Jual Benih Tomat Sakura Panah Merah Murah Terlengkap dan Berkualitas

terlengkap, sakura f1, tomat sakura, buah tomat hibrida sakura, lmga agro, toko pertanian lmga agro, online shop, olshop, pertanian, petani, benih, bibit

Jual Benih Tomat Sakura Cap Panah Merah Murah Terlengkap dan Berkualitas. LMGA AGRO adalah toko online pertanian terpercaya dan berkualitas di Indonesia.

Toko Pertanian LMGA AGRO jual kebutuhan petani lengkap seperti benih tanaman, zpt, pupuk, alat pertanian dan spare part, pestisida, dll. Semua produk pertanian tersedia lengkap dengan kualitas terbaik dan harga bersaing.

Jual Benih Tomat Sakura F1 Sakura Cap Panah Merah Murah

Tomat Sakura merupakan benih tomat hibrida unggulan Cap Panah Merah produk PT East West Seed Indonesia. Tomat sakura merupakan tanaman tomat dengan tipe indeterminate dimana merupakan tanaman tomat yang proses pertumbuhannya tidak diakhiri dengan tumbuhnya bunga dan buah.

Karakteristik dari benih tomat Sakura F1 Cap Panah Merah diantaranya yaitu :

  • Tahan terhadap penyakit layu Fusarium, layu bakteri serta Tomato Mosaic Virus (ToMV). Buahnya tidak mudah pecah serta toleran terhadap busuk ujung buah
  • Tanaman Tomat Sakura F1 memiliki vigor yang kokoh dengan tipe indeterminate
  • Cocok untuk ditanam di daerah dataran menengah sampai dataran tinggi
  • Jual Benih Tomat Sakura F1 Cap Panah Merah Murah Dan Terlengkap bisa Anda beli di toko pertanian online LMGA AGRO
  • Pembentukan buahnya mudah meskipun dalam kondisi cuaca tidak baik
  • Buah tomatnya memiliki berat 110 gram dengan potensi hasil sekitar ± 5 kg per batang dengan bentuk buah tomat yang hilat dan warna pundak hijau
  • Buah tomat Sakura F1 padat
  • Bisa dipanen setelah tanaman berumur 9 hari setelah tanam (hst). Potensi hasil panennya bisa mencapai sekitar ± 80 ton per ha
  • Tersedia dalam kemasan sachet berukuran 10 gram dan berisi
  • Kebutuhan benih tomat Sakura F1 per ha adalah sekitar 80 gram dengan diberikan jarak tanam sekitar ± 60 x 60 cm
  • Bisa dibudidayakan dengan menggunakan system hidroponik

Manfaat Mengkonsumsi Buah Tomat Sakura F1

Mengkonsumsi tomat Sakura F1 bisa memberikan banyak sekali manfaat untuk tubuh. Beberapa manfaat yang bisa dirasakan dengan mengkonsumsi buah tomat Sakura F1 seperti :

  • Membantu mengurangi penyakit kardiovaskulaar dan stroke

Kandungan kalium dan natrium membantu jantung dan pembuluh darah dalam mengurangi resiko terkena penyakit kardiovaskulaar

  • Membantu mengurangi kadar gula darah

Kandungan serat dalam buah tomat mampu membantu mengurangi kadar gula darah yang berlebih

  • Mencegah kerusakan kulit akibat sinar matahari

Kandungan vitamin C dan kolagen bisa membuat tubuh terhindar dari kerusakan akibat sinar matahari berlebih

  • Mengurangi gejala penyakit asma

Gejala penyakit asma bisa diredakan / dikurangi berkat kandungan zat likopen yang mampu mencegah serta mengurangi gejala asma

Baca Juga : Informasi Pertanian Praktis Dan Gratis

Budidaya Tomat Sakura F1

budidaya, tomat, buah, buah tomat, budidaya tomat, f1, sakura, hibrida

Budidaya tomat hibrida Sakura penting dilakukan secara baik dan benar agar bisa tumbuh dengan sempurna dan menghasilkan hasil panen yang berkualitas. Proses budidaya tomat Sakura F1 yang baik dan benar yaitu :

  • Persemaian

Proses persemaian benih harus dilakukan agar mendapatkan benih yang sehat. Untuk menyemainya, benih harus disemai dalam tray semai dengan menggunakan media yang terbuat dari campuran arang, tanah, dan pupuk kandang menggunakan perbandingan 1 : 1 : 1.

Benamkan benih dalam media tanam dan biarkan selama 25 – 30 hari. Letakkan tray semai pada bedengan khusus dengan diberi atap peneduh agar benih terhindar dari curah air hujan. Selain itu hewan pengganggu juga tidak akan bisa mengganggu lokasi persemaian tersebut.

Lakukan proses penyiraman menggunakan sprayer (sprayer manual atau elektrik sama saja). Letakkan bibit yang baru tumbuh pada polybag hingga siap dipindah ke lahan tanam. Selain melakukan proses persemaian, lakukan juga proses penyiapan lahan tanam agar lahan tanam menjadi gembur.

Berikan Dolomit pada lahan tanam dengan cara ditabur sekitar ± 2 – 4 ton per ha jika pH tanah masih masam atau belum normal. Berikan juga pupuk kandang agar kandungan unsur hara dalam tanah menjadi meningkat. Setelah itu biarkan tanah selama 1 minggu.

  • Penanaman

Untuk mempermudah menanam bibit tomat, tutupi lahan tanam menggunakan mulsa plastik hitam perak. Penggunaan mulsa plastik hitam perak sangat bermanfaat dalam mencegah serangan penyakit pada tomat serta menekan pertumbuhan gulma dan erosi walaupun harganya cenderung lebih mahal.

Setelah mulsa dipasang pada bedengan, biarkan selama jangka waktu 1 minggu.  1 hari sebelum proses penanaman, buat lubang pada mulsa. Lubang tanam dibuat dengan jarak sekitar ± 70 x 60 cm. Jika bibit tomat telah tumbuh 4 daun, maka bibit sudah bisa dipindahkan ke lahan tanam yang telah disiapkan. Caranya dengan menyobek pinggir polybag dan pindahkan bibit pada medianya secara pelan – pelan dan ditanam pada lubang tanam yang telah disiapkan.

Proses penanaman yang paling tepat yaitu pada 2 – 4 minggu sebelum berakhirnya musim hujan. Proses penanaman dilakukan pada sore hari agar tanaman tidak layu dan memberikan proses adaptasi lahan tanam pada tanaman.

  • Pemeliharaan

Pemeliharaan tanaman yang tepat dan benar sangat diperlukan agar tanaman tomat tumbuh dengan sehat. Proses pemeliharaan diantaranya seperti :

  1. Penyiraman

Proses penyiraman dilakukan secara rutin 2 kali setiap hari, yakni pada pagi dan sore hari. Proses pengairannya tidak boleh terlalu menggenang atau terlalu banyak karena tanaman tomat tidak terlalu tahan terhadap genangan air. Karena itu proses penyiraman dilakukan secukupnya saja pada pagi dan sore hari.

Penyiraman pada sore hari harus lebih banyak daripada penyiraman pada pagi hari. Hal ini bertujuan agar air yang menghilang di siang hari tergantikan dengan pemberian air di sore hari serta tanaman tetap tegak meskipun hari telah malam

  1. Penyulaman

Proses penyulaman bertujuan untuk mengganti tanaman yang sakit atau telah mati. Penggantian bibit yang telah mati dibatasi sampai bibit tomat telah berumur sekitar 7 – 14 hari. Jika proses penyulaman tetap dilakukan saat bibit berumur 3 minggu atau lebih maka tanaman tidak akan seragam dan proses pemanenan tidak akan bisa dilakukan secara bersamaan

  1. Penyiangan dan Pembumbunan

Penyiangan gulma penting dilakukan agar tomat terhindar dari penyakit serta lahan tanam menjadi bersih serta bebas hama. Penyiangan dilakukan saat tanaman telah berumur sekitar 15 – 30 hari. Penyiangan gulma bisa dilakukan secara langsung menggunakan tangan atau bisa juga dengan menggunakan cangkul

Pembumbunan juga dilakukan pada proses ini. Pembumbunan dilakukan dengan meletakkan tanah di sekitar perakaran tanaman. Jangan lupa juga untuk memasang turus / ajir.  Pemasangan ajir diperlukan agar tanaman tidak mudah roboh. Pasang ajir di dekat tanaman tomat sebagai tempat untuk mengikatkan tanaman tomat nantinya

  1. Pemupukan

Lakukan juga proses pemupukan agar kebutuhan tanaman tercukupi. Pemupukan lanjutan dilakukan pada saat tomat telah berumur 15, 25 dan 35 hari setelah tanam (hst). Pupuk yang digunakan adalah pupuk akar dan diberikan ke tanaman tomat dengan cara dikocor. Dosisnya yaitu 3 kg NPK 16 – 16 – 16 dilarutkan ke dalam 200 liter air per 1000 tanaman. Berikan sebanyak 200 ml pada tiap tanaman.

Jangan lupa berikan pupuk daun yang mengandung Nitrogen tinggi. Pemberian pupuk daun ini diberikan setelah tanaman berumur 7 dan 24 hari setelah tanam (hst). Sedangkan pupuk daun yang mengandung Kalium, fosfor serta unsure mikro yang tinggi diberikan pada saat tanaman berumur 20, 30, dan 45 hari setelah tanam.

  1. Pemangkasan

Proses pemangkasan bertujuan agar menghasilkan kualitas buah yang baik. Dengan proses pemangkasan, nutrisi menjadi terfokus untuk penguatan batang sehingga kualitas buah menjadi baik.

Proses pemangkasan bisa dilakukan jika tanaman telah tumbuh cukup besar. Setiab batang atau ranting yang tumbuh secara tidak teratur atau terlihat sakit maka bisa dipangkas. Untuk pemangkasan tunas air dilakukan setiap 1 minggu sekali dalam masa pertumbuhan.

Agar pertumbuhan lebih optimal, setiap tanaman disisakan 1 cabang dengan 1 cabang tersebut terdiri dari 3 tandan. Setiap tandan disisakan 5 buah agar buah bisa bertambah besar dan memiliki kualitas yang baik

  1. Pengikatan

Tanaman diikatkan pada ajir / turus yang telah dipasang pada proses sebelumnya. Dengan diikatkan pada ajir / turus maka pohon tomat bisa menyangga buahnya dengan baik

Baca Juga : Cabai Columbus Harapan Petani Indonesia

  • Pengendalian Hama dan Penyakit

Beberapa hama dan penyakit akan selalu memberikan ancaman. Karena itu ancaman tersebut perlu untuk diberantas dan dikendalikan agar tidak semakin menyebar.

Contoh beberapa hama dan penyakit yang bisa menyerang tanaman tomat diantarnya yaitu :

  1. Antraknosa

Penyakit antraknosa ini disebabkan oleh serangan cendawan Colletotrivhum coccodes (Wallr.) Hughes. Bagian tanaman yang biasanya terserang penyakit ini contohnya seperti batang, akar, dan buah tomat.

Jika tumbuhan tomat telah terserang penyakit ini, biasanya terdapat gejala – gejala seperti terdapat bercak kecil dan berair berbentuk bulat dan cekung yang makin melebar. Bercak tersebut berwarna coklat dan lama – kelamaan membentuk lingkaran pada satu titik dan warnanya berubah menjadi hitam. Jika penyakit ini telah menyerang batang dan akar, maka warna pada jaringan korteks akan berubah menjadi coklat dan tanaman menjadi layu.

Untuk mengendalikan penyakit ini, cara yang bisa digunakan seperti mencabut dan memusnahkan tanaman yang terserang, melakukan rotasi tanaman selama jangka waktu 1 – 2 tahun, serta melakukan aplikasi fungisida berbahan aktif kaptafol dengan cara disemprot

  1. Layu Fusarium

Penyakit layu fusarium disebabkan oleh cendawan Fusarium oxysporum. Cendawan ini menginfeksi tanaman dengan cara menyerang pada bagian jaringan pembuluh melalui akar. Setelah itu, melalui jaringan xylem yang telah terinfeksi penyakit ini maka akan berubah warna menjadi coklat dan mulai menyebar ke bagian lain secara cepat. Proses pengangkutan air ke daun menjadi terhambat sehingga menyebabkan daun akhirnya kekurangan nutrisi dan berubah menguning dan layu.

Penyakit layu fusarium bisa dikendalikan dengan cara – cara seperti menggunakan mulsa plastik transparan agar penyakit ini mati, membersihkan peralatan pertanian yang digunakan, memusnahkan tanaman yang terserang, serta memberikan aplikasi fungisida sesuai dengan dosis

  1. Cacing

Serangan hama cacing bisa terjadi jika pH tanah berada pada level 4 – 5. Maka karena itu bisa dengan memberikan Dolomit / kapur pertanian jika pH tanah terlalu masam untuk membuat pH tanah menjadi netral. Berikan juga pupuk secara seimbang agar unsure hara dalam tanah terjaga dengan baik

  1. Ulat buah

Bagian yang sering diserang oleh hama ulat buah (Heliothis armigera atau Helicoverpa armigera) diantaranya yaitu bagian buah, daun, dan bunga. Hama ulat buah membuat lubang pada bagian buah secara berpindah – pindah dan membuat buah menjadi terinfeksi dan lama – lama akan membusuk.

Hama ini mempunyai ukuran panjang ± 4 – 5 cm dengan permukaan yang ditumbuhi bulu dan juga berkutil. Ulat buah memiliki warna bervariasi dari hitam, hijau, hijau kekuningan, dan juga coklat. Untuk membasmi hama ini, caranya bisa dengan mengambilnya secara langsung dan membakarnya bersama telur – telurnya, menjaga kebersihan di sekitar lahan tanam serta menggunakan aplikasi insektisida sesuai dengan dosis

  1. Lalat Buah

Hama lalat buah (Bactrocera sp.) memiliki sayap transparan dengan warna tubuh hijau kehitaman dengan panjang tubuh sekitar 8 mm. Hama ini saat masih menjadi belatung muda memiliki warna putih, dan saat menjelang tua berubah menjadi kekuningan dengan panjang tubuh sekitar ± 1 cm. Belatung lalat buah hidup di dalam daging buah.

Tanaman yang terserang hama lalat buah akan menjadi busuk dan jika dibuka akan terdapat belatung di dalamnya. Dalam bentuk pupa lalat buah hidup di permukaan tanah. Untuk mengendalikan hama ini caranya bisa dengan menggunakan pengolahan lahan tanam yang benar, membuat perangkap untuk lalat jantan, melakukan penyiangan gulma, serta memberikan aplikasi insektisida sesuai dengan dosis

  1. Bercak Kering Alternaria (Early Blight)

Penyakit bercak kering alternaria bisa terlihat dengan adanya bercak kecoklatan berbentuk bulat pada daun. Bercak tersebut nantinya akan terus melebar hingga seluruh daun berubah warna menjadi coklat dan akhirnya mati. Selain bagian daun, bagian batang juga bisa terserang penyakit ini.

Bercak kering alternaria disebabkan oleh cendawan Alternaria tomatophila dan A. solani. Ketika jarak tanam kurang ideal / terlalu berdempetan, maka persentase kemungkinan tanaman tomat terserang penyakit bercak kering alternaria akan bertambah besar. Cara mengendalikan penyakit ini diantaranya yaitu melakukan penyiangan gulma, mencabut dan memusnahkan tanaman tomat yang terserang serta melakukan aplikasi fungisida sesuai dengan dosis

  1. Kutu Kebul

Kutu kebul adalah sejenis kutu yang memiliki sayap dan berwarna putih dan termasuk hama yang berbahaya. Hama ini hidup secara berkelompok di bawah daun dan bisa terlihat terselubungi tepung berwarna putih.

Serangan hama ini dilakukan dengan cara mengisap cairan daun. Pertumbuhan yang terhambat serta kerdil, daun menjadi berwarna kuning dan keriting merupakan gejala – gejala yang terlihat dari serangan penyakit ini. Hama kutu kebul juga merupakan vector pembawa virus Gemini.

Untuk mengendalikan hama kutu kebul bisa dilakukan dengan cara – cara seperti melakukan rotasi tanaman, menggunakan mulsa plastik, membersihkan area lahan tanam serta melakukan aplikasi akarisida berbahan aktif abamectin dengan cara disemprot

  1. Kutu Daun

Kutu daun atau aphids adalah jenis kutu penghisap berwarna hijau. Hama ini bisa juga bisa menjadi vector pembawa virus. Cairan pada daun dan bagian tanaman lain dihisap hama ini sehingga pertumbuhannya menjadi terhambat dan bagian daun menjadi keriting. Serangan kutu daun bisa dilihat dari gejala – gejala seperti banyaknya semut pada tanaman yang terserang. Maka jika pada tanaman tomat sudah terlihat banyaknya semut maka sudah pasti terserang hama kutu daun.

Untuk mengatasi serangan hama ini bisa dengan cara membersihkan area lahan tanam, memusnahkan tanaman yang terserang, serta melakukan aplikasi penyemprotan akarisida berbahan aktif abamectin

  • Pemanenan

Proses pemanenan bisa dilakukan setelah tanaman berumur ± 85 – 95 hari setelah tanam.  Proses panen dilakukan setiap 2 – 3 hari sekali dalam 1 musim dan bisa dipanen hingga 10 – 15 kali tergantung kondisi tanaman yang dipanen. Buah tomat Sakura yang siap dipanen memiliki ciri – ciri seperti warna kulit buah yang berubah dari hijau menjadi kekuning – kuningan / kemerah – merahan, serta tepian daun yang menguning dan batangnya mengering.

Proses pemetikannya lebih baik dilakukan pada pagi atau sore hari. Hal ini bertujuan agar buah tomat dalam kondisi segar dan menghindari proses penguapan yang mampu membuat ukuran buah menjadi menyusut / kecil. Potensi hasil panen buah tomat Sakura F1 adalah 60 – 80 ton per ha.

Baca Juga : Sukses Menanam Cabe dan Tomat di Musim Hujan

Belanja Online Dan Jual Benih Tomat Sakura F1 Cap Panah Merah Murah Berkualitas

belanja, online, belanja online, jual benih tomat, panah merah, cap panah merah, murah, harga murah, berkualitas

Belanja Online Dan Jual Benih Tomat Sakura F1 Cap Panah Merah Murah Terlengkap dan Berkualitas bisa Anda beli dan dapatkan di LMGA AGRO. LMGA AGRO jual berbagai kebutuhan tani lengkap dan berkualitas terbaik.

Selain itu, LMGA AGRO menjalin kerjasama dengan berbagai perusahaan perngiriman Nasional berkualitas dan terpercaya di Indonesia untuk mengirimkan pesanan Anda. Mitra pengiriman kami contohnya seperti JNT, Pos Indonesia, JNE, Tiki, Wahana, Indah Logistik, KI8, dll. Pesanan dijamin pasti akan sampai ke alamat tujuan.

Layanan konsultasi seputar masalah pertanian juga LMGA AGRO berikan untuk memberikan kepuasan kepada Anda. Jadi untuk Anda yang ingin membeli produk kami atau ingin berkonsultasi seputar masalah pertanian bisa langsung menghubungi toko pertanian online LMGA AGRO melalui no. telepon 082141747141 (Khusus LayananTelepon) atau melalui no. telepon 08125222117 (Khusus Layanan WA/SMS).

Sekian artikel tentang Jual Benih Tomat Sakura Panah Merah Murah Terlengkap dan Berkualitas ini saya tulis dan sampaikan kepada Anda. Semoga artikel ini bisa memberikan manfaat dan menambah wawasan serta pengetahuan Anda. Apabila masih terdapat hal – hal yang kurang jelas bisa langsung menghubungi toko pertanian LMGA AGRO melalui no. telepon diatas. Salam sukses.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *