LMGAAGRO.COM – Benih Vinoty cabe rawit putih Unggul tahan virus. Jual benih VINOTY cabe rawit putih unggul di Toko Pertanian Online LMGA Agro, hubungi P. Budi 0821 4174 7141 ( telp ) dan 0812 5222 117 (SMS/WA). Benih VINOTY cabe rawit tahan virus penyakit layu dan patek. Rev 20/04/2021.
LMGA Agro melayani konsultasi pertanian gratis cara budidaya benih VINOTY, cara persemaian bibit benih VINOTY, cara merawat yang tepat hingga bagaimana cara mengendalikan hama dan penyakit yang menyerang benih VINOTY.
LMGA Agro menyediakan juga benih sayur dan buah hibrida F1 dari berbagai varietas produksi pabrik-pabrik benih terkemuka di indonesia. Terutama benih cabe rawit tahan penyakit favorit petani Indonesia. Selain itu, harga benih cabe rawit unggul tahan penyakit tersedia dengan harga murah.
Selain itu juga menyediakan alat-alat pertanian penunjang budidaya pertanian Anda, sarana dan prasana pertanian Anda. Kami siap mengantarkan pesanan Anda ke seluruh wilayah Indonesia.
Benih Vinoty : Benih Cabe Rawit Tahan Virus
Cabe rawit benih VINOTY di produksi oleh PT. Agrindo Hartha Mekar sedangkan pemasarannya di lakukan oleh PT. Visi Karya Agritama. Cabe rawit Vinoty merupakan benih cabe rawit anti virus berwarna putih dengan buahnya yang menggantung dan termasuk benih cabe rawit unggul tahan penyakit atau bibit cabe unggul tahan penyakit.
Bentuk buah cabe rawit benih VINOTY memiliki panjang 4 – 6 cm dan diameternya 1 – 1,2 cm. Benih VINOTY tahan virus, toleran terhadap penyakit Layu dan varietas cabai rawit tahan antraknosa atau patek. Kemasan benih berat 10 gram.
Benih Vinoty Tahan Penyakit Layu
Benih VINOTY toleran terhadap penyakit layu, begitu penting penyakit ini karena dapat menyebabkan gagalnya panen hingga 80%. Berikut ini akan kami ulas mengenai penyakit layu yang disebabkan oleh cendawan.
Penyakit layu, sesuai namanya menyebabkan kelayuan pada tanaman. Penyebab penyakit layu adalah cendawan patogen yaitu cendawan Fusarium oxysporum. Jenis cendawan ini sangat kuat terhadap fungisida jenis apapun sehingga penyakit layu ini menjadi sangat ditakuti oleh petani.
Cendawan Fusarium oxysporum berkembang biak melalui sporanya. Spora dari cendawan terbagi menjadi 3 jenis yaitu spora mikrokonidia, spora makrokonidia dan spora klamidospora.
Spora yang mikrokonidia tersebar dalam jaringan tanaman yang sudah terinfeksi, sedangkan spora makrokonidia tersebar pada permukaan tanaman yang mati karena sudah terinfeksi.
Jadi spora klamidospora tersebar dalam tanah sekitar perakaran tanaman, menjadikan jenis spora ini yang paling berbahaya karena sulitnya terjangkau fungisida.
Dari hasil penelitian, spora jenis klamidospora mampu bertahan 30 tahun dalam tanah sampai menemukan tanaman inang.
Baca Juga : Benih Cabe Besar Unggulan Tahan Virus
Cendawan Fusarium oxysporum memiliki banyak tanaman inang, terutama dari keluarga terong-terongan. Penyakit layu juga dapat menyerang tanaman dari keluarga Cucurbitaceae yaitu semangka, melon, pisang, jeruk, kopi, kubis dan timun.
Karena memiliki tanaman inang yang begitu banyak, maka cendawan ini cepat sekali menyebar ke areal budidaya tanaman kita. Hal ini bisa kita cegah sejak awal jika kita menanam benih cabe rawit unggul tahan penyakit terbaik.
Penyakit layu fusarium pada budidaya cabe sering terjadi pada tanaman muda hingga yang sudah dewasa. Gejala yang tampak yaitu tanaman tampak layu saat pagi pukul 10.00 hingga siang hari, sedangkan pagi dan sore hari kembali segar selama proses fotosintesis berkurang.
Gejala ini mirip dengan layu akibat bakteri, namun tanaman langsung mati kering dalam 2 – 3 hari, sedangkan layu fusarium tanaman akan tampak layu, semakin parah dan mati dalam waktu 7 – 10 hari.
Cara Mencegah Penyakit Layu Tanaman Cabe
Penyakit layu memang sulit petani kendalikan dengan berbagai jenis fungisida, namun perkembangbiakan cendawan ini tetap bisa petani kendalikan populasinya. Cara mencegah perkembangan cendawan penyebab penyakit Layu antara lain :
-
Usaha pencegahan awal yaitu memilih benih cabe rawit tahan penyakit, bibit cabe unggul tahan penyakit, varietas cabai rawit unggul, benih hibrida unggul seperti benih VINOTY.
-
Melakukan pergiliran tanam dengan tanaman yang tahan penyakit layu fusarium untuk mengendalikan populasi dan perkembangan cendawan penyebab penyakit layu.
-
Melakukan penyiangan gulma secara rutin dan mengatur jarak tanam yang tepat dan jangan terlalu rapat.
-
Lanjaran/ajir harus tertancap lebih awal dan jangan sampai melukai akar tanaman.
-
Menyemprotkan fungisida sistemik setiap 10 hari sekali untuk mencegah infeksi dari cendawan.
-
Memanfaatkan Trichoderma sp. sebagai cendawan baik untuk melawan cendawan patogen, cara ini termasuk paling efisien mencegah layu fusarium. Cara penerapannya yaitu saat pemberian pupuk dasar menggunakan fermentasi Trichoderma sp. serta dikocorkan ke setiap lubang tanam.
-
Jika kita mendapati tanaman cabe rawit terserang layu fusarium maka segera cabut tanaman tersebut kemudian bakar. Bila perlu sebagian tanah bekas tanaman yang sudah terkena layu fusarium tadi dibuang juga, terutama akar-akarnya yang tertinggal. Semprotkan fungisida kontak berbahan aktif klorotalonil atau tembaga hidroksida.
-
Hampir tidak mungkin untuk menyelamatkan tanaman yang sudah terinfeksi penyakit layu, karena itu lebih baik cabut kemudian bakar agar tidak menulari tanaman lain.
Penyakit layu bakteri menunjukkan gejala yang sama dengan layu Fusarium, namun fase serangannya berlangsung cepat.
Hanya dalam waktu 3 hari saja, tanaman akan kering dan seluruh daun akan meranggas rontok hingga tanaman mati kering.
Layu bakteri terjadi karena serangan bakteri patogen dalam tanah yang menginfeksi area perakaran tanaman. Serangan layu bakteri cukup mengerikan namun bila kita rutin mengontrol tanaman dapat teratasi dengan bakterisida sistemik berbahan aktif streptomycin.
Kerja bakterisida secara sistemik dan dapat menghentikan infeksi bakteri pada area perakaran. Inilah pentingnya petani menggunakan benih cabe rawit unggul tahan penyakit seperti Vinoty.
Benih Vinoty Tahan Penyakit Patek
Penyakit patek atau antraknosa juga merupakan penyakit yang merugikan bagi budidaya cabe rawit. Serangan parah penyakit patek pada tanaman cabe terjadi pada musim hujan.
Dari semua jenis cabe, cabe rawit adalah yang paling rentan terkena antraknosa terutama buahnya. Gejala Patek adalah buah yang membusuk dengan jaringan abnormal ( lesi ) kehitaman dan melingkar.
Lesi ini nantinya akan menyebar dan busuk pada seluruh bagian buah. Penyakit patek atau Antraknosa akibat infeksi jamur dan pada beberapa kasus disebabkan oleh infeksi bakteri.
Penyebab timbulnya infeksi adalah kelembaban area pertanaman cabe rawit yang kadang tinggi saat musim hujan. Menggunakan benih cabe rawit tahan penyakit dan benih cabe tahan patek menjadi hal yang wajib bagi petani.
Baca Juga : Merawat Pohon Cabe Agar Berbuah Lebat dan Subur
Saat menanam tanaman cabe pada musim hujan, selain menggunakan benih cabai rawit tahan penyakit seperti benih VINOTY yang termasuk cabe tahan patek atau varietas cabai rawit tahan antraknosa kita juga harus melakukan usaha-usaha teknik pertanian untuk meminimalisir serangan parah penyakit patek. Usaha-usaha tersebut antara lain :
-
Langkah awal yaitu lahan untuk menanam cabe rawit harus petani bersihkan terlebih dahulu dari sisa tanaman sebelumnya. Sisa tanaman petani kumpulkan lalu bakar untuk memutus siklus hidup organisme pengganggu tanaman.
-
Meninggikan tinggi bedengan saat musim hujan. Jarak tanam yang tepat saat musim hujan yaitu jangan terlalu rapat.
-
Mengurangi penggunaan pupuk Nitrogen saat musim hujan.
-
Memberi pupuk Kalium dan Kalsium saat penanaman di musim hujan.
-
Memberi perlakuan trichoderma pada bedengan.
Budidaya Cabe Rawit Benih Vinoty
-
PENGOLAHAN TANAH. Bertujuan agar tanah menjadi gembur, menggunakan cara pembajakan atau menggunakan cangkul. Proses pengolahan tanah petani lakukan 1 minggu sebelum proses penanaman bibit dengan tujuan untuk menjemur lahan pertanian dan mematikan siklus hidup patagen dalam tanah.
-
Begitu selesai menggemburkan tanah, pH tanah petani cek untuk memastikan bahwa pH tanah sudah ideal bagi tanaman cabai kita. Apabila pH tanah dibawah 5,5 maka taburkan dolomit sampai mendapatkan pH yang ideal untuk tanaman cabai kita. Tanah yang memiliki pH rendah merupakan tempat ideal untuk jamur dan bakteri pembawa penyakit layu.
-
Jika pH tanah sudah ideal selanjutnya membuat bedengan. Pembuatan bedengan bertujuan agar air hujan tidak menggenang dan tanah tidak lembab dan becek karena hal ini dapat menyebabkan jamur dan bakteri berkembang biak dengan cepat. Saat musim hujan, bedengan dibuat lebih tinggi dibandingkan saat musim kemarau.
-
Untuk pupuk dasar tanaman cabe sebaiknya menggunakan pupuk kandang yang sudah difermentasi sebelumnya. Untuk mencegah cabai terkena penyakit layu, pupuk kandang harus melalui fermentasi menggunakan Trichoderma sp. yang bermanfaat dapat menekan perkembangan patogen penyebab layu fusarium.
-
Menggunakan PGPR untuk mencegah penyakit layu bakteri. PGPR adalah bakteri pemacu pertumbuhan, sekumpulan bakteri yang bermanfaat bagi tanaman. Manfaat PGPR dapat menekan perkembangan penyebab penyakit akar yaitu Pseudomonas solanacearum penyebab layu bakteri.
-
Cara aplikasi PGPR dapat petani berikan pada semua fase pertumbuhan tanaman, baik pada benih maupun petani kocorkan pada tanaman. PGPR petani kocorkan pada lahan atau bagian atas bedengan sebelum proses penanaman bibit dan petani kocorkan lagi setelah tanam.
Pemupukan Tanaman Cabe Rawit Benih Vinoty
Pemupukan yang berimbang pada budidaya cabe dapat mencegah serangan jamur dan bakteri penyebab penyakit.
Penyemprotan fungisida dan bakterisida terkadang kurang mampu mengatasi serangan jamur dan bakteri penyebab penyakit layu.
Ternyata pemberian pupuk Nitrogen yang tepat sesuai takaran dapat mengatasi dan mencegah serangan jamur dan bakteri.
Pemberian unsur hara dalam tanah untuk memenuhi kebutuhan tanaman, adalah melalui pemberian pupuk. Pupuk yang digunakan untuk tanaman cabai adalah TSP, KCl dan pupuk Nitrogen. Pupuk Nitrogen tidak harus menggunakan Urea tetapi juga bisa pupuk cantik dan ZA.
Baca Juga : Sonar Cabe Setan Cap Kapal Terbang
Pupuk cantik terkandung 27% Nitrogen ( 23,5% Nitrat dan 13,5% amonium ) jadi dalam pupuk Cantik terdapat 2 unsur yaitu Nitrogen dan Kalsium. Pupuk ZA memiliki kandungan nitrogen sebesar 28,8% dan belerang 23,8%.
Komposisi pupuk untuk tanaman cabai yakni TSP : KCl : pupuk Cantik : ZA dengan perbandingan 4 : 2 : 1 :1. Kebutuhan pupuk tanaman cabai untuk luasan 1 ha yaitu ± 1 ton, dengan rincian sebagai berikut 500 kg + 250 kg + 12 kg ZA + 125 kg pupuk Cantik.
Unsur Boron tanaman butuhkan dalam jumlah sedikit tetapi bila tanaman cabe kekurangan unsur Boron dapat berdampak buruk untuk pertumbuhan tanaman cabai kita. Untuk 1000 tanaman cabai, unsur Boron yang diberikan 1 kg dan petani campurkan dengan pupuk KCl dan ZA.
Unsur kalsium juga tanaman butuhkan dalam jumlah sedikit namun penting bagi pertumbuhan tanaman. Tanaman cabai yang kekurangan unsur Kalsium ( Ca ) rentan terkena penyakit layu.
Penyemprotan pupuk daun pada budidaya cabai diberikan untuk memenuhi unsur hara mikro. Interval penyemprotan setiap 7 – 10 hari sekali.
Panen Tanaman Cabe Rawit Benih Vinoty
Tanaman cabe rawit dapat petani panen mulai umur 80 – 90 hari setelah tanam. Varietas cabai rawit unggul VINOTY dapat petani panen hingga tanaman mencapai 6 bulan dan maksimal berumur 24 bulan.
Panen cabe rawit dapat petani lakukan 15 – 18 kali dalam sekali tanam. Semakin tua umur cabe rawit maka kuantitas dan kualitas buah cabe rawit yang petani panen semakin menurun.
Panen cabe rawit benih VINOTY sebaiknya petani lakukan pagi hari. Cara panen yaitu memetik buah cabe beserta tangkainya. Cabe rawit benih VINOTY buahnya menggantung, buah yang baik ramping dan padat berisi.
Baca Juga : Jual Bibit Cabe Rawit Bhaskara Umur Genjah
Tipe inilah yang rasanya pedas dan memiliki harga tinggi saat dipasarkan dibandingkan buah yang besar namun kopong.
Demikian ulasan kami tentang benih VINOTY benih cabe rawit unggul tahan virus. Harga benih cabe rawit unggul tahan penyakit VINOTY murah dapat dibeli di Toko Pertanian Online LMGA Agro, hubungi P. Budi 0821 4174 7141 ( telp ) dan 0812 5222 117 ( SMS/WA ).
Juga melayani konsultasi gratis mengenai cara menanam benih VINOTY, cara merawat cabe rawit dan panen cabe rawit VINOTY.
LMGA Agro menyediakan juga benih Vinoty cabe rawit andalan petani serta sayur dan buah hibrida lain hasil produksi produsen benih terkemuka. Juga menyediakan alat-alat pertanian dan sarana prasarana untuk menunjang aktivitas budidaya tanaman Anda. Kami siap mengantarkan pesanan Anda ke seluruh wilayah Indonesia dengan cepat.
