Pertanian Berkelanjutan Upaya Mewujudkan Sistem Pertanian Modern

Pertanian Berkelanjutan Upaya Mewujudkan Sistem Pertanian Modern. 08125222117 WA / SMS LMGA AGRO. LMGA AGRO menyediakan berbagai kebutuhan bertani lengkap. Tersedia benih tanaman, zpt, pupuk, alat tani, dll. Kami menjual produk – produk tersebut dengan harga murah.

Toko Tani Online LMGA AGRO bekerja sama dengan perusahaan jasa logistik berkualitas di Indonesia untuk mengirim pesanan Anda. Mulai dari Pos Indonesia, JNT, JNE, Wahana, Indah Logistik, KI8, dll. Kami memberikan jaminan produk pesanan Anda pasti sampai ke alamat tujuan. LMGA AGRO selalu berusaha memberikan pelayanan terbaik untuk konsumennya.

Mungkin banyak masyarakat awam masih belum familiar dengan istilah pertanian berkelanjutan. Apa itu arti dari istilah tersebut ?? Manfaat apa yang dihasilkan dari pertanian berkelanjutan ?? Lalu ciri – ciri pertanian berkelanjutan itu seperti apa ??

Pertanian Berkelanjutan

sistem, pertanian, berkelanjutan, modern, tanaman, pangan

Pertanian berkelanjutan adalah suatu gerakan pertanian menggunakan prinsip – prinsip studi hubungan antara organisme serta lingkungan dan juga menggunakan prinsip ekologi dimana bertujuan untuk membantu manusia untuk mempertahankan dan meningkatkan kualitas lingkungan dan sumber daya alam.

Dengan menggunakan 2 prinsip tersebut, dapat disimpulkan bahwa pertanian berkelanjutan akan membawa dampak dan manfaat positif bila diterapkan dalam sistem tani zaman sekarang.

Namun ada juga beberapa pendapat bahwa pertanian berkelanjutan lebih menekankan berkelanjutan secara ekonomi, dengan menggunakan cara seperti meluasnya pembelian lokal dengan rantai pasokan pendek, jejak ekologi sedikit, kebun rumah yang jauh lebih banyak, serta penggunaan energi dimana jauh lebih sedikit untuk meningkatkan efisensi energi.

Sistem tani berkelanjutan mulai berkembang dan menjadi fenomena baru di tahun 1990 – an. Program tani ini hadir sebagai jawaban dari penggunaan sistem tani konvensional dimana banyak membawa dampak negatif.

Dampak negatif dari sistem tani konvensional tersebut seperti penggunaan bahan kimia dan pestisida berlebihan pada lingkungan.

Di awal waktu berkembangnya sistem tani konvensional yakni pada awal – awal tahun 1970 – an program ini banyak membawa manfaat positif dengan meningkatnya produksi di sektor pertanian secara signifikan.

Namun seiring waktu berjalan penggunaan pestisida dan bahan kimia berlebihan memberikan dampak negatif seperti masalah kesehatan serta memberikan banyak kerusakan terhadap lingkungan.

Sistem tani berkelanjutan hadir sebagai jawaban dari masalah yang dihadapi dari penggunaan sistem tani konvensional. Sistem tani berkelanjutan diharapkan dapat meminimalkan dampak – dampak negatif dari penggunaan sistem tani konvensional sehingga ekosistem dan lingkungan tetap terjaga.

Pertanian berkelanjutan dipandang oleh FAO (Food and Agriculture Organization) sebagai upaya mitigasi penting dimana mampu untuk mengurangi tingkat emisi karbon.

Hal ini didasarkan pada penelitian FAO dimana memperlihatkan bahwa sektor tani menyumbang emisi karena telah terbukti meningkatkan temperatur sekitar 1 sampai 2 derajat Celcius.

Pengurangan tingkat emisi tersebut sudah disepakati oleh semua Negara dalam kesepakatan global di Konferensi Tingkat Tinggi Perubahan Iklim dimana tertuang dalam Paris Agreement.

Untuk mewujudkan penurunan emisi karbon tersebut, diperlukan perubahan signifikan dalam sistem pangan dan bertani yang memuat perubahan secara teknis dan ekonomis. Contoh faktor perubahan teknis adalah seperti dalam ketersediaan benih tanaman tahan banjir maupun kekeringan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *