Unsur Hara Tanaman Makro Dan Mikro Serta Pengaruh Kelebihan Kekurangan

5/5 - (1 vote)

Penyusun Hara Makro Dan Mikro

unsur hara tanaman. unsur hara makro dan mikro, unsur hara adalah, unsur hara makro, penyusun unsur hara tanaman, bagan sumber hara tanaman, unsur hara mikro, pupuk, unsur hara esensial, pupuk, npk, toko pertanian, lmga agro
Penyusun Unsur Hara Tanaman

Kebutuhan unsur hara ini mutlak bagi setiap tanaman hingga tidak bisa digantikan oleh unsur yang lain. Meskipun kadar kebutuhan yang berbeda sesuai jenis tanamannya sebab jika kekurangan unsur hara akan menghambat pertumbuhan hingga hasil tanaman juga akan turun .

Unsur hara makro dan unsur hara mikro merupakan dari pengertian unsur hara esensial. Yang mana kurangnya unsur penyusun menyebabkan pertumbuhan tanaman tidak normal bahkan kematian.

Selain unsur hara esensial, ada juga unsur hara non esensial. Pengertian unsur hara non esensial yaitu unsur hara yang berperan sedikit namun kebutuhannya dapat digantikan unsur lainnya.

Tanaman yang mengalami kelebihan dan kekurangan unsur hara tanaman baik Makro maupun Mikro akan memberi respon yang berbeda. Unsur hara akan diserap oleh akar tanaman dalam bentuk ion – ion tanaman. 

Ion ion dalam tanah yang dibutuhkan oleh tumbuhan antara lain bisa kita jelaskan dalam gambaran tulisan kita berikutnya. Berikut ini adalah ciri – ciri dari tanaman jika  mengalami kelebihan hingga kekurangan unsur zat hara.

1. Nitrogen (N)

unsur hara tanaman. unsur hara makro dan mikro, unsur hara adalah, unsur hara makro, pupuk npk, penyusun unsur hara tanaman, bagan sumber hara tanaman, unsur hara mikro, pupuk, unsur hara esensial, pupuk, npk, toko pertanian, lmga agro
Pupuk NPK

Pengertian Nitrogen adalah unsur hara makro utama yang dibutuhkan semua tanaman dalam jumlah yang banyak. Hal ini menunjukkan bagaimana pentingnya unsur hara Nitrogen bagi tanaman.

Fungsi Nitrogen bagi tanaman merupakan unsur yang sangat penting untuk pembentukan protein, daun-daunan hingga berbagai persenyawaan organik lainnya.

Nitrogen ditinjau dari berbagai sudut, mempunyai pengaruh positif sebagai berikut:

  1. Besar pengaruhnya dalam menaikkan potensi pembentukan daun-daun dan ranting. 
  2. Mempunyai pengaruh positif terhadap kadar protein pada rumput dan tanaman makanan ternak dan lainnya.
  3. Pada berbagai tanaman gandum unsur hara tanaman ini menaikkan kadar protein pada butir gandum.
Gejala kekurangan unsur Nitrogen (N) :
  • Warna daun yang hijau agak kekuningan selanjutnya berubah menjadi kuning.
  • Daun menjadi kering dan berwarna merah kecoklatan. 
  • Pada fase dewasa pertumbuhan yang terhambat ini akan berpengaruh terhadap pembuahan selanjutnya buah tidak sempurna, umumnya kecil dan cepat matang.
Gejala kelebihan unsur Nitrogen (N) :
  • Tanaman akan tampak terlalu subur, ukuran daun akan menjadi lebih besar.
  • Batang menjadi lunak dan berair (sekulensi) hal ini akan menyebabkan mudah rebah hingga mudah terserang penyakit.
  • Penundaan pembentukan bunga, bahkan mudah lebih mudah rontok dan buah masak cenderung terlambat.

2. Fosfor (P)

Gejala kekurangan unsur Fosfor (P) :
  • Warna daun akan tampak tua dan sering tampak mengkilap kemerahan.
  • Tepi daun bercabang.
  • Batang terdapat warna merah ungu yang lambat laun berubah menjadi kuning.
  • Jika tanaman berbuah, buahnya kecil, tampak jelek dan lekas matang.
Gejala kelebihan unsur Fosfor (P) :
  • Tanaman tumbuhan kerdil.
  • Warna daun berubah menjadi ungu atau coklat mulai dari ujung-ujung daun.

3. Kalium (K)

Gejala kekurangan unsur Kalium (K) :

  • Daun terlihat lebih tua.
  • Batang dan cabang lemah dan mudah rebah.
  • Muncul warna kuning pada tepi daun yang sudah tua yang akhirnya mengering dan rontok.
  • Daun keriting dimulai daun yang paling tua.
  • Kematangan buah terhambat.
  • Ukuran buah menjadi lebih kecil hingga bisa menyebabkan mudah rontok.

4. Calsium (Ca)

Kalsium penting untuk tanaman dan tanah. Unsur hara tanaman Kalsium merupakan bagian dari semua sel tanaman. Pada dalam tanaman, ia bersifat immobial.

Ia tidak bergerak dari daun-daun muda, sehingga menyediakan kalsium yang berkesinambungan sangat mutlak selama siklus hidup tanaman yang bersangkutan. Bagi tanah kalsium yang seimbang jumlahnya dapat memperbaiki struktur tanah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *