Sektor Pertanian Potensi Besar Indonesia

sektor, pertanian, sektor pertanian, indonesia, online, toko online, lmga agro

Sektor Pertanian Potensi Besar Indonesia. 08125222117 WA/SMS LMGA AGRO. LMGA AGRO merupakan toko online pertanian terpercaya di Indonesia. LMGA AGRO menyediakan semua kebutuhan bertani murah dan lengkap.

Produk  produk kami diantaranya yaitu benih, alat dan spare part pertanian, pestisida, zpt, pupuk, dll. Semua produk yang kami jual selalu berkualitas terbaik. Kualitas produk tersebut bisa terlihat dari produsen produk – produk yang bekerjasama dengan kami.

LMGA AGRO memberikan jaminan bahwa pesanan produk Anda pasti sampai ke tujuan. Kami bekerjasama dengan berbagai perusahaan jasa logistik nasional di Indonesia seperti JNE, KI8, Tiki, Wahana, Pos Indonesia, JNT, Indah Logistik, dll. Semua produk pesanan pasti sampai kepada Anda.

Bertani merupakan pekerjaan yang umum di pedesaan. Namun sektor pertanian ini merupakan salah satu penyumbang devisa terbesar di negeri ini. Sektor pertanian ini tentu harus diberikan regulasi untuk melindungi petani.

Produk pertanian yang banyak memberi kontribusi dalam sektor ini diantaranya adalah buah – buahan dan sayur – sayuran. Produk – produk seperti semangka, terong, kangkung, cabai, sawi, pepaya menjadi komoditi yang mendorong perkembangan sektor pertanian.

Sektor Pertanian

sektor, pertanian, indonesia, bibit, benih, tanaman, sayur, sayur sayuran, buah buahan

Lahan pertanian di Indonesia memiliki potensi sangat besar dengan luasnya. Data dari Dirjen Kementerian Pertanian di tahun 2006 memperlihatkan bahwa Indonesia memiliki total luas daratan sebesar 192 juta ha.

Daratan seluas 192 juga ha tersebut terbagi dalam 67 juta ha yang merupakan kawasan hutan lindung dan sisanya sebesar 125 juta ha yang merupakan kawasan budidaya. Dari kawasan budidaya tersebut, yang berpotensi sebagai areal pertanian adalah sebesar 101 juta ha.

Dari areal pertanian seluas itu 25,3 juta ha diantaranya merupakan lahan kering semusim, 25,6 juta ha berupa lahan basah dan 50,9 juta ha berupa lahan kering tanaman tahunan.

Dan yang baru dimanfaatkan sebagai areal pertanian seluas 101 juta ha tersebut baru sebesar 47 juta ha, sehingga sisanya sebesar 54 juta ha masih belum dibudidayakan hingga kini.

Dengan luas sebesar 54 juta ha tersebut tentunya pemerintah harus memanfaatkan potensi sektor pertanian untuk menjaga tingkat pertumbuhan ekonomi di Indonesia.

Sektor pertanian Indonesia tumbuh dan berkembang seiring dengan kebutuhan global. Produk – produk sektor pertanian Indonesia yang banyak diekspor diantaranya yaitu produk pertanian segar ( sayur – sayuran dan buah buahan segar).

Peran pertanian dalam perekonomian Indonesia sangat signifikan. Terbukti dari data Badan Pusat Statistik di tahun 2012 menunjukkan bahwa sektor pertanian menyumbang 14,7 % GNP dan merekrut 35,9 % angkatan kerja.

Fakta tersebut sudah menunjukkan betapa pentingnya sektor pertanian dalam membangun perekonomian bangsa.

Walaupun begitu, sektor pertanian juga mengalami hambatan dalam perkembangannya. Di tahun 2016 dan 2017 Indonesia telah kehilangan tenaga pertanian sebesar 0,51 % dan 2,21%. Banyak juga masalah yang menghambat lainnya.

Contohnya yaitu berkurangnya kualitas dan kuantitas komoditas tanaman pangan. Karena itu pemerintah harus selalu menyiapkan cara untuk mengatasi masalah – masalah dalam sektor pertanian.

Perkembangan Sistem Pertanian di Indonesia

Sektor pertanian di Indonesia mengalami naik turun kondisinya. Walaupun begitu sektor pertanian tidak pernah surut dalam menarik minat petani untuk terus melakukan budidaya tanaman.

Produktivitas tanaman pangan selalu menjadi prioritas pemerintah untuk terus ditingkatkan produksinya. Hal itu dilakukan sebagai langkah dalam mewujudkan swasembada pangan berkelanjutan.

Ditambah dengan meningkatnya populasi penduduk Indonesia yang kini telah mencapai 270 juta maka peningkatan hasil pertanian menjadi satu syarat wajib untuk memenuhi swasembada pangan.

Permasalahan dalam meningkatkan produktivitas ini memang akan selalu ada. Namun akan selalu ada jalan keluar untuk mengembangkan tingkat produktivitas tanaman pangan.

Di tahun 2018 saja pertumbuhan pertanian di Indonesia mengalami kenaikan sebesar 9 %. Hal itu menunjukkan perkembangan sangat positif. Dengan perkembangan seperti itu, tak heran jika Indonesia dilirik Negara lain.

Hal tersebut tentu sangat bagus agar makin memberikan sinyal makin kompetitifnya sektor pertanian Indonesia di kancah Internasional.

Sektor Pertanian Sebagai Peluang Usaha

Sebagai salah satu penyumbang devisa terbesar di Negara kita, sektor pertanian selalu memberikan peluang usaha untuk dikembangkan. Beberapa peluang usaha yang bisa dimanfaatkan dalam sektor pertanian yaitu :

  • Budidaya Jahe

Jahe merupakan salah satu tanaman obat di pasaran dimana memiliki nilai jual cukup tinggi. Harga jahe di pasaran berbeda – beda tiap jenisnya, seperti jahe merah dengan kisaran harga 18 ribu – 20 ribu per kg, jahe emprit 4 ribu – 7 ribu per kg, dan jahe gajah dengan kisaran harga 12 ribu – 15 ribu per kg.

Zingiber Officinale atau tanaman jahe ini memiliki banyak manfaat untuk tubuh. Seperti sebagai obat migrain, memperlancar peredaran darah, obat sakit gigi, obat masuk angin, hipertensi, dll.

Untuk membudidayakan jahe ini, Anda perlu tahu proses – proses budidayanya dengan baik dan benar. Proses dan cara menanam jahe dengan baik dan benar diantaranya yaitu :

  1. Memilih Lahan Tanam

Untuk penanaman jahe, bisa dilakukan dengan menggunakan lahan terbuka ataupun menggunakan polybag. Sebagai contoh, saya memilih menggunakan lahan terbuka.

Penanaman di lahan terbuka biasanya bisa ditanami banyak tanaman jahe. Namun ada pula yang menanam jahe dengan kuantitas tidak terlalu banyak. Sesuaikan saja dengan keinginan Anda.

  1. Penyiapan Lahan Tanam

Penyiapan lahan tanam penting untuk penanaman jahe. Untuk mendapatkan tanaman jahe dengan kualitas terbaik, pertama – tama pastikan dulu cek kesuburan tanah pada lahan sebelum jahe ditanam.

Usahakan tanah tempat menanam jahe tersebut memiliki sistem aerasi udara yang bagus, tidak berkerikil dan memiliki humus yang cukup untuk menopang nutrisi yang dibutuhkan.

  1. Pemilihan Bibit Jahe yang baik

Memilih bibit jahe dengan kualitas baik harus dilakukan agar mendapatkan tanaman jahe berkualitas. Sesuaikan dengan varietas yang ingin ditanam.

Bibit yang baik bisa didapatkan melalui kebun jahe atau lahan dan berusia sekitar 8 – 10 bulan. Pastikan juga kondisi bibit dalam keadaan sehat dan bebas dari serangan hama.

  1. Penyemaian Bibit Jahe

Langkah selanjutnya yang harus dilakukan adalah menyemai bibit jahe. Proses pemyemaian bibit jahe ini dilakukan selama kurang lebih 1 sampai 1,5 bulan untuk memperoleh bibit dengan kualitas baik.

Langkah – langkah penyemaian bibit jahe yaitu :

  • Pertama keringkan rimpang jahe dengan sinar matahari yang cukup, namun usahakan jangan sampai terlalu kering
  • Simpan rimpang jahe yang sudah dikeringkan selama 1 hingga 1,5 bulan
  • Potong rimpang jahe dengan 3 – 5 mata tunas per rimpangnya. Setelah itu jemur lagi selama 1 / 3 hari
  • Rendam ke dalam antibiotik. Sesuaikan dengan dosis. Lalu jemur lagi sampai kering
  • Persiapkan media semai untuk jahe. Contohnya seperti sekam padi, kayu, dll.
  • Gunakan sekam padi sebagai pelapis kotak kayu bagian bawah. Setelah selesai taruh bibit jahe di atas kotak kayu. Taburi dengan sekam padi. Ulangi lagi pelapisan tersebut dan terakhir tutup lagi dengan menggunakan sekam padi.
  • Letakkan bibit jahe tersebut di tempat teduh agar terhindar dari hujan maupun panas matahari
  • Jika tunas jahe telah muncul , pilih bibit jahe dengan kualitas baik untuk dibudidayakan
  1. Penanaman Bibit Jahe

Untuk menanam jahe, langkah – langkah yang harus dilakukan yaitu :

  • Buat parit di atas bedengan
  • Berikan jarak antara parit dan bedengan
  • Lalu letakkan bibit jahe pada parit dengan mata tunas menghadap ke atas
  • Tutup bibit dengan tanah. Tutup dengan ketebalan kurang lebih sekitar 5 cm
  1. Perawatan

Langkah – langkah perawatan tanaman jahe yang baik yaitu :

  • Lakukan penyiraman air yang cukup setiap hari
  • Lakukan kegiatan pemupukan dengan mengunakan pupuk organik (bisa menggunakan pupuk kandang atau pupuk kompos)
  • Jangan lupa lakukan penyiangan gulma di sekitar tanaman jahe secara rutin tiap 2 sampai 3 minggu sekali
  1. Pemanenan

Pemanenan jahe perlu diseuaikan dengan tujuannya. Jahe sendiri bisa dipanen setelah berumur mulai dari 3 – 4 bulan (untuk pembuatan asinan jahe), 8 bulan (sebagai bumbu dapur), dan 10 – 12 bulan (sebagai bibit).

Cara pemanenan jahe yang baik dan benar yaitu :

  • Cabut batang jahe dengan umbinya. Gunakan garpu atau cangkul untuk mencabutnya
  • Bersihkan dengan tangan terlebih dahulu
  • Bersihkan lagi dengan menggunakan air mengalir agar kotoran dan tanah pada jahe yang menempel hilang
  • Jemur jahe tersebut hingga kering
  • Potong pangkal batang jahe
  • Sortir umbi jahe yang sehat dari umbi jahe yang kurang sehat
  • Letakkan umbi jahe yang sehat dalam wadah
  • Jahe  siap untuk dijual dan dipasarkan (atau bisa juga digunakan sendiri)

Baca Juga : Pupuk Kualitas Unggul Kunci Panen Melimpah

  • Budidaya Kunyit

Proses penanaman kunyit yang baik dan benar diantaranya yaitu :

  1. Persiapan Lahan dan Penanaman

Persiapan lahan dan penanaman yang baik diperlukan agar tanaman kunyit tumbuh dengan sempurna. Faktor – faktor yang perlu diperhatikan disini adalah sistem aerasi yang baik, unsur hara yang baik serta tidak tergenang air.

Untuk pengolahan lahan, pertama lakukan terlebih dahulu dengan membajak tanah sedalam 30 cm. Lalu buat bedengan dengan tinggi 20 cm dan lebar 1 meter.

Selanjutnya yang harus dilakukan yaitu tambahkan pupuk dasar. Pupuk dasar tersebut bisa menggunakan campuran pupuk seperti pupuk kandang dari kotoran kambing sebesar 15 – 20 ton, dan KCL serta SP – 36 sebanyak 200 kg per 1 ha lahan.

Pindahkan bibit kunyit yang sudah berumur sekitar 2 bulan. Buat lubang pada bedengan seukuran dengan polybag. Berikan jarak tanam ideal yakni sekitar 40 x 40 cm

  1. Perawatan dan Pemupukan

Perawatan untuk tanaman kunyit perlu dilakukan agar kunyit tetap dalam kondisi baik. Untuk merawat kunyit, salah satu yang perlu dilakukan adalah melakukan penyiangan gulma.

Lakukan penyiangan gulma yang mengganggu tanaman kunyit. Jangan lupa selalu cek dan jaga kelembaban tanah bedengan.

Tak lupa juga lakukan kegiatan penyiraman setiap hari hingga tanaman berumur sekitar 5 bulan. Saat berumur 7 bulan, intensitas penyiraman bisa dikurangi menjadi 2 hari sekali atau bisa juga 3 hari sekali dalam seminggu.

Proses pembumbunan harus juga dilakukan. Proses pembumbunan ini berfungsi agar akar kunyit tidak muncul ke permukaan tanah dan terkena sinar matahari. Selain itu pembumbunan akan memperbaiki sistem drainase agar tidak tertutup oleh tanah.

Untuk pemupukan susulan, bisa menggunakan pupuk urea sebanyak 100 kg per 1 ha lahan. Berikan saat tanaman kunyit berumur 3 bulan.  Untuk aplikasinya bisa dilakukan dengan cara dibenamkan di tengah tanaman atau dengan cara dikocorkan.

  1. Pemanenan

Saat kunyit berumur 10 – 12 bulan daunnya mulai menguning dan rontok. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa kunyit sudah siap untuk dipanen.

Proses pemanenan kunyit yang baik yaitu :

  • Gali tanah tempat kunyit ditanam lalu angkat secara perlahan
  • Setelah itu, bersihkan rimpang kunyit dari tanah yang menempel sampai bersih dengan menggunakan air mengalir
  • Angin – anginkan rimpang hingga kering
  • Setelah kering kemas rimpang kunyit ke dalam karung
  • Pasarkan segera menuju pasar tradisional dan pasar swalayan
  • Budidaya Jamur Tiram

Sektor pertanian seperti budidaya jamur tiram ini menjadi salah satu peluang usaha yang cukup digandrungi karena menghasilkan keuntungan cukup besar.

Untuk budidaya jamur tiram proses budidayanya yaitu :

  1. Persiapan Lahan dan Penanaman

Untuk persiapan lahan tanam, persiapkan secara baik dan benar. Hal pertama yang harus disiapkan adalah menyiapkan kumbung atau tempat untuk perawatan baglog dan menanam jamur.

Didalam kumbung biasanya terdapat rak – rak untuk menyimpan baglog. Pastikan juga kumbung tersebut memiliki kemampuan dalam mempertahankan suhu dan tingkat kelembaban di dalamnya.

Bahan – bahan pembuat kumbung biasanya berasal dari kayu atau bambu. Dindingnya biasanya terbuat papan atau gedek. Atapnya bisa menggunakan genteng atau bahan lain, dengan catatan tidak menggunakan asbes ataupun seng.

Karena asbes ataupun seng malah akan mendatangkan panas pada kumbung yang dapat menyebabkan suhu dan tingkat kelembaban di dalam kumbung menjadi tidak baik.

Untuk lantai sebaiknya jangan diplester. Hal itu berfungsi agar air yang digunakan dalam menyiram jamur bisa meresap dengan baik.

  1. Perawatan

Perawatan baglog bisa dilakukan dengan secara vertikel dan horizontal. Secara vertikal, arahkan lubang baglog menghadap ke atas. Jika secara horizontal arahkan lubang baglog ke arah samping.

Baik secara horizontal maupun vertikal memiliki kelebihannya tersendiri. Jika baglog disusun secara horizontal akan memberikan beberapa keuntungan. Seperti pemanenan yang lebih mudah.

Dan juga jika disiram secara berlebihan maka air tidak akan masuk ke dalam baglog. Namun kekurangannya adalah sistem horizontal ini banyak menyita ruang.

Untuk perawatan jamur tiram, langkah – langkah yang perlu dilakukan yaitu pertama sebelum menyusun baglog, buka kertas penutup dan cincin baglog. Diamkan selama 5 hari. Lakukan penyiraman untuk menambah tingkat kelembaban jika lantainya terbuat dari tanah.

Setelah selesai, potong ujung baglog. Hal itu dilakukan untuk memberikan ruang tumbuh lebih lebar untuk jamur tiram. Lalu biarkan selama 3 hari

Setelahnya, lakukan proses penyiraman dengan menggunakan sprayer. Usahakan menggunakan sistem pengabutan. Lakukan penyiraman dengan frekuensi sebanyak 2 hingga 3 kali per hari tergantung dari tingkat kelmababan kumbung dan suhunya. Terakhir, selalu jaga suhu dengan temperature sekitar 16 – 24 derajat Celsius.

  1. Pemanenan Jamur Tiram

Pemanenan jamur tiram  bisa dilakukan setelah peletakan baglog di rak jamur. Jika baglog sudah dipenuhi miselium secara sempurna maka 2 minggu kemudian jamur tiram siap untuk dipanen.

Potensi pemanenan jamur tiram bisa dilakukan sebanyak 5 – 8 kali dengan catatan bahwa perawatan yang sesuai dengan petunjuk. Untuk setiap 1 kg jamur tiram hasil jamur tiram biasanya sekitar 0,4 kg – 0,8 kg.

Jamur tiram yang sudah bisa dipanen adalah berupa jamur tiram yang sudah besar dan mekar. Ujung jamur tiram yang bisa dipanen biasanya berwarna putih dan tampak seperti mahkota bunga.

Jika saat Anda memanen jamur dengan tudung yang pecah, maka warnanya akan berubah menjadi kuning kecoklatan dan menjadi mudah layu. Lakukan pemanenan dengan jadwal yang sesuai, yaitu berjarak dalam 2 minggu sejak panen pertama.

  • Jual Alat dan Sarana Pertanian

Jual alat dan sarana pertanian menjadi sektor pertanian yang banyak digandrungi oleh masyarakat. Contohnya saja, LMGA AGRO menjual berbagai alat dan sarana pertanian. Kami menyediakan berbagai alat dan sarana pertanian dengan harga murah dan lengkap.

Contoh alat – alat dan sarana pertanian yang biasa dijual diantaranya yaitu sprayer, jaring paranet, pH meter, polybag, mulsa, tray semai, alat pelubang mulsa, alat kocor, tali salaran, dll.

  • Budidaya Tanaman Hidroponik

Budidaya tanaman hidroponik juga menjadi potensi sektor pertanian untuk terus berkembang.

Kelebihan dari hasil tanaman hidroponik yaitu :

  • Ramah lingkungan
  • Tidak menyebabkan kerusakan pada tanah
  • Tingkat serangan hama lebih sedikit
  • Mampu menghemat penggunaan pupuk
  • Lingkungan menjadi lebih bersih
  • Hasil panennya bisa dimakan sendiri atau dijual ke pasar
  • Lahan terbatas tidak menjadi kendala dalam budidaya tanaman hidroponik
  • Pertumbuhan tanaman menjadi lebih cepat

Budidaya tanaman secara hidroponik memiliki berbagai teknik / sistem hidroponik. Teknik – teknik hidroponik itu diantaranya yaitu sistem hidroponik pasang surut, NFT (Nutrient Film Technique), DFT (Deep Flow Technique), Aeroponik, drip, dll.

Teknik atau sistem hidroponik tersebut memiliki kelebihan dan kekurangannya sendiri – sendiri. Jadi sesuaikan saja teknik hidroponik dan praktekkan sesuai dengan petunjuk agar memperoleh hasil hidroponik yang baik.

Media – media yang sering digunakan untuk bercocok tanam yaitu spons, rockwool, perlit, vermikulit, pasir, kerikil, serbuk kayu, arang sekam, pecahan batu bata, gabus, dll.

Baca Juga : Cara Menanam Tomat Di Musim Hujan

Belanja Online Pertanian Murah Terlengkap

belanja, online, sektor, pertanian, murah, lengkap, harga murah, terlengkap

Belanja Online Sektor Pertanian Murah dan lengkap di LMGA AGRO. LMGA AGRO menyediakan berbagai kebutuhan petani lengkap dan murah. Kami siap mengirim semua pesanan tersebut sampai ke alamat tujuan.

LMGA AGRO memastikan pesanan Anda sampai ke alamat tujuan dengan bekerjasama dengan perusahaan jasa logistik nasional di Indonesia seperti JNE, JNT, KI8, Pos Indonesia, Wahana, Indah Logistik, dll. Semua pesanan pasti akan aman sampai tujuan.

LMGA AGRO juga memberikan layanan konsultasi pertanian untuk Anda. LMGA AGRO selalu berusaha memberikan pelayanan dengan kualitas terbaik untuk konsumen.

Jika Anda tertarik membeli atau ingin berkonsultasi dengan LMGA AGRO bisa langsung menghubungi kami melalui no. telp 082141747141 (Khusus Layanan Telepon) atau melalui 08125222117 (Khusus Layanan WA / SMS).

Sekian artikel tentang Sektor Pertanian Potensi Besar Indonesia ini saya sampaikan kepada Anda. Apabila masih ada beberapa hal kurang jelas Anda bisa langsung menghubungi kami melalui no. telepon diatas. Semoga artikel ini bermanfaat untuk Anda semua. Salam sukses.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *