KEBUTUHAN MENDESAK BENIH TOMAT TAHAN VIRUS

Beri Penilaian

Kebutuhan Mendesak Benih Tomat Tahan Virus. 08125222117 WA/SMS LMGA AGRO. Tomat adalah tanaman yang sudah banyak pembudidayaannya pada wilayah Indonesia. Hal ini karena secara jumlah dan kontinuitas kebutuhan, harga dan manfaat (Khasiat) dari buah tomat sangat banyak dan bervariasi. Rev 12/03/2021.

Bahkan kebutuhan buah tomat (baik tomat sayur maupun tomat buah) ini semakin hari akan semakin meningkat dengan  mulai  banyaknya temuan manfaat untuk kesehatan manusia (Misal Jus Tomat, Masker Tomat, Olahan Tomat). Bahkan buah tomat untuk wajah (Masker Tomat) sekarang sudah banyak salon-salon kecantikan Indonesia melakukannya.

Dan kesadaran pola hidup sehat masyarakat Indonesia yang semakin tinggi. Bahkan sekarang ini banyak menemui tulisan khusus yang menjadikan bendel Buku untuk khasiat dan manfaat serta cara budidaya tanaman tomat  pada toko Buku.

Luas Budidaya Tanaman Tomat wilayah Indonesia kalau kita melihat sejarahnya sampai dengan saat ini selalu meningkat setiap tahunnya. Pada periode tahun 1961 – 1965 rata-rata luas tanaman tomat hanya sekitar 41.000 Ha.

Dan peningkatan terjadi di periode tahun 1973 – 1977 menjadi 59.000 Ha. Hal ini menunjukkan bahwa sejak dahulu masyarakat Indonesia banyak membutuhkan dan memBudidayakan tanaman tomat.

Luasan Budidaya tomat berkorelasi positif dengan Hasil produksi buah tomat pada Indonesia, kita ambil saja data BPS tahun 2003 yang merupakan puncak produksi tanaman tomat yang mencapai 657.459 Ton/Tahun.

Menghindari Fluktuasi Harga Tomat Pasca Panen

Seperti komoditas pertanian lainya, harga buah tomat  Indonesia  juga berfluktuasi. Harga yang befluktuasi menjadi kendala bagi petani tomat dan juragan tomat untuk mendapatkan untung yang maksimal. Apalagi ketika panen raya tiba, harga bisa anjlok. Sebab, sesuai mekanisme hukum permintaan dan penawaran, jumlah suplai meningkat dan permintaan cenderung tetap, sehingga harga jual menurun.

Selain itu, harga yang berfluktuasi menyebabkan petani tomat dan juragan tomat tidak bisa memperkirakan harga jual tomat ketika musim panen tiba. Akibatnya setelah pemasaran tomat tiba, petani dan juragan tomat kesulitan dalam memperkirakan keuntungan dan kerugian dalam melakukan kegiatan budidaya

Agar tidak merugi, ketika akan melakukan pemasaran, petani harus terlebih dahulu menguasai informasi harga tomat. Jika akses informasi baik, petani bisa mendapatkan harga yang lebih baik.

Caranya, petani harus menjalin hubungan yang baik dengan para pelaku pasar. Seperti tengkulak, Juragan tomat ,pengepul, atau pedagang besar. Petani juga harus rajin berkunjung atau turun langsung ke pasar yang menjual produk-produk hortikultura. Seperti pasar induk atau supermarket.

tomat, tahan virus, gemini virusSelain peluang pasar dan harga tomat yang Fluktuatif juga muncul permasalahan baru bagi  petani yang melakukan Budidaya  tanaman tomat. Yang mana 3 tahun terakhir ini (Tahun 2011 – 2014) penyakit Virus Kuning dan Keriting banyak menyerang tanaman tomat petani.

Akibatnya kerugian yang timbul tidak main besarnya, kalau parah bisa mencapai 75 %. Oleh karena itu kebutuhan petani akan benih tomat yang tahan terhadap serangan Virus begitu mendesak dan segera.

Parahnya lagi Virus yang menyerang pada tanaman Tomat ini sampai dengan saat ini belum ada satupun pestisida yang mampu mengendalikan. Mengurangi dan mencegah penyakit ini sebenarnya bisa, dengan menggunakan sistem Budidaya dan Culture Teknis yang benar.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *