KACANG PANJANG BLIRIK BEBASKAN PETANI DARI SERANGAN VIRUS

KACANG PANJANG BLIRIKKacang Panjang Blirik Bebaskan Petani Dari Serangan Virus. 08125222117 WA/SMS LMGA AGRO. Tanaman kacang panjang saat ini bukan lagi mudah dan bisa harapannya pasti dan cepat panen seperti dulu. Dahulu Budidaya Tanaman Kacang Panjang adalah sangat mudah dan dapat terpastikan bahwa tanaman pasti panen 100 %. Rev 21/10/2020.

Akan tetapi dalam  4 tahun kebelakang Budidaya Kacang Panjang bukan lagi Budidaya yang mudah dan pasti panen. Hal ini seiring dengan meningkatnya tingkat serangan Hama dan Penyakit yang ada pada Lapangan. Dan Hama dan Penyakit itu sekarang sangat terkait dalam menyebabkan kerugian bagi tanaman kacang Panjang Yang Petani Budidayakan.

Penyakit Pada Tanaman Kacang Panjang

Pada kesempatan ini kita akan sedikit membahas penyakit pada Kacang Panjang. Yang dalam 4 Tahun ini menjadi masalah utama dalam Budidaya Kacang Panjang Wilayah Indonesia dan bahkan sudah menjadi penyakit Endemik pada Indonesia.

Penyakit ini penyebanya oleh virus. Virus yang menyerang kacang panjang adalah Cowpea-Aphid-Borne-Mosaic Virus (CAMV). Penyebaran virus ini terbantu kutu daun seperti Aphis gossypii, Myzus persicae dll. Penularan penyakit ini dapat melalui biji yg sakit, tanah dan penyerbukan bunga.

Daun tanaman kacang panjang yg terserang penyakit Virus  ini pada mulanya berwarna hijau muda kekuningan sampai mendekati putih. Pertumbuhan daun terhambat dan menjadi keriting atau menggulung, mengecil dan memilin. Daun terasa lebih kaku, serta tanaman tumbuh kerdil.

Apabila tanaman yg terserang virus ini sedang berbuah maka polongnya berukuran kecil-kecil atau bentuknya tidak normal sehingga kualitasnya sangat rendah. Jika tanaman yg terserang virus ini masih muda, maka pertumbuhannya terhambat dan masa berbunganya menjadi lebih lama.

Walaupun  tanaman berproduksi namun produktivitasnya sangat rendah. Produktivitas tanaman Kacang Panjang yang terserang Virus CAMV ini akan turun produksinya sampai 50 %. Bahkan bisa tidak panen sama sekali kalau daerah lokasi tanamannya sudah Endemik penyakit dan sentra penyakit ini.

Dalam usaha untuk mengurangi penyakit ini saat ini perusahaan benih Indonesia berusaha Breedernya pengerahannya secepat dan sekuat mungkin untuk bisa dapat merancang dan menemukan Benih Unggul  Kacang Panjang yang kedepannya bisa tahan dan aman dari serangan Virus CAMV yang sudah banyak menyerang dan merugikan petani Kacang Panjang Pada Indonesia.

Benih Kacang Panjang Anti Virus Pada Pasaran

Penggunaan benih yang Tahan Virus merupakan salah satu usaha yang bisa kita lakukan saat ini  agar dapat tetap panen dengan produktivitas yang tinggi. Saat ini ada beberapa Varietas Benih Kacang Panjang yang tahan terhadap serangan Virus CAMV antara lainnya adalah : Dari Bisi International ( Cap Kapal Terabang )  mengeluarkan Benih Kacang Panjang Varietas MARATON, dari East West Seed ( Cap Panah Merah ) mengeluarkan benih Kacang Panjang  PARADE TAVI dan KANTON TAVI, dari Diamond Seed ( Cap Kujang ) mengeluarkan benih Kacang Panjang JANGES dan benih kacang panjang Tahan Virus yang terakhir keluar adalah dari  PT. Sekar Agro Lestari Seed yang bernama Kacang Panjang Unggul  BLIRIK.

Dalam kesempatan ini kita akan sedikit membahas Kacang Panjang yang terakhir keluar dari PT. Sekar Agro Lestari yaitu SI BLIRIK. Kacang Panjang ini keluar pada saat petani pada daerah Kediri pusing dan tersusahkan dengan adanya serangan VIRUS KUNING pada tanaman Kacang Panjang yang penyebabnya karena serangan CAMV. Selama ini daerah Kediri terkenal sebagai salah satu sentra penanaman Kacang Panjang Jawa Timur selain Banyuwangi dan Jember.

Kacang Panjang Unggul BLIRIK sudah banyak tanam pada Daerah sentra Kacang Panjang pada daerah sekitar Kediri yang selama ini terkenal dengan tingginya serangan Virus  Kuning dan Keriting pada Kacang Panjang ( Virus CAMV ) dan masih dapat memberikan hasil yang Maximal dengan keadaan tanaman yang masih bisa Bebas serangan Virus Kuning (CAMV ).

Dan sehingga kedepannya Kacang Panjang BLIRIK ini pasti akan banyak petani lirik dan gunakan tidak hanya wilayah Kediri sebagai sentra penanaman Kacang Panjang tetapi petani lain yang daerahnya sentra Kacang Panjang dan sudah Endemik serangan Virus CAMV.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *