Fungsi ZPT Bagi Pertumbuhan dan Perkembangan Tanaman

  • Merangsang proses pembelahan dan pembesaran sel, sehingga dapat memacu pertumbuhan dan perkembangan tanaman.
  • Merangsang proses perkecambahan biji dan untuk merangsang pertumbuhan tunas.
  • Menghambat proses penuaan pada hasil panen.

3. Giberelin.

Giberelin sering juga kita sebut dengan GA (gibberellic acid) atau asam giberelat. GA/Giberelin memiliki kemiripan sifat dengan sitokinin. Asam giberelat dapat kita temukan pada hampir semua siklus hidup tanaman.

Giberelin alami dapat memperolehnya pada tumbuhan paku-pakuan/pakis, jamur, lumut, gymnospermae dan angiospermae (terdapat pada biji muda, pucuk batang, ujung akar dan daun muda) dan Giberelin memiliki fungsi sebagai berikut :

  • Mengontrol pertumbuhan dan perkembangan seluruh tumbuhan baik akar, daun maupun batang tanaman, pengembangan benih, perkecambahan biji dan pertumbuhan tunas serta pertumbuhan daun.
  • Merangsang pembungaan, perkembangan buah, perpanjangan batang, dan deferensiasi akar.
  • Pemberian giberelin pada bawah tajuk tumbuhan dapat meningkatkan laju fotosintesis daun tumbuhan.
  • Memacu pertumbuhan daun karena terjadi peningkatan pembelahan sel dan pertumbuhan sel yang mengarah pada perkembangan daun dan juga memacu pemanjangan batang tumbuhan.

4. Etilena / Etena / Gas Etilen.

Zat Pengatur Tumbuh ini sering kita gunakan dalam kehidupan sehari-hari, yakni pada saat kita memeram buah.

Misalnya penggunaan ethrel untuk mempercepat pematangan buah cabai, dan atau penggunaan karbit pada pemeraman buah dan Etilen berfungsi untuk :