Jual Benih Melon Action 434 Termurah Cap Kapal Terbang

bisi, cap kapal terbang, termurah, benih, bibit, online, shop, olshop, online shop, lmga agro, toko pertanian
Beri Penilaian
  1. Penyiraman

Proses penyiraman perlu petani lakukan secara rutin dalam budidaya melon agar tumbuh dengan sehat. Penyiraman petani lakukan pada sore hari hingga tanaman berumur 1 minggu. Setelah 1 minggu, penyiraman bisa petani lakukan setiap 2 hari sekali. Sistem drainase yang baik tentu harus berfungsi terutama pada musim hujan. Berikan penyiraman secukupnya saja karena tanaman melon tidak menyukai tanah yang basah

Baca Juga : Bisnis Online Peluang Usaha Terbaik Di Era Digital

  1. Pemupukan susulan

Pemupukan susulan penting agar kebutuhan nutrisi tanaman tercukupi. Untuk pemupukan susulan lebih baik menggunakan pupuk cair (organik / buatan ). Pemupukan susulan bisa petani lakukan saat tanaman berumur 1 minggu. Jika menggunakan pupuk padat maka sebaiknya bisa petani larutkan terlebih dahulu.

Proses pemupukan susulan dengan pupuk kimia buatan petani berikan sebanyak 6 kali. Larutkan terlebih dahulu pupuk tersebut lalu siramkan ke tanaman melon. Dosis pemupukan petani berikan dengan takaran 200 – 250 ml per tanaman.

  • Pengendalian Hama dan Penyakit

Hama dan Penyakit yang biasa menyerang tanaman melon diantaranya yaitu :

  1. Mosaik

Penyakit mosaik disebabkan oleh Cucumber Mosaic Virus (CMV). Gejala – gejala serangan penyakit mosaik bisa dilihat dari adanya mosaik hijau tua / hijau muda pada daun dengan bentuk yang kerdil serta berkerut serta bagian tepian yang menggulung ke bawah.

Untuk mengendalikan penyakit ini caranya bisa dengan mencabut dan memusnahkan bagian yang terbakar, melakukan rotasi tanaman serta memberikan aplikasi pestisida sesuai dengan dosis

  1. Lalat Buah

Serangga lalat buah merupakan salah satu hama utama tanaman melon. Hama lalat buah selain menyerang melon juga bisa menyerang tanaman lain, seperti pisang, cabe, semangka, ketimun, pare, tomat, dll. Lalat buah menyerang bagian buah tanaman sehingga merusak dan menyebabkan kerugian bagi petani. Serangan hama lalat buah bisa terlihat dari adanya gejala seperti bentuk buah yang tidak normal, buah berkalus, serta buah menjadi busuk basah.

Hama lalat buah aktif pada waktu siang hingga sore hari. Lalat buah betina dewasa sebelum bertelur akan mencari tempat yang cocok pada permukaan buah sebagai tempat untuk meletakkan telur. Lalat buah lalu meletakkan telurnya pada permukaan buah dengan cara menusukkan ovipositor ke dalam daging buah.

Setelah waktu 2 – 5 hari telurnya akan menetas menjadi larva. Larva / belatung ini akan membuat saluran masuk dan mengisap cairan di dalam daging buah sehingga menyebabkan buah menjadi busuk. Jika belatung sudah berkembang secara maksmial maka belatung akan keluar dari daging buah dan akan mencari tempat berpupa di dalam tanah. Larva / belatung tersebut akan menjadi pupa dalam tanah selama 2 minggu dan berubah menjadi lalat dewasa.

Untuk mengendalikan hama lalat buah diantaranya seperti melakukan aplikasi insektisida sesuai dengan dosis, menggunakan lem perangkap, dll.

  1. Busuk Buah

Penyakit busuk buah menyerang bagian buah tanaman melon. Penyebab penyakit ini bervariasi, mulai dari serangga, cendawan / jamur, dan bakteri. Gejala – gejala penyakit busuk buah contohnya seperti terdapat bercak berwarna coklat kehitaman di beberapa bagian buah dan nantinya akan menjadi busuk.

Untuk mengendalikan penyakit ini, cara yang bisa dilakukan contohnya yaitu melakukan penyiangan gulma, memusnahkan tanaman yang terserang, serta melakukan aplikasi pestisida sesuai dengan dosis yang diperlukan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *