan oval dengan pembentukan net yang mudah
  • Daging buahnya berwarna hijau keputihan dengan warna kulit berwarna hijau
  • Berat buahnya berkisar antara ± 2 kg dengan rasa manis karena memiliki kadar gula sebesar 13 % (Brix)
  • Jual benih melon Idola F1 murah kualitas terbaik bisa Anda beli dan dapatkan di toko pertanian LMGA AGRO
  • Potensi hasil panennya bisa mencapai ± 42 ton per ha
  • Bisa dipanen saat tanaman melon Idola F1 berumur ± 60 hari setelah tanam
  • Peluang agrobisnis melon Idola F1 bisa menjadi peluang usaha menguntungkan dan menjanjikan untuk petani buah
  • Kebutuhan benih melon Idola F1 per ha adalah ± 500 – 550 gram
  • Benih Melon Hibrida Idola Cap Kapal Terbang tersedia dalam kemasan sachet dan berisi 550 butir

Baca Juga : Manisnya Budidaya Kapri Taichung Known You Seed

Budidaya Melon Idola F1

Melon Idola F1 perlu ditanam dengan cara menanam melon yang baik dan benar agar tumbuh secara sempurna. Benih Melon Idola F1 jika ditanam akan menghasilkan kualitas terbaik dan berkualitas asalkan semua syarat tumbuhnya telah terpenuhi.

Syarat tumbuh agar benih melon Idola F1 tumbuh secara sempurna yaitu seperti sinar matahari yang cukup, kondisi tanah yang subur serta memiliki bahan organik, dan penyiraman yang cukup.

Dengan syarat tumbuh yang telah terpenuhi, maka budidaya melon Idola F1 bisa dilakukan. Budidaya melon Idola F1 yang baik dan benar yaitu :

  • Persemaian

Rendam benih melon Idola F1 dengan air hangat selama ± 2 – 3 jam. Perendaman ini bertujuan agar merangsang pertumbuhan kecambah. Tambahkan fungisida pada air rendaman tersebut.

Setelah 2 – 3 jam, ambil benih dan keringkan di atas koran basah atau kain basah. Biarkan benih tersebut selama 1 – 2 hari sampai benih mulai berkecambah.

Jaga tingkat kelembabannya dan jika terlihat kering maka percikkan dengan air secukupnya saja. Setelah itu, masukkan benih tersebut ke dalam media tanam yang telah dipersiapkan untuk penyemaian. Masukkan ke dalam media tanam sedalam 1 – 2 cm.

Setelah bibit berumur sekitar ± 10 – 14 hst (atau memiliki 2 – 3 helai daun), maka bibit melon Idola F1 sudah siap untuk dipindahkan ke lahan tanam.

  • Pengolahan Lahan Tanam

Pengolahan lahan tanam dilakukan sebelum lahan tanam digunakan untuk media tanam benih melon. Pertama, yang harus dilakukan yaitu membersihkan lahan tanam dari gulma, rumput liar, ataupun objek lain yang menghalangi sinar matahari

Lalu, gemburkan tanah dengan cara dibajak menggunakan traktor atau cangkul. Setelah itu, bentuk bedengan dengan ukuran panjang 10 – 15 meter, lebar 1 – 1,2 meter, dan tinggi 30 – 50 cm. Tiap bedengan dengan bedengan lain diberikan jarak sekitar ± 50 – 60 cm.

Jika tingkat pH tanah untuk budidaya melon kurang dari 5, berikan kapur pertanian atau dolomit dengan dosis sebanyak 2 ton per hektar. Berikan pada tanah bedengan dan campurkan secara merata. Proses ini dilakukan setidaknya 2 – 3 hari sebelum penanaman dilakukan.

Jika tingkat pH tanah telah sesuai, maka pemupukan dasar bisa dilakukan. Pertama, berikan pupuk dasar pada tanah. Pupuk yang digunakan adalah pupuk organik, yaitu pupuk kompos atau bisa juga menggunakan pupuk kompos. Berikan dengan dosis takaran 15 – 20 ton per hektar.

Bisa juga ditambahkan dengan pupuk SP-36, KCl dan ZA dengan dosis 250 kg, 375 kg dan 375 kg. Campurkan ketiga pupuk tersebut dan aduk hingga merata. Setelah selesai, biarkan bedengan tersebut selama 2 – 4 hari.

Kemudian tutup bedengan dengan menggunakan mulsa hitam perak. Bagian mulsa berwarna perak menghadap ke arah sinar matahari dan bagian berwarna hitam menghadap ke bawah.

Setelah itu buat lubang tanam pada mulsa. Dalam 1 bedengan terdapat 2 baris dan di tiap baris diberikan jarak sekitar ± 60 cm dan jarak tiap lubang dalam 1 baris sekitar ± 50 – 60 cm. Penutupan mulsa ini dilakukan minimal pada saat 2 hari sebelum proses penanaman dimulai.

  • Penanaman

Masukkan bibit yang sudah disiapkan ke dalam lubang tanam. 1 lubang tanam digunakan untuk 1 bibit tanaman melon Idola F1. Setelah selesai dimasukkan ke dalam lubang tanam, tutup dengan tanah.

Lakukan juga penyiraman pada bibit tersebut agar tanaman terhindar dari layu karena kekeringan. Proses penanaman ini sebaiknya dilakukan pada pagi atau sore hari agar bibit tidak terkena terik sinar matahari berlebih.

  • Pemeliharaan

Proses pemeliharaan terdiri dari beberapa tahap. Beberapa tahap pemeliharaan dalam budidaya  melon yaitu :

  1. Pemasangan Ajir

Pemasangan ajir diperlukan sebagai penopang tanaman. Selain itu, dengan memasang ajir akan membuat seluruh bagian tanaman mendapatkan sinar matahari secara penuh.

Pemasangan ajir sebaiknya dilakukan pada saat bibit berumur muda ( ± 3 hari setelah proses tanam) untuk menghindari terjadinya luka pada akar tanaman.

Untuk membuat ajir, siapkan bahan berupa bambu atau kayu. Panjang ajir yang digunakan yaitu sekitar ± 1,5 meter. Setelah itu ikatkan ajir dengan tanaman menggunakan tali rafia.

  1. Penyiraman / Pengairan

Penyiraman yang teratur sangat perlu diterapkan dalam budidaya melon. Saat bibit belum berumur 1 minggu, lakukan proses penyiraman / pengairan ini 1 kali setiap hari pada waktu sore hari.

Setelah berumur 1 minggu, proses penyiraman bisa dilakukan setiap 2 hari sekali. Namun pastikan agar air yang diberikan tidak menggenang karena tanaman melon tidak terlalu menyukai air.

  1. Pemupukan Susulan

Pemupukan susulan pertama diberikan pada umur 8 – 10 hst dengan menggunakan pupuk NPK 16-16-16 dengan dosis takaran ± 5 gram per tanaman.

Setelah itu, berikan pupuk TSP dan NPK 16-16-16 dengan perbandingan 1 : 1 saat bibit berumur 14 hst. Larutkan campuran pupuk tersebut dengan 500 ml air dan kocorkan pada bibit.

Di umur 21 hst, berikan pupuk TSP, NPK 15-15-15 dan KNO3 dengan menggunakan perbandingan 2  : 2 : 1 dan dosis sekitar 100 gram per tanaman. Di umur 28 dan 35 hst, berikan pupuk dan takaran yang sama dengan saat pemupukan 21 hst.

Pada saat bibit berumur 42 hst, berikan pupuk KNO3 dan NPK 15-15-15 dengan perbandingan 1 : 1. Berikan dengan dosis 100 gram per tanaman. Setelah berumur 50 hst, berikan pupuk KNO3 dengan dosis 50 gram per tanaman dan larutkan dengan 500 ml air.

  • Pengendalian Hama dan Penyakit

Meskipun sudah memiliki ketahanan terhadap hama penyakit dan virus, namun serangan hama dan penyakit bisa saja terjadi jika budidaya melon Idola dilakukan secara asal – asalan.

Beberapa hama dan penyakit yang perlu diwaspadai dalam budidaya melon yaitu :

  1. Aphids

Aphids atau kutu daun merupakan salah satu spesies hewan serangga kecil yang memakan getah tanaman. Kutu daun biasanya hidrup secara berkoloni atau berkelompok dengan warna tubuh hijau, coklat atau hitam.

Ukuran tubuh kutu daun berkisar antara ± 1 – 2 mm. Selain sebagai hama, kutu daun juga bisa menjadi penyebar atau perantara virus. Gejala serangan kutu daun yaitu menggulungnya daun dan tunas atas daun. Selain itu, hama ini juga mengeluarkan cairan manis dimana dapat mengundang semut.

Untuk mengatasi serangan hama ini, cara yang bisa dilakukan yaitu menggunakan predator alami, menjaga kebersihan lahan tanam, serta melakukan aplikasi insektisida sesuai dengan dosis

  1. Tungau Merah

Hama tungau merah merupakan salah satu spesies tungau yang juga banyak menyerang tanaman hortikultura, dan melon pun termasuk ke dalam tanaman yang bisa terserang hama ini. Tungau merah ini dapat menyebabkan kerugian yang besar untuk petani jika sudah menyerang.

Gejala serangan tungau merah pada tanaman yaitu adanya bercak berwarna kuning sepanjang tulang daun pada daun – daun bawah dan tengah.

Bercak tersebut lama – kelamaan akan menyebar ke seluruh permukaan daun dan menyebabkan warna daun menjadi berubah dari kuning berubah menjadi coklat atau kemerahan (seperti karat).

Cara pengendalian hama tungau merah diantaranya yaitu menggunakan predator alami, melakukan penyiangan gulma, serta melakukan aplikasi insektisida sesuai dengan dosis

  1. Ulat Grayak

Ulat grayak merupakan serangga yang termasuk ke dalam suku Noctidae. Hama ini hidup di bawah permukaan tanah dan baru akan aktif menyerang pada malam hari.

Gejala serangan ulat grayak yaitu adanya lubang pada daun, daun Nampak menggulung, dan pada akhirnya daun lama – kelamaan akan mati.

Untuk mengendalikan hama ulat grayak, beberapa cara yang bisa dilakukan yaitu melakukan rotasi tanaman, menjaga kebersihan lahan tanam, serta melakukan aplikasi penyemprotan insektisida sesuai dengan dosis

  1. Ulat Tanah

Ulat tanah merupakan spesies ulat yang hidup di tanah. Serangannya mampu menyebabkan pangkal batang tanaman yang terserang menjadi patah. Ulat tanah akan menyerang tanaman dengan memotong batang tanaman sehingga tanaman menjadi mati.

Hama ulat tanah memiliki tubuh berwarna kehitaman dan terdapat bintik – bintik atau bergaris. Ulat tanah hidup di dalam tanah di sekitar tanaman pada waktu siang hari, dan di malam hari ulat tanah akan aktif menyerang dengan cara memakan bagian leher batang atau bagian batang di dalam tanah.

Untuk mengendalikan hama ulat tanah, beberapa cara yang bisa dilakukan diantaranya yaitu menjaga kebersihan lahan tanam, mengambil larva dan memusnahkannya secara langsung, serta melakukan aplikasi penyemprotan insektisida sesuai dengan dosis

  1. Layu Fusarium

Penyakit layu fusarium disebabkan oleh cendawan Fusarium Oxysporum. Akibat penyakit ini, petani akan merugi cukup besar. Cendawan ini cukup berbahaya. Hal ini karena meskipun kita sudah melakukan pengolahan tanah cendawan ini bisa bertahan berbulan – bulan lamanya.

Selain itu cendawan ini juga mampu bertahan pada benih atau bibit tanaman ditambah dengan kondisi lingkungan yang lembab dan mendukung perkembangannya.

Gejala serangan dari penyakit layu fusarium diantaranya yaitu tanaman menjadi layu meskipun sudah disiram, daun berubah warna menjadi kuning, dan jika menyerang akar maka jika akar tersebut dibelah secara vertical akan terlihat gejala diskolorasi pada pembuluh xylemnya.

Untuk mengendalikan penyakit layu fusarium, cara yang bisa dilakukan yaitu mencabut dan memusnahkan tanaman yang terserang, melakukan rotasi tanaman, serta melakukan aplikasi fungisida sesuai dengan dosis

  1. Oteng – oteng

Hama oteng – oteng berkembang biak dengan cara bertelur. Telur tersebut biasanya terletak pada daun, sisa tanaman inang yang telah mati serta didalam tanah.

Telurnya berwarna putih dan berbentuk bulat lonjong. Larva oteng – oteng berwarna abu – abu kehitaman dengan bentuk tubuh agak gemuk dan terdapat duri – duri di permukaan tubuhnya. Warna tubuhnya kuning polos dan mengkilap. Di kepalanya terdapat antena tetapi tidak terlalu panjang.

Gejala serangan hama oteng – oteng diantaranya yaitu akar tanaman menjadi layu, terdapat lubang pada daun, serta pada serangan yang berat daun akan habis dan menyisakan tulang daun saja.

Untuk mengatasi hama oteng – oteng, cara yang bisa dilakukan diantaranya yaitu mengambil dan memusnahkan hama oteng – oteng secara langsung, melakukan rotasi tanaman, menjaga kebersihan lahan tanam serta melakukan aplikasi insektisida sesuai dengan dosis.

  1. Lalat Buah

Lalat buah (Bactrocera sp.) termasuk ke dalam hama utama yang menyerang tanaman melon. Silus hidupnya mulai dari telur hingga menjadi dewasa berlangsung selama ±

Gejala serangan hama lalat buah yaitu membusuknya buah, pada bagian kulit buah terdapat bintik hitam, serta terdapat belatung atau larva di dalam buahnya jika dibelah.

Untuk mengendalikan hama lalat buah, cara yang bisa dilakukan diantaranya yaitu memasang perangkap lalat buah, membungkus buah menggunakan plastik / koran, serta melakukan aplikasi insektisida sesuai dengan dosis

  • Pemanenan

Pemanenan melon bisa dilakukan saat tanaman melon Idola F1 berumur 60 hari setelah tanam. Potensi hasil panen yang bisa dihasilkan yaitu berkisar ± 42 ton per ha

Untuk memanennya, langkah – langkah yang harus dilakukan yaitu :

  1. Potong tangkai buah dengan menggunakan pisau atau gunting, namun sisakan tangkai buah sepanjang 2 cm agar memperpanjang masa simpan buah melon
  2. Potong tangkai buah dengan membentuk huruf T
  3. Lakukan pemanenan ini secara bertahap
  4. Kumpulkan buah melon yang sudah dipanen pada 1 wadah dan sortir buah dengan kualitas baik dari buah berkualitas kurang baik
  5. Buah melon Idola pun siap untuk dipasarkan ke pedagang dan pasar – pasar baik pasar tradisional maupun pasar modern

Baca Juga : Cara Menanam Cabe Secara Hidroponik Dan Sederhana

Belanja Online Dan Jual Benih Melon Idola F1 Murah

belanja, online, belanja online, termurah, lmga agro, toko pertanian, toko pertanian terdekat

Belanja Online dan Jual Benih Melon Idola F1 murah kualitas terbaik bisa Anda beli dan dapatkan di toko pertanian LMGA AGRO. LMGA AGRO merupakan supplier, distributor, reseller, dropshipper, dan agen yang jual kebutuhan petani lengkap.

Kebutuhan pertanian yang LMGA AGRO jual diantaranya seperti zpt, benih tanaman, alat pertanian dan spare part, pupuk, pestisida, dll. Semua produk tersedia dalam harga promo dan diskon.

LMGA AGRO bermitra dengan banyak perusahaan jasa pengiriman logistik Nasional di Indonesia. Perusahaan mitra kami diantaranya yaitu JNT, Tiki, JNE, Pos Indonesia, Wahana, KI8, Indah Logistik, dll. Produk pesanan pasti sampai ke alamat tujuan.

Layanan konsultasi seputar pertanian juga LMGA AGRO berikan agar memberikan kepuasan terhadap konsumen. Untuk Anda yang ingin membeli produk yang LMGA AGRO jual ataupun tertarik berkonsultasi seputar masalah pertanian bisa langsung menghubungi LMGA AGRO melalui no. telepon 082141747141 (Khusus Layanan Telepon) atau 08125222117 (Khusus Layanan WA/SMS).

Demikian artikel berjudul Jual Benih Melon Idola F1 Murah Produk Cap Kapal Terbang ini saya tulis dan sampaikan kepada Anda. Semoga artikel ini memberikan manfaat untuk semua pembaca.

Jika masih terdapat hal – hal yang kurang jelas hubungi saja toko pertanian LMGA AGRO melalui no. telepon yang tertera diatas. Salam sukses.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *