Jual Bibit Pakcoy Yang Bagus Menguntungkan Petani

pohon pakcoy, manfaat pakcoy, panen pakcoy, semai pakcoy, pakcoy hidroponik
Beri Penilaian

Ulat Tanah

Agrotis sp. atau ulat tanah merupakan hama tanaman yang berwarna coklat kehitaman dan bisa menyerang tanaman yang masih muda.

Serangan hama ulat tanah biasanya akan terjadi ketika malam hari karena pada dasarnya ulat tanah takut akan sinar matahari langsung.

Ulat tanah akan menyerang tanaman pada bagian pangkal batang yang masih sukulen akan ulat tanah gereh sampai putus.

Hal itu akan mengakibatkan tanaman mati karena sudah tidak ada lagi titik tumbuh sebagai tumpuan utama tanaman.

Petani sebaiknya melakukan pencegahan pada tanaman yang belum terserang dengan cara sanitasi lahan pertanian secara menyeluruh dengan baik dan benar.

Jika tanaman sudah terserang petani bisa melakukan pengendalian dengan penyemprotan insektisida granul seperti Furadan 3 G dan Curater 3 G.

Dosis yang baik untuk menggunakan insektisida granul adalah 0,3 – 0,4 gram per tanaman atau 6 kg granul untuk satu hektar.

Ulat Grayak

Spodoptera litura merupakan hama tanaman yang memiliki ukuran sekitar 15 hingga 25 mm dengan warna hijau tua kecoklatan.

Untuk Spodoptera exigua memiliki ukuran yang sama dengan spodoptera litura tetapi memiliki warna yang berbeda yaitu hijau muda.

Dua jenis ulat ini akan menyerang tanaman pada bagian daun dengan cara memakan daun hingga daun berlubang dan mengganggu fotosintesis.

Biasanya ulat grayak akan cenderung menyerang daun yang masih muda daripada daun tanaman pakcoy yang sudah tua.

Petani perlu melakukan pencegahan dengan cara sanitasi lahan pertanian dengan baik agar tanaman tidak terserang hama ulat grayak.

Atau petani bisa memasang perangkap kupu-kupu yang petani lakukan di tempat yang berbeda-beda.

Perangkap kupu-kupu bisa petani buat dari botol bekas air mineral yang petani olesi dengan produk yang mengandung hormon pemanggil kupu-kupu.

Jika tanaman sudah terserang petani bisa melakukan penyemprotan insektisida seperti Matador 25 EC, Curacron 500 EC, dan Buldok 25 EC.

Dosis yang baik dan bisa petani gunakan bisa petani lihat pada bagian kemasan produk insektisida. 

Ulat Daun

Plutella xylostella atau ulat daun merupakan hama yang memiliki panjang 7 hingga 10 mm dan memiliki warna hijau muda.

Ulat daun akan menyerang tanaman pada bagian pucuk tanaman yang mengakibatkan daun pada pucuk tanaman berlubang terutama pada daun muda.

Serangan ulat daun bisa mencapai titik tumbuh tunas, pertumbuhan tanaman akan berhenti sehingga proses pertumbuhan krop bisa terganggu.

Untuk menghindari serangan ulat daun petani perlu melakukan sanitasi lahan dengan baik dan benar atau penyiangan.

Atau jika tanaman sudah terserang hama ulat daun petani bisa menyemprotkan insektisida seperti March 50 EC, atau Proclaim 5 SG.

Petani juga bisa memilih produk insektisida seperti Decis 2,5 EC dan Buldok 15 EC dengan dosis yang tertera pada kemasan.

Selain hama tanaman yang bisa merusak tanaman hingga membuat tanaman mati, petani juga perlu memperhatikan penyakit tanaman andalan pakcoy.

Berikut merupakan penyakit yang bisa menyerang tanaman pakcoy:

Busuk Daun

Phytoptora sp. merupakan penyakit tanaman yang bisa menyerang tanaman pakcoy pada bagian daun tanaman.

Daun tanaman yang  terserang akan timbul gejala seperti bercak basah berwarna coklat kehitaman pada daun dengan bentuk bercak tidak beraturan.

Serangan busuk daun bisa semakin ganas ketika suhu dan kelembaban pada lahan pertanian terlalu tinggi.

Agar tanaman tidak terserang busuk daun sebaiknya petani melakukan sanitasi lahan pertanian dengan baik dan benar.

Selain itu petani juga bisa melakukan penanaman pakcoy pada musim kemarau dan menghindari penanaman pakcoy di musim hujan.

Atau petani melakukan budidaya pakcoy di musim hujan petani bisa melebarkan jarak tanam antar tanaman.

Petani juga perlu melebarkan saluran irigasi atau selokan agar air tidak menggenang dan sirkulasi udara menjadi lancar.

Akan tetapi jika tanaman sudah terserang penyakit petani bisa menyemprotkan fungisida seperti Topsin M 70 WB dan Kocide 60 WDG.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *