Perawatan Tanaman Tomat Dengan Tepat Supaya Hasil Panen Tinggi

Selain melaksanakan cara menanam tomat dengan benar, petani juga perlu menerapkan penanaman tanaman tomat dengan tepat supaya hasil panen tinggi.
Dengan menerapkan perawatan tanaman tomat Gustavi F1 dengan tepat, tanaman tomat Gustavi akan tumbuh dengan lebih lancar dan juga sehat.
Pertumbuhan tanaman tomat Gustavi F1 yang berjalan lancar serta sehat, berpotensi memproduksi panen buah tomat yang tinggi dan berkualitas unggul.
Oleh sebab itu, saat budidaya tanaman tomat Gustavi F1, petani juga perlu menerapkan perawatan dengan benar, agar hasil panen melimpah.
Berikut merupakan berbagai cara perawatan tanaman tomat Gustavi F1 dengan tepat, supaya dapat menghasilkan panen berproduksi tinggi serta berkualitas unggul.
Menyiram Secara Rutin
Ketika menerapkan perawatan tanaman tomat, petani harus menyiram tanaman tomat Gustavi F1 secara rutin.
Memberikan pengairan tanaman tomat Gustavi F1 secara rutin bisa membantu tanaman supaya tumbuh dengan lebih lancar.
Dengan tanaman tomat Gustavi F1 yang tumbuh lancar, maka berpeluang mampu memproduksi panen buah tomat yang melimpah.
Petani bisa menyiram tanaman tomat Gustavi F1 secara rutin pada saat pagi atau sore hari.
Ketika menyiram tanaman tomat Gustavi F1, sebaiknya petani memeriksa kelembaban tanah, agar kondisi tanah tidak terlalu lembab.
Sebab, jika tanah terlalu lembab, akan menyebabkan potensi tumbuhnya jamur, dan berbagai penyakit berbahaya menyerang tanaman tomat Gustavi F1.
Untuk itu, saat musim penghujan, petani harus memperhatikan apakah tanaman tomat Gustavi F1 membutuhkan air.
Memberikan Pupuk Tambahan
Agar tanaman tomat Gustavi F1 tumbuh dengan lancar serta sehat, petani harus memberikan pupuk tambahan.
Pupuk yang bisa petani pakai yaitu pupuk NPK daun, kompos dan juga pupuk yang telah siap untuk petani gunakan.
Petani bisa memberikan pupuk tambahan ketika tanaman tomat Gustavi F1 berumur satu minggu dan satu bulan setelah tanam.
Berikutnya, petani bisa memberikan pupuk tambahan pada tanaman tomat Gustavi F1, setiap 30 hari sekali.
Jika petani menggunakan pupuk kompos, petani bisa memberikannya dengan dosis sekitar satu kepalan tangan untuk setiap tanaman tomat Gustavi F1.
Apabila petani memakai pupuk NPK, dosisnya sekitar 2 gram, untuk setiap satu tanaman tomat Gustavi F1.
Memasang Ajir
Tanaman tomat Gustavi tumbuh dengan cara merambat, sehingga membutuhkan ajir supaya bisa tumbuh dengan lebih rapi.
Petani bisa memasang ajir, ketika tomat Gustavi F1 sudah tumbuh dengan tinggi mencapai sekitar 10 – 15 cm.
Berikutnya, petani bisa mengikat tanaman tomat Gustavi F1 pada ajir dalam pertengahan batang tanaman.
Setiap bertambah tinggi 20 cm, petani harus mengikat lagi agar kondisi batang tanaman tomat Gustavi F1 bisa tetap berdiri tegak.
Memangkas Tunas
Memangkas tanaman tomat Gustavi F1 bertujuan supaya bisa meningkatkan proses pembuahan serta peremajaan dari tanaman tomat Gustavi.
Selain itu, fungsi memangkas tunas adalah untuk mengurangi daun, agar batang utama tanaman tomat Gustavi mendapatkan asupan nutrisi yang cukup.
Tanaman tomat Gustavi F1 yang memperoleh nutrisi yang cukup, akan mampu menghasilkan buah tomat yang lebat dan berkualitas bagus.
Petani bisa memangkas setiap cabang tanaman tomat Gustavi F1 yang pertumbuhannya tidak sehat serta yang terinfeksi penyakit.
Memangkas tunas air juga perlu petani jalankan setiap satu minggu sekali, selama tanaman tomat Gustavi F1 dalam fase pertumbuhan.
Agar tanaman tomat Gustavi F1 tumbuh optimal, petani sebaiknya menyisakan satu cabang dan tiap cabang hanya terdapat tiga tandan.
Memberantas Gulma Serta Hama Penyakit
Biasanya, gulma bisa tumbuh liar pada lingkungan sekitar lahan tanam dari tanaman tomat Gustavi F1.
Gulma bisa bersaing dengan tanaman tomat Gustavi F1 untuk mendapatkan unsur hara serta nutrisi yang tanaman butuhkan untuk pertumbuhan.
Selain itu, gulma juga dapat menjadi sarang hama dan penyakit yang bisa menghambat pertumbuhan tanaman tomat Gustavi F1.
Sehingga, jika terdapat gulma yang tumbuh liar pada lingkungan sekitar lahan, petani harus segera memberantasnya.
Ketika memberantas gulma, petani bisa memakai herbisida dengan dosis yang sesuai, supaya tanaman tomat Gustavi F1 tumbuh sehat.
Selain tumbuhnya gulma, petani tetap harus mewaspadai hama atau penyakit yang menyerang pada tanaman tomat Gustavi F1.
Walaupun salah satu keunggulan tomat Gustavi F1 bisa tahan penyakit, petani tetap perlu mewaspadai serangan hama penyakit.
Sehingga, jika terdapat serangan hama penyakit pada tanaman tomat Gustavi F1, petani perlu segera membasminya pertumbuhan tanaman aman.
Untuk memberantas hama penyakit pada tanaman tomat Gustavi F1, petani bisa menggunakan fungisida atau insektisida menyesuaikan dengan hama yang menyerang.
Sama halnya pengaplikasian herbisida, penggunaan insektisida atau fungisida juga harus petani sesuaikan dosisnya.
Memanen Buah Tomat
Salah satu keunggulan tomat Gustavi F1 yaitu, masa panennya yang cukup singkat, membuat benih ini idola petani ketika budidaya tomat.
Berapa hari lama tanaman tomat siap panen? Petani dapat memanen buah tomat Gustavi F1, saat tanaman berusia sekitar 70 – 80 hari setelah tanam.
Tomat Gustavi mampu menghasilkan panen buah tomat bertekstur padat, berwarna merah cerah, menjadikan hal tersebut keunggulan tomat Gustavi F1 lainnya.
Keunggulan tomat Gustavi F1 lainnya adalah, bobot buahnya sekitar 70 sampai 80 gram atau per batangnya sekitar 3 kg.
Hasil panen benih ini sekitar 60 – 65 ton setiap hektarnya, menjadikan hal tersebut suatu keunggulan tomat Gustavi F1 lainnya.
Petani bisa memanen buah tomat Gustavi F1 ketika pagi atau sore hari, saat kondisi cuaca sedang cerah.
Saat memanen buah tomat Gustavi F1, petani bisa memuntir buah hingga tangkainya sampai terputus.
Supaya tahan lama dan tidak mudah busuk serta memar, petani memanen buah tomat Gustavi F1 yang kondisinya setengah matang.
Baca Juga : Jual Benih Jenis Tomat Besar Kualitas Unggul Kesukaan Petani