Jual Seledri Amigo Murah Di LMGA AGRO Berkualitas Tinggi. 08125222117 WA/SMS LMGA AGRO. LMGA AGRO adalah toko pertanian terpercaya untuk konsumen dan toko pertanian lain di Indonesia.
Produk – produk pertanian yang LMGA AGRO jual antara seperti zpt, pupuk, benih tanaman, alat pertanian dan spare part, pestisida, dll. Semua produk pertanian terlengkap sudah kami sediakan untuk melayani Anda.
Seledri
Seledri. Apa itu seledri ? Mungkin beberapa dari kita sudah ada yang tahu tanaman ini, namun ada juga yang belum mengetahui tanaman seledri. Seledri (Apium graveolens L.) merupakan tanaman sayur dan juga tanaman obat yang banyak bermanfaat untuk bumbu masakan sehari- hari.
Pada umumnya, di Indonesia tanaman ini bermanfaat sebagai sayur lalapan atau sebagai penyedap sayur sup. Sementara untuk pemanfaatan sebagai obat, tanaman ini juga tak kalah dari tanaman obat lainnya.
Menurut sejarahnya, tanaman ini sudah dikenal oleh manusia sejak ribuan tahun lalu. Orang – orang sejak jaman dulu sudah menggunakan seledri sebagai sayuran dan obat.
Hal itu karena tanaman seledri sendiri memiliki banyak manfaat untuk tubuh. Beberapa manfaat seledri untuk tubuh antara lain seperti :
- Mencegah Dan Mengatasi Tekanan Darah Tinggi
Tekanan darah tinggi atau hipertensi mampu menyebabkan tubuh terserang penyakit lain, contohnya saja seperti penyakit jantung koroner.
Dengan mengkonsumsi seledri secara rutin, maka akan mencegah tekanan darah tinggi pada tubuh. Seledri memiliki manfaat anti hipertensi sehingga juga bisa membantu menurunkan hipertensi.
- Mencegah Kanker
Seledri mengandung zat polyacetylenes, dimana zat ini mampu mencegah pembentukan sel kanker dan membasmi racun dalam tubuh. Sehingga tubuh terhindar dari resiko terserang penyakit kanker.
- Menjaga Kesehatan Ginjal
Kandungan nutrisi seperti zat besi, dan vitamin A, B, C dalam jumlah tinggi pada seledri bermanfaat untuk melindungi ginjal. Dengan begitu maka kesehatan ginjal akan terjamin.
- Menurunkan Kolesterol
Kandungan elemen unik dalam seledri (3-n-butylphthalide / BuPH) bermanfaat dalam menurunkan kadar lemak dan menjaga kesehatan jantung. Dengan begitu, tingkat kolesterol tubuh pun bisa kita turunkan.
Jual Benih Seledri Amigo Murah
Amigo merupakan benih seledri unggulan produk dari Panah Merah (PT East West Seed Indonesia). Amigo cocok untuk tanam pada daerah dataran tinggi dengan cuaca yang lembab.
Seledri Amigo memiliki daun hijau muda dengan tangkai panjang, vigor tanaman tegak, anakan banyak dan produktif dan sangat cocok tanam daerah dataran menengah – dataran tinggi oleh petani Indonesia.
Benih seledri Amigo tersedia dalam kemasan sachet 20 gram dan berisi 4000 butir benih. Anda bisa mendapatkan segera benih seledri Amigo lewat toko pertanian LMGA AGRO. Toko Pertanian LMGA AGRO jual benih seledri Amigo murah dengan kualitas terbaik. Beli sekarang juga sebelum kehabisan.
Baca Juga : Meraup Untung Budidaya Melon
Potensi Budidaya Seledri Amigo Sebagai Usaha Yang Menguntungkan
Nilai ekonomi seledri cukup menjanjikan di pasaran. Banyaknya peminat seledri berbanding terbalik dengan tingkat budidayanya yang cukup rendah dibandingkan dengan tanaman sayuran lain, seperti misalnya cabe. Oleh karena itu, hal ini bisa dimanfaatkan menjadi peluang usaha dalam meraup keuntungan.
Langkah – langkah dalam melakukan budidaya seledri pun tergolong mudah untuk dilakukan. Simak selengkapnya cara budidaya seledri yang baik dan benar berikut ini !
Budidaya Seledri

Budidaya seledri bisa dilakukan asalkan sesuai dengan syarat – syarat tumbuh yang diperlukan. Beberapa syarat tumbuh yang harus dipenuhi yaitu :
- Direkomendasikan untuk ditanam di dataran tinggi (diatas ketinggian 900 mdpl). Tanaman seledri sebenarnya tetap bisa ditanam di daerah dataran rendah, namun ukuran batangnya akan mengecil dibandingkan jika ditanam pada daerah dataran tinggi.
- Untuk mendukung pertumbuhan seledri, tanaman ini membutuhkan cuaca lembab. Curah hujan yang baik akan membantu pertumbuhan tanaman ini. Namun jika curah hujan terlalu tinggi maka akan mengganggu pertumbuhannya dan menyebabkan kerusakan
- Tingkat pH tanah berkisar antara 5,5 – 6,8 dan tanah kaya akan kandungan humus
Jika semua syarat tumbuh sudah terpenuhi, maka budidaya seledri Amigo pun bisa untuk dilakukan. Budidaya seledri Amigo terdiri dari beberapa proses.
Tahapan budidaya seledri Amigo diantaranya yaitu :
-
Persiapan Benih
Siapkan benih seledri Amigo yang telah disiapkan. Rendam dengan air hangat selama ± 15 – 30 menit. Setelah direndam, benih pun siap untuk disemai.
Namun sebelum disemai, siapkan dahulu media semai benih. Bisa dengan menggunakan tray semai ataupun media semai lain seperti peti plastic atau kayu. Isi media semai dengan pupuk kompos dan tanah dengan perbandingan 1 : 2. Media semai pun siap untuk digunakan.
Letakkan benih seledri Amigo pada tray semai. Tutup dengan media tanam tipis- tipis. Letakkan benih tersebut pada tempat yang mendapat sinar matahari cukup, namun lindungi dengan naungan agar tetap terlindung dari paparan sinar matahari berlebih secara langsung. Jangan lupa sirami dengan secukupnya agar kebutuhan airnya tetap tercukupi. Sirami pada pagi dan sore hari agar tingkat kelembabannya terjaga.
Biarkan bibit seledri tumbuh hingga memiliki daun sebanyak 2 – 3 buah. Untuk mempercepat proses pertumbuhan bibit seledri, berikan pupuk daun dan juga pupuk NPK pada hari ke 20 dan 25. Berikan dengan dosis sebanyak 10 gram untuk 10 liter air.
Semprotkan dengan pestisida agar bibit terhindar dari serangan hama. Setelah bibit berumur ± 1 bulan, bibit seledri Amigo pun siap untuk dipindahkan ke lahan tanam.
-
Pengolahan Lahan Tanam
Pengolahan lahan tanam perlu dilakukan terlebih dahulu agar kondisi tanah menjadi gembur. Selain itu, tingkat pertumbuhan bibit akan menjadi lebih maksimal jika tanah diolah terlebih dahulu.
Untuk mengolah lahan tanam, bisa dengan cara dibajak menggunakan cangkul atupun alat lain. Jika menggunakan cangkul, cangkul tanah sedalam ± 30 cm. Setelah itu, diamkan selama ± 15 hari dan pastikan mendapat sinar matahari yang cukup.
Cek pH tanah setelah 15 hari. Jika pH masih rendah (< 6,5)atau tidak sesuai dengan pH yang diinginkan maka berikan dolomite atau kapur pertanian agar tingkat pH tanah menjadi netral. Berikan dolomite atau kapur pertanian dengan dosis sebanyak ± 1 – 2 ton untuk 1 hektar lahan tanam.
Setelah semuanya selesai, buat bedengan pada lahan tanam. Bedengan dibuat dengan ukuran tinggi ± 30 cm, lebar berkisar antara 80 – 100 cm dan panjangnya bisa disesuaikan dengan luas lahan tanam.
Berikan jarak sebesar 30 – 40 cm antar bedengan agar memudahkan dalam membuat saluran drainase / parit. Parit tersebut akan sangat berguna sebagai saluran drainase jika terdapat genangan air akibat hujan pada lahan tanam.
Setelah itu, berikan pemupukan awal. Untuk pemupukan awal, berikan pupuk kompos atau pupuk kandang. Pupuk tersebut diberikan dengan dosis sebanyak ± 10 – 20 ton per hektar. Pemberian pupuk ini diberikan diatas bedengan. Setelah diberikan, tutupi dengan mulsa plastic agar terlindung dari air hujan.
Diamkan selama ± 3 – 4 hari. Setelah 3 – 4 hari, maka kandungan nutrisi dari pupuk kompos atau pupuk kandang yang telah diberikan akan menyatu dengan tanah. Tanah pun siap untuk ditanami.
-
Penanaman
Sebelum bibit ditanam pada lahan tanam, siapkan lubang tanam terlebih dahulu pada bedengan. Untuk 1 lubang tanam diisi dengan 1 bibit seledri.
Pindahkan bibit ke lubang tanam. Lakukan secara hati – hati agar tidak merusak akar tanaman. Tutupi dengan tanah di sekitar lubang tanam. Setelah itu siram dengan air secukupnya agar tingkat kelembaban tanah tetap terjaga.
Baca Juga : Ciri – Ciri Benih Komersil Berkualitas Dan Unggul Di Pasaran
-
Pemeliharaan
Proses pemeliharaan seledri Amigo terdiri dari beberapa tahap. Tahapan – tahapan proses pemeliharaan seledri Amigo yaitu :
-
Penyiraman
Pada musim kemarau, penyiraman dilakukan secara rutin setiap hari pada waktu pagi dan sore hari. Hal itu karena tingkat kelembaban seledri harus tetap terjaga. Intensitas penyiraman pada musim kemarau bisa diperbanyak agar seledri tidak mengalami kekeringan. Sementara untuk musim hujan, intensitas penyiraman bisa dikurangi agar seledri tidak terlalu becek.
-
Penyulaman Bibit
Penyulaman bibit bertujuan agar kualitas tanaman menjadi lebih baik dan pertumbuhannya seragam. Untuk melakukan penyulaman bibit seledri, caranya dengan mengganti bibit dengan kualitas buruk dengan bibit lain yang berkualitas baik. Penyulaman bibit seledri dianjurkan dilakukan saat bibit sudah berumur ± 2 minggu.
-
Penyiangan
Gulma dan rumput liar akan senantiasa mengganggu pertumbuhan tanaman. Oleh karena itu, proses penyiangan ini perlu dilakukan agar pertumbuhan seledri tidak terganggu dan terhindar dari serangan hama maupun penyakit.
Cabut rumput liar maupun gulma di sekitar tanaman. Lakukan secara hati – hati agar tidak melukai seledri. Setelah lahan tanam bersih dari rumput liar dan gulma, maka bedengan bisa diberikan pupuk agar kebutuhan nutrisinya tetap tercukupi.
-
Pemupukan susulan
Pemupukan susulan bisa diberikan dengan menggunakan pupuk organik ataupun pupuk anorganik. Namun pastikan agar pupuk yang diberikan mengandung unsur Nitrogen dominan dalam fase vegetatif.
Jika perlu bisa ditambahkan dengan unsur Phospor dan Kalium dalam fase berkelanjutan sampai fase pemanenan tiba. Berikan pemupukan susulan ini setiap 5 – 7 hari sekali atau disesuaikan dengan dosis anjuran yang tertera.
-
Pengendalian Hama dan Penyakit
Hama dan penyakit selalu menjadi ancaman untuk perkembangan tanaman, termasuk ke dalam budidaya tanaman seledri. Oleh karena itu, selalu waspada terhadap hama dan penyakit yang mungkin bisa menyerang menjadi sebuah keharusan.
Beberapa hama dan penyakit yang bisa menyerang seledri diantaranya seperti :
-
Wereng
Wereng merupakan hewan serangga penghisap cairan tanaman. Hama ini termasuk ke dalam ordo Hemiptera. Hama wereng selain menyerang tanaman juga bisa menjadi vector penularan penyakit terutama dari virus.
Serangan hama wereng bisa menyebabkan tanaman menjadi kering dan kerdil. Hama ini menyerang dengan cara mengisap cairan tanaman dan mampu menularkan virus pada tanaman yang diserang.
Untuk mengatasi serangan hama wereng, caranya bisa dengan melakukan pengasapan, menjaga kebersihan lahan tanam, melakukan rotasi tanaman, dan melakukan aplikasi insektisida sesuai dengan dosis.
-
Penyakit Busuk Lunak Bakteri
Penyakit busuk lunak bakteri (Bacterial Soft Rot) disebabkan oleh bakteri Erwinia Carotovora pv. Penyebaran penyakit ini juga bisa disebarkan oleh hewan serangga. Akibat penyakit ini, tanaman yang terserang akan menjadi rusak. Kerugiannya pun tak main – main, yakni bisa mencapai kisaran 20 % – 50 %.
Ciri – ciri tanaman terserang penyakit busuk lunak bakteri diantaranya yaitu terjadi proses pembusukan yang cepat sekali akibat terus diproduksinya enzim ekstraseluler oleh bakteri secara massif.
Untuk mengendalikan penyakit busuk lunak bakteri, menjaga kebersihan lahan tanam, melakukan rotasi tanaman, membuang dan membakar tanaman yang terserang, serta melakukan aplikasi fungisida berbahan aktif simoksamil atau mankozeb sesuai dengan dosis.
-
Penyakit Late Night
Penyakit ini disebabkan oleh serangan cendawan Septoria sp. Gejala pada seledri yang terserang penyakit ini seperti terdapat bercak – bercak nekrosis dan klorosis yang bisa menyebar ke daun dan tangkai daun.
Terdapat pula bintik – bintik hitam pada bagian tanaman yang mengalami nekrosis. Sementara pada bagian tangkai daun terdapat bercak berwarna coklat dan terlihat memanjang.
Untuk mengatasi serangan penyakit late night, cara yang bisa dilakukan diantaranya yaitu mencabut dan memusnahkan tanaman yang terserang, menjaga kebersihan lahan tanam, melakukan rotasi tanaman, serta melakukan aplikasi fungisida golongan Stobilurin atau berbahan aktif Pyraclostobin, atau bisa juga menggunakan pestisida Dhitane dengan dosis sebanyak ± 1,5 gram per liter.
-
Penyakit Busuk Daun
Busuk daun disebabkan oleh serangan cendawan Phytopthora infestans. Penyakit ini bisa ditemui pada daerah dataran tinggi dengan suhu rendah dan tingkat kelembaban tinggi.
Gejala serangan penyakit busuk daun diantaranya yaitu terdapat bercak berwarna coklat atau abu – abu dan terlihat agak basah di bagian tengahnya. Dan juga jika dilihat akan nampak seperti daun terbakar.
Untuk mengatasi serangan penyakit busuk daun, cara yang bisa dilakukan diantaranya yaitu memotong dan memusnahkan daun yang terserang, menjaga kebersihan lahan tanam, serta melakukan aplikasi fungisida sesuai dengan dosis.
-
Penyakit Bercak Daun
Bercak daun disebabkan oleh serangan lalat penggorok daun Liriomyza huidobrensis. Penyakit ini sudah umum menyerang berbagai tanaman budidaya. Kerugian akibat serangan penyakit bercak daun selain dampak ekonomi yang ditimbulkan juga sangat mudah untuk menyebar ke tanaman lain.
Penyakit bercak daun akan semakin berkembang pesat pada musim hujan. Tingkat kelembaban tinggi dan curah hujan tinggi menjadi pendukung berkembangnya penyakit ini.
Gejala tanaman yang terserang penyakit bercak daun diantaranya yaitu daun menjadi kering dan menggulung, muncul bercak daun tak beraturan berwarna coklat, serta daun menjadi rapuh.
Cara mengatasi serangan penyakit bercak daun diantaranya yaitu memusnahkan bagian tanaman yang terserang dan membakarnya, melakukan rotasi tanaman, menjaga kebersihan lahan tanam, serta melakukan aplikasi pestisida sesuai dengan dosis.
-
Kutu Daun
Kutu daun atau Aphids merupakan hama serangga berukuran kecil dan memakan getah tanaman. Tubuhnya biasanya memiliki warna coklat, hitam, atau hijau. Hewan ini hidup berkoloni dan berukuran sekitar 1 – 2 mm.
Hama ini menyukai bagian tanaman yang berumur muda, seperti bagian pucuk daun, bunga, dan tunas. Kutu daun akan mengisap cairan di dalamnya sehingga bagian yang terserang akan terlihat kering.
Serangan kutu daun pada musim kemarau biasanya merupakan serangan yang tergolong berat. Hal tersebut diakibatkan suhu panas pada musim kemarau yang memacu kecepatan reproduksi hama menjadi beberapa kali lebih cepat.
Selain itu, seekor Aphids betina memiliki sifat parthenogenesis dan mampu menghasilkan telur dalam jumlah banyak, sehingga kerusakan yang ditimbulkan akibat hama ini jika tidak segera diatasi akan semakin parah.
Gejala serangan hama kutu daun contohnya yaitu terdapat bercak kuning pada permukaan daun, tanaman terlihat kering, daun berukuran kecil dan mengeriting, dan pada serangan yang parah tanaman akan mati.
Untuk mengatasi serangan hama aphids, caranya bisa dengan menjaga kebersihan lahan tanam, melakukan rotasi tanaman, menggunakan predator alami kutu daun, atau melakukan aplikasi insektisida sesuai dengan dosis.
-
Pemanenan
Setelah berumur 80 – 100 hst, seledri Amigo pun siap untuk dipanen. Potensi panen Amigo yaitu sebanyak ± 10 – 12 ton. Cara memanennya yaitu dengan memetik setiap tangkai daunnya. Setelah itu, masukkan ke dalam wadah.
Setelah itu, cuci dengan air bersih. Kemudian kemas dan simpan pada lemari pendingin agar lebih awet atau bisa juga dikonsumsi secara langsung. Jika ingin dipasarkan, pastikan agar mengemasnya lagi dengan rapi dan hasil panen seledri Amigo pun siap untuk dipasarkan.
Baca Juga : Bisnis Modal Kecil Dengan Untung Besar Di Dunia Pertanian Indonesia
Jual Seledri Amigo Di LMGA AGRO Berkualitas Tinggi Harga Murah

Jual Seledri Amigo Di LMGA AGRO Berkualitas Tinggi Harga Murah di toko Pertanian LMGA AGRO. LMGA AGRO jual dan menyediakan benih seledri Amigo Cap Panah Merah harga murah dan siap kirim sampai ke alamat tujuan.
LMGA AGRO bekerja sama dengan banyak perusahaan jasa logistik Nasional untuk mengirim barang pesanan sampai ke alamat tujuan. Beberapa perusahaan mitra pengiriman kami contohnya yaitu KI8, JNE, Pos Indonesia, Wahana, Indah Logistik, Tiki, JNT, dll. Semua pesanan yang kami kirimkan dijamin akan sampai ke alamat tujuan.
Layanan konsultasi seputar masalah pertanian juga LMGA AGRO berikan untuk menambah tingkat kepuasan Anda. Jadi, untuk Anda yang ingin berkonsultasi seputar masalah pertanian ataupun tertarik ingin beli produk kami langsung saja menghubungi Toko Pertanian LMGA AGRO melalui no. telepon 08125222117 (Khusus Layanan WA/SMS) atau 082141747141 (Khusus Layanan Telepon).

