Fungsi Regent Cair Lindungi Budidaya Tanaman

fungsi regent cair,insektisida,pestisida,budidaya tanaman,lmga agro
Beri Penilaian

Fungsi Regent Cair Bagi Budidaya Tanaman

fungsi regent cair,budidaya tanaman,insektisida,pestisida,obat hama,lmga agro
Insektisida Regent Lindungi Budidaya Tanaman

Insektisida regent merupakan produk pestisida yang memiliki beberapa produk berbeda yang bermanfaat bagi budidaya tanaman. Beberapa produk insektisida regent yang banyak terdapat di toko pertanian adalah Regent 0.3GR, Regent 50SC, dan Regent Red 50SC.

Dari beberapa produk tersebut memiliki bentuk yang berbeda-beda, mulai dari butiran, bubuk, hingga cair. Insektisida regent cair lebih banyak peminatnya karena mudah untuk petani aplikasikan.

Fungsi regent cair pada budidaya tanaman adalah mampu melindungi budidaya tanaman dari serangan hama serangga. Selain itu, fungsi regent cair semakin ampuh karena termasuk dalam kategori insektisida sistemik.

Fungsi regent cair yang telah petani aplikasikan mampu masuk ke dalam jaringan tanaman dan membuat hama serangga tidak tertarik untuk menyerang. Dan apabila terdapat hama serangga yang menyerang maka akan terkontaminasi dengan insektisida.

Fungsi regent cair yang ampuh untuk melindungi budidaya tanaman ternyata juga memiliki keunggulan lain yang menguntungkan. Sehingga, insektisida regent cair menjadi produk pestisida favorit.

Keunggulan dari insektisida regent cair seperti Regent Red 50SC adalah mampu membuat tanaman semakin hijau dan subur. Selain itu, fungsi regent cair Regent Red 50SC juga mampu membuat tanaman sehat dan kokoh.

Fungsi regent cair Regent Red 50SC juga mampu mengatasi jenis hama serangga yang menyerang saat fase awal tanaman. Selain itu, fungsi regent cair Regent Red 50SC mampu membuat perakaran akar serabut menjadi lebih banyak.

Keunggulan lain dari insektisida regent cair seperti Regent Red 50SC adalah mampu menghasilkan produksi lebih tinggi. Selain itu, fungsi regent cair juga mampu menjadi obat lalat yang ampuh.

Beberapa keunggulan dari fungsi regent cair tersebut bisa menjadi bahan pertimbangan bagi para petani. Sehingga, budidaya tanaman di lahan pertanian mampu terlindungi dengan baik dan berpotensi hasilkan panen berkualitas.

SEGERA BELI INSEKTISIDA REGENT KUALITAS TERBAIK HANYA DI LMGA AGRO. PETANI BISA MENDAPATKAN INSEKTISIDA REGENT DENGAN HARGA MURAH !!!!!.

Baca Juga : Insektisida Sistemik Untuk Padi Bantu Usaha Pertanian

Dosis Tepat Untuk Dapatkan Fungsi Regent Cair

Fungsi regent cair menjadi hal yang penting untuk petani dapatkan selama masa penggunaan insektisida regent cair pada budidaya tanaman. Hal ini karena, fungsi regent cair mampu melindungi budidaya tanaman dari hama serangga.

Sehingga, petani harus mengetahui dosis yang tepat dalam menggunakan insektisida regent cair pada budidaya tanaman. Dosis penggunaan insektisida regent cair pada budidaya tanaman menyesuaikan dengan jenis tanaman dan hama yang menyerang.

Fungsi regent cair bisa petani dapatkan dari produk insektisida Regent Red 50SC dan insektisida Regent 50SC. Kedua jenis insektisida regent cair ini ampuh untuk pengendalian serangan hama serangga pada budidaya tanaman.

Fungsi regent cair akan bisa maksimal ketika petani mampu mengaplikasikannya dengan benar dan sesuai aturan. Berikut ini dosis penggunaan insektisida regent cair yang tepat guna mendapatkan fungsi regent cair pada budidaya tanaman :

Regent 50SC

  • Kubis
    • Hama perusak daun
      • Dosis 0.5 ml/liter sampai 1 ml/liter dengan penyemprotan volume tinggi
  • Cabe
    • Hama thrips dan kutu daun
      • Dosis 1 ml/liter sampai 2 ml/liter dengan penyemprotan volume tinggi
  • Padi
    • Wereng coklat dan walang sangit
      • Dosis 0.25 l/ha sampai 0.5 l/ha dengan penyemprotan volume tinggi
  • Jagung
    • Belalang
      • Dosis 0.25 l/ha sampai 0.5 l/ha dengan aplikasi penyemprotan volume tinggi
  • Kedelai
    • Penggulung daun dan kepik hijau
      • Dosis 1 ml/liter sampai 2 ml/liter dengan aplikasi penyemprotan volume tinggi

Regent Red 50SC

  • Jagung
    • Semut ( Selenopsis germinate )
      • Dosis 4 ml/kg benih sampai 5 ml/kg benih
  • Kedelai
    • Lalat bibit ( Ophiomya phaseoli )
      • Dosis 4.17 ml/kg benih sampai 8.3 ml/kg benih
  • Padi
    • Penggerek batang ( Tryporyza innotata )
      • Dosis 12.5 ml/kg benih sampai 25 ml/kg benih
    • Gryllotalpa sp.
      • Dosis 6.25 ml/kg benih sampah 12.5 ml/kg benih

Baca Juga : Tips Menggunakan Pestisida yang Baik dan Benar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *