Jual Terong Turangga F1 Kualitas Terbaik Murah

kualitas terbaik, toko pertanian, terbaik, kualitas, murah, harga murah, cap panah merah

Jual Terong Turangga F1 Kualitas Terbaik Murah. 08125222117 WA/SMS LMGA AGRO. LMGA AGRO merupakan toko online pertanian yang jual dan menyediakan berbagai kebutuhan tani harga murah.

Kebutuhan bercocok tanam yang LMGA AGRO jual seperti pestisida, pupuk, alat pertanian dan spare part, zpt, benih tanaman, dll. Kualitas produk yang kami jual selalu memiliki kualitas terbaik di kelasnya.

LMGA AGRO bekerjasama dengan banyak perusahaan pengiriman logistik terpercaya di Indonesia. Mitra pengiriman logistik kami diantaranya yaitu Wahana, KI8, JNT, Tiki, Pos Indonesia, JNE, Indah Logistik, dll. Semua pesanan dijamin pasti sampai ke alamat tujuan.

Terong atau terung (Solanum melongena) merupakan tanaman buah dan buahnya dijadikan sebagai sayuran. Berasal dari Sri Lanka dan India, tetapi pada asal usul budidayanya berawal dari bagian timur dan selatan Asia sejak zaman prasejarah namun dunia Barat baru mulai mengenal tanaman ini pada tahun 1500an.

Buah yang dihasilkan tanaman terong pun bermacam – macam. Begitu juga dengan warnanya. Namun,, beberapa yang bisa dengan mudah dijumpai di Indonesia diantaranya yaitu terong ungu, terong hijau, terong lalap, dll.

Terong – terong tersebut biasanya banyak diolah sebagai bahan sayuran. Kandungan nutrisi di dalamnya membuat tubuh lebih sehat jika mengkonsumsi terong.

Seiring waktu berjalan, benih terong terus mengalami perkembangan. Kini benih terong hibrida antivirus sudah bisa dengan mudah dibeli, salah satunya lewat toko Pertanian LMGA AGRO. LMGA AGRO jual dan menyediakan benih terong hibrida antivirus dengan kualitas terbaik.

Benih terong yang LMGA AGRO jual diantaranya seperti terong Antaboga F1, Charming F1, Hijau Kuat F1, Hijau Tavi F1, Hitavi F1, Lezata F1, Milano F1, Mustang F1, Turangga F1, dll.

Dan kali ini, LMGA AGRO ingin membahas benih terong hijau Turangga F1.

Terong Turangga F1

Terong Turangga F1 adalah salah satu benih terong hijau varietas unggul yang bisa dijumpai di pasaran. Turangga F1 diproduksi oleh PT East West Seed Indonesia, Tbk dengan merk dagang Cap Panah Merah.

Turangga F1 memiliki berbagai karakteristik dan keunggulan dibandingkan benih terong lain. Karakteristik Terong Turangga F1 diantaranya yaitu :

1.  Turangga F1 cocok ditanam dan dibudidayakan di daerah dataran rendah sampai dataran menengah pada musim hujan dan musim kemarau

2.  Vigor tanaman terong Turangga F1 kokoh, dengan ruas tegak, pendek dan cabangnya produktif

3.  Tahan terhadap serangan penyakit antraknosa, layu, serta hama Aphids dan thrips

4.  Terong Turangga F1 bisa dipanen setelah berumur ± 50 hari setelah tanam dengan potensi hasil panen mencapai ± 80 ton per ha

5.  Turangga F1 memiliki kulit tebal, tidak mudah berkeriput dan tahan simpan

6.  Terong Turangga F1 pembentukan buahnya lebih mudah, sehingga petani lebih menyukai terong Turangga F1

7.  Jual Terong Turangga F1 Kualitas Terbaik Murah bisa didapatkan di toko pertanian LMGA AGRO

8.  Terong hijau Turangga F1 memiliki tekstur lentur sehingga tahan terhadap proses pengepakan dan pengangkutan jarak jauh

9.  Kebutuhan benih terong Turangga F1 per ha adalah sekitar 200 gram dengan diberikan jarak tanam 60 x 60 cm

10.  Turangga F1 memiliki buah dengan diameter ± 5 cm, panjang ± 30 cm, dan kulit buah berwarna hijau segar

11.  Tersedia dalam kemasan sachet dengan ukuran 5 gram

Baca Juga : Bayam Unggul Retina Daun Rimbun Dan Tidak Mudah Terbunga

Budidaya Terong Turangga F1 Peluang Usaha Menguntungkan

budidaya, cara menanam, f1, hibrida, terong hijau, antivirus, tahan virus, eastwestseed, east west, ewindo

Terong Turangga F1 mampu dijadikan sebagai peluang usaha menguntungkan untuk petani Indonesia. Budidaya terong Turangga F1 sebagai usaha agrobisnis dijamin akan menghasilkan keuntungan asalkan dilakukan secara baik dan benar.

Budidaya terong Turangga F1 dengan cara baik dan benar yaitu :

1.  Persiapan Lahan Tanam

Untuk persiapan lahan tanam, bisa menggunakan cangkul atau dibajak menggunakan traktor agar lebih mudah. Namun pada umumnya kebanyakan petani di Indonesia mmasih menggunakan cangkul sebagai sarana membajak sawah.

Cangkul tanah sedalam 30 cm, lalu bersihkan dari kerikil dan gulma yang biasanya terdapat pada lahan tanam. Setelah lahan tanam dibajak dan dibersihkan, buat bedengan pada lahan tanam.

Bedengan dibuat dengan rincian ukuran tinggi 30 cm, lebar 1 meter dan panjangnya menyesuaikan dengan lahan tanam.

Kemudian berikan pupuk dasar untuk bedengan. Pupuk dasar yang diberikan yaitu berupa pupuk kandang / pupuk kompos. Pemberian pupuk kompos / pupuk kandang ini diberikan dengan dosis sebanyak 15 ton per hektar.

Berikan dengan cara ditebarkan pada bedengan dan aduk secara merata. Jika pH tanah kurang dari 5 – 6, maka bedengan bisa diberikan kapur pertanian / dolomite.

Pemberian kapur pertanian / dolomite ini bertujuan agar pH tanah sesuai untuk budidaya terong dan dilakukan 1 minggu sebelum proses penanaman dilakukan. Pengaplikasiannya yaitu dengan cara diberikan kapur pertanian / dolomite pada bedengan dengan dosis sebanyak 1 – 2 ton per hektar.

2.  Persemaian Benih

Persemaian benih terong . Langkah pertama dalam menyemai benih terong yaitu siakan bedengan pada lahan tanam. Bedengan dibuat dengan rincian ukuran tinggi 20 cm dan lebar 1 meter.

Bedengan dibuat dari beberapa bahan penyusun seperti pupuk kompos / pupuk kandang, tanah, dan arang sekam. Perbandingan bahan penyusun tersebut yaitu 1 : 1 : 1. Lalu buat naungan untuk melindungi bedengan.

Selanjutnya, rendam benih terong ke dalam air hangat. Lakukan perendaman dengan air hangat tersebut selama ± 10 – 15 menit. Setelah itu, tiriskan dan bungkus benih dengan menggunakan kain basah. Diamkan selama 1 hari.

Setelah 1 hari, buat alur di atas bedengan. Alur berjarak ± 5 – 10 cm. Tebarkan benih di atasnya, lalu timbun atau tutup dengan tanah. Tutup juga bedengan dengan menggunakan karung goni basah. Siram dengan air agar tingkat kelembaban tetap terjaga.

Setelah 2 – 3 hari, benih akan mulai berkecambah. Buka tutup pada bedengan, lalu siram secara rutin setiap hari. Sesudah 10 – 15 hari, pindahkan kecambah ke polybag.

Polybag tersebut berukuran kecil, yakni berukuran sekitar 9 x 10 cm. Isi polybag tersebut dengan pupuk kompos dan tanah dengan perbandingan 1 : 1.

Kemudian lakukan penyiraman polybag secara rutin setiap hari. Sesudah tanaman memiliki 4 helai daun, pindahkan bibit ke lahan tanam.

3.  Penanaman

Buat lubang tanam pada bedengan. Lubang tanam dibuat secara berbaris. Untuk 1 bedengan dibuat lubang tanam sebanyak 2 baris.

Berikan jarak tanam 60 x 60 cm. Lebar lubang dan kedalamannya menyesuaikan dengan ukuran polybagnya.

Siram bedengan dengan air. Setelah itu, pindahkan bibit ke dalam lubang tanam. Untuk 1 lubang tanam diisi dengan 1 bibit. Pindahkan secara hati – hati agar tidak menyebabkan luka pada akar tanaman.

Baca Juga : Cabe Baja MC F1 Baru Benih Panah Merah

4.  Pemeliharaan

Penyulaman tanaman bisa dilakukan setelah tanaman berumur 1 minggu. Cabut tanaman dengan kualitas pertumbuhan kurang baik. Gantikan dengan bibit baru dengan kualitas lebih baik.

Kemudian, lakukan proses pemupukan tambahan. Proses pemupukan tambahan bisa dilakukan mulai bibit berumur 2 minggu setelah ditanam. Berikan pupuk KCL dengan dosis sebanyak 45 kh per ha dan pupuk urea dengan dosis sebanyak 80 kg per ha.

Pada minggu ke 5 dan minggu ke 7 pemberian pupuk tersebut bisa dilakukan kembali. Selama proses pemberian pupuk ini dilakukan, lakukan juga proses penyiangan gulma. Penyiangan gulma ini bertujuan agar gulma yang terdapat pada lahan tanam tidak mengganggu proses pertumbuhan bibit.

Setelah itu, pasang ajir pada bedengan. Pemasangan ajir ini dilakukan untuk penopang tanaman. Ajir sebaiknya ditancapkan setelah tanaman berumur ± 3 minggu dan ditancapkan dengan jarak ± 5 – 7 cm dari pangkal batang tanaman.

Usahakan agar penancapan ajir ini tidak melukai akar tanaman. Setelah proses pemasangan ajir selesai dilakukan, ikatkan bibit dengan ajir menggunakan tali rafia.

Terakhir, lakukan penyiraman secara rutin. Jika pada musim kemarau, lakukan penyiraman sekali setiap hari. Pada musim hujan, penyiraman bisa dilakukan setiap 3 hari sekali sampai dengan tanaman memasuki fase pembungaan. Setelah memasuki fase pembungaan, penyiraman dilakukan setiap 2 hari sekali.

5.  Pengendalian Hama dan Penyakit

Pengendalian hama dan penyakit harus selalu menjadi proritas. Selalu waspada terhadap serangan hama dan penyakit menjadi hal yang harus dilakukan.

Beberapa hama yang bisa menyerang dalam budidaya terong diantaranya yaitu :

·  Bekicot

Bekicot atau siput adalah hewan yang tergolong ke dalam hama yang berbahaya bagi perkembangan banyak tanaman. Bahkan, hewan ini dianggap sebagai salah satu spesies hewan invasif di bumi akibat penyebarannya yang sangat cepat.

Moluska ini banyak sekali dimanfaatkan sebagai hewan peliharaan dan juga untuk konsumsi manusia, terutama di banyak daerah di Indonesia.

Hewan yang berasal dari daerah Afrika Timur ini berkembang biak dengan cara bertelur di tanah. Dalam waktu beberapa minggu, telur tersebut akan menetas dan menjadi bekicot.

Bekicot biasanya menyerang tanaman terong muda dengan cara memakan daun dan batangnya. Akibatnya, daun dan batang menjadi rusak.

Untuk mengatasinya, cara – cara yang bisa dilakukan diantaranya yaitu mengumpulkan bekicot dan memusnahkannya, melakukan penyiangan gulma, serta melakukan aplikasi nematisida sesuai dengan dosis di sekitar tanaman.

·  Ulat Penggerek Batang

Ulat penggerek batang merupakan hama yang berbahaya bagi pertumbuhan tanaman. Pada fase dewasa hewan ini akan berubah menjadi ngengat dengan warna coklat atau kuning.

Telur yang dihasilkan dari ngengat tersebut berbentuk cakram berwarna kuning dan ditutupi dengan bulu – bulu berwarna coklat terang. Dalam sekali bertelur biasanya ngengat menghasilkan 100 butir telur.

Gejala serangan penggerek batang pada tanaman diantaranya yaitu pada fase vegetatif penggerek batang memotong bagian tengah anakan menyebabkan pucuk mengering dan mati pada akhirnya.

Untuk mengendalikan hama penggerek batang, cara yang bisa dilakukan diantaranya yaitu melakukan rotasi tanaman, menjaga kebersihan lahan tanam, serta melakukan aplikasi insektisida sesuai dengan dosis.

·  Ulat Buah

Ulat buah memiliki tubuh dengan panjang sekitar ± 4 – 5 cm dengan bulu tumbuh di permukaan tubuhnya. Pada fase dewasa, ulat buah akan berubah menjadi ngengat dengan panjang ± 2 cm dengan sayap dalam berwarna putih dan sayap luar berwarna coklat.

Ulat buah sering ditemui menyerang berbagai tanaman buah maupun sayur. Hama ini biasanya akan membuat lubang dan berpindah – pindah. Buah yang telah terlubangi tersebut lama – kelamaan akan mengalami infeksi dan akhirnya membusuk.

Gejala serangan ulat buah diantaranya yaitu terdapat lubang pada bagian buah, lalu lama – kelamaan buah akan terinfeksi dan menjadi busuk.

Untuk mengatasi serangan hama ulat buah, caranya bisa dengan melakukan penyiangan gulma, mengumpulkan ulat buah dan memusnahkannya dengan cara dibakar, serta melakukan aplikasi insektisida sesuai dengan dosis

·  Bercak Daun

Penyakit bercak daun disebabkan oleh serangan cendawan Cercospora sp. Tanaman yang terserang penyakit bercak daun biasanya akan memiliki bercak berwarna coklat kehitaman pada bagian daun, yang nantinya akan menyebabkan daun menjadi layu dan keriting.

Penyakit ini pada awalnya menyerang bagian bawah daun, lalu kemudian menyebar secara cepat pada seluruh bagian daun dan mengakibatkan daun menjadi menguning dan rontok.

Untuk mengatasi penyakit ini, caranya bisa dengan melakukan sanitasi lahan dengan baik, serta melakukan aplikasi fungisida sesuai dengan dosis di sekitar tanaman.

·  Kumbang Daun

Kumbang daun (Epilachna spp.) merupakan hewan kecil yang termasuk dalam anggota ordo Coleoptera. Kumbang daun memiliki sifat cosmopolitan, artinya memiliki banyak tanaman inang relatif, seperti tomat, terong, cabai, semangka, labu, dll.

Kumbang daun memiliki ciri – ciri seperti tubuhnya berwarna agak kusam pada tubuh bagian atas (seperti dilapisi dengan embun tepung dan titik – titik berwarna agak kusam).

Tubuh kumbang daun berbentuk nyaris bundar dengan jumlah sayap sepasang keras pada bagian punggung. Sayap pada bagian punggungnya ini berwarna – warni, tetapi pada umumnya memiliki pola totol – totol. Sayap tersebut merupakan sayap depannya.

Sementara sayap bagian belakangnya biasanya terlipat di bawah sayap depan jika tidak terpakai dengan warnanya yang transparan.

Kumbang daun memiliki kaki pendek dan kepala membungkuk ke bawah. Kepala menghadap ke bawah akan mempermudah dalam memakan makanan. Di bagian kakinya terdapat rambut halus berukuran mikroskopis dengan ujungnya berbentuk seperti sendok.

Gejala serangan kumbang daun diantaranya yaitu terdapat bekas gigitan di bagian bawah permukaan daun, dan pada serangan parah bekas gigitan tersebut menyebabkan semua jaringan daun menjadi rusak dan hanya menyisakan tulang daunnya saja.

Untuk mengatasi serangan hama kumbang daun, caranya bisa dengan melakukan rotasi tanaman, memanfaatkan predator alami kumbang daun, menjaga kebersihan lahan tanam, serta melakukan aplikasi insektisida sesuai dengan dosis.

·  Kutu Kebul

Kutu kebul (Bemisia Tabaci) jadi satu dari banyak hama yang mampu menyebabkan kerugian untuk petani. Serangan hama kutu kebul mampu membuat tanaman gagal produksi sehingga menyebabkan kegagalan panen.

Selain sebagai hama, kutu kebul juga menjadi penyebar virus. Cairan ekskresi hama kutu kebul memiliki rasa manis, sehingga mampu menarik semut dan dimanfaatkan embun jelaga untuk tumbuh.

Embun jelaga tersebut makin menghambat proses fotosintesis. Akibatnya, daun dan seluruh bagian tanaman menjadi kekurangan nutrisi yang dibutuhkan.

Kutu kebul menjadi penyebar virus Gemini. Virus Gemini ketika sudah menyerang suatu tanaman, maka tanaman yang terserang tersebut jika dimakan kutu kebul selama hidupnya akan tetap menularkan virus tersebut.

Gejala serangan hama kutu kebul diantaranya seperti daun menjadi keriting, belang, berwarna kuning, dan pada serangan parah akan mambuat tanaman menjadi kerdil.

Untuk mengendalikan hama kutu kebul, caranya bisa dengan menjaga kebersihan lahan tanam, melakukan rotasi tanaman, serta melakukan aplikasi pestisida berbahan aktif Imidakloprid dan Abamectin

6.  Pemanenan

Pemanenan terong Turangga F1 bisa dilakukan setelah tanaman berumur ± 50 hst dengan potensi hasil panen mencapai ± 80 ton per ha.

Buah terong Turangga F1 siap panen tidak berumur terlalu muda dan tidak berumur terlalu tua. Hal tersebut bisa terlihat dari tingkat kekerasan buahnya ataupun ukuran buahnya.

Cara panen Terong Turangga secara baik dan benar yaitu :

·  Potong bagian pangkal buah

·  Atau juga bisa memotong 1,5 cm dari pangkal buah agar lebih mempercepat proses pasca pemanenan

·  Tempatkan pada karung yang telah disiapkan

·  Terong Turangga F1 pun siap untuk dipasarkan

Untuk memotong bagian pangkal buahnya, usahakan agar menggunakan pisau atau gunting stek. Pisau atau gunting stek yang tajam akan meudahkan dalam proses pemotongan pangkal buah.

Baca Juga : Penanggulangan Patek (Antraknosa) Pada Tanaman Cabai

Jual Terong Turangga F1 Kualitas Terbaik Murah di Toko Pertanian LMGA AGRO

jual, benih, bibit, terong turangga f1, lmga agro, panah merah, turangga, turangga f1

Jual Terong Turangga F1 Kualitas Terbaik Murah bisa Anda beli di toko Pertanian LMGA AGRO. LMGA AGRO jual benih terong Turangga F1 Kualitas Terbaik Murah produk Panah Merah. LMGA AGRO solusi kebutuhan tanam untuk Anda.

LMGA AGRO bekerja sama dengan banyak perusahaan logistik terpercaya di Indonesia untuk mengirim pesanan produk. Perusahaan mitra pengiriman LMGA AGRO diantaranya yaitu Pos Indonesia, KI8, Indah Logistik, Wahana, JNE, JNT, dll. Pesanan yang kami kirimkan dijamin pasti sampai ke alamat tujuan.

Selain itu, LMGA AGRO juga memberikan layanan konsultasi seputar pertanian untuk Anda. Jadi untuk Anda yang ingin membeli produk kami atau berkonsultasi seputar masalah pertanian bisa langsung menghubungi toko Pertanian LMGA AGRO melalui no. telepon 08125222117 (Khusus Layanan WA/SMS) atau 082141747141 (Khusus Layanan Telepon).

Demikian artikel berjudul Jual Terong Turangga F1 Kualitas Terbaik Murah ini saya tulis dan sampaikan kepada Anda. Semoga artikel ini menambah manfaat positif untuk Anda semua. Salam sukses.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *