MENANAM KACANG PANJANG YANG BAIK DAN BENAR

kacang panjang, lebat, tahan Virus, Parade Tavi, Kanton Tavi, Maraton,Puspita 06, Katrina, Janges, LMGA AGROMenanam Kacang Panjang yang Baik dan Benar. 08125222117 WA/SMS LMGA AGRO. Kacang Panjangadalah salah satu dari sekian banyak Bahan sayur yang sangat di kenal di Indonesia. Kacang Panjangdapat di temui di semua lini pasar baik pasar Tradisional maupun pasar Modern. Rev 16/10/2020.

 

 

 

 

Kacang Panjang dapat diolah untuk berbagai macam masakan  sayuran kacang panjang seperti misal Oseng Kacang Panjang, Tumis Kacang Panjang dan Sayur Asem Kacang Panjang. Sekarang untuk Buku Resep Kacang Panjang bisa anda dapatkan pada berbagi toko buku pada kota anda. Selain untuk masakan kacang panjang dapat digunakan untuk terapi penyembuhan berbagai macam penyakit seperti mengobati sakit pinggang, sembelit, mengobati batu ginjal, mengobati kurang darah DLL.

SYARAT PERTUMBUHAN DALAM MENANAM KACANG PANJANG
Untuk menanam kacang panjang memerlukan syarat tumbuh agar kacang panjang panjang dapat bertahan hidup dan terhindar dari penyakit. Tanaman ini tumbuh baik pada tanah Latosol atau lempung berpasir yang subur, gembur, banyak mengandung bahan organik, drainasenya baik dan pH sekitar 5,5-6,5. Suhu antara 20-30 derajat Celcius, iklimnya kering, curah hujan antara 600 – 1.500 mm/tahun dan ketinggian optimum kurang dari 800 m dpl.
PEMBIBITAN KACANG PANJANG
Benih kacang panjang yang baik dan bermutu adalah sebagai berikut: penampilan bernas/kusam, daya kecambah tinggi di   atas 85%, tidak rusak/cacat, tidak mengandung wabah hama dan penyakit. Keperluan benih untuk 1 hektar antara 15-20 kg.
  • Benih tidak usah disemaikan secara khusus, tetapi benih langsung tanam pada lubang tanam yang sudah disiapkan.
  • Untuk saat ini sebaiknya kalau ingin menanam Kacang Panjang menggunakan Benih yang benar-benar sudah yerbukti tahan   terhadap serangan penyakit Kuning yang sudah merajalela di Lapangan dan bahkan menyebabkan kegagalan panen.
  • Benih Kacang Panjang yang sudah terbukti tahan Virus antara lain adalah : Kacang Panjang Maraton, Blirik, Janges, Katrina, Parade Tavi, Kanton Tavi, Puspita 06, Doi
PENGOLAHAN MEDIA TANAM KACANG PANJANG
  • Bersihkan lahan dari rumput-rumput liar bisa dengan Obat Rumput berbahaan aktif Glifosat seperti Rambo dan Ruso atau dengan obat rumput berbahan aktif Parakuat seperti Noxone dan Divaxon setelah rumput kering, dicangkul/dibajak hingga tanah menjadi gembur.
  • Buatlah bedengan menghadap Utara Selatan biar cahaya dapa merata ke seluruh tanaman dengan ukuran lebar 60-80 cm, jarak antara bedengan 30 cm, tinggi 30 cm, panjang bedengan Maximal 15 Meter ( agar mudah dalam kontrol tanaman ). Untuk sistem guludan lebar dasar 30-40 cm dan lebar atas 30-50 cm, tinggi 30 cm dan jarak antara guludan 30-40 cm.
  • Lakukan pengapuran jika pH tanah lebih rendah dari 5,5 dengan dolomit sebanyak 1-2 ton/ha dan campurkan secara merata dengan tanah pada kedalaman 30 cm.
  • Setelah dilakukan pengapuran, berikutnya siapkan Pupuk Dasar dengan Dosis ( Ha ) yaitu Za 100 Kg, TSP 200 Kg dan KCL 250 KG dan Pupuk Kandang 3 Ton / Ha. Tebarkan Pupuk Dasar Za, TSP, KCL dan Pupuk Kandang dengan kedalaman 30 Cm dan di bagi rata dalam setiap Bedengan.
  • Biarkan bedengan kurang lebih 7 hari sambil dilakukan penutupan Mulsa Plastik.
TEKNIK PENANAMAN
  • Untuk jarak lubang tanam tipe merambat adalah 20 x 50 cm, 40 x 60 cm, 30 x 40 cm dan jarak tanam tipe tegak adalah 20 x 40 cm dan 30 x 60 cm.
  • Waktu tanam yang baik adalah pada awal musim kemarau atau awal musim penghujan, tetapi dapat saja sepanjang musim asal air tanahnya memadai.
  • Cara penanaman dengan memasukkan benih ke dalam lubang tanam sebanyak 2 biji kemudian tutup dengan tanah tipis atau dengan sekam abu.
PENYULAMAN

Pada pembibitan, benih kacang panjang akan tumbuh pada usia 3-5 hari setelah tanam dan segera lakukan penyulaman untuk benih yang tidak tumbuh agar tidak terjadi perbedaan yang akan menyusahkan dalam perawatannya.

PENYIANGAN
Lakukan penyiangan pada waktu tanaman berumur 2-3 minggu setelah tanam dan atau tergantung pertumbuhan rumput kebun. Penyiangan yaitu dengan cara mencabut rumput liar atau membersihkan dengan menggunakan alat kored.
PEMANGKASAN / PEREMPELAN
Perlu melakukan pemangkasan daun maupun ujung batang untuk kacang panjang yang terlalu rimbun dan  biasanya melakukan pemangkasan sampai 4-5 cabang samping terbawah. Karena tanaman yang terlalu rimbun dapat menghambat pertumbuhan bunga.
PEMUPUKAN
Dosis pupuk makro saat menanam Kacang Panjang adalah sebagai berikut:
Waktu
Dosis Pupuk Makro (per ha)
ZA (kg)SP-36 (kg)KCl (kg)
Dasar
100
200
250
Umur 45 hari
50
100
75
TOTAL
150
300
325
Catatan : Atau sesuai rekomendasi setempat.
Pemberian pupuk pada tanaman melalui lubang pupuk yang terletak pada kiri dan kanan lubang tanam dan pemberian  Jumlah pupuk untuk satu tanaman tergantung dari jarak tanam.
Perlu mempersiapkan pupuk untuk daun seperti Fitomic, Multi KP, Vitaflora dan KNO3 dan berikan dengan cara sebagai berikut yaitu untuk tangki 14 Liter ambil Fitomic 1 Tutup, Multi KP 3 Sendok Makan, KNO3 1 Sendok Makan. Sebelumnya beri 2 botol Vitaflora (20cc) pada pupuk Fitomic dan kemudian kocok secara merata.
Berikan 1-2 minggu sekali semenjak tanaman berumur 2 minggu, dengan cara penyemprotan terkena daun bagian bawah 75 %. Apabila sudah mulai petik maka dapat menambahkan aplikasi pupuk Fitomic, Multi KP, Vitaflora dan KNO 3 dengan cara menyiramkan pada lubang pupuk yang jaraknya 10-15 Cm dari pangkal pohon dengan Interval seminggu sekali.  Penerapan aplikasi ini bertujuan agar Kacang Panjang tetap lebat dan banyak buahnya.
PENGAIRAN
Pada fase awal pertumbuhan benih hingga tanaman muda, lakukan penyiraman rutin setiap hari dan untuk pengairan berikutnya tergantung pada musim.
PENGELOLAAN HAMA DAN PENYAKIT
1. Lalat kacang (Ophiomya phaseoli Tryon)
Gejala serangan lalat kacang yaitu terdapat bintik-bintik putih sekitar tulang daun, pertumbuhan tanaman yang terserang terhambat dan daun berwarna kekuningan, pangkal batang terjadi perakaran sekunder dan membengkak. Pengendaliannya dengan cara pergiliran tanaman yang bukan dari famili kacang-kacangan dan penyemprotan dengan STOPPER + CRUMBLE.
2. Kutu daun (Aphis cracivora Koch)
Gejala kutu daun yaitu pertumbuhan menjadi lambat karena hama mengisap cairan sel tanaman dan penurunan hasil panen dan kutu bergerombol pada pucuk tanaman serta berperan sebagai vektor virus. Pengendalianya dengan rotasi tanaman dengan tanaman bukan famili kacang-kacangan dan penyemprotan SAMITE + PROMECTIN
3. Ulat grayak (Spodoptera litura F.)
Gejala serangan ulat grayak yaitu daun menjadi berlubang dengan ukuran tidak pasti dan terjadi serangan berat pada musim kemarau, juga menyerang polong. Pengendaliannya dengan kultur teknis, rotasi tanaman, penanaman serempak, Semprot dengan Stopper
4. Penggerek biji (Callosobruchus maculatus L)
Gejala penggerek biji yaitu rusaknya biji menjadi berlubang-lubang, hancur sampai 90% akibat serangannya. Pengendaliannya dengan membersihkan dan memusnahkan sisa-sisa tanaman tempat persembunyian hama dan beri perlakukan minyak jagung 10 cc/kg biji pada benih kacang panjang.
5. Ulat bunga( Maruca testualis)
Gejala serangan ulat bunga yaitu larva menyerang bunga yang sedang membuka, kemudian memakan polong. Pengendaliannya dengan rotasi tanaman dan menjaga kebersihan kebun dari sisa-sisa tanaman serta menyemprotnya dengan Stopper + Crumble.
6. Penyakit Antraknose ( jamur Colletotricum lindemuthianum )
Gejala penyakit antraknose yaitu serangan dapat teramati pada bibit yang baru berkecamabah, semacam kanker berwarna coklat pada bagian batang dan keping biji. Pengendaliannya dengan rotasi tanaman, perlakuan benih sebelum proses tanam dengan ARASHI dan membuang rumput-rumput dari sekitar tanaman.
7. Penyakit mozaik ( virus Cowpea Aphid Borne Virus/CAMV).
Gejala penyakit mozaik yaitu pada daun-daun muda terdapat gambaran mosaik yang warnanya tidak beraturan dan penyakit ini tertularkan oleh vektor kutu daun. Pengendaliannya dengan menggunakan benih sehat dan bebas virus, menyemprot vector kutu daun dan mencabuti serta membakar tanaman yang terserang. Juga dapat mengendalikan dengan menggunakan aplikasi Samite + Winder + Promectin.
8. Penyakit sapu ( virus Cowpea Witches-broom Virus/Cowpea Stunt Virus.)
Gejala penyakit sapu yaitu pertumbuhan tanaman terhambat, ruas-ruas (buku-buku) batang sangat pendek, tunas ketiak memendek dan membentuk “sapu”. Penyakit ditularkan kutu daun. Pengendaliannya sama dengan pengendalian pada penyakit mosaik.
9. Layu bakteri ( Pseudomonas solanacearum )
Gejala penyakit layu bakteri yaitu tanaman mendadak layu dan serangan berat menyeabkan tanaman mati. Pengendaliannya dengan merotasi tanaman, melakukan perbaikan drainase dan mencabut tanaman yang mati serta menggunakan ARASHI pada awal tanam.
PANEN DAN PASCA PANEN
– Ciri-ciri polong siap untuk panen adalah ukuran polong telah maksimal, mudah mematahkannya dan biji-biji dalam polong tidak menonjol. Waktu panen yang paling baik yaitu pada pagi atau sore hari pada umur tanaman siap panen 3,5 – 4 bulan.
– Untuk cara memanen pada tanaman kacang panjang tipe merambat yaitu dengan memotong tangkai buah dengan pisau tajam.
– Selepas panen, lakukan pengumpulan polong kacang panjang pada tempat penampungan, kemudian disortasi. Selanjutnya ikat polong kacang panjang dengan bobot maksimal 1 kg dan siap untuk memasarkannya.
Demikian pengalaman dari Menanam Kacang Panjang ini kami tulis dan tuangkan. Apabila ada yang kurang jelas dan ada yang mau konsultasi serta membutuhkan Benih yang saya sebutkan tadi ( Kacang Panjang Maraton, Blirik, Janges, Katrina,Parade Tavi, Kanton Tavi, Puspita 06, Doi ) dan Cara Budidayanya,  silakan memghubungi toko Online LMGA AGRO ( Dealer, Agen, Distributor resmi ) CPBudi melalui Telp. 082 141 747 141 atau SMS/WA : 0812 5222 117, manapun anda berada kami siap membantu dan mengirim sampai tujuan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *