TIPS SUKSES BUDIDAYA TANAMAN SAYUR

kebun kol, tips budidaya, lmga agro, jual benih, murah, harga grosir, toko online, sayur, sayuranTIPS SUKSES BUDIDAYA TANAMAN SAYUR. 08125222117 WA/SMS LMGA AGRO. Sayuran adalah tanaman hortikultura yang pembudidayaanya harus secara intensif.(Rev.02-01-2021)

Petani yang membudidayakan tanaman sayur saat ini tersebar dari petani pada lahan dataran rendah hingga dataran tinggi, dan Petani sayur sukses adalah petani yang teliti dalam budidayanya.

Budidaya Tanaman sayur akan tumbuh dan berkembang dengan baik apabila asal benihnya berkualitas hingga benar dalam memilih dan melakukan perawatannya.

Tanaman sayur tidak hanya menanamnya pada lahan luas tapi juga bisa menanam sekitar perkarangan atau tanam dalam pot. Berikut ini adalah beberapa tips yang dapat kita jadikan referensi dalam budidaya sayur yang sukses.

  • Pemilihan benih yang tepat

Sumber benih merupakan hal pertama yang perlu kita perhatikan untuk budidaya tanaman. Tentunya sumber benih yang kita perlukan untuk budidaya adalah benih yang sudah bersertifikat dan teruji serta terbaik.

Sumber benih yang salah akan membawa dampak buruk pada budidaya karena waktu, tenaga, dan kita tidak bisa mengembalikan biaya dalam pemeliharaan apabila gagal.

Untuk mengetahui benih yang masih bagus untuk proses tanam nantinya, berikut adalah cara pemilihan benih yang sehat yaitu :

  1. Siapkan air hangat secukupnya.
  2. Rendam benih pada air hangat semalam.
  3. Keesokan harinya pilihlah benih yang tenggelam, benih yang tenggelam adalah benih yang sehat karena pada dalamnya masih terdapat cadangan makanan bagi benih untuk bisa berkecambah.

Saat ini banyak tersedia benih pabrikan, dan Produsen benih pabrikan yang memproduksi berbagai macam benih hibrida maupun benih unggul seperti : Panah Merah, Known You Seed, Bisi International, Sakata, Agri Makmur Pertiwi, Bintang Citra Asia (BCA), Aura Seed, dan sebagainya.

Memilih benih yang tepat sebaiknya melakukannya dengan memilih jenis benih yang sesuai dengan lokasi lahan tanam. Dengan melihat ketinggian lokasi tanam dan keadaan lingkungannya apakah sudah endemik hama penyakit tertentu atau belum. Dengan pemilihan benih yang tepat akan mengurangi resiko kegagalan.

Penyemaian Benih Sayur

  • Penyemaian

Beberapa tanaman sayur membutuhkan penyemaian sebelum tanam pada bedengan/lahan. Untuk melakukan penyemaian benih sayuran pada umumnya menggunakan tray/wadah kecil khusus mengecambahkan benih. Media semai yang kita pilih adalah yang ringan dan akar mudah menembusnya.

Media semai biasanya menggunakan tanah, pupuk organik dan pasir dengan perbandingan 1:1:1. Setelah tanaman sayuran berdaun 3-4 helai, maka penanaman pada lahan/bedengan siap kita lakukan.

  •  Pengolahan lahan yang baik dan benar

Melakukan Pengolahan lahan agar lingkungan tumbuh tanaman sayuran optimal, yaitu mengolah untuk memperbaiki struktur dan aerasi tanah. Kegiatan pengolahan lahan kita lakukan 2 minggu sebelum penanaman.

Dengan membersihkan gulma dan mencampurkan pupuk organik agar sifat fisik, biologi, dan kimia tanah menjadi sesuai untuk tanaman sayur.

Pengolahan lahan dapat kita bedakan menjadi 3 yaitu pengolahan seluruh permukaan, pada barisan, dan pada bidang tanam. jenis pengolahan lahan ini tergantung jenis sayuran yang akan kita budidayakan. Berikut jenis sayuran menurut cara pengolahan lahannya :

  1. Pengolahan seluruh permukaan untuk jenis sayuran bayam.
  2. Pengolahan pada barisan untuk sayuran kenikir, kangkung, kubis.
  3. Dan Pengolahan pada bidang tanam untuk tomat, cabai, terung.

Pengolahan lahan yang baik dan benar adalah pengolahan lahan minimum (minimum tillage). Yaitu pengolahan lahan yang sesuai dengan kebutuhan jenis tanaman dan jumlah tenaga kerja. Sehingga lahan yang terolah tidak mudah tererosi khususnya pada lahan miring dan mengurangi biaya pengeluaran.

  • Penanaman

Penanaman komoditas sayuran biasa petani lakukan pada musim marengan dan musim kemarau. Namun kondisi penanaman yang serempak ini membuat produksi sayuran melimpah pada saat itu sehingga harga jual akan jatuh.

Sebagai saran, untuk petani juga harus melakukan penanaman sayuran pada musim penghujan. Tujuannya agar hasil panen harapannya mendapat harga jual yang lebih tinggi karena musim penghujan bisa mempengaruhi hasil panen menjadi sedikit.

Penanaman dapat kita lakukan jika bibit telah berumur 3-4 minggu setelah semai atau telah berdaun 3-4 helai. Lalu penanamannya pada bedeng sesuai dengan jarak tanamnya.

Jarak Tanam Untuk Sayuran

Varietas, umur, tingkat kesuburan tanah, dan keadaan atau kandungan air tanah sangat menentukan beberapa jarak tanam dan berikut ini rekomendasi jarak tanam yang benar untuk beberapa komoditas sayuran :

No. Komoditas Jarak Tanam
1 Sawi 20 x 20 cm2 atau

15 x 15 cm2

2 Selada 20 x 20 cm2 atau

25 x 25 cm2

3 Pakcoy 30 x 30 cm2 atau

30 x 25 cm2

4 Bawang merah 15 x 15 cm2 atau

10 x 15 cm2

5 Kangkung darat 20 x 20 cm2
6 Seledri 25 x 30 cm2 atau

20 x 20 cm2 atau

15 x 15 cm2

7 Bunga kol 50 x 50 cm2 atau

45 x 65 cm2

8 Cabai 50-60 x 60-70 cm2
9 Tomat 60 x 70 cm2 atau

70 x 80 cm2

10 Terong 50-70 x  80-90 cm2
  • Pemupukan yang tepat

Untuk aplikasi Pemupukan sebaiknya sesuai kebutuhan dan waktu yang tepat, dengan melakukan pemberian pupuk organik pada dua minggu sebelum tanam dengan dosis 2-4 kg/m2.

Lakukan pemupukan susulan dua minggu setelah tanam dengan urea 150 kg/ha atau 15 gr/m2. Agar pemberian pupuk lebih merata, aduk pupuk urea dengan pupuk organik kemudian berikan secara larikan pada samping barisan tanaman.

Selanjutnya dapat juga menambahkan pupuk cair 3 liter/ha (0,3 ml/m2) pada umur 10 dan 20 hari setelah tanam.

Pengairan Pada Tanaman Sayur

  • Pengairan

Untuk pengairan pada budidaya tanaman sayur bisa melakukan penyiraman setiap hari hingga tanaman sayur tumbuh normal. Sedangkan pada musim kemarau lakukan penyiraman sejak awal tanam sampai waktu panen.

  • Pengendalian HPT (penggunaan insektisida secara bijak, sanitasi lahan)

Dalam upaya mencegah hama dan penyakit pada budidaya tanaman sayur yang perlu kita perhatikan adalah sanitasi dan drainase lahan. Selain itu dapat juga melakukan pengendalian hama penyakit dengan cara mekanis, kimia dan biologi.

Pengendalian mekanis melakukannya dengan memakai tangan atau alat sederhana. Pengendalian kimia dapat menggunakan pestisida. Pestisida yang aman dan mudah terurai adalah  pestisida biologi, pestisida nabati atau pestisida piretroid sintetik.

Dalam melakukan penggunaan pestisida tersebut harus dengan benar baik pemilihan jenis, dosis, volume semprot, cara aplikasi, interval dan waktu aplikasinya sedangkan pengendalian biologi adalah dengan menggunakan predator.

LMGA AGRO Toko Online Pertanian Terpercaya

Demikian ulasan singkat Tips Sukses Budidaya Tanaman Sayur. Berbagai macam benih hibrida dan benih unggul bisa anda dapatkan pada Toko On Line LMGA AGRO. Toko On Line LMGA AGRO (Agen, Distributor, Dealer, Resmi) menyediakan benih, pestisida, pupuk dan peralatan pertanian dengan harga murah dan terjangkau.

LMGA AGRO siap mengirim barang pesanan ke seluruh wilayah Indonesia dan juga melayani konsultasi Gratis budidaya pertanian tanaman hortikultura. Hubungi LMGA AGRO pada CP Budi : Telp. 082 141 747 141 atau SMS/WA 0812 5222 117.