TOMAT DATARAN TINGGI F1 OPTIMA BUAH BESAR TAHAN VIRUS

tomat optima, optima F1, benih, benih tomat, benih tahan virus, benih panah merah, lmga agro, jual benih, toko pertanianTOMAT DATARAN TINGGI F1 OPTIMA BUAH BESAR TAHAN VIRUS. 08125222117 WA/SMS LMGA AGRO. Tomat tampaknya masih tetap eksis memenuhi setiap pasar buah dan sayur pada Nusantara.

Keberadaannya tak lekang oleh waktu, terus memproduksi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat yang semakin kompleks. Masyarakat seringkali memburu Tomat sebagai buah (tomat buah) untuk memenuhi kebutuhan gizi keluarga.

Mengonsumsi Tomat buah dapat secara langsung sebagai buah segar ataupun membuatnya sebagai jus tomat. Tomat buah memiliki rasa lebih manis dan segar serta bentuk buah yang sedikit besar bila membandingkannya dengan tomat sayur.

Sedangkan, tomat sayur memiliki rasa yang lebih asam dan bentuknya agak kecil sehingga sering masyarakat gunakan sebagai sayuran, sebagai bahan pelengkap penyedap masakan. (Rev. 02-02-21)

Tingginya permintaan pasar terhadap tomat baik tomat buah maupun tomat sayur menjadikan tomat sebagai komuditas terlaris kedua setelah cabai. Hal ini tentu telah membawa peluang besar bagi petani untuk membudidayakan tomat.

Budidaya tomat merupakan kegiatan menanam tomat untuk mengambil hasil atau keuntungannya. Seiring berjalannya waktu, petani semakin gencar melakukan budidaya tomat hingga terbentuklah sentra-sentra budidaya tomat pada Indonesia.

Yang pada awalnya sentra budidaya tomat itu hanya terdapat pada pulau Jawa kini telah menyebar ke berbagai daerah luar Pulau Jawa seperti Sumatra dan Kalimatan.

PERAWATAN PADA BUDIDAYA TANAMAN TOMAT

Hasil budidaya yang petani tomat harapkan tentu saja hasil panen yang maksimal dan memuaskan dalam segala hal dari kuantitas hingga kualitas. Untuk mendapatkan hasil yang maksimal dan memuaskan ini, petani perlu memperhatikan dalam hal pemilihan benih tomat sebelum budidaya.

Pemilihan benih tomat yang tepat sangat berpengaruh terhadap perolehan hasil panen nantinya. Pemilihan Benih tomat sebaiknya memperhatikan beberapa faktor. Faktor pertama, sesuaikan benih tomat dengan daya adaptasi/ketinggian tempat budidayanya. Berdasarkan daya adaptasi/ketinggian tempat budidaya, tomat dibedakan menjadi 2 yaitu :

  1. Tomat untuk dataran tinggi. Contoh : tomat F1 TM Vista, tomat F1 TM Marvel,  tomat F1 Marta, tomat F1 Warani, tomat F1 Marta 9, tomat F1 Montera, dan tomat F1 Optima.
  1. Tomat untuk dataran rendah. Contoh : Tomat F1 Tymoti, tomat F1 Permata, tomat F1 Betavilla, tomat F1 Lentana, tomat F1 Servo, tomat F1 Tombatu, tomat f1 Diamona.

Selain pemilihan benih yang tepat sesuai ketinggian tempat tanam, faktor kedua adalah pilihlah benih yang memiliki ketahanan terhadap virus. Hal ini penyebabnya karena serangan virus dapat menyerang setiap tanaman budidaya kapan saja dan bahkan sekarang ada beberapa daerah sentra budidaya tomat yang sudah endemik virus.

Serangan virus yang umumnya menyerang adalah Gemini Virus. Virus ini terkenal sangat membahayakan tanaman budidaya. Tanaman yang telah terinfeksi virus ini akan mengalami pertumbuhan yang abnormal yaitu daun–daun muda mengulung menjadi keriting dan berubah warna menjadi kekuning-kuningan.

Tanaman pun akan terlihat lebih kerdil dari tanaman normal. Serangan virus ini petani kenal sebagai pembawa penyakit Keriting Bule/Bulai pada tanaman tomat. Untuk itu perlu para petani tomat melakukan penanganan sesegera mungkin apabila serangan gemini virus ini mulai tampak.

Virus ini menyebar dengan sangat cepat dan dapat menurunkan produktivitas tanaman. Apabila tidak sesegera mungkin menanganinya justru petani akan mengalami kerugian yang fatal yaitu gagal panen total.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *