
Jual benih cabe rawit Dewata F1 cap Panah Merah. Benih cabe Dewata bisa anda beli lewat toko pertanian online Lmga Agro harga murah. Hubungi bapak Budi 082141747141 (telepon) 08125222117 ( SMS/WA ).
Kami juga melayani konsultasi gratis mengenai budidaya cabe rawit yang baik dan benar mulai dari cara menyemai benih hingga panen.
Temukan kesempurnaan dalam pertanian dengan penawaran istimewa benih cabai Dewata harga murah!
Dengan pengalaman dan keahlian dalam bidang pertanian, kami menyediakan benih unggul dengan harga terjangkau.
Kepercayaan dan reputasi kami sebagai sumber terpercaya dalam penyediaan benih cabai Dewata menjadikan kami pilihan yang tepat bagi para petani dan penghobi pertanian.
Kualitas benih cabai Dewata yang kami tawarkan terjamin unggul, memberikan hasil panen yang melimpah dan berkualitas.
Keunggulan benih kami didukung oleh pengalaman bertahun-tahun dalam seleksi varietas dan budidaya tanaman cabai.
Dengan begitu, para petani dapat memperoleh pertumbuhan tanaman yang optimal dan panen yang memuaskan.
Penawaran harga murah yang kami berikan bukan berarti mengorbankan kualitas. Rev. 21/07/23.
Kami menyadari bahwa harga yang terjangkau menjadi faktor penting dalam keberhasilan pertanian.
Oleh karena itu, kami menyediakan penawaran khusus untuk benih cabai Dewata, sehingga para petani dapat mengoptimalkan usaha pertanian mereka tanpa harus mengeluarkan biaya yang besar.
Dengan panduan dan informasi yang lengkap, kami memberikan pelayanan yang transaksional dan informatif, membantu para petani dalam membuat keputusan yang cerdas dalam membeli benih cabai Dewata.
Jangan lewatkan kesempatan emas ini!
Segera beli!! Benih cabe rawit Dewata F1 Panah Merah Harga Murah. Kami siap kirim pesanan anda dengan jaminan pasti datang!!
Dapatkan penawaran istimewa benih cabai Dewata harga murah sekarang juga dan jadikan pertanian Anda sukses dan menguntungkan.
Segera kunjungi situs web kami dan pesan benih cabai Dewata dengan harga terbaik.
Keunggulan hasil panen dan peluang bisnis menjanjikan menanti Anda dalam dunia pertanian yang menguntungkan.
Cabe Rawit Dewata F1 Potensi Hasil Tinggi
Benih cabe rawit Dewata F1 merupakan bibit cabe rawit Cap Panah Merah paling unggul, rekomendasi untuk petani tanam pada dataran rendah mulai dari 10 mdpl.
Cabe rawit Dewata F1 dapat petani panen mulai umur 65 hari setelah tanam. Tumbuhan akan berbunga pada umur 35 hari setelah tanam.
Potensi hasil tinggi cabe Dewata F1 yaitu sekitar 10 – 12 ton/ha dengan berat per buahnya 1,8 gram dan rata-rata berat buah per tanaman ± 700 gram.
Benih cabe rawit Dewata adalah jenis cabe rawit paling unggul yang berwarna putih saat muda, tumbuh tegak, lebat dan kokoh.
Tinggi tanaman cabe rawit Dewata F1 ± 50 cm, tanaman tumbuh rimbun dan kompak.
Cabe rawit Dewata F1 matang berwarna merah oranye. Buah berasa pedas dan kulit yang tebal sehingga tahan pengangkutan jarak jauh.
Sehingga, permintaan tinggi cabe dewata merupakan hal menguntungkan bagi petani.
Melihat karakteristik cabe rawit Dewata, merupakan pilihan yang tepat bagi petani untuk budidaya cabe rawit Dewata F1.
Benih cabe rawit unggul tahan penyakit, umur mulai panen yang cepat, buah yang tumbuh lebat sehingga hasil panen cabe rawit Dewata F1 cukup tinggi.
Cabe rawit memiliki nama latin Capsicum frutescens adalah salah satu jenis cabe yang banyak petani tanam pada wilayah Indonesia.
Indonesia memiliki iklim tropis yang sangat ideal untuk bercocok tanam cabe rawit.
Bagi penggemar rasa pedas cabe, mengkonsumsi cabe rawit dapat memberikan sensasi pedas dan terbakar yang unik karena tingkat kepedasannya lebih tinggi daripada cabe merah dan cabe keriting.
Daripada jenis cabe lain, cabe rawit cenderung lebih tahan terhadap serangan hama dan penyakit, juga memiliki usia produktif yang lebih lama. Lama usia produktif tanaman cabe rawit yaitu 2 hingga 3 tahun.
Budidaya Cabe Rawit Dewata Hibrida Dari Panah Merah
Cara menanam cabe Dewata F1 petani tanam pada dataran rendah dengan jenis tanah yang berpasir.
Cabe rawit secara umum dapat petani tanam dimana saja dan memiliki adaptasi lingkungan yang luas.
Tanaman cabe rawit tumbuh baik pada ketinggian 0 – 500 m dpl. Penanaman pada ketinggian 1000 m dpl, produktivitas kurang maksimal.
Tanaman cabe rawit Dewata F1 memerlukan sinar matahari penuh dan minimal 8 jam/hari.
Lokasi penanaman tidak terdapat naungan. Tanah memiliki pH sebesar 6,5 – 7.
Tanah untuk menanam cabe rawit juga adalah lahan yang steril, tidak bekas penanaman cabe minimal selama 6 bulan.
Sebaiknya menanam cabe rawit tidak berdekatan dengan lahan cabe juga yang sudah petani tanam lebih dulu.
Baca Juga : Benih Cabe Cap Panah Merah Dewata F1 Kualitas dan Hasil Teruji
Membuat Bibit Cabe Dewata F1 Hasil Maksimal
Baik penanaman pada lahan luas maupun untuk pekarangan rumah sendiri, penting sekali untuk menumbuhkan benih pada wadah yang kita atur kondisinya sedemikian rupa.
Benih cabe yang petani tanam pada wadah polybag terbukti dapat mengurangi jumlah tanaman yang mati karena stress tanaman.
Maksud dari pembibitan adalah mengecambahkan benih pada wadah yang petani atur medianya sehingga benih dapat tumbuh baik dan sehat.
Media untuk membuat bibit cabe yang petani gunakan adalah campuran tanah, kompos/pupuk kandang dan arang sekam bila ada.
Semua bahan tersebut harus petani ayak halus dan kemudian dicampur menjadi satu.
Komposisi perbandingan yang tepat untuk media semai bibit cabe rawit Dewata adalah tanah : kompos = 1 : 1.
Sedangkan bila menggunakan arang sekam, tanah : kompos : arang sekam = 2 : 1 : 1. Media yang sudah siap dimasukkan pada polybag ukuran 5 x 10 cm.
Dibiarkan selama 1 minggu dan diletakkan ditempat yang teduh dan terlindung.
Tempat untuk menyemai bibit cabe sebaiknya menggunakan naungan plastik yang bisa petani buka tutup agar aliran udara dapat berganti setiap hari.
Juga bisa petani pasangi jaring untuk melindungi bibit-bibit dari hama atau serangga.
Penyiraman bibit bila masih benih adalah dengan menutup permukaan benih dengan kertas koran, lalu siram air perlahan pada lapisan koran.
Biasanya setelah 3 hari, benih akan berkecambah dan kertas koran tidak dipakai lagi. Penyiraman petani lakukan setiap hari minimal 1 kali sehari.
Baca Juga : Menanam Cabe Keriting Benih OR Twist 42 Hibrida
Cara Menanam Cabe Dewata F1

Bibit cabe dipelihara hingga berumur 20 – 25 hari atau sampai muncul 3 – 5 helai daun sejati. Ditempat lain, kita mempersiapkan penanaman bibit di lahan luas.
Lahan yang akan kita gunakan harus bersih dari gulma, batu/kerikil dan sisa-sisa tanaman.
Bisa juga menyemprotkan herbisida untuk mengendalikan pertumbuhan gulma.
Lahan petani gemburkan dengan menggunakan cangkul, garu atau bajak sampai kedalaman 40 cm.
Lahan yang gembur akan memudahkan akar tumbuh dengan baik dan dapat menyerap unsur hara dalam tanah.
Jangan lupa untuk mengecek pH tanah, bila pH<5 maka untuk menetralkan menggunakan kapur dolomit sebanyak 1 – 4 ton/ha sampai pH menjadi netral.
Bedengan tanaman cabe petani buat dengan lebar 100 – 110 cm, tinggi 30-40 cm dan jarak antar bedengan adalah 60 cm yang bisa petani gunakan sebagai parit.
Pada atas bedengan yang sudah jadi, tebarkan pupuk kandang dengan petani tambah pupuk kimia Urea, SP-36 dan KCL.
Agar perawatan tanaman cabe rawit Dewata dapat efektif, bedengan petani tutup mulsa plastik hitam perak.
Mulsa petani pasang pada siang hari agar dapat melekat erat. Lalu biarkan tanah selama 1 minggu agar pupuk dapat terserap dalam tanah.
Satu hari sebelum penanaman bibit, mulsa petani lubangi menggunakan alat pelubang mulsa ( dapat petani beli pada Toko pertanian LMGA Agro ).
Lubang petani gunakan untuk menanam bibit, jarak tanam cabe Dewata F1 60 x 60 cm sebanyak 2 baris dalam 1 bedeng.
Sebaiknya lubang tanam petani buat model zig-zag. Sebelum penanaman, bedengan dan polybag petani siram air agar mudah dalam melepas bibit dari polybag.
Penanaman bibit petani lakukan serentak selesai dalam satu hari dan sebaiknya petani lakukan pada sore hari. Bibit yang sudah petani tanam, petani tutup tanah kemudian siram sampai basah.
Baca Juga : Tips dan Kiat Sukses Menanam Cabe dan Tomat Di Musim Penghujan
Cara Merawat Tanaman Cabe Rawit Dewata Agar Cepat Berbuah
Penyiraman petani lakukan dengan cara kocor dan menyesuaikan dengan cuaca. Bila musim panas, tanaman cabe rawit Dewata perlu disiram minimal 2 hari sekali pada pagi hari atau sore hari.
Bersama penyiraman dapat petani lakukan penyiangan dan pendangiran.
Bila ada tanaman yang sakit atau mati, harus segera petani cabut dan ganti dengan tanaman yang baru dan masih segar.
Penyulaman bibit petani lakukan paling lama 2 minggu setelah pindah tanam. Bibit yang mati petani cabut lalu bakar pada lokasi tempat yang agak jauh.
Pemasangan ajir/lanjaran berfungsi untuk menopang tanaman cabe rawit agar tumbuh berdiri kokoh. Ajir yang petani tancapkan maksimal paling lama 1 minggu setelah penanaman bibit.
Bila tanaman sudah agak besar, petani ikatkan pada ajir lalu ikat menggunakan tali salaran ( tersedia di Toko pertanian LMGA Agro ).
Ajir terbuat dari bambu atau kayu dan tancapkan 4 cm dari pangkal batang tanaman cabe rawit.
Pemangkasan tanaman cabe rawit Dewata petani lakukan dengan memotong tunas aksiler, yaitu tunas samping.
Memotong sebanyak 2 – 3 tunas samping yang berada pada batang pokok utama tanaman.
Pemangkasan tunas ini untuk merangsang pembungaan dan berbuah lebih lebat. Pemangkasan menggunakan gunting yang bersih dan tajam.
Pemupukan susulan pertama petani lakukan saat tanaman cabe rawit Dewata umur 2 minggu setelah semai.
Pemupukan pertama sebanyak 3 kg NPK per 1000 tanaman, larutkan pupuk dengan 200 liter air dan kocorkan pada tanaman sebanyak 200 ml/tanaman.
Proses pemupukan selanjutnya petani berikan setiap 1 minggu sekali dan dosis petani tambahkan secara berkala.
Pupuk susulan yang petani gunakan selain NPK adalah KCL, TSP, KNO3 atau MKP dengan dosis menyesuaikan kebutuhan tanaman.
Untuk memenuhi kebutuhan unsur mikro, dapat petani semprotkan pupuk daun. Penyemprotan pupuk daun setiap 1 minggu sekali.
Agar efektif dan praktis, penyemprotan pupuk daun bersamaan dengan penyemprotan insektisida atau fungisida.
Baca Juga : Jual Bibit Cabe Rawit Bhaskara Umur Genjah
Hama & Penyakit Cabe Rawit
1. Rebah Semai
Petani perlu mengenal gejala penyakit ini karena gejala ini yang paling awal petani cabe rawit temui terutama saat proses persemaian bibit cabe.
Gejala rebah semai yaitu pada pangkal batang di dekat akar akan membusuk, menyusut lalu patah. Penyebabnya adalah oleh infeksi jamur.
Penyakit rebah semai bibit cabe rawit adalah menyemprotkan fungisida kontak berbahan aktif karbendazim dan fungisida sistemik berbahan aktif melataksil atau dimetomorf.
2. Hama Tanaman Cabe Rawit
Hama yang sering menyerang tanaman cabe rawit antara lain ulat grayak, ulat tanah, tungau, jangkrik. aphids, lalat buah, bekicot dan thrips.
Untuk mencegah serangan hama, kita harus rutin menjaga dan membersihkan kebun.
Seperti selalu mencabut gulma, menghilangkan daun-daun kering atau yang sudah layu. Memasang perangkap lalat berupa atraktan untuk mencegah serangan lalat buah.
3. Penyakit Tanaman Cabe Rawit
Mengenal penyakit layu pada tanaman cabe rawit, penyebabnya adalah Pseudomonas solanacearum yaitu bakteri parasit yang biasa menyerang akar, pangkal batang, tunas juga seluruh bagian tanaman cabe rawit.
Gejala awal penyakit layu yaitu tampak tanaman cabe rawit yang masih segar saat pagi hari, namun saat siang hari tanaman mulai layu dan kembali segar di sore harinya.
Gejala tersebut berlangsung dalam beberapa hari saja dan kemudian tanaman cabe rawit mengering lalu mati.
Pencegahan dan pengendalian penyakit tanaman cabe rawit yang dapat kita lakukan antara lain :
-
Melakukan pengolahan lahan dan membuat bedengan yang tinggi. Pengecekan pH tanah dan harus dalam kondisi netral.
-
Menanam cabe rawit menggunakan benih yang berkualitas dan unggul. Bila perlu yang tahan penyakit dan tahan virus.
-
Pemupukan yang berimbang, terutama bila menggunakan pupuk kandang adalah pupuk yang telah difermentasi/kering.
-
Pemupukan unsur N jangan berlebihan karena tanaman akan rentan penyakit.
-
Pengaturan drainase yang baik dan air tidak menggenang.
-
Mencabut dan memusnahkan tanaman dan bagian tanaman seperti daun, buah, ranting yang mati/membusuk.
-
Menjaga jarak tanam cabe dewata F1 agar tidak terlalu berdekatan terutama saat penanaman di musim hujan.
Baca Juga : Jual Cabai Rawit Kaliber Kualitas Unggul Untungkan Petani
Panen Tanaman Cabe Rawit Dewata Hasil Tinggi

Cabe rawit Dewata petani panen pada umur 65 – 75 hari setelah semai dan panen dapat petani lakukan berkali-kali hingga tanaman tidak berproduksi lagi.
Panen petani lakukan pada pagi hari dan dengan interval 3 – 4 hari sekali sebanyak 16 – 20 kali panen.
Untuk pemasaran jarak jauh, cabe rawit Dewata sebaiknya petani panen saat tingkat kematangan 70%.
Sehingga saat sampai di tempat tujuan, cabe rawit sudah matang.
Sedangkan untuk pasar lokal, pemanenan petani lakukan saat tingkat kematangan cabe rawit 80%.
Panen yang masih muda dapat menyebabkan buah cabe rawit Dewata cepat layu, bobot buah berkurang dan buah cepat busuk.
Buah cabe rawit Dewata yang petani panen segera petani masukkan pada wadah yang berongga dan letakkan pada tempat yang teduh, terhindar dari sinar matahari langsung. Sehingga buah cabe tidak cepat layu.
Demikian artikel tentang benih cabe rawit Dewata F1 cap Panah Merah dan cara menanam cabe dewata F1 yang baik dan benar.
Benih cabe rawit unggul tahan penyakit dapat anda beli secara online lewat toko pertanian LMGA Agro. Segera hubungi bapak Budi 082141747141 ( telepon ) dan 08125222117 ( SMS/WA ).
LMGA Agro mengirim semua kebutuhan Anda tentang bercocok tanam seperti benih hibrida terutama benih cabe Dewata, alat pertanian, sarana dan prasarana ke alamat Anda dengan cepat dan tepat waktu.
Kami bekerjasama dengan eksprdisi terbaik yang siap menjangkau lokasi anda berada.
Kami sudah menjalin kerjasama dengan jasa ekspedisi seperti JNE, JNT, TIKI, POS, KI8 dan lain-lain.
Semoga bermanfaat dan selamat mencoba menanam cabe rawit menggunakan benih cabe rawit Dewata.
