Potensi Budidaya Bawang Merah Musim Hujan

Jenis tanaman bumbu dapur seperti bawang merah memiliki potensi besar untuk hasilkan banyak keuntungan bagi para petani. Sehingga, para petani perlu mempelajari potensi tersebut dan segera mencari informasi tentang pembudidayaan bawang merah.
Syarat tumbuh dari tanaman bawang merah adalah memerlukan sinar matahari dalam jangka waktu yang cukup panjang setiap harinya, yaitu 12 jam. Sehingga, waktu yang tepat bagi petani untuk membudidayakan bawang merah adalah saat musim kemarau.
Budidaya bawang merah bisa petani lakukan pada daerah lahan pertanian dengan ketinggian 0 hingga 900 mdpl. Selain itu, suhu lingkungan yang optimal untuk pertumbuhan bawang merah pada lahan pertanian berkisar antara 25˚C-35˚C.
Budidaya bawang merah ketika kemarau mampu hasilkan panen yang cukup melimpah dan sangat menguntungkan bagi para petani. Namun, saat ini usaha budidaya bawang merah saat musim hujan memiliki potensi yang menguntungkan.
Hal ini karena, budidaya bawang merah saat musim hujan telah terbantu dengan inovasi pertanian yang sangat bermanfaat, yaitu sungkup plastik. Sehingga, tanaman bawang merah yang petani budidayakan terlindungi dari hujan yang cukup deras.
Selain sungkup plastik, para petani juga perlu melakukan pengolahan lahan pertanian dengan benar dan menyesuaikan dengan musim hujan. Sehingga, para petani perlu membuat parit yang lebih dalam sekitar 20-30 cm untuk saluran drainase lahan pertanian.
Budidaya bawang merah saat musim hujan terbilang rentan terserang penyakit tanaman, terutama akibat jamur patogen. Sehingga, para petani perlu menyiapkan fungisida untuk bawang merah di musim hujan.
Fungisida untuk bawang merah di musim hujan terbilang efektif untuk melindungi bawang merah dari potensi penyakit tanaman. Asal proses aplikasinya sesuai dengan dosis yang tertera pada kemasan .
Budidaya bawang merah musim hujan yang mampu tumbuh dengan baik dan berkualitas serta terlindungi dari penyakit tanaman sangatlah menguntungkan petani. Hal ini karena, petani berpotensi besar mampu menghasilkan bawang merah terbaik dan berkualitas.
Baca Juga : Budidaya Bawang Merah yang Baik dan Benar
Penyakit Tanaman Bawang Merah Tantangan Petani
Budidaya bawang merah memang sering petani lakukan saat musim kemarau karena paparan sinar matahari yang lebih maksimal. Namun, seiring meningkatnya kebutuhan bahan pangan, para petani mulai membudidayakannya saat musim hujan.
Budidaya bawang merah saat musim hujan menghadirkan banyak tantangan untuk para petani. Salah satu tantangan yang berpotensi besar petani hadapi adalah serangan penyakit tanaman.
Penyakit tanaman bawang merah memang bukan hal baru bagi para petani dan pelaku usaha pertanian. Namun, potensi serangan penyakit tanaman kemungkinan lebih besar ketika bawang merah petani budidayakan saat musim hujan.
Hal ini karena, saat musim hujan lingkungan lahan pertanian cenderung lebih basah dan kelembabannya meningkat. Sehingga, memudahkan OPT penyebab penyakit tanaman seperti jamur patogen untuk tumbuh dan berkembang.
Jamur patogen merupakan salah satu penyebab budidaya tanaman bawang merah terserang oleh penyakit tanaman. Berikut ini beberapa jenis penyakit tanaman yang terjadi akibat infeksi atau serangan jamur patogen pada tanaman bawang merah.
- Layu fusarium (Fusarium oxysporum)
- Antraknosa (Coletotrichum gloeosporides)
- Bercak ungu (Alternaria porrii)
Oleh karena itu, para petani perlu persiapan yang matang sebelum membudidayakan bawang merah ketika musim hujan. Hal ini juga berlaku untuk sarana pertanian yang petani siapkan guna melindungi budidaya bawang merah dari penyakit tanaman.
Fungisida untuk bawang merah dimusim hujan menjadi salah satu sarana pertanian yang perlu petani siapkan. Hal ini karena, fungisida untuk bawang merah di musim hujan mampu melindungi tanaman bawang merah dari serangan penyakit tanaman.
Selain pemakaian fungisida untuk bawang merah dimusim hujan, para petani juga memerlukan perawatan secara berkala seperti pemupukan seimbang. Sehingga, tanaman bawang merah memiliki tingkat ketahanan yang lebih baik dan kuat terhadap penyakit tanaman.
Budidaya bawang merah yang sehat dan tumbuh berkualitas mampu hasilkan panen bawang merah dengan kualitas terbaik. Sehingga, para petani bisa meraup keuntungan dari hasil penjualan panen bawang merah.
Baca Juga : 3 Fungisida Sistemik Untuk Layu Fusarium Laris Diburu Petani