CARA PETANI SUKSES BUDIDAYA CABE

SUKSES BUDIDAYA CABEwww.lmgaagro.com – CARA PETANI SUKSES BUDIDAYA CABE, hubungi P.Budi Tlp. 082141747141,SMS/WA: 08125222117. Toko Pertanian Online LMGA AGRO, melayani konsultasi pertanian, Jual benih cabe hibrida lengkap dan murah. Juga sedia benih Tanaman Hortikultura, Pestisida, Pupuk dan Sarana Pertanian lainnya.

Cara sukses budidaya cabe  hampir sama dengan cara menanam  sayur hortikultura yang lain seperti tomat, terong dll yang masih satu famili yaitu solanaceae. Terdapat perbedaan antara cabe besar dengan cabe rawit atau dengan jenis cabe keriting.

Hal ini disebabkan karena ketiga jenis cabe tersebut mempunyai struktur fisiologi dan morfologi yang berbeda pula. Namun perbedaan itu tidak begitu besar dan berpengaruh nyata. Cara sukses Budidaya cabe harus di pahami oleh semua petani.

Langkah – langkah yang harus di siapkan agar sukses Budidaya cabe, di mulai dari pemilihan benih yang cocok dengan lingkungan setempat, persemaian benih, pengolahan tanah, perawatan sampai panen. Mari kita bahas satu demi satu langkah Cara sukses Budidaya Cabe tersebut di atas agar kita berhasil dan tidak kecewa di belakangnya.

1. Pemilihan benih hibrida dan unggul 

Pemilihan benih mutlak dilakukan oleh siapa saja yang ingin sukses Budidaya cabe. Beberapa benih cabe memiliki kecocokan terhadap ketinggian tertentu, walaupun secara umum benih cabe mempunyai daya adaptasi yang luas. Cara yang paling mudah adalah melihat di lingkungan sekitar dan survey di toko pertanian benih apa yang paling laku di pasaran.

Tetapi jangan terlalu tertutup terhadap benih – benih baru yang biasanya merupakan penyempurnaan dari benih yang sudah ada sebelumnya. Beberapa benih Hibrida yang sudah ada di pasaran dan banyak di tanam petani bisa di lihat di toko Online LMGA AGRO.

2. Menyemaikan/menumbuhkan benih cabe

Menyemaikan benih cabe yang kita pilih dapat dilakukan sendiri atau menggunakan jasa tukang semai ( ini biasanya terdapat di daerah sentra cabe ). Perlu juga diperhatikan mengenai bulan tanam cabe, hal ini sangat berpengaruh dalam keberhasilan persemaian. Dan juga efektifitas benih hibrida yang dipilih untuk disemai dalam upaya sukses budidaya cabe. Apabila ingin menyemai sendiri harus menyiapkan langkah sebagai berikut.

Media tanah yang kita gunakan merupakan campuran tanah dan pupuk kandang yang sdh masak dengan perbandingan 3 : 1. Terlebih dahulu tanah dan pupuk kandang harus di ayak halus sehingga benih kuat tumbuh.

SUKSES BUDIDAYA CABE DI MUSIM PENGHUJAN

Media campuran untuk semai tadi di masukkan dalam plastik polibag  semai dengan ukuran 8 x 6 Cm dan ditata secara bejajar dan diberi sungkup plastik transparan.  Plastik berfungsi menghindari adanya embun dan hewan yang dapat merusak persemaian. Lama penyemaian untuk  cabe hibrida 23 – 25 hari atau di tandai munculnya 3 daun sempurna.

3. Pengolahan Lahan Tanam

Pengolahan lahan dapat dilakukan secara mekanik dengan menggunakan bajak, cangkul atau dengan menggunakan mesin seperti traktor. Tanah yang sudah di bajak dan halus di bikin bedengan dengan ukuran 15 M x 1.2

Meter atau menyesuaikan dengan ukuran lahan yang ada. Aplikasi dan pencampuran Pupuk kandang, Dolomit ( Kapur Pertanian ) dan pupuk dasar dilakukan pada fase ini.

Kami merekomendasikan untuk luasan 1 Hektar di butuhkan : Pupuk Kandang kering 6 Ton, Kapur Dolomit 2 Ton ( untuk lahan baru ) dan pupuk dasar yang meliputi ZA 250 Kg, TSP 350 Kg dan KCL 300 Kg.

Setelah semua unsur tersebut di campur secara rata secara keseluruhan, lahan segera di tutup dengan Plastik Mulsa Hitam Perak / CPP Metalizing ( Plastik Hitam di bawah dan perak di atas ).

BACA JUGA : MULSA GRENJENG ANDALAN PETANI MENCEGAH VIRUS

Pemasangan Mulsa harus dilakukan pada siang hari sehingga mulsa akan tertarik dan terpasang dengan kuat. Segera dilakukan pelubangan terhadap mulsa untuk lubang tanam dengan jarak tanam 70 x 70 cm(untuk musim penghujan) dan ukuran 60 x 60 cm (untuk musim kering ).

4. Perawatan Tanaman Cabe hibrida 

Ada 2 Fase yang berbeda pada tanaman cabe yang harus di ketahui agar kita paham dalam membudidayakan dan merawat tanaman. Fase yang pertama ini adalah Fase Vegatatif  yang dicirikan dengan fase  pertumbuhan dari tanaman umur  0 hari sampai 30 hari setelah tanam.

Pada fase Vegetatif ini tanaman cenderung membutuhkan pupuk Makro yang banyak mengandung Nitrogen ( N )  dibanding Phospat dan Kalium. 

SUKSES BUDIDAYA CABE MENGGUNAKAN PUPUK BERIMBANG

Kebutuhan  air sangat mendukung sukses budidaya cabe. Jangan sampai kekurangan pada fase ini sehingga tanaman tidak kerdil dan Hama tidak mudah masuk. Pemupukan 10 – 30 hari setelah tanam dapat dilakukan dengan cara di kocor dengan cara melarutkan pupuk NPK 6 : 25 : 27 dengan dosis untuk 10 Liter air 100 Gram. Setelah di aduk rata setiap tanaman disiram 1 gelas aqua (200 Cc). 

Untuk pupuk di aplikasikan dengan interval 5 Hari sekali dengan penambahan pupuk sedikit demi sedikit. Pada Fase ini untuk memacu pertumbuhan bisa menggunakan ZPT yang mengandung Hormon GA3 (Gibrelin) kalau di pasaran bisanya menggunakan SuperGibb atau Bigest.

<

p style=”text-align: justify;”>Fase yang kedua adalah Fase Generatif, <a href=”http://www.lmgaagro.web.id/2014/01/strategi-jitu-cara-mencegah-rontok.html” target=”_blank”