Jual Benih Melon Action 434 Termurah Cap Kapal Terbang

bisi, cap kapal terbang, termurah, benih, bibit, online, shop, olshop, online shop, lmga agro, toko pertanian
Beri Penilaian
  • Mencegah Penyakit Diabetes

Kandungan nutrisi pectin dalam buah melon bermanfaat bagi tubuh untuk mengatur sekresi glukosa ke dalam aliran darah sehingga resiko tubuh terbebas dari serangan diabetes

Baca Juga : Melon Kuning Alisha Tahan Virus

Budidaya Melon Action 434 F1

budidaya, melon, budidaya melon, tanaman melon, buah melon, terlengkap

Cara budidaya melon Action 434 F1 perlu petani lakukan secara baik dan benar. Proses cara budidaya melon action 434 yang baik dan benar yaitu :

  • Persiapan Lahan

Untuk persiapan lahan, sebaiknya lakukan pengolahan lahan terlebih dahulu sebelum penanaman bibit dengan cara petani bajak agar bongkahan tanah menjadi lebih halus dan gembur. Setelah tanah menjadi halus dan gembur, buat / bentuk menjadi bedengan. Buat bedengan dengan ukuran panjang 10 – 15 meter, lebar 100 – 120 cm dan petani beri jarak antar bedengan sekitar ± 50 – 60 cm.

Berikan pemupukan dasar berupa pupuk kandang atau pupuk kompos dengan takaran / dosis 15 – 20 ton per hektar. Selain itu tambahkan juga pupuk KCl, SP-36 dan ZA dengan takaran masing – masing 375 kg, 250 kg, dan 375 kg. Campurkan secara merata pada bedengan dan biarkan selama 2 – 4 hari.

pH lahan tanam harus normal agar bisa petani tanami bibit melon Action 434. Jika pH lahan tanam tidak sesuai dengan kondisi pH normal maka lahan tanam bisa petani berikan kapur pertanian / lastic dengan dosis sebanyak 2 ton per hektar. Berikan pada saat 2 – 3 hari sebelum melakukan pemupukan dasar dengan cara petani campurkan dengan tanah bedengan.

Kemudian tutup bedengan menggunakan plastik mulsa hitam perak. Bagian perak menghadap ke bagian luar dan bagian berwarna hitam menghadap ke tanah. Lalu buat lubang pada mulsa tersebut. Buat 2 baris lubang per mulsa dengan memberikan jarak antar baris ± 60 cm dan antar lubang dalam 1 baris sekitar ± 50 – 60 cm. Setelah itu tutup mulsa tersebut (penutupan mulsa petani lakukan minimal 2 hari sebelum waktu penanaman).

  • Persemaian Benih

Persemaian benih harus petani lakukan agar kualitas benih yang petani tanam memiliki kualitas yang baik. Pertama, rendam benih di dalam air hangat selama 6 – 8 jam. Campurkan dengan larutan fungisida pada air rendaman benih dan petani berikan sesuai dengan dosis.

Keringkan benih dan tebarkan pada kain basah atau koran yang basah. Biarkan selama 1 sampai 2 hari hingga benih berkembang menjadi kecambah. Jaga tingkat kelembaban koran atau kain basah tersebut. Jika terlihat kering maka basahi lagi dengan cara petani cipratkan air secukupnya.

Setelah itu siapkan tray semai atau bisa juga menggunakan polybag kecil. Kemudian isi dengan media tanam yang terdiri dari campuran pupuk kompos / pupuk kandang dan tanah dengan menggunakan perbandingan 1 : 2. Setelah itu masukkan biji melon ke dalam media tanam tersebut sedalam 1 – 2 cm.

Proses persemaian benih ini biasanya berlangsung selama 10 – 14 hari. Dan pada umur tersebut bibit melon telah memiliki 2 – 3 helai daun. Bibit pun siap untuk dipindah ke lahan tanam.

  • Penanaman

Lakukan proses penanaman pada sore hari saat sinar matahari tidak terlalu terik. Ambil bibit yang telah siap petani pindah tanam ke bedengan. 1 lubang tanam untuk 1 bibit tanaman. Tanam bibit pada lubang tersebut. Setelah itu lakukan proses penyiraman agar tanaman tidak mati layu karena kekeringan.

  • Pemeliharaan
  1. Pemasangan Ajir

Pemasangan ajir penting petani lakukan agar tanaman bisa tegak dan buah yang tanaman hasilkan tidak bersentuhan dengan tanah. Ajir yang petani gunakan terbuat dari bilah bambu. Dengan memasang ajir penetrasi sinar matahari akan merata pada seluruh bagian tanaman. Pemasangan ajir petani lakukan 3 hari setelah tanaman petani tanam saat tanaman masih belum terlalu besar. Hal ini petani lakukan agar system perakaran tidak terluka akibat pemasangan ajir

Untuk memasangnya, siapkan ajir yang terbuat dari bilah bambu dengan panjang ± 1,5 meter. Tancapkan pada lubang tanam dengan arah yang serong dan ujung atasnya lebih condong ke arah dalam bedengan. Nantinya ajir tersebut akan bersilangan (membentuk huruf X). Setelah itu siapkan bilah bambu dengan ukuran yang lebih panjang dan petani letakkan secara horizontal diantara persilangan ajir tersebut dengan cara petani ikat dengan menggunakan tali rafia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *