Budidaya Melon Alina: Strategi Sukses dengan Harga Diskon

Budidaya Melon Alina, Benih Melon Alina, Bibit Melon Alina, Melon Alina, Melon Antivirus, Tanaman Melon, Budidaya Melon, Panah Merah, East West Seed, Ewindo, Lmga Agro, Toko Pertanian, Toko Pertanian Terdekat

Pelajari cara budidaya melon Alina yang sukses dengan strategi komersil, harga diskon, dan peluang bisnis online. Segera beli sekarang! Hubungi HP 082141747141 ( telepon ) dan 08125222117 ( Khusus WA/SMS ).

Toko pertanian LMGA Agro jual benih, bibit, pupuk, pestisida dan alat pertanian harga promo. Tersedia segala keperluan untuk budidaya melon Alina F1.

Kami juga melayani konsultasi seputar budidaya melon Alina F1 dan juga budidaya tanaman sayur dan buah lain.

Budidaya melon Alina F1 benih unggulan hibrida produk dari East West Seed Indonesia ( EWINDO ).

Siap kirim produk ke seluruh wilayah Indonesia. Toko Pertanian LMGA Agro melayani bisnis online, dropship, online shop, reseller, petani hingga toko pertanian.

Dengan dukungan dari pabrik pabrik benih terkemuka seperti BISI, BCA, Takii, Sakata dan lain-lain.

Segera beli benih melon Alina F1 Panah Merah harga diskon hingga promo dengan cara online lewat toko pertanian terdekat Lmga Agro.

Kami memberi jaminan barang pasti datang hingga uang anda kembali 100 %. Rev. 08/09/23.

Pastikan bibit melon Alina yang anda beli adalah produk PT East West Seed Indonesia.

Hal ini bertujuan agar saat anda berkebun mendapat hasil produksi yang maksimal. Konsultasikan dengan team kami jika anda belum jelas.

Budidaya melon Alina F1 mudah petani lakukan. Daging buah melon Alina F1 halus dan lunak.

Bisa anda nikmati sebagai hidangan penutup, buah meja atau sebagai campuran es buah.

Deskripsi Melon Alina F1

Budidaya melon Alina F1 idealnya petani lakukan pada dataran rendah dan musim kemarau.

Tanam melon Alina F1 memiliki ketahanan dari virus Gemini, virus paling ditakuti petani.

Budidaya melon Alina F1 panen  pada umur 70 HST. Bobot buah mencapai 1,5 – 2,5 kg per melon Alina F1.

Potensi hasil panen budidaya melon Alina F1 mencapai 40 – 50 ton/ha. Produk benih melon Alina F1 Cap Panah Merah berisi 500 benih.

Budidaya melon Alina F1 adalah varietas melon dari PT East West Seed Indonesia ( EWINDO ).

Budidaya melon Alina F1 tanaman tumbuh kuat dan kokoh, tahan Downy Mildew dan Gemini virus.

Tanam melon Alina F1 ideal kita lakukan di musim kemarau dan produksi maksimal di musim tersebut.

Paling cocok dengan lokasi dataran rendah dan musim kemarau. Buah melon Alina F1 mudah jadi dan sebanyak 2 – 3 buah dapat kita pelihara.

Budidaya melon Alina F1 menghasilkan buah berbentuk bulat-oval. Net melon Alina F1 mudah terbentuk, kulit warna hijau.

Daging buah berwarna hijau keputihan.  Rasa melon Alina F1 manis dan kadar gula mencapai 14% ( Brix ).

Baca Juga : Melon Madesta, Melon Orange Tahan Virus

Manfaat Buah Melon Alina F1

budidaya melon, melon alina f1, lmga agro, jual benih
Tanaman Melon

Melon Alina F1 memiliki banyak manfaat, buahnya kaya kandungan zat dan vitamin.

Satu buah melon mengandung 60 kalori dan 14 gram kandungan gula alami.

Manfaat buah melon dapat memberikan energi bagi tubuh. Melon juga mengandung kadar lemak rendah.

Melon Alina F1 tinggi akan kandungan kalium. Tubuh kekurangan Kalium menyebabkan detak jantung tidak teratur.

Aliran darah tubuh juga tidak lancar. Melon Alina F1 mengandung Kalium dapat membantu mencegah tekanan darah naik.

Budidaya melon Alina F1, buah kaya akan vitamin C. Satu cangkir melon dapat memenuhi kebutuhan harian vitamin C tubuh kita.

Vitamin C dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh sehingga tidak mudah terserang penyakit.

Melon Alina F1 banyak mengandung serat buah dan penting bagi sistem pencernaan dan penurunan kadar kolesterol. Pencernaan menjadi lancar berhubungan dengan buang air secara teratur.

Budidaya melon Alina F1 merupakan buah yang rendah kalori. Jadi cocok untuk program diet, membantu menjaga kestabilan berat badan. Melon Alina F1 dapat mencegah hipertensi hingga penyakit kanker.

Buah melon Alina F1 kaya akan vitamin B. Terutama untuk vitamin B6, untuk mengaktifkan proses kimia.

Sebagai koenzim berfungsi untuk metabolisme protein, merangsang sistem saraf serotonin yaitu saraf pengatur perasa/mood.

Serta dapat membuat tidur lebih nyenyak. Melon Alina F1 mengandung vitamin B1 dan B3 bermanfaat pula bagi kesehatan tubuh.

Kalium melon Alina F1 untuk menjaga kesehatan jantung dan vitamin C terutama untuk memperkuat sistem kekebalan tubuh.

Untuk janin sehat, disarankan bagi ibu hamil mengkonsumsi 100 gr melon setiap hari.

Syarat Tumbuh Tanaman Melon

Melon ( Cucumis melo L. ) merupakan tumbuhan merambat dan menjalar memiliki daun bentuk menjari. Tanaman melon memiliki nilai ekonomis tinggi.

Harga jual melon Alina F1 cukup tinggi.  Namun karena manfaatnya banyak dan rasanya nikmat, permintaan melon tetap tinggi.

Budidaya melon Alina F1 tumbuh baik pada ketinggian 250 – 800 meter di atas permukaan laut. Iklim hujan cocok antara 1500 – 2500 mm/tahun.

Kelembaban udara antara 50 – 70%. Jenis tanah yang sesuai adalah tanah liat berpasir ( tanah andosol ). Tanah mengandung bahan organik dengan kadar tinggi.

Melon termasuk dalam suku timun-timunan dan masih satu kerabat dengan semangka, blewah dan timun suri.

Karena tumbuhnya merambat, tidak bisa memanjat maka perlu kita beri lanjaran sebagai penopang batangnya. Agar tidak tumbuh menjalar pada atas permukaan tanah.

Bila budidaya melon anda lakukan pada ketinggian < 250 meter, buah melon cenderung kecil-kecil.

Sedangkan bila budidaya melon di dataran tinggi dan suhu < 18 °C maka perkembangan tanaman lambat.

Perbedaan suhu siang dan malam yang signifikan dapat meningkatkan kualitas melon semakin baik. Lokasi ideal adalah memilki udara sejuk-kering ( 25 – 30 °C ).

Tidak banyak angin berhembus kencang karena dapat merusak tanaman melon. Tidak juga memiliki kelembaban udara tinggi karena dapat menyebabkan tanaman mudah terserang penyakit.

Pilihlah jenis tanah liat berpasir karena jenis tanah demikian banyak mengandung hara yang baik untuk budidaya melon Alina F1.

Tanah basah tidak baik untuk budidaya melon Alina F1. Memiliki nilai pH 5,8 – 7,2.

Lahan juga dekat dengan sumber air karena budidaya melon sangat memerlukan air untuk melarutkan nutrisi dalam tanah.

Baca Juga : Budidaya Melon Pertiwi Anvi Potensi Panen Hingga 54 Ton

Cara Pembibitan Tanaman Melon Alina F1

Tray Semai Benih Melon Alina F1

Budidaya melon Alina F1 untuk luasan 1 hektar anda butuhkan bibit sekitar 16.000 sampai 20.000 bibit. Atau setara dengan 500 – 700 gram benih.

Budidaya melon Alina F1 harus melalui proses menyemaikan benih terlebih dahulu.

Sebelum benih kita tanam, harus kita kecambahkan dulu. Benih sebaiknya anda rendam dulu dalam air hangat 6 – 8 jam.

Setelah rendam, benih ditiriskan dan ditebarkan di atas kain basah atau koran basah. Biarkan selama 2 hari atau sampai benih berkecambah.

Kain atau kertas koran harus selalu lembab sehingga bila tampak kering, percikkan air secukupnya hingga basah.

Siapkan polybag atau baki/tray semai untuk menyemaikan benih kecambah tadi.

Isi wadah untuk semai benih tadi dengan tanah kita campur kompos/pupuk kandang ( 2 : 1 ). Benamkan benih sampai sedalam 1 – 2 cm.

Tempat untuk menyemaikan dilindungi oleh atap terbuat dari plastik bening atau jaring.

Sungkup atau naungan ini berguna untuk melindungi persemaian dari teriknya sinar matahari dan bila hujan turun.

Pengamatan dan kontrol rutin bisa kita lakukan setiap hari untuk menjaga kelembaban tanaman. Penyiraman harus anda lakukan teratur namun tidak terlalu basah.

Proses penyemaian budidaya melon Alina F1 dilakukan selama 10 – 14 hari. Atau bila sudah tumbuh 2 – 3 helai daun. Pertanda bibit sudah siap pindah ke lokasi penanaman tetap.

Persiapan Lahan Budidaya Melon Alina F1

Sambil menunggu bibit tumbuh kuat sampai tumbuh 4 helai daun, persiapkan dulu lahan menanam bibit melon Alina F1.

Lahan budidaya melon Alina F1 bajak dulu untuk menghaluskan bongkahan tanah.

Bila tanah sudah anda bajak, kemudian buat bedengan lebar 100 – 120 cm dan tinggi 30 – 50 cm.

Panjang maksimal 15 meter dan sesuaikan luas lahan. Antar bedeng kita buat jarak 50 – 60 cm untuk tempat mengalirnya air/drainase.

Tambahkan pupuk kandang/kompos sebagai pupuk dasar untuk menambah unsur hara dalam tanah. Pupuk kandang diberikan sebanyak 15 – 20 ton/ha.

Bila kurang subur, bisa anda tambahkan pupuk kimia ZA, KCl dan TSP/SP-36. masing-masing adalah 375 kg, 375 kg dan 250 kg setiap hektarnya.

Pupuk tersebut kita campur dan sebarkan di atas bedengan. Aduk hingga merata dengan tanah bedengan. Lalu biarkan selama 2 – 4 hari.

Untuk mengetahui nilai pH tanah, lakukan pengecekan menggunakan pH-meter.

Bila nilai pH < 5, sebarkan dolomit/kapur pertanian sebanyak 2 ton/ha. Sebaiknya pemberian Dolomit dilakukan 2 – 3 hari sebelum pemupukan dasar.

Agar perawatan dapat efektif, bedengan bisa kita tutup dengan mulsa plastik hitam perak. Letakkan warna hitam menghadap ke tanah dan warna perak bagian luar.

Setelah mulsa terpasang kuat, saatnya membuat lubang tanam pada permukaan mulsa. Untuk setiap bedeng kita buat 2 baris lubang tanam.

Jarak antar baris 60 cm dan jarak antar lubang dalam satu baris adalah 50 – 60 cm. Pemasangan mulsa paling lambat 2 hari sebelum pemindahan bibit ke lahan tetap.

Penanaman budidaya melon Alina F1 tepatnya dilakukan saat matahari tidak panas. Pada waktu pagi atau sore hari dan sebaiknya selesai dalam satu hari.

Baca Juga : Budidaya Melon Pertiwi Anvi Potensi Panen Hingga 54 Ton

Proses Penanaman Bibit Budidaya Melon Alina F1

alat kocor,, toko pertanian, lmga agro, harga murah
Alat Kocor Budidaya Melon

Sebelum pemindahan tanam bibit, pastikan bahwa bibit sudah berumur 2 minggu dan sudah tumbuh daun 2 – 3 helai daun.

Media semai bibit yang akan kita pindah harus disiram air. Begitu juga lubang tanam bedeng meskipun ada mulsanya, tanah harus basah.

Cara memindahkan bibit yaitu ambil bibit secara hati-hati dari wadah semainya. Sertakan pula tanah media semainya agar akar bibit tidak rusak.

Untuk wadah polybag, sobek bungkus polybag lalu akar beserta tanahnya tanam di lubang tanam.

Setelah akar bibit ditanam dalam lubang tanam, tutup dengan tanah dan beri pupuk kandang kering.

Siram seluruh bibit dengan air secukupnya. Pilihlah bibit yang sehat dan segar untuk kita pindahkan ke lahan tetap.

Perawatan Dan Pemeliharaan Melon Alina F1

Pemasangan Ajir

Tujuan pemasangan ajir pada budidaya melon Alina F1 agar tanaman merambat ke ajir. Sehingga buah melon dapat besar dan tidak bersentuhan dengan permukaan tanah.

Pemasangan ajir juga menyebabkan penetrasi sinar matahari ke seluruh bagian tanaman.

Waktu pemasangan ajir budidaya melon Alina F1 kita lakukan 3 hari setelah bibit kita tanam.

Pemasangan ajir harus anda lakukan secepat mungkin sebelum tanaman tinggi.

Bila tanaman masih kecil, akar juga belum banyak sehingga ajir yang kita tancapkan tidak mengenai akar.

Ajir anda buat dengan panjang 1,5 meter. Tancapkan secara menyerong/miring, bagian atas mengarah ke dalam bedeng. Ajir-ajir saling bersilangan membentuk huruf X.

Lalu siapkan bilah bambu yang lebih panjang. Letakkan secara horisontal diantara ajir-ajir yang bersilangan.

Ikat erat menggunakan tali agar saling memperkuat satu sama lain.

Dianjurkan untuk menggunakan tali salaran, berwarna putih dan halus.

Khusus untuk mengikat batang tanaman dan tidak melukai kulit batang. Tali salaran dapat anda beli lewat Toko Pertanian  LMGA Agro.

Penyulaman

Sulam atau mengganti bibit mati atau sakit setelah pindah ke lahan tetap. Penyulaman anda lakukan maksimal sampai satu minggu setelah penanaman bibit.

Agar panen melon Alina F1 nanti bisa dilakukan bersamaan dan serentak. Bila lebih dari 7 hari terdapat bibit mati, tidak perlu anda ganti. Hanya bibit mati/sakit cabut dan musnahkan.

Penyiangan dan Penyiraman 

Penyiangan dengan membersihkan lahan dari gulma rumput-rumput liar pengganggu budidaya melon Alina F1. Keberadaan gulma bisa sebagai pesaing merebut unsur hara dan tanaman inang hama dan penyakit.

Penggunaan mulsa palstik hitam perak dapat menekan pertumbuhan gulma. Sehingga penyiangan tidak sering anda lakukan.

Penyiraman harus teratur anda lakukan dalam budidaya melon Alina F1. Terutama saat musim kemarau, tanaman membutuhkan air untuk melancarkan penyerapan unsur hara.

Penyiraman kita lakukan setiap sore sampai tanaman berumur 1 minggu. Untuk selanjutnya, penyiraman bisa kita lakukan 2 hari sekali.

Bila turun hujan, pastikan saluran drainase antar bedeng berjalan baik. Air juga harus cepat meresap, jangan biarkan ada air menggenang. Tanaman melon tidak menyukai tanah terlalu basah.

Pupuk Susulan Budidaya Melon Alina F1

Petani bisa beri pupuk susulan budidaya melon Alina F1 mulai saat tanaman berumur 1 minggu setelah tanam.

Pupuk diberikan dalam bentuk cair adalah pupuk padat yang dilarutkan terlebih dahulu.

Bila ingin menambah kesuburan biologis tanah, bisa ditambahkan pupuk organik pada budidaya melon Alina F1. 

Secara umum, pupuk susulan budidaya melon Alina F1 diberikan dalam 3 tahap dengan masing-masing dosisnya. Mulai pemberian pada umur 7 hari setelah tanam.

Pupuk susulan pertama budidaya melon Alina F1 dengan membuat larutan pupuk ½ kg NPK 16-16-16.

Pupuk kita larutkan dalam 20 liter air dan berikan pada umur 7, 12, 17, 22 dan 27 HST. Selanjutnya larutan pupuk kita kocorkan sebanyak 200 ml untuk satu tanaman.

Pupuk susulan tahap kedua budidaya melon Alina F1 diberikan dalam bentuk padat umur 20 HST.

Campurkan pupuk NPK 15-15-15, ZA dan KCl dengan perbandingan 1 : 1 : 1. Tabur pupuk sebanyak 1 sendok makan per tanaman.

Pupuk susulan tahap ke-3 budidaya melon Alina F1 dalam bentuk larutan.

Pupuk kita berikan pada umur 30, 35, 45 dan 50 HST. Cairkan 1,5 kg NPK 16-16-16 kedalam 20 liter air. Selanjutnya pupuk kita kocorkan sebanyak 200 ml per tanaman.

Jika menginginkan kualitas melon semakin bertambah, sebaiknya berikan pupuk Kalium.

Manfaat pupuk Kalium membantu membentuk bunga, membantu terbentuknya buah dan mendukung pertumbuhan tanaman.

Pupuk Kalium untuk budidaya melon Alina F1 umumnya dalam bentuk NPK, KCl dan dalam bentuk KNO3.

Saat pembentukan bunga dan buah, berikan pupuk fosfor. Pemberian unsur hara Fosfor budidaya melon Alina F1 dalam bentuk NPK dan TSP atau SP-36.

Pupuk Nitrogen penting untuk budidaya melon Alina F1 terutama pada fase awal pertumbuhan.

Jika Nitrogen tidak anda berikan maka pertumbuhan tidak bisa sempurna.

Untuk budidaya melon Alina F1, Nitrogen yang banyak kita berikan dalam bentuk NPK, ZA hingga KNO3.

Baca Juga : Cara Mencegah Layu Budidaya Melon Pada Musim Hujan

Polinasi Buatan Budidaya Melon Alina F1

Tanaman Melon LA-02 F1,LMGA AGRO, toko pertanian, budidaya melon
Budidaya Melon Hibrida

Budidaya melon Alina F1 juga terdapat proses polinasi ( penyerbukan ) buatan.

Tanam melon saat musim kemarau, penyerbukan dilakukan oleh serangga penyerbuk.

Sedangkan budidaya melon di musim hujan, populasi serangga penyerbuk tidak begitu banyak.

Sehingga agar kualitas buah bisa maksimal, perlu kita lakukan penyerbukan buatan.

Proses polinasi buatan budidaya melon Alina F1 kita lakukan pagi hari, yaitu sebelum pukul 10.00.

Bila terlewat siang, kuncup bunga sudah agak layu dan menutup.

Polinasi buatan budidaya melon Alina F1 kita lakukan pada bunga betina.

Pilih bunga betina pada cabang ke-9 hingga ke-13. Dalam satu batang, dapat ditumbuhkan sebanyak 3 – 4 calon buah.

Selanjutnya dari calon buah tersebut kita lakukan seleksi lagi hingga panen cukup 1 – 2 per pohon saja.

Hal ini tergantung dari ukuran besar buahnya. Bila ukuran buah besar, hanya 1 buah kita besarkan sudah cukup.

Penyerbukan oleh serangga seringkali gagal bila anda lakukan saat cuaca yang kurang baik.

Petani juga seringkali melakukan penyerbukan sendiri bila  kebun kita tidak banyak serangga.

Seperti pada penyerbukan alami, penyerbukan buatan juga melibatkan bunga jantan dan bunga betina.

Penyerbukan buatan kita lakukan pagi hari karena saat itu bunga betina sedang mekar sempurna.

Cara mengetahui itu bunga jantan adalah bahwa bunga jantan memiliki benang sari pada bagian tengah kelopak bunga. Sedangkan untuk bunga betina berupa bulatan kecil pada bawah kelopak bunga.

Langkah pertama penyerbukan buatan adalah : pertama-tama letakkan bunga jantan ditempat tersendiri.

Siapkan pula bunga betina pada batang. Serbuk sari bunga jantan disapukan ke putik bunga betina menggunakan kuas berukuran kecil.

Setelah serbuk berada pada mahkota bunga betina, mahkota dijepit dengan kertas aluminium foil. Untuk mengetahui apakah penyerbukan berhasil, bisa dilihat keesokan harinya.

Apabila keesokan harinya, tampak mahkota bunga layu, berarti penyerbukan buatan berhasil.  Ditandai juga dengan membesarnya bakal buah.

Baca Juga : Jual Benih Melon Amanda Tavi Berkualitas Panen Buah Besar

Budidaya Melon Alina F1 Dalam Polybag

Budidaya melon Alina F1 dalam polybag menyenangkan bagi Anda yang mempunyai hobi bercocok tanam.

Anda dapat mencoba budidaya melon Alina F1 sendiri di halaman rumah. Yaitu menggunakan pot atau polybag.

Keberadaan tanaman melon di halaman rumah dapat memberikan penghijauan dan kesegaran lingkungan rumah.

Menikmati buah melon dari hasil kebun dan menanam sendiri, dapat memberikan kepuasan tersendiri.

Mengamati dan menunggu melon dari ukuran kecil lalu membesar dan siap petik, sangat membahagiakan.

Budidaya melon Alina F1 dalam polybag tidak jauh berbeda dengan menanam di lahan terbuka dan luas.

Persiapkan polybag ukuran 40 x 50 cm ( ukuran sedang ) atau 37 x 40 cm. Persiapkan juga lahan pekarangan rumah, bersihkan dari kotoran, sampah atau gulma.

Siapkan juga lanjaran untuk ditancapkan. Lanjaran kita buat dengan panjang 1,5 – 2 m. Paku 2 inch, tali salaran, gunting dan pisau untuk memotong.

Budidaya melon Alina F1 dalam polybag juga perlu melakukan proses menyemai benih. Benih disemaikan selama 7 – 9 hari dan muncul 4 helai daun.

Benih kita kecambahkan di dalam kertas koran basah lalu letakkan di tempat gelap. Setelah muncul 4 daun, dapat kita pindah ke media semai polybag.

Baca Juga : Budidaya Melon Action 88 Kapal Terbang Jual Hasil 45 Ton

Media Polybag Budidaya Melon Alina F1

Media untuk menyemaikan benih berkecambah berupa campuran tanah dan pupuk kandang ( 2 : 1 ).

Lalu masukkan pada polybag untuk semai. Tancapkan benih berkecambah dengan arah runcing menghadap ke bawah.

Lakukan penyiraman 2 hari sekali agar tanah tidak kekeringan. Letakkan pada tempat teduh dan hindarkan dari sinar matahari langsung.

Persiapan membuat media tanam budidaya melon Alina F1 berbeda dengan media untuk menyemai. Begitu juga dengan tempatnya juga tidak sama.

Untuk media penanaman membutuhkan polybag baru. Media tanahnya merupakan campuran tanah, pupuk kandang/kompos dan arang sekam ( 3 : 2 : 1 ).

Media tanah campuran tadi, segera masukkan dalam polybag. Tambahkan 5 gram Furadan, 20 gram NPK, 1 liter humic acid dan aduk rata.

Pemakaian pupuk kandang bisa kita ganti Trichoderma dan ZPT organik.

Pemangkasan Dan Pemilihan Buah Budidaya Melon Alina F1

Pemangkasan budidaya melon Alina F1 berupa pemangkasan cabang. Bertujuan untuk mendapatkan bakal buah yang akan kita besarkan.

Tidak semua cabang melon Alina F1 dipangkas. Pemangkasan menyisakan 20 – 24 helai daun.

Daun-daun hasil pangkasan juga jangan dibuang karena dapat anda pakai membuat pupuk organik.

Pemangkasan cabang kita awali dari ruas pertama sampai ruas ke-6. Pelihara satu cabang utama saja agar sirkulasi udara lancar di sekitar areal kebun.

Untuk cabang di ruas ke-7 sampai ke-10 dipelihara sebagai tempat calon buah.

Tujuan dari pemangkasan budidaya melon Alina F1 adalah agar hasil fotosintesis tersalurkan dan terarah ke pembesaran buah.

Budidaya melon Alina F1 bisa tumbuh 10 – 20 buah bila tidak kita lakukan pemangkasan.

Setiap cabang dari tunas lateral menghasilkan 1 – 2 buah. Dan dalam 1 pohon bercabang 15 – 20 cabang.

Namun tidak semua calon buah akan berhasil menjadi buah besar.

Beberapa buah akan rontok bila tidak diserbuki atau beberapa rontok karena kalah persaingan unsur hara.

Sehingga perlu pemilihan buah dan menyisakan 2 – 3 buah terbaik dan kita besarkan.

Buah yang tidak kita pilih sebaiknya anda buang.

Calon buah melon yang anda besarkan biasanya mulai cabang ke-7 sampai ke-12. Pilih satu buah yang akan dibesarkan.

Sedangkan cabang di luar itu, sebaiknya anda pangkas.

Calon buah melon yang pantas kita besarkan adalah berbentuk bulat agak lonjong. Ukuran buah saat itu adalah sebesar telur.

Cabang muncul dari ketiak daun pertama sampai ke-8, harus anda potong. Baru daun ke-9 sampai ke-13, kita pertahankan dan pelihara agar muncul calon buah.

Cabang pada daun setelah daun ke-13 sampai ke-17, tidak perlu kita pelihara atau lebih baik anda pangkas saja.

Cabang dimana ada calon buah kita pelihara, sisakan 3 helai daun di atasnya. Sedangkan cabang tidak ada calon buah, daunnya disisakan 1 helai saja.

Pemangkasan sebaiknya anda hentikan bila sudah ada cabang ke-20 sampai ke-25.

Hama Penyakit

Budidaya melon daerah tropis seperti Indonesia cukup rentan serangan hama dan penyakit.

Hama pada budidaya melon umumnya adalah serangan kutu daun, lalat buah, ulat daun, thrips dan tungau.

Untuk penyakit budidaya melon adalah serangan antraknosa, busuk buah, busuk batang dan mosaik.

Langkah-langkah kultur teknis dapat mencegah dan mengendalikan hama dan penyakit. Yaitu seperti rotasi tanaman, pemupukan berimbang dan sanitasi kebun.

Bila ada serangan hama hingga muncul penyakit, dapat anda lakukan penyemprotan pestisida yang tepat. Penyemprotan sesuai dosis anjuran.

Ulat Grayak pada Tanaman Melon

Hama ulat grayak menyerang daun melon bersama-sama dalam jumlah banyak. Ulat grayak biasanya menyerang malam hari.

Pengendalian cara kultur teknis yaitu memangkas cabang-cabang sekunder.

Pemangkasan hanya mempertahankan batang utama untuk anda pelihara.

Daun yang terserang hama dan berdekatan dengan buah, sebaiknya kita pangkas lalu buang.

Pengendalian mekanis dengan cara membuang ulat grayak pada daun.

Pemasangan perangkap dan sudah anda beri methyl eugenol untuk Spodoptera litura. Secara kimiawi menggunakan insektisida pirethroid sintesis. Seperti Decis 2,5 EC.

Baca Juga : Buah Melon  LA-02 F1 Produktifitas Tinggi Dan Tahan Virus

Thrips pada Budidaya Melon

Thrips menyerang daun budidaya melon. Hama hrips juga menyerang bagian tunas, bunga dan buah budidaya melon.

Thrips menyerang saat pagi hari dan cukup banyak populasinya saat musim kemarau. Daun-daun yang terserang akan berubah bentuk menjadi keriting.

Thrips bekerja dengan menghisap cairan pada bagian tanaman yang terserang hingga bagian tersebut menjadi keriting.

Pengendalian secara kultur teknis bila tanaman yang terserang masih sedikit. Cabut tanaman yang terserang hama thrips. Lalu bakar dengan  tempat agak jauh.

Penyemprotan insektisida kita lakukan sore hari, menggunakan Agrimec 18 EC, Curacron 500 EC serta lain-lain.

Kutu Kebul pada Budidaya Melon

Kutu kebul hama berwarna putih, bersayap dan tubuhnya diselimuti serbuk putih seperti lilin.

Menyerang dengan cara menghisap cairan sel daun hingga sel dan jaringan daun menjadi rusak.

Pengendalian kutu kebul cara mekanis adalah melakukan penyiraman sistem curah.

Karena percikan air dari sprinkel membuat kutu tercuci. Telur-telur hama ada pada permukaan daun juga menjadi rusak.

Pemasangan perangkap kuning yellow trap dengan memasang kayu yang sudah anda cat kuning. Atau menggunakan kertas berwarna kuning dan olesi minyak olie dahulu.

Penyemprotan insektisida berbahan aktif Abamectin sebanyak 18 g/liter.

Lalat Buah pada Berkebun Melon

Lalat buah menyerang buah melon dengan cara menyuntikkan dan memasukkan telur-telur ke dalam buah.

Telur-telur kemudian berubah menjadi larva dan masuk dalam buah menggerogoti hingga buah busuk.

Buah melon terinfeksi harus segera anda ambil dan buang/musnahkan jauh dari kebun.

Sebaiknya tidak menanam tanaman satu famili dan berdekatan karena dapat menjadi inang lalat.

Rutin melakukan sanitasi kebun dan menjaga kebersihan lahan. Pemanenan lebih awal dapat mencegah serangan lalat buah.

Pengendalian lalat buah juga bisa dengan membuat perangkap dari larutan methyl eugenol. Teteskan sedikit pada kapas, lalu dimasukkan dalam botol air mineral. Letakkan perangkap tadi pada lokasi strategis.

Penyemprotan insektisida menggunakan Curacron 500 EC atau Hostathion 40 EC dosis sesuai anjuran.

Penyemprotan anda lakukan sore hari menjelang petang atau semprot pada pagi hari sebelum matahari terbit.

Tungau pada Tanaman Melon

Tungau ( Tetranicus cinnabarinus ) gejala serangannya muncul titik-titik halus pada daun. Awalnya berwarna kuning, lama kelamaan menjadi hitam. Daun lalu akan melengkung, terpelintir.

Bagian bawah daun berwarna abu-abu dan terdapat jaringan halus  berisi sekumpulan tungau.

Penampakannya seperti titik kecil-kecil berwarna kuning, oranye atau merah.

Pengendalian secara kultur teknis dengan selalu memberihkan kebun dari gulma. Tanaman yang terserang tungau, sebaiknya anda cabut lalu musnahkan.

Cara kimiawi, menyemprotkan akarisida seperti Mitac 200 EC dan Meothrin 50 EC.

Ulat Tanah Hama Budidaya Melon

Ulat tanah menyerang malam hari. Siang harinya, ulat tanah bersembunyi dalam tanah atau ada pada balik mulsa plastik hitam perak.

Ulat tanah menyerang batang muda dengan cara memotongnya.

Pengendalian secara teknis dapat anda lakukan saat pengolahan tanah. Yaitu dengan menggali tanah lebih dalam dan menghilangkan rumput-rumput atau sisa tanaman sebelumnya.

Pengendalian kimiawi dengan menyemprotkan insektisida saat malam hari.

Antraknosa pada Tanaman Melon

Penyakit antraknosa pada budidaya melon sering kita sebut penyakit patek.

Penyebabnya adalah jamur Collectroticum capsi cepat berkembang bila lingkungan lembab dan basah. Menyerang seluruh bagian tanaman.

Gejala serangan bisa kita lihat dengan munculnya bercak bulat berwarna coklat muda.

Lama kelamaan berubah menjadi coklat tua sampai kehitaman. Bercak lalu akan melebar hingga menyebabkan daun mengering.

Buah terinfeksi akan muncul bercak agak bulat dan berlekuk berwarna coklat tua. Jamur penyebabnya akan membentuk massa spora berwarna merah jambu.

Pengaturan jarak tanam dapat mencegah serangan jamur. Penentuan jarak tanam jangan terlalu berdekatan.

Cara lainnya adalah dengan merendam benih yang akan anda tanam dalam cairan fungisida sesuai dosis.

Pengendalian kimiawi menggunakan fungisida sistemik dengan bahan aktif benomil, metil tiofanat dan lain-lain.

Busuk Phytophtora pada Melon

Penyakit ini menyerang seluruh bagian tanaman. Bila terkena batang, tampak bercak coklat kehitaman dan basah. Serangan berat menyebabkan kelayuan.

Dan bila menyerang buah timbul adanya bercak coklat kehitaman, tampak basah dan lunak.

Pengendalian mekanis yaitu rutin melakukan kebersihan/sanitasi kebun. Pemangkasan secara tepat yaitu mengurangi tunas-tunas lateral dan tumbuh berlebihan.

Layu Fusarium pada Tanaman Melon

Layu fusarium akibat cendawan Fusarium oxysporum menimbulkan gejala layu tanaman pada siang dan malam harinya.

Namun tanaman tampak segar saat pagi dan sore hari. Gejala akan terjadi untuk beberapa hari hingga kemudian tanaman mati.

Pengendalian dari penyakit layu hanya bisa dengan pemakaian benih hibrida tahan penyakit seperti cendawan fusarium.

Pemakaian mulsa plastik berguna untuk kestabilan suhu lingkungan.

Pengaturan drainase yang baik dan melakukan rotasi tanaman. Tanaman terkena infeksi harus segera anda cabut dan musnahkan.

Cara Mencegah Penyakit Tanaman Melon

Perkembangan melon menjadi buah tentu harus anda jaga agar tidak rusak atau busuk karena serangan hama atau penyakit.

Usaha ini diharapkan dapat melindungi buah melon dari serangan hama atau penyakit. Yaitu dengan menutup buah melon menggunakan karung goni/plastik.

Penutup melon ini dilakukan saat buah melon muda dan penutup harus anda buka saat buah mulai tumbuh besar.

Tujuannya agar penutup ini tidak mengganggu perkembangan melon.

Pembungkusnya jangan terlalu rapat karena dikhawatirkan buah melon akan berkeringat dan buah akan menjadi busuk.

Batang/cabang sekitar buah melon yang kita bungkus, sebaiknya kita pangkas. Hal ini kita lakukan agar cabang dan batang tidak mengganggu perkembangan buah melon.

Daun atau bagian tanaman yang terinfeksi sebaiknya juga anda pangkas.

Panen Melon

Budidaya Melon Alina, Melon Alina, Pohon Melon Alina, Tanaman Melon Alina, Benih Melon Alina, Bibit Melon Alina, Panah Merah, East West Seed, Ewindo, Lmga Agro, Harga Murah, Toko Pertanian, Toko Pertanian Terdekat
Buah Melon Siap Panen

Budidaya melon Alina F1 bisa panen umur 70 HST. Umumnya memasuki umur 20 HST, petani mulai menyeleksi bakal buah melon Alina F1. Buah melon kemudian dipelihara sampai panen.

Ciri-ciri melon Alina F1 siap panen adalah warna kulit mulai putih kekuningan, tangkai buah terdapat cincin.

Terdapat lingkaran retak-retak dan tercium aroma harum khas buah melon. Serat jala pada permukaan kulit tampak jelas dan kasar.

Pemetikan melon Alina F1 sebaiknya pada tingkat kematangan 90% atau anda perkirakan 3 – 7 hari lagi melon matang sepenuhnya.

Hal ini anda lakukan untuk memberi waktu selama pengangkutan melon ke pasar atau konsumen.

Cara memetik yaitu memotong tangkai buah menggunakan pisau/gunting tajam. Tangkai anda potong seperti huruf T.

Jadi tangkai yang anda potong adalah yang mengarah ke daun bukan ke buah. Waktu panen sebaiknya pagi hari pukul 8 – 11 dan anda lakukan bertahap.

Jual Benih Melon  Alina F1 Panah Merah Harga Diskon

Jual benih melon Alina harga diskon adalah peluang bisnis yang tidak boleh Anda lewatkan!

Dalam artikel ini, kami telah membahas secara lengkap strategi budidaya melon Alina yang terbukti efektif dan sukses.

Dengan harga diskon yang terjamin, Anda dapat memulai usaha ini dengan cepat dan tanpa menunggu lebih lama.

Tidak hanya itu, kami juga telah mengungkapkan rahasia eksklusif dalam bisnis online di toko pertanian terdekat.

Jangan sampai kehabisan kesempatan untuk meraih keuntungan besar dengan melon Alina.

Ini adalah peluang bisnis terbaru yang pasti akan memberikan hasil yang terjamin.

Selain itu, informasi ini sangat penting untuk mengoptimalkan bisnis Anda.

Dengan menggunakan strategi ini, Anda akan menjadi lebih efektif dalam mengembangkan usaha Anda.

Toko Pertanian online LMGA Agro jual benih melon Alina F1 dan benih sayur maupun buah.

Jual pupuk, pestisida, ZPT dan alat pertanian harga promo.

Toko Pertanian  LMGA Agro menerima konsultasi pertanian gratis tentang budidaya melon.

Konsultasi segala hal tentang bercocok tanam mulai awal hingga panen.

Kami siap membantu menjawab permasalahan Anda selama  jalankan usaha berkebun melon.

Toko Pertanian terdekat LMGA Agro siap kirim pesanan Anda untuk Budidaya Melon Alina F1 pada seluruh wilayah Indonesia.

Bersama jasa ekspedisi mitra Kami bertahun-tahun yaitu JNE, KI8, TIKI dan POS INDONESIA. Semoga artikel ini dapat bermanfaat dan salam sukses.

Jadi, tunggu apa lagi? Segera beli benih melon Alina harga diskon dan temukan hasilnya secara cepat!

Jangan sampai kehilangan kesempatan ini. Beli sekarang dan jadilah bagian dari kesuksesan yang sedang berlangsung.

Demikian artikel kami judul Budidaya Melon Alina F1 Cap Panah Merah Tahan Virus.

Hubungi nomer 082141747141 ( telepon ) dan 08125222117 ( khusus SMS/WA ).

Dengan kata lain, ini adalah langkah tepat untuk meraih kesuksesan bisnis Anda.

Terima kasih telah mengikuti artikel ini. Semoga sukses selalu!

One Comment on “Budidaya Melon Alina: Strategi Sukses dengan Harga Diskon”

Comments are closed.