BENIH VARIETAS HIBRIDA DAN BERSARI BEBAS

BENIH VARIETAS HIBRIDA DAN BERSARI BEBAS PARADE TAVI
BENIH BERSARI BEBAS

WWW.LMGAAGRO.COM – Pernahkah mendengar kata hibrida atau bersari bebas (non hibrida/OP)? Apa pengertian dari keduanya? Apa pula perbedaannya? Dalam pembahasan kali ini, akan diulas secara sederhana namun lengkap apa yang dimaksud dengan benih varietas hibrida dan bersari bebas. Kata hibrida dan bersari bebas seringkali muncul dalam istilah varietas. Jadi ada varietas hibrida dan varietas bersari bebas. Rev 10/06/2020.

Mari kita kita bahas satu demi satu benih varietas hibrida dan bersari bebas yang di gunakan oleh petani indonesia saat ini, biar ada kejelasan.

Varietas hibrida adalah generasi pertama (F1) hasil suatu persilangan sepasang atau lebih tetua (galur murni), yang mempunyai karakter unggul. Varietas hibrida dapat terbentuk pada tanaman yang menyerbuk silang maupun menyerbuk sendiri. Jagung merupakan tanaman pertama yang dibentuk menghasilkan varietas hibrida secara komersial, dan telah berkembang di Amerika Serikat sejak 1930-an. Kini benih jagung hibrida telah ditanam di sebagian besar areal jagung di dunia.

Menurut Biro Pusat Statistik produksi jagung khususnya di Indonesia pada tahun 2008 sebesar 15.860.299 ton pipilan kering. Produksi tersebut meningkat 2.572.772 ton jika dibandingkan pada tahun sebelumnya yaitu tahun 2007. Kenaikan produksi ini bukan disebabkan oleh alih lahan ke sektor pertanian, melainkan perubahan varietas yang ditanam petani dari varietas lokal ke varietas hibrida dan teknik budidaya yang semakin baik.

Kelemahan varietas hibrida  :

  • Penanaman benih varietas hibrida pada generasi berikutnya (generasi F2 dan selanjutnya) akan menghasilkan tanaman yang rata-ratanya tidak unggul lagi, akibat adanya segregasi tanaman F2. Dengan demikian, petani harus membeli benih baru setiap akan tanam.

  • Harga varietas hibrida jauh lebih mahal daripada benih bersari bebas (open pollinated)

Keunggulan varietas hibrida :

  • Varietas hibrida memiliki sifat heterosis (lebih unggul dibanding kedua tetuanya), sehingga produknya akan lebih baik dibanding dengan varietas bersari bebas.

  • Kualitas visual seragam, terjamin mutunya, dan umumnya mengandung zat gizi esensial yang lebih baik dibanding varietas bersari bebas.

  • Varietas hibrida memiliki potensi hasil yang lebih tinggi

  • Untuk beberapa jenis benih memiliki umur genjah/lebih cepat panen

    BACA JUGA : CARA STRATEGI JITU MENCEGAH LAYU TOMAT DAN CABAI

  • Varietas Bersari Bebas (Non Hibrida/Open Pollinated)

Varietas bersari bebas merupakan varietas yang umum dan digemari para  petani Indonesia. Mengapa varietas bersari bebas?

Yang dimaksud dengan varietas bersari bebas adalah varietas yang benihnya diambil dari pertanaman sebelumnya, atau dapat dipakai terus-menerus dari setiap pertanamannya dan belum tercampur atau diserbuki oleh varietas lain. Benih yang digunakan tentunya berasal dari tanaman yang mempunyai ciri-ciri dari varietas tersebut. Sehingga alasan inilah yang menjadikan petani menyukai benih  bersari bebas. Tidak  perlu mengeluarkan biaya lagi untuk membeli benih karena cukup menyimpan benih dari pertanaman sebelumnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *