BUDIDAYA BAWANG MERAH TUK TUK DARI PANAH MERAH MENJADI INCARAN PETANI

bawang merah,benih bawang,tuk tuk,benih panah merah,lmga agroBUDIDAYA BAWANG MERAH TUK TUK DARI PANAH MERAH MENJADI INCARAN PETANI. 08125222117 WA/SMS LMGA AGRO. Bawang merah (Allium cepa var. ascalonicum L.) merupakan jenis tanaman penghasil umbi yang umbinya sangat populer untuk menjadikannya sebagai  bumbu pada aneka masakan pada dunia termasuk Indonesia.

Bawang merah sebagai komuditas bumbu yang keberadaannya hampir masyarakat butuhkan setiap harinya. Bawang merah, tanaman penghasil umbi yang mana umbi dari bawang merah ini dapat kita makan mentah, untuk bumbu masakan, acar dan sebagai obat tradisional.

Kulit dari umbinya pun juga dapat kita manfaatkan sebagai zat pewarna alami dan daunnya juga bisa kita jadikan sayuran penyedap masakan. (Rev. 03-02-21)

BAWANG MERAH

Umbi bawang merah mengandung banyak zat gizi antara lain vitamin C, kalium, serat, asam folat, kalium, dan zat besi yang bermanfaat bagi tubuh sebagai obat tradisional. Manfaat bawang merah sebagai obat tradisional adalah dapat mengobati maag, masuk angin, kencing manis, kolesterol, dan melancarkan aliran darah.

Karena dari manfaatnya tak heran jika penggunaan bawang merah sangatlah tinggi. Yang mana penggunaannya paling sering ialah untuk konsumsi terutama sebagai bumbu penyedap pada makanan seperti soto, sate, bakso, bubur, dll. yang umumnya menggunakan bawang merah sebagai bumbu dasar maupun bumbu tabur (bawang goreng).

Bawang merah memiliki potensi pasar cukup luas. Mengingat, kebutuhan dan tingkat konsumsi masyarakat yang meningkat serta pelaku usaha kuliner yang makin merebak. Hal ini tentu membuka peluang besar dan prospek budidaya bawang merah menguntungkan.

Prospek budidaya bawang merah sangat menguntungkan dan luas. Potensi pasarnya tidak hanya pada dalam negeri tetapi juga menembus pasar ekspor negara tetangga seperti Malaysia, Thailand, dan India. Meskipun budidaya bawang merah berpeluang tinggaI menghasilkan keuntungan, namun sampai sekarang petani masih belum bisa menghasilkan budidaya secara maksimal.

Mengapa demikian, karena para petani hanya menjalankan proses budidaya bawang merah pada musim kemarau saja sehingga membuat harga bawang merah menjadi fluktuatif. Hal ini tentu saja membuat petani bawang merah mengalami kerugian.

STRATEGI BUDIDAYA BAWANG MERAH

Untuk itu perlu strategi yang tepat dalam memulai budidaya bawang merah. Alangkah baiknya jika melakukan budidaya bawang merah juga pada segala musim/pada luar musim kemarau agar keuntungan bisa maksimal dan harga stabil pada pasaran.

Memang budidaya bawang merah pada luar musim kemarau (musim penghujan) akan berisiko tinggi tapi hal ini dapat petani bawang cegah jika petani melakukan teknik budidaya khusus dan perawatan bawang merah yang tepat pada luar musim kemarau (musim penghujan). Teknik budidaya bawang merah pada musim penghujan tersebut antara lain :

  • Persemaian

Pilihlah benih yang bagus dan sebaiknya menyemai benih bawang merah tersebut terlebih dahulu selama 3-4 minggu dengan media campuran tanah, pupuk kandang/kompos, dan arang sekam dengan perbandingan 1:1:1 pada sebuah wadah/tray semai.

  • Persiapan lahan tanam

Gemburkan lahan tanam terlebih dahulu dengan kedalaman 20-30 cm, kemudian buat bedengan dengan ketinggian 25-35 cm dengan jarak antar bedengan 40-50 cm. Taburi dengan kapur dolomit dan tambahkan pula pupuk NPK dan SP

  • Penanaman bawang merah

Setelah bibit berumur 30-40 hari, bibit siap tanam. Pilihlah bibit yang pertumbuhannya sehat dan tahan terhadap air. Buatlah lubang tanam lalu masukan bibit ke dalam tanah hanya 2/3 saja agar pertumbuhan tidak terhambat lalu tutup kembali dengan tanah, dengan jarak antar tanaman sekitar 15-15 cm.

  • Perawatan

Lakukan perawatan dengan menjaga sistem pengairan pada lahan agar tanaman bawang merah tidak membusuk dan beri pemupukan serta penyamprotan agar terhidar dari serangan hama dan penyakit.

  • Pemanenan

Melakukan pemanenan sebaiknya ketika cuaca sedang cerah atau ketika daun sudah kering dari air hujan, karena hal ini bermaksud agar mempermudah pengeringan supaya bawang merah tidak membusuk.

BAWANG MERAH TUK TUK INCARAN PETANI INDONESIA

Itulah sedikit teknik dalam melakukan budidaya bawang merah pada musim penghujan, dan selain dari teknik budidaya yang tepat, pemilihan benih pada cara yang pertama juga sangat berpengaruh dalam kesuksesan budidaya.

Benih yang petani bawang pilih usahakan yang memiliki kualitas baik dan unggul. Salah satu benih bawang merah yang dapat menjadi pilihan adalah benih bawang merah Tuk Tuk dari Panah Merah. Benih bawang merah Tuk Tuk mulai banyak petani bawang buru akhir-akhir ini.

Hal ini dapat membuktikan bahwa produktivitas bawang merah Tuk Tuk memang sangat petani hortikultura sukai. Bawang merah Tuk Tuk dari Panah Merah ini memiliki ciri-ciri sebagai berikut :

  1. Bawang merah Tuk Tuk termasuk bawang merah non hibrida dari biji.
  2. Tanaman Bawang merah Tuk Tuk cocok untuk tanam pada dataran rendah–tinggi.
  3. Tanaman vigor, umbi bulat, besar 15 gram.
  4. Umbi tunggal atau ganda.
  5. Umur panen 75–85 HST.
  6. Potensi hasil panen 25–30 ton/ha.

Budidaya bawang merah Tuk Tuk dari Panah Merah menjadi incaran petani untuk meraih keuntungan maksimal. Benih bawang merah Tuk Tuk tersedia dalam kemasan 50 gram/sachet. Apabila berminat benih bawang merah Tuk Tuk dari Panah Merah bisa Anda dapatkan pada Toko Pertanian Online LMGA AGRO.

Toko Online LMGA AGRO menyediakan benih, pupuk, pestisida, dan sarana pertanian dengan harga murah dan terjangkau. LMGA AGRO siap mengirim ke seluruh wilayah Indonesia melalui jasa ekspedisi terpercaya seperti JNE, POS, TIKI, KI8, dsb.

Kami juga melayani konsultasi gratis budidaya tanaman hortikultura, dan apabila berminat silahkan hubungi Toko Pertanian LMGA AGRO pada CP Bpk. Budi Telp.: 082 141 747 141 atau SMS/WA : 0812 5222 117.