BENIH CABAI BAJA TAHAN VIRUS SERTA PENYAKIT LAYU

Benih Cabai Baja, Cabai Baja, Jual Cabai Baja, Bibit Cabai Baja, Cap Panah Merah, Ewindo, LMGA AGRO
BENIH CABAI BAJA

WWW.LMGAAGRO.COM – Benih cabai Baja tahan hama penyakit hadir di petani Indonesia. Jual benih cabai Baja F1 murah SMS/WA : 08125222117, telepon : 082141747141 (Bapak Budi). Rev 11/06/2020.

Benih cabai Baja harga murah bisa dibeli di toko pertanian online LMGA AGRO. Berminat menanam cabe Baja F1 produk PT. East West Seed Indonesia????

Cara menanam cabe Baja bisa dikonsultasikan gratis di toko online pertanian LMGA AGRO.

Serangan virus gemini saat menanam cabai besar saat sudah merajalela dan menyebabkan gagal penen. Begitu pula serangan peyakit layu bakteri dan jamur saat musim hujan membuat pusing petani yang menanam cabai.

Alasan itu membuat kebutuhan benih cabai merah besar tahan dari kedua hama penyakit tersebut mendesak.

Gemini virus menyerang tanaman hortikultura vektornya adalah White Fly ( Kutu kebul ). Kutu kebul bersifat polypag sehingga sangat sulit untuk dikendalikan. Selain itu White Fly mempunyai lapisan lilin dalam sayap dan tubuhnya sehingga sulit ditembus oleh insektisida dengan bahan aktif apapun.

Kedua hal inilah yang menyebabkan kutu kebul menjadi ancaman utama bagi tanaman petani.

Penelitian untuk menghasilkan benih tahan serangan gemini virus dan layu sudah dilakukan oleh perusahaan benih nasional.

Salah Satunya adalah PT. East West Seed Indonesia ( EWINDO ) yang di lapang dikenal dengan benih Cap Panah Merah. Hasilnya hadirlah cabai Baja F1 yang baru saja dilaunching oleh PT. East West Seed ke petani.

Benih cabe Baja hadir di waktu tepat sesuai dengan kebutuhan petani akan benih cabai besar tahan virus dan layu.

Seperti kita ketahui bersama kegagalan akibat serangan virus di daerah sentra cabai besar sudah mencapai 70 %.

Bahkan di daerah tertentu benih belum tahan virus sudah tidak mampu hidup lama. Berumur 1 bulan daun sudah menguning disertai dengan tampilan tanaman yang kerdil.

Benih Cabai Baja F1 Tahan Virus Dan Layu

Berbagai obat insektisida kimia untuk mengendalikan virus sudah dilakukan oleh petani. Mulai yang harga puluhan ribu sampai ratusan ribu sudah dicoba. Namun hasilnya tetap saja tanaman benih cabai merah tetap terserang virus.

Begitu pula dengan serangan bakteri dan jamur. Kematian tanaman cabai besar karena serangan kedua penyakit ini akan besar di musim hujan.

Kematian tertinggi disaat tanaman berumur 50-70 hari (menjelang petik). Maka tidak mengherankan kalau petani selalu merindukan kehadiran benih cabai Baja East West yang dikenal tahan virus dan penyakit layu ini.

Komunitas Panah Merah Indonesia  dan petani di sentra penanaman cabai merah sudah menunggu kehadiran cabai Baja F1 tahan virus dan layu ini.

Menanam benih cabai Baja diharapkan mampu memperkecil tingkat kerugian yang dialami petani karena serangan jamur dan bakteri. Serta memperkecil pemakaian pestisida insektisida dan akarisida untuk mengendalikan serangan virus.

Penulis sepenuhnya yakin kalau menekan biaya operasional serangan gemini virus dan bakteri  akan efektif hanya melalui benih yang tahan kedua masalah tersebut.

Launching dan pengenalan benih cabe Baja Cap Panah Merah sudah mulai dikenalkan satu tahun yang lalu. Pengenalan didahului oleh petugas Cap Panah Merah.

Pengenalan dilakukan dengan demoplot bibit cabai Baja di daerah sentra penanaman cabai merah. Benih Baja F1 dibudidayakan oleh Komunitas Panah Merah yang ada di daerah sentra.

Setelah cabai merah dan masa petik petugas lapang Cap Panah Merah mengajak petani di berbagai daerah sentra untuk melihat benih cabe Baja yang tahan terhadap serangan virus dan layu.

Baca Juga : Cabai Besar Taha Virus Baja

Peluang Usaha Tanaman Cabai Baja

Peluang usaha tanaman menggunakan benih cabai Baja F1 produk East West sangat besar untuk bisa produksi dengan hasil tinggi. Sifat tahan gemini virus yang dimiliki cabai merah Baja F1 membuat petani cabai semakin mantap untuk menanam.

Tanaman cabai mempunyai nilai peluang usaha yang besar di Indonesia. Kebutuhan masyarakat terhadap hasil panen buah cabai sangat tinggi untuk kebutuhan masakan sehari – hari.

Kebutuhan hasil buah cabai sangat besar di Indonesia. Maka tidak heran kalau tanaman cabai bisa ditemukan sepanjang musim di sentra tanaman sayuran.

Cabai yang gagal panen ditingkat petani di sentra budidaya menyebabkan inflasi dibidang pangan. Maka tidak mengherankan kalau harga cabai seringkali mengalami harga yang fluktuasi.

Inflasi dari cabe merah ini terjadi saat budidaya dilakukan di musim hujan dan petani seringkali mengalami gagal panen. Kendala serangan layu bakteri dan jamur menjadi penyebab utama gagalnya produksi cabai di petani.

Peluang usaha budidaya cabai merah masih tetap besar dan prospek untuk dilakukan petani sayuran di Indonesia.

Cara menanam cabe yang menggunakan standart budidaya yang baik dan benar akan mengurangi resiko petani untuk gagal panen. Petani harus bijaksana serta tepat dalam memilih benih cabai yang akan ditanam.

Kebutuhan tanaman cabai yang sehat mulai dari persiapan lahan, pengolahan lahan, perawatan sampai dengan cara panen harus dilakukan dengan cara yang benar.

Peluang usaha dan peluang bisnis berkebun menggunakan benih cabai Baja East West yang dilakukan dengan cara benar akan menghasilkan panen cabai merah yang tinggi. Potensi budidaya cabai  merah yang ada di Indonesia saat ini ada di sekitar 20 ton / ha.

Baca Juga : Sukses Bertanam Cabai Di Musim Penghujan

Promosi Benih Cabai Baja F1 East West

Pengenalan benih cabai Baja dilakukan dengan acara Farm Field Day. Acara Farm Field Day hasil budidaya cabai Baja F1 East West petugas akan menunjukkan serta menjelaskan tentang benih cabai merah Baja.

Temu Tani tersebut juga akan diberi penjelasan tentang teknik cara menanam benih cabe Baja tahan virus secara baik dan benar. Tentu cara menanam cabe Baja F1 tersebut adalah sesuai standart yang sudah diteliti oleh PT. East West Seed Indonesia.

Acara Farm Field Day dilakukan dengan mengajak petani dari berbagai daerah sentra. Bisa juga dikombinasi dengan acara Study Banding benih cabai Baja F1 yang pesertanya adalah petani dari berbagai daerah.

Pesarta Farm Field Day dan Study Banding yang diundang oleh East West ini terdiri dari petani, pengecambah benih, pedagang pengepul dan toko pengecer.

Benih cabe Baja yang direspon oleh petani dan peserta Farm Field Day maka perusahaan akan mendistribusikan ke Agen, Dealer, Distributor Cap Panah Merah yang ditunjuk di masing – masing daerah.

Tentunya PT. East West Seed akan memberi prioritas distribusi barang di agen, dealer dan distributor penyangga yang daerahnya merupakan sentra penanam cabai merah besar. Penjualan dan perkembangan benih cabai Baja selanjutnya akan distribusikan oleh distributor.

Saat ini pengenalan dan penyebaran benih cabai merah Baja Cap Panah Merah di daerah sentra produksi sudah tersebar.

Petani sudah banyak yang mendengar kehebatan dan ketahanan cabai Baja terhadap serangan virus dan layu. Sebagian petani sudah mulai menanam cabai Baja dan terbukti tanaman aman serta bisa panen secara normal.

Sentra penanaman cabai merah di Jawa Timur sudah mulai dikenalkan dengan cabai Baja Cap Panah Merah.

Daerah sentra tersebut antara lain : Jawa Timur bagian timur ada : Banyuwangi, Jember, Situbondo, Bondowoso, Lumajang, Probolinggo. Untuk sentra cabai besar Jawa Timur bagian barat ada : Malang, Blitar, Tulungagung, Kediri, Ngawi, Nganjuk, Jombang, Lamongan, Bojonegoro, Tuban.

Baca Juga : Cara Menanam Cabai Columbus Bebas Layu

Sentra Tanaman Cabai Jawa Timur

Benih cabai Baja F1 berfungsi untuk merebut pasar benh cabe di Jawa Timur. Tampaknya perusahaan PT. East West Seed tidak mau kehilangan pasar cabai besar di Jawa Timur.

Maka pengenalan dan promosi benih cabe Baja dilakukan secara serentak dan gencar di tingkat petani, pedagang pengepul, seedling farm dan toko pertanian.

Benih cabai Baja saat ditanam petani di daerah sentra serangan virus menunjukkan benih cabai yang tahan.

Tanaman cabai Baja bila dibandingkan dengan benih cabai besar yang lain hasilnya tampak berbeda nyata. Tanaman tidak ada gejala serangan kuning dan keriting yang menjadi ciri – ciri utama cabai terserang virus. Ini hasil pemantauan saat musim kemarau.

Benih cabai Baja yang ditanam di musim penghujan menunjukkan tanaman terbebas dari serangan virus serta layu jamur dan bakteri.

Serangan keduanya masih di batas ambang normal. Hasil tersebut tentunya akan direspon dan diikuti oleh petani lain.

Sekilas informasi tentang benih Baja F1 Cap Panah Merah ini kami tulis semoga bisa menbawa bermanfaat bagi pembaca semua. Apabila ada yang berminat membeli cabai merah besar Baja bisa dibeli di toko pertanian online LMGA AGRO.

Toko pertanian online LMGA AGRO siap kirim pesanan Cabai Baja anda ke seluruh Indonesia dengan cepat dan tepat waktu. Kami memberi jaminan barang yang anda pesan di tempat kami pasti datang di tangan anda.

Baca Juga : Menaman Cabai Columbus Cap Kapal Terbang

Toko pertanian online LMGA AGRO juga memberi layanan konsultasi gratis budidaya tanaman benih cabai Baja East West anda.

Konsultasi cara menanam benih cabai Baja F1 bisa dilakukan dengan menghubungi kami di CP. Budi Hp. 082 141 747 141 atau layanan khusus SMS/ WA : Hp. 0812 5222 117. Kesuksesen anda menbawa kami besar dan mandiri.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *