Obat Kubis Musim Hujan Lindungi Dari Hama Penyakit Tanaman

obat kubis musim hujan,sayuran kol,sayur kol,hama tanaman,pestisida,lmga agro
Beri Penilaian

Budidaya Kubis Musim Hujan Menguntungkan

obat kubis musim hujan,budidaya kubis,sayur kol,sayuran kol,lmga agro
Usaha Menguntungkan Budidaya Kubis Menguntungkan

Sayuran kol atau kubis menjadi salah satu komoditas sayur penting yang stoknya di pasaran harus selalu terpenuhi. Sehingga, peluang usaha budidaya kubis menjadi sangat menguntungkan.

Budidaya kubis bisa petani lakukan pada lahan pertanian yang berada di daerah dataran rendah hingga dataran tinggi. Selain itu, hal tersebut juga harus memperhatikan varietas benih kubis yang petani pilih.

Hal ini karena, terdapat beberapa varietas benih kubis yang mampu tumbuh di dataran rendah hingga menengah seperti Grand 22 dan KK Cross. Sedangkan untuk dataran tinggi bisa menggunakan Summer Autumn dan Green Nova.

Saat ini varietas benih kubis atau sayur kol bisa petani budidayakan saat musim kemarau maupun musim hujan. Sehingga, musim hujan seringkali petani pilih untuk memulai usaha budidaya kubis.

Hal ini karena, musim hujan memiliki curah hujan stabil dan memudahkan petani untuk memenuhi kebutuhan air tanaman kubis. Sehingga, proses penyiraman pada budidaya kubis bisa terbantu dengan turunnya hujan.

Apabila proses perawatan tanaman kubis sesuai dengan kebutuhan, maka budidaya kubis berpotensi untuk menghasilkan panen berkualitas. Sehingga, petani bisa meraup keuntungan dari hasil penjualan kubis kepada para konsumen.

Walaupun termasuk usaha yang menguntungkan, budidaya kubis musim hujan harus petani kelola dengan baik dan benar. Hal ini karena, curah hujan tinggi bisa menyebabkan genangan pada lahan pertanian.

Sehingga, potensi serangan hama penyakit pada tanaman kubis menjadi tinggi dan berpotensi merugikan bagi petani. Oleh karena itu, petani perlu melakukan perbaikan drainase dan membersihkan gulma secara teratur.

Hal ini berguna untuk mencegah genangan air yang membuat tingkat kelembaban lingkungan menjadi berubah. Selain itu, genangan air juga berpotensi menyebabkan tanaman kubis terserang bakteri maupun jamur patogen.

Kesimpulannya, budidaya kubis musim hujan merupakan usaha yang menguntungkan bagi para petani dan pelaku usaha pertanian. Namun, para petani harus tetap waspada terhadap serangan hama penyakit kubis saat musim hujan.

Baca Juga : KK Cross Rajanya Tanaman Kubis Dataran Rendah

Hama Penyakit Ancam Budidaya Kubis

Budidaya kubis menjadi salah satu usaha pertanian yang mampu menghasilkan banyak keuntungan bagi petani. Hal ini karena, kubis atau sayuran kol merupakan salah satu sayuran hijau incaran para konsumen dari segala kalangan.

Namun, petani seringkali menghadapi berbagai tantangan dalam proses budidaya kubis di lahan pertanian. Mulai dari pemilihan benih yang tepat hingga mencegah dan mengendalikan serangan hama penyakit tanaman.

Hama penyakit tanaman menjadi tantangan besar bagi setiap usaha budidaya tanaman tak terkecuali budidaya kubis. Hal ini karena, serangan hama penyakit tanaman sangat mempengaruhi kualitas pertumbuhan tanaman kubis.

Sehingga, petani membutuhkan cara terbaik untuk mencegah serangan hama penyakit tanaman pada budidaya kubis. Berikut ini beberapa jenis hama penyakit yang harus petani kubis waspadai selama proses budidaya di lahan pertanian.

Ulat Tritip

Ulat tritip ( Plutella xylostella ) merupakan larva dari kupu-kupu punggung berlian dan termasuk dalam famili Plutellidae. Jenis ulat ini merupakan salah satu hama tanaman yang menyerang tanaman kubis di lahan pertanian.

Ulat tritip menyerang tanaman kubis dengan cara memakan daun muda maupun daun tua pada tanaman kubis hingga menyisakan tulang daunnya saja. Gejala umum serangan ulat tritip bisa dengan mudah petani kenali karena terdapat bercak berwarna putih pada daun.

Ulat tritip memiliki ukuran tubuh dengan panjang 9 sampai 10 mm dan senang bersembunyi dibalik daun tanaman. Selain itu, apabila terancam maka ulat tritip akan menjatuhkan diri bersama benang yang sebelumnya sudah dibuat.

Ulat Grayak

Ulat grayak ( Spodoptera litura ) merupakan jenis hama tanaman kubis yang lebih sering menyerang tanaman kubis saat musim kemarau. Serangan ulat grayak terpusat pada daun tanaman kubis muda maupun kubis tua.

Ulat grayak akan memakan daun atau krop pada kubis hingga berlubang dan bahkan hanya menyisakan tulang daunnya saja. Sehingga, berdampak pada hasil panen budidaya kubis yang berkurang dari segi kuantitasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.