JUAL BENIH SEMANGKA HIBRIDA TT DRAGON

Jual benih semangka hibrida TT Dragon. Benih tersedia di Toko Pertanian Online LMGA Agro, hubungi P. Budi 082141747141 ( telepon ) dan 08125222117 ( SMS/WA ). Kami juga melayani konsultasi gratis mengenai cara menanam tanaman sayur dan buah dan membantu mengatasi permasalahan yang Anda temui di lapangan.

Toko pertanian LMGA Agro menyediakan benih sayur dan buah berbagai jenis varietas produksi pabrik benih terkemuka di Indonesia. Juga menyediakan berbagai macam pupuk dan pestisida, alat-alat pertanian, sarana dan prasarana kebutuhan bercocok tanam Anda. Terutama menyediakan benih semangka hibrida TT Dragon.

LMGA Agro siap mengirimkan pesanan benih Anda, semangka hibrida TT Dragon atau pesanan yang lain dengan cepat dan tepat waktu. Bersama jasa ekspedisi seperti JNE, TIKI, KI8 dan POS yang telah lama bekerja sama dengan Kami.

SEMANGKA HIBRIDA TT DRAGON KNOWN-YOU SEED

Semangka Hibrida TT Dragon merupakan semangka berbiji dari Known-You Seed. Bentuk buahnya lonjong dan daging buahnya berwarna merah. Diameter buah semangka hibrida TT Dragon adalah 21 – 22 cm.

Buahnya memiliki berat rata-rata antara 5 – 6 kg/buah. Umur panen tanaman semangka hibrida TT Dragon 54 – 60 hari setelah tanam. Buahnya berasa manis karena kandungan gulanya sebesar 11 – 12 °Brix. Budidaya semangka hibrida TT Dragon menghasilkan produksi buah hingga 31 – 32 ton/ha.

Untuk 1 hektar luas lahan, populasi tanaman semangka hibrida TT Dragon sebanyak 6000 – 6500 tanaman. Kebutuhan benihnya per hektar sebesar 312 – 338 gram. Buahnya memiliki kulit buah yang tebal sehingga dapat tahan selama pengangkutan.

Semangka hibrida TT Dragon unggul dalam produksi buah yang tinggi, memiliki bobot dan ukuran buah yang ideal, ukuran buah tidak terlalu besar dan tidak terlalu kecil dan rasa daging buah yang manis. Meskipun manis, namun kandungan vitamin C tinggi, yaitu 8 mg per 100 gram buah.

Wilayah adaptasi menanam semangka hibrida TT Dragon di dataran rendah dengan ketinggian 25 – 60 m dpl. Buah berwarna hijau muda dan mengkilap dengan lurik yang berwarna hijau juga. Daging buah berwarna merah dan berasa manis.

Buah semangka mengandung 92% air namun air yang dominan tersebut memiliki banyak kandungan gizi yang bermanfaat bagi tubuh kita. Kandungan gizi tersebut adalah Magnesium dan Kalium, Karbohidrat, vitamin ( vitamin A dan C ), serta antioksidan. Buah semangka rendah kandungan kalorinya yaitu hanya 30 kalori per 100 gram semangka. Buah semangka tidak mengandung lemak sama sekali.

MANFAAT BUAH SEMANGKA HIBRIDA TT DRAGON

Semangka, Citrullus lanatus merupakan suku timun-timunan atau Cucurbitaceae, merupakan tanaman merambat yang berasal dari daerah setengah gurun di Afrika bagian Selatan. Tanaman semangka masih satu kerabat dengan labu-labuan ( Cucurbitaceae ), melon ( Cucumis melo ) dan mentimun ( Cucumis sativus ).

Semangka hibrida TT Dragon mengandung zat lycopene yang baik untuk kesehatan kita. Zat ini dapat membantu mengatasi peradangan dan mencegah terjadinya kanker karena buah semangka mengandung antioksidan yang cukup tinggi. Antioksidan ini berfungsi untuk menangkal radikal bebas penyebab kanker.

Buah semangka hibrida TT Dragon juga bermanfaat untuk kesehatan jantung dan tulang kita sehingga mencegah keropos tulang dan sakit persendian pada tulang. Bagi para pria, buah semangka dapat mengatasi gangguan disfungsi ereksi. Untuk kecantikan, buah semangka baik untuk kesehatan kulit dan mata.

Karena lebih dari 90% buah semangka terdiri dari air maka dengan mengkonsumsi buahnya dapat mencegah dari masalah dehidrasi dan keletihan tubuh. Jenis semangka berbiji dikenal ada 2 jenis yaitu yang daging buahnya berwarna merah dan yang daging buahnya berwarna kuning. 

Tanaman semangka menginginkan tumbuh di tanah yang gembur berpasir dan beriklim hangat dengan suhu antara 20 – 30 °C. Tanaman semangka menghendaki paparan sinar matahari yang penuh dan minimal 7 jam per hari. Kebutuhan suhu untuk berkecambah semangka hibrida TT Dragon seperti semangka berbiji lainnya yaitu pada suhu 25 – 30 °C.

Sedangkan saat pertumbuhan menginginkan suhu udara 20 – 25 °C dan saat pembungaan dan penyerbukan suhu yang ideal 25 – 30°C. Tanah yang baik adalah yang memiliki pH 6 – 7.

PERSIAPAN LAHAN BUDIDAYA SEMANGKA HIBRIDA TT DRAGON

Persiapan lahan menanam semangka hibrida TT Dragon adalah mengolah lahan dengan cara membajak/dicangkul sampai mendapatkan tanah yang gembur. Bedengan dibuat dengan bentuk ganda dengan parit kecil ditengahnya. Lebar bedengan 70 – 80 cm dan tinggi disesuaikan kondisi lahan.

Lahan yang landai, bedengan tidak perlu dibuat tinggi, sedangkan pada lahan yang datar, bedengan dibuat tingginya 30 cm dan diusahakan tidak tergenang air saat turun hujan nanti.  Jarak antar bedengan adalah 3 – 4 meter. Sistem bedengan ganda ini akan memudahkan kita dalam melakukan perawatan tanaman dan penggenangan ( saat bedengan di-leb ).

 Setelah membuat bedengan, maka saatnya pemberian pupuk dasar tanaman semangka hibrida TT Dragon. Tanah harus memiliki pH yang netral, apabila pH tanah dibawah angka 6 maka taburkan kapur Dolomit sampai diperoleh pH yang normal. Selanjutnya biarkan tanah selama 7 – 10 hari.

Taburkan juga pupuk kandang sebanyak 1 – 1,5 kg/tanaman. Selain pupuk organik/pupuk kandang, dapat juga ditambahkan pupuk kimiawi. Yaitu menggunakan TSP/SP-36, KCl dan ZA dengan yang dicampur sebanyak 100 gr/tanaman ( perbandingan pupuk 2 : 1 : 1 ).

Pupuk ditebarkan pada bedengan dan aduk hingga tercampur rata, biarkan tersiram air hujan atau air siraman hingga basah.Segera bedengan dipasang mulsa setelah tersiram air hujan/air siraman. Selanjutnya buat lubang tanam dengan jarak 80 – 90 cm di tengah bedengan. Biarkan tanah selama 10 – 14 hari baru dilakukan penanaman bibit semangka hibrida TT Dragon.

BACA JUGA : SEMANGKA BERBIJI

CARA MENANAM SEMANGKA HIBRIDA TT DRAGON

Cara menanam semangka hibrida TT Dragon mulai dari cara semai benih semangka hingga cara menanam bibit semangka hibrida TT Dragon. Siapkan benih dengan cara direndam dalam air hangat yang ditambahkan ZPT atau mengguanakan air bawang merah, dan direndam selama 3 – 5 jam untuk mempercepat perkecambahan.

Setelah direndam, benih semangka hibrida TT Dragon ditiriskan dan dikecambahkan dengan cara dibungkus dalam kain basah atau menggunakan kertas koran. Benih semangka akan berkecambah pada waktu 2 – 3 hari kemudian. Sambil menunggu benih berkecambah, kita menyiapkan media polybag untuk tempat semainya.

Media semai haruslah tanah yang kaya akan humus dan halus. Menggunakan campuran media tanah, pupuk kandang/kompos dan arang sekam ( bila ada ). Bahan-bahan media tadi diayak dulu sampai halus. Perbandingan antara tanah, arang sekam dan pupuk organik adalah 2 : 1 : 1. Atau bila tidak menggunakan arang sekam berarti tanah dan pupuk organik 1 : 1.

Masukkan media pada polybag dan diletakkan pada lokasi  yang terlindungi dari air hujan dan sinar matahari langsung. Bisa menggunakan naungan berupa plastik atau jaring yang bisa dibuka tutup pada jam-jam tertentu. Bibit semangka hibrida TT Dragon mulai dipindahkan setelah berumur 7 – 10 hari setelah tanam.

Setelah bibit semangka hibrida TT Dragon muncul 2 – 3 daun sejati, dapat dipindahkan ke bedengan yang telah dipersiapkan sebelumnya. Penanaman sebaiknya dilakukan pada sore hari. Sebelum melakukan penanaman, lubang tanam disiram air hingga basah ( bila tidak turun hujan ). Kemudian bibit semangka hibrida TT Dragon dikeluarkan dengan hati-hati dari polybag jangan sampai medianya rusak.

Setelah selesai ditanam, ditutup dengan tanah di sekeliling lubang tanam dan agar bibit tidak layu karena baru dipindahkan, maka sebaiknya bibit disiram air hingga basah. Cara ini juga dapat meminimalisir gangguan jangkrik.

PERAWATAN TANAMAN SEMANGKA HIBRIDA TT DRAGON

1. PENGAIRAN pada tanaman semangka hibrida TT Dragon disesuaikan dengan kondisi tanah dan cuaca. Pemberian air harus menggunakan cara yang tepat dan dilakukan secara teratur dan rutin untuk mendapatkan pertumbuhan tanaman yang baik dan mencegah buah mengecil atau pecah buah.

Pengairan dilakukan lebih sering saat awal-awal penanaman karena tanaman cenderung membutuhkan banyak air. Bila pertumbuhan akar sudah meningkat dan dapat mencengkeram tanah dengan kuat maka pemberian air juga menjadi berkurang. Setelah memasuki fase pembungaan, pemberian air ditingkatkan lagi.

Begitu memasuki fase pembentukan buah, pemberian air dikurangi intensitasnya. Hal tersebut karena akan mempengaruhi besarnya buah semangka hibrida TT Dragon yang akan terbentuk. Pemberian air yang sedikit dapat menyebabkan ukuran buah yang terbentuk menjadi kecil. Demikian juga saat memasuki pemasakan buah, pengairan dapat dikurangi.

Hal tersebut karena pemberian air yang berlebihan dapat menyebabkan pecah buah semangka. Selain itu, pemberian air yang berlebih justru menyebabkan rasa manis buah berkurang. Penyiraman dilakukan setiap 3 hari sekali dan disesuaikan kondisi.

2. MENGATUR POSISI RANTING yaitu mengatur batang utama dan ranting pada sisi bedengan supaya tampak rapi dan memudahkan selama pemeliharaan.

3. PENYIANGAN dilakukan apabila gulma banyak tumbuh dan mengganggu tanaman pokoknya.

4. PEREMPELAN BUAH dilakukan terhadap buah yang tidak normal juga terhadap buah yang terdapat pada daun pertama sampai daun ke-13. Buah yang dipelihara adalah buah pada daun ke-14 keatas. Agar bentuk buah dapat maksimal, sisakan 2 – 3 buah saja per pohonnya.

5. PEMBERIAN PUPUK DAUN dimaksudkan untuk mensuplai unsur hara mikro yang tidak dapat diserap oleh akar. Pemupukan daun dilakukan dengan cara menyemprotkan ke seluruh permukaan daun secara merata. Pupuk daun yang tepat bisa dikonsultasikan di Toko pertanian Online LMGA Agro.

PEMUPUKAN SUSULAN SEMANGKA HIBRIDA TT DRAGON

  1. Pupuk susulan ke-1 berumur 10 hari setelah tanam,  mengocorkan pupuk NPK 16 dengan dosis 5 g NPK/300 ml air untuk satu tanaman. Pemupukan selanjutnya dilakukan setiap 4 – 5 hari sekali dengan penambahan dosis secara berkala.
  2. Pupuk susulan ke-2,  menggunakan pupuk ZA setelah berumur 14 hari setelah tanam sebanyak 10 g/tanaman. Pupuk dilarutkan dalam 400 ml air dan dikocorkan pada pangkal batang.
  3. Pupuk susulan ke-3, menggunakan pupuk NPK dan ZA dengan perbandingan 1 : 2, pada umur 18 hari setelah tanam dengan dosis 15 g/tanaman. Pupuk dilarutkan dalam 600 ml air dan dikocorkan pada pangkal tanaman.
  4. Pupuk susulan ke-4, menggunakan pupuk TSP, ZA dan KCL ( 2 : 2 : 1 ) saat umur tanaman 22 hari setelah tanam dengan dosis 50 g/lubang pupuk. Pupuk dilarutkan dalam 500 ml air dan dikocorkan di lubang pupuk ( dibuat ditengah-tengah antara 2 tanaman ). Bila musim hujan, pupuk ditaburkan saja.
  5. Pupuk susulan ke-5, menggunakan pupuk TSP, ZA dan KCl ( 3 : 2 : 2 ) diberikan saat berumur 26 hari setelah tanam dengan dosis 70 g/lubang pupuk. Dilarutkan dalam 500 ml air dan dikocorkan pada lubang diantara 2 tanaman. Bila cuaca hujan, pupuk cukup ditaburkan.
  6. Pupuk susulan ke-6, menggunakan pupuk TSP, KCl dan ZA ( 4 : 2 :  2 ) saat tanaman berumur 30 hari setelah tanaman dengan dosis 80 g/lubang pupuk. Dialrutkan dalam 500 ml air dan cara aplikasi sama dengan pupuk kelima.
  7. Pupuk susulan ke-7, menggunakan pupuk TSP, KCl dan ZA ( 5 : 3 : 2 ) saat tanaman berumur 34 hari setelah tanam dengan dosis 100 g/lubang pupuk dilarutkan dalam 500 ml air dan cara aplikasi yang sama dengan pupuk keenam.
  8. Pupuk susulan ke-8, menggunakan pupuk NPK 15 dan KCl ( 1 : 1 ) pada umur 38 hari setelah tanam dan dosis sebesar 120 g/lubang pupuk. Dilarutkan dalam air 500 ml air dan cara aplikasi pupuk sama dengan pupuk ketujuh.
  9. Pupuk susulan ke-9, menggunakan pupuk NPK 15 dan KCl ( 1 : 1 ) saat tanaman berumur 42 hari setelah tanam dan dosisnya 140 g/lubang pupuk. Dilarutkan dalam 750 ml air dan cara aplikasi sama dengan pupuk ke-8.
  10. Pupuk susulan ke-10, menggunakan pupuk KCl dengan dosis 150 g/lubang pupuk. Dilarutkan dalam 1 liter air saat tanaman berumur 50 hari setelah tanam.

PENGENDALIAN HAMA PENYAKIT TANAMAN SEMANGKA

Pengendalian hama dan penyakit tanaman budidaya penting dilakukan dan apabila kita mampu mengatasi serangan hama dan penyakit tidak menjadi meluas, maka produksi yang kita peroleh dapat tinggi dan memuaskan. Budidaya tanaman semangka hibrida TT Dragon juga sama dengan budidaya tanaman lain, tidak lepas dari gangguan hama dan penyakit tanaman.

Adanya serangan hama dan penyakit tanaman tergantung juga dari teknik budidaya yang dilakukan, termasuk di dalamnya adalah pemupukan yang berimbang, sanitasi dan kebersihan kebun, pengairan dan lain-lain. Selain teknik budidaya, faktor pemilihan benih yang tepat juga dapat mempengaruhi serangan hama dan penyakit tanaman.

Cara menanam semangka tidaklah sulit, namun tak jarang banyak kendala yang muncul dan harus dihadapi di lapangan. Salah satu kendala yang cukup berat adalah serangan hama dan penyakit tanaman budidaya kita.

BACA JUGA : SEMANGKA MEGA FLOWER, BUAH BESAR TAHAN HAMA PENYAKIT

Hama-Hama Utama Tanaman Semangka

1. Jangkrik/Gangsir menyerang pangkal batang terutama pada tanaman muda. Pencegahan denagn membersihkan areal kebun, menutup lubang mulsa dengan tanah atau potongan bambu. Penyemprotan insektisida menggunakan Curacron, Decis atau Decis.

2. Pengerek Daun menyerang daun dan batang tanaman muda menyebabkan daun berlubang hingga tinggal tulan-tulang daunnya. Pencegahan dengan tidak menanam berdekatan tanaman yang satu famili. Pengendalian dengan menyemprotkan Curacron atau Regent. 

3. Ulat Grayak memakan daun dan batang tanaman yang masih muda. Ulat tanah bagian yang diserang sama namun waktu menyerang ulat tanah adalah pada malam hari, sehingga penyemprotan dilakukan malam hari. Pengendalian kimia menggunakan insektisida  Curacron  dan Regent. 

4. Lalat Buah menyerang buah yang masih kecil dengan cara menyuntikkan telurnya ke dalam buah. Telur-telur tersebut akan menetas dan menjadi larva  yang kemudian memakan daging buah sehingga buah menjadi menguning, busuk dan akhirnya rontok. Pengendalian mekanis dengan memasang perangkap lalat buah. Penyemprotan insektisida beraroma tajam seperti Curacron.

5. Aphids dan Thrips merupakan hama jenis kutu-kutuan yang menyerang tanaman muda dengan menghisap cairan pada daun hingga daun menjadi mengkerut dan mengeriting. Pencegahan dapat dilakukan dengan selalu menjaga kebersihan lingkungan dan membasmi tanaman inangnya. Penyemprotan menggunakan akarisida berbahan aktif abamectin seperti Bamex, demolish atau Agrimec.

6. Kutu Kebul Bemisia tabaci ) menyerang daun meninggalkan bercak nekrotik pada daun karena sel-sel dan jaringan daun yang rusak. Kutu ini juga merupakan vektor penyebab virus Gemini yang menyebabkan penyakit Bule/Bulai. Secara teknis, dikendalikan dengan cara mencabut tanaman yang sudah terinfeksi lalu dimusnahkan dengan cara dibakar di tempat yang jauh. Penyemprotan dilakukan terhadap hama kutu kebulnya, sedangkan untuk mencegah terkena virusnya, menggunakan benih yang toleran virus Gemini.

Penyakit-Penyakit Utama Tanaman Semangka

1. Rebah semai ( Dumping-Off ) biasanya terjadi pada bibit semangka di persemaian. Gejala bibit yang terserang penyakit ini adalah batangnya berwarna coklat, bibit menjadi rebah lalu mati. Pencegahan menggunakan fungisida karbendazim pada benih atau disemprotkan fungisida Antracol.

2. Layu Fusarium penyebabnya adalah Fusarium oxysporum. Gejala tanaman yang terkena cendawan ini adalah tanaman yang tampak segar di pagi hari dan tampak layu bila siang hari dan kembali segar saat sore hari. Gejala ini dapat berlangsung beberapa hari hingga kemudian tanaman menjadi mati.

3. Antraknosa menyebabkan timbulnya bercak-bercak coklat pada daun, berubah menjadi kemerahan dan akhirnya daun mati. Jika menyerang buah, buah menjadi busuk ditandai adanya bulatan berwarna merah yang lama-lama akan melebar. Pengendalian dengan membuang jauh buah-buah dengan gejala tersebut. Penyemprotan menggunakan fungisida Antracol atau Dithane. 

4. Layu Bakteri menyebabkan tanaman menjadi layu permanen. Tampak saat batang dibelah melintang, pembuluh xylem berwarna hitam. Pengendalian dengan cara mencabut tanaman yang terinfeksi lalu tanaman dibuang. Penyemprotan bakterisida seperti Agrimycin.

5. Embun Tepung ( Powdery mildew ) tampak adanya tepung putih pada daun dan batang yang terinfeksi. Hingga daun dan batang berwarna coklat lalu mengkerut. Tanaman akan menjadi kerdil dan lemah karena pertumbuhan terhambat. Dikendalikan mengunakan fungisida yang sesuai.

6. Penyakit Virus Water Melon Virus ( WMV ) dapat menyebabkan daun melepuh, belang-belang, daun berubah bentuk/mengkerut, pertumbuhan kerdil dan terdapat rekahan membujur pada batang. Pengendalian dengan memusnahkan tanaman yang terinfeksi, rotasi tanaman dan menyemprot hama vektornya yaitu Aphids dan Thrips.

7. Bercak Daun menyebabkan adanya bercak-bercak hitam kecoklatan berbentuk bulat dan menyebar hingga daun mengering. Penyebabnya adalah cendawan patogen. Pengendalian dengan melakukanpergiliran tanaman, sanitasi tanaman dan mencegah jangan sampai lingkungan lembab. Penyemprotan menggunakan fungisida Dithane, Antracol atau Score.

PANEN TANAMAN SEMANGKA HIBRIDA TT DRAGON

Panen tanaman semangka hibrida TT Dragon dilakukan pada umur 60 – 65 hari setelah tanam dengan berat rata-rata buah adalah 12 – 15 kg. Buah semangka hibrida TT Dragon yang masak menunjukkan ciri-ciri warna kulit yang memudar dan sulur pada pangkal tangkai buah yang mengering.

Waktu panen tanaman semangka hibrida TT Dragon sebaiknya setelah embun sudah kering, sekitar pukul 09.00 dan cuaca yang cerah ( tidak turun hujan ) agar buah tidak mudah membusuk. Buah semangka hibrida TT Dragon yang dipetik disertakan juga tangkai buahnya agar dapat bertahan lama saat disimpan.

Demikian artikel tentang Benih semangka Hibrida TT Dragon dari Known-You Seed. Benih dapat dibeli di Toko pertanian online LMGA Agro, hubungi P. Budi 082141747141 ( telepon ) dan 08125222117 ( SMS/WA ). Kami juga melayani konsultasi gratis mengenai cara menanam semangka yang baik dan benar.

Toko Pertanian Online LMGA Agro menyediakan berbagai varietas sayur dan buah hibrida dan unggul, berbagai jenis pupuk dan pestisida juga alat-alat pertanian kebutuhan bercocok tanam Anda.

LMGA Agro siap mengirim pesanan Anda juga benih Semangka hibrida TT Dragon  ke alamat Anda dengan cepat dan tepat waktu. Bersama jasa ekspedisi seperti JNE, TIKI, POS dan KI8, pesanan Anda akan tiba dengan cepat. Semoga bermanfaat dan selamat mencoba.

 

 

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *