Persiapan Lahan
Lahan yang akan petani gunakan untuk menanam selada harus petani persiapkan terlebih dahulu agar lahan sesuai dengan syarat tumbuh tanaman selada.
Pilihlah lahan yang terpapar sinar matahari secara cukup, tanah subur, dan tidak terlalu banyak mengandung batu atau bebatuan.
Bersihkan lahan dari gulma, batu-batuan kecil, dan benda-benda lain yang mengganggu pertumbuhan tanaman selada.
Pengolahan Tanah
Setelah lahan petani bersihkan, langkah selanjutnya yang bisa petani gunakan saat melakukan budidaya tanaman selada adalah pengolahan tanah.
Petani dapat mengolah tanah pada lahan pertanian dengan cara memupuk dan mencangkul tanah yang akan petani gunakan untuk budidaya.
Jika tanah yang petani gunakan kurang subur, petani dapat menambahkan pupuk kandang atau pupuk kompos untuk meningkatkan kesuburan tanah.
Setelah itu, petani dapat mencangkul tanah hingga lembut agar memudahkan tanaman selada untuk tumbuh dan mengakar.
Penanaman Bibit Selada
Bibit selada bisa petani tanam dengan dua cara yaitu melalui biji atau dengan bibit tergantung petani menghendaki menggunakan metode yang mana.
Jika petani memilih menanam melalui biji, maka petani dapat menyebar biji selada di atas lahan dan menutup dengan sedikit tanah.
Namun, jika petani memilih menanam dengan bibit, maka petani dapat menanam bibit selada di lubang tanam yang telah petani sediakan sebelumnya.
Pastikan jarak antara bibit selada yang ditanam tidak terlalu rapat sehingga masing-masing tanaman memiliki ruang untuk tumbuh dan berkembang.