
Unsur hara tanaman makro mikro dan pengaruh saat kelebihan kekurangan petani harus mengetahui dengan baik dan benar.
Toko pertanian Lmga Agro Hubungi bapak Budi Telp. 082141747141.
Toko pertanian terdekat kami menjual Pupuk NPK, Pupuk Mikro, Pupuk Daun, ZPT, Pestisida, Benih tanaman hortikultura hingga sparepart kebutuhan usaha berkebun anda.
Kita akan ulas detail kajian tentang unsur hara makro dan mikro bagi tanaman yang harus anda ketahui.
Pengetahuan tentang pupuk menjadi info penting bagi petani.
Mari kita kembali pada pada pokok ulasan tentang unsur hara tanaman yang menjadi pokok bahasan kita kali ini.
Jadi pembaca serta pembaca semua bisa jelas paham nantinya.
Pada tulisan ini team toko pertanian terdekat Lmga Agro akan mengulas tentang : Unsur hara, Unsur hara tanaman, Unsur hara makro dan mikro, Unsur hara makro, Unsur hara mikro, Unsur hara esensial yang tentunya sangat bermanfaat bagi petani semua.
Unsur hara adalah merupakan zat yang jadi kebutuhan utama menunjang pertumbuhan dan perkembangan tumbuhan dan hewan.
Jadi keberadaan unsur hara ini sangat penting serta wajib ada. Rev. 18/07/23.
Zat hara yang menyusun unsur tanah bertindak sebagai nutrien atau nutrisi tanaman dan hewan yang ada dalam tanah.
Memperkaya kandungan zat mineral tanah sehingga menjadi subur adalah menjadi fungsi unsur hara.
Unsur hara tanaman terserap dalam bentuk ion- ion.
Bentuk seperti ini menyebabkan nutrisi tanaman jadi dengan cepat bisa terserap oleh tanaman.
Ion ion dalam tanah yang dibutuhkan oleh tumbuhan salah satu contohnya adalah : Mg2+ dan NO3-.
Ini sangat penting saat sintesa protein dan pembentukan klorofil daun.
Baca Juga : Jual Pupuk Plant Catalyst 2006 Murah Penuhi Nutrisi Tanaman
Unsur Hara Makro Dan Mikro Tanaman

Unsur hara tanaman bisa dari unsur makhluk hidup dan unsur elemen yang tak hidup seperti air, mineral hingga gas.
Secara garis besar unsur hara tanaman kita bagi unsur hara makro dan mikro.
Nanti kita ulas jelas dan detail bagaimana unsur hara makro serta unsur hara mikro berperan bagi aspek tanaman.
Sekaligus bagaimana unsur hara ini jadi unsur hara esensial meningkatkan hasil panen.
Contoh unsur hara yang dari udara dan juga berperan besar adalah Oksigen (O2), Karbon (C) dan Hidrogen (H).
Kesempatan ini kami lebih mengulas mengenai pengertian unsur hara yang dibutuhkan tanaman.
Pembaca serta petani juga harus paham dari mana saja tanaman memperoleh unsur hara tanaman ini.
Serta bagaimana kita bisa memastikan bahwa nutrisi dari budidaya tanaman kita dalam keadaan cukup.
Unsur hara tanaman adalah senyawa organik dan anorganik yang ada dalam tanah atau dengan kata lain nutrisi yang terkandung dalam tanah.
Lalu apa yang dimaksud unsur hara dalam tanah??
Tumbuh kembang tanaman membutuhkan zat hara, terutama yang menghasilkan buah dan umbi.
Pertumbuhan generatif dan vegetatif tanaman terpangaruh zat hara tanah maupun udara.
Pada dasarnya tanaman memerlukan unsur hara hingga mencapai 16 macam unsur anorganik.
Dan berdasarkan tingkat kebutuhannya, unsur tanah dapat kita bagi menjadi 2 bagian yaitu unsur hara makro dan mikro.
Pengertian Unsur Hara Makro adalah zat yang dibutuhkan oleh tanaman dalam jumlah besar.
Termasuk unsur hara makro meliputi Nitrogen (N), Phospor (P), Kalium (K), Calsium (Ca), Sulfur (s) hingga Magnesium (Mg).
Maka pengertian Unsur Hara Mikro adalah zat yang dibutuhkan tanaman dalam jumlah kecil/sedikit.
Maka yang termasuk unsur hara mikro adalah Besi (Fe), Tembaga (Cu), Seng (Zn), Mangan (Mn), Molibdenum (Mo), Boron (B), Natrium (Na) hingga Chlor (Cl).
Unsur hara makro dan mikro bisa kita penuhi saat kita aplikasi jenis pupuk. Dimana pupuk akan selalu ada kandungan hara dalam setiap kemasan.
Penyusun Hara Makro Dan Mikro

Kebutuhan unsur hara ini mutlak bagi setiap tanaman hingga tidak bisa kita gantikan dengan unsur yang lain.
Meskipun kadar kebutuhan yang berbeda sesuai jenis tanamannya sebab jika kekurangan unsur hara akan menghambat pertumbuhan hingga hasil tanaman juga akan turun.
Unsur hara makro dan unsur hara mikro merupakan dari pengertian unsur hara esensial.
Yang mana kurangnya unsur penyusun menyebabkan pertumbuhan tanaman tidak normal bahkan kematian.
Selain unsur hara esensial, ada juga unsur hara non esensial.
Pengertian unsur hara non esensial yaitu unsur hara yang berperan sedikit namun kebutuhannya dapat digantikan unsur lainnya.
Tanaman yang mengalami kelebihan dan kekurangan unsur hara tanaman baik makro maupun mikro akan memberi respon yang berbeda.
Unsur hara akan terserap oleh akar tanaman dalam bentuk ion – ion tanaman.
Ion ion dalam tanah yang dibutuhkan oleh tumbuhan antara lain bisa kita jelaskan dalam gambaran tulisan kita berikutnya.
Berikut ini adalah ciri – ciri dari tanaman jika mengalami kelebihan hingga kekurangan unsur zat hara.
1. Nitrogen (N)

Pengertian Nitrogen adalah unsur hara makro utama yang dibutuhkan semua tanaman dalam jumlah yang banyak.
Hal ini menunjukkan bagaimana pentingnya unsur hara Nitrogen bagi tanaman.
Fungsi Nitrogen bagi tanaman merupakan unsur yang sangat penting untuk pembentukan protein, daun-daunan hingga berbagai persenyawaan organik lainnya.
Nitrogen bila kita tinjau dari berbagai sudut, mempunyai pengaruh positif sebagai berikut:
- Besar pengaruhnya dalam menaikkan potensi pembentukan daun-daun dan ranting.
- Mempunyai pengaruh positif terhadap kadar protein pada rumput dan tanaman makanan ternak dan lainnya.
- Pada berbagai tanaman gandum unsur hara tanaman ini menaikkan kadar protein pada butir gandum.
Gejala kekurangan unsur Nitrogen (N) :
- Warna daun yang hijau agak kekuningan selanjutnya berubah menjadi kuning.
- Daun menjadi kering dan berwarna merah kecoklatan.
- Pada fase dewasa pertumbuhan yang terhambat ini akan berpengaruh terhadap pembuahan selanjutnya buah tidak sempurna, umumnya kecil dan cepat matang.
Gejala kelebihan unsur Nitrogen (N) :
- Tanaman akan tampak terlalu subur, ukuran daun akan menjadi lebih besar.
- Batang menjadi lunak dan berair (sekulensi) hal ini akan menyebabkan mudah rebah hingga mudah terserang penyakit.
- Penundaan pembentukan bunga, bahkan mudah lebih mudah rontok dan buah masak cenderung terlambat.
2. Fosfor (P)
Gejala kekurangan unsur Fosfor (P) :
- Warna daun akan tampak tua dan sering tampak mengkilap kemerahan.
- Tepi daun bercabang.
- Batang terdapat warna merah ungu yang lambat laun berubah menjadi kuning.
- Jika tanaman berbuah, buahnya kecil, tampak jelek dan lekas matang.
Gejala kelebihan unsur Fosfor (P) :
- Tanaman tumbuhan kerdil.
- Warna daun berubah menjadi ungu atau coklat mulai dari ujung-ujung daun.
3. Kalium (K)
Gejala kekurangan unsur Kalium (K) :
- Daun terlihat lebih tua.
- Batang dan cabang lemah dan mudah rebah.
- uncul warna kuning pada tepi daun yang sudah tua yang akhirnya mengering dan rontok.
- Daun keriting mulai daun yang paling tua.
- Kematangan buah terhambat.
- Ukuran buah menjadi lebih kecil hingga bisa menyebabkan mudah rontok.
4. Calsium (Ca)
Kalsium penting untuk tanaman dan tanah. Unsur hara tanaman Kalsium merupakan bagian dari semua sel tanaman. Pada dalam tanaman, ia bersifat immobial.
Ia tidak bergerak dari daun-daun muda, sehingga menyediakan kalsium yang berkesinambungan sangat mutlak selama siklus hidup tanaman yang bersangkutan.
Bagi tanah kalsium yang seimbang jumlahnya dapat memperbaiki struktur tanah. Jadi unsur Kalsium sangat penting bagi tanaman anda.
Gejala kekurangan unsur Kalsium (Ca) :
- Tepi daun muda yang mengalami klorosis.
- Kuncup-kuncup muda akan mati karena perakaran yang kurang sempurna./li>
- Kalaupun ada daun yang muncul, warnanya akan berubah dan jaringan pada beberapa tempat pada helai daun akan mati.
Gejala kelebihan unsur Kalsium (Ca) :
- Akar tanaman tidak mampu tumbuh memanjang dengan cepat.
- Menghalangi pertumbuhan serta mekar daun muda hingga pucuk tanaman.
- Menghalangi pertumbuhan bagian tepi daun, oleh karena itu daun bisa menjadi keriting.
5. Magnesium (Mg)
Gejala kekurangan unsur Magnesium (Mg) :
- Daun mengalami klorosis dan tampak ada bercak-bercak coklat.
- Daun yang semula hijau segar menjadi kekuningan dan tampak pucat.
- Warna kekuningan ini pun timbul di antara tulang-tulang daun.
- Daun mengering dan kerap kali langsung mati.
Gejala kelebihan unsur Magnesium (Mg) :
- Daun berwarna kuning, hal ini terjadi karena pembentukan klorofil terganggu.
- Pada tanaman jagung kekahatan Mg terlihat pada daun adanya garis-garis kuning yang agak menonjol.
- Sedangkan pada daun-daun muda keluar lender terutama bila kekahatan sudah berlanjut.
6. Belerang (S)
Tanaman akan menyerap unsur hara Belerang sebagai anion SO42-. Peranan fisiologisnya analog dengan nitrogen, sebab nitrogen dan belerang atau sulfur merupakan unsur yang menyusun protein.
Peranan unsur belerang (S) adalah :
- Sebagai koenzim yang terlibat dalam rantai transfer electron pada respirasi hingga fotosintesis.
- Bahan produksi sekunder yang mudah menguap.
Gejala kekurangan unsur belerang (S) :
- Daun muda yang berubah menjadi hijau muda, kadang-kadang tampak tidak merata, sedikit mengkilap agak keputihan lantas berubah menjadi kuning kehijauan.
- Pertumbuhan tanaman akan terhambat, kerdil, berbatang pendek dan kurus.
7. Besi (Fe)
Fungsi lain Fe ialah sebagai pelaksana pemindahan electron dalam proses metabolisme.
Gejala kekurangan unsur Besi (Fe) :
- Pada daun muda, mula-mula secara bertempat-tempat daun berwarna hijau pucat hingga hijau kekuningan.
- Tulang daun tetap berwarna hijau serta jaringannya tidak mati.
- Pada tulang daun terjadi klorosis yang tadinya berwarna hijau berubah menjadi warna kuning sehingga ada pula yang menjadi warna putih.
8. Mangan (Mn)
Gejala kekurangan unsur Mangan (Mn) :
- Tanaman berdaun lebar, interveinal chlorosis pada daun muda mirip kekahatan Fe tapi lebih banyak menyebar sampai ke daun yang lebih tua.
- Pada serealia bercak-bercak warna keabu-abuan sampai kecoklatan dan garis-garis pada bagian tengah hingga pangkal daun muda.
9. Seng (Zn)
Gejala kekurangan unsur Seng (Zn) :
- Pertumbuhan tanaman terhambat sehingga menjadi kerdil.
- Ruas-ruas batang pohon memendek.
- Pertumbuhan daun mengecil dan mengumpul (resetting).
- Klorosis pada daun-daun muda dan intermedier serta adanya nekrosis.
Baca Juga : Mengenal Manfaat Dan Jenis Pupuk
10. Tembaga (Cu)
Fungsi Tembaga (Cu) sebagai unsur hara antara lain: mengaktifkan enzim sitokrom-oksidase, askorbit-oksidase, asam butirat-fenolase hingga laktase.
Sedangkan untuk peranan Tembaga (Cu) adalah :
- Perlu dalam metabolisme protein dan karbohidrat.
- Berperan terhadap perkembangan tanaman generatif.
- Berperan terhadap fiksasi N secara simbiotis dan penyusunan lignin.
Gejala kekurangan unsur Tembaga (Cu) :
- Pembungaan hingga pembuahan terganggu.
- Warna daun muda kuning dan kerdil.
- Daun-daun lemah, layu hingga pucuk mengering serta batang.
- Tangkai daun lemah.
Baca Juga : Toko Pupuk Pertanian Terdekat Penuhi Kebutuhan Nutrisi Pertanian
11. Molibdenum (Mo)
Fungsi Mo sebagai unsur hara adalah mengaktifkan enzim nitrogenase, nitrat reduktase hingga xantine oksidase.
Gejala kekurangan unsur Molibdenum (Mo) :
- Pertumbuhan tanaman terhambat.
- Daun menjadi pucat hingga mati.
- Pembentukan bunga terlambat.
12. Boron (B)
Fungsi boron sebagai unsur hara antara lain berperanan dalam metabolisme asam nukleat, karbohidrat, protein, fenol hingga auksin.
Gejala kekurangan unsur Boron (B) :
- Pertumbuhan terhambat pada jaringan meristematik (pucuk akar).
- Mati pucuk (die back).
- Mobilitas rendah.
- Buah yang sedang berkembang sangat rentan terserang penyakit.
13. Klor (Cl)
Klor berfungsi sebagai pemindah hara tanaman dan meningkatkan osmose sel.
Juga mencegah kehilangan air yang tidak seimbang dan memperbaiki penyerapan ion lain.
Unsur ini untuk pohon kelapa dan kelapa sawit merupakan hara makro yang penting.
Juga berperan dalam fotosistem II dari proses fotosintesis, khususnya dalam evolusi oksigen.
Gejala kekurangan unsur Klor (Cl) :
- Pola percabangan akar abnormal.
- Gejala wilting (daun lemah dan layu.
- Warna keemasan (bronzing) pada daun.
- Pada tanaman kol daun berbentuk mangkuk.
Unsur hara berupa ion ion dalam tanah yang dibutuhkan oleh tumbuhan antara lain tadi sudah saya jelaskan dengan lengkap dan detail.
Begitu pula saat tanaman dalam posisi kelebihan serta kekurangan unsur hara.
Baca Juga : Strategi Pengolahan Tanah Di Musim Penghujan
Unsur Hara Tanaman: Rahasia Sukses Pertumbuhan Tanaman yang Subur
Mengoptimalkan pertumbuhan tanaman menjadi hal yang sangat penting bagi para petani dan pecinta tanaman.
Maka petani Indonesia harus mengetahui info penting berkaitan dengan pupuk ini.
Salah satu kunci utama untuk mencapai hasil yang subur adalah memastikan unsur hara tanaman terpenuhi dengan baik.
Pengertian mengenai unsur hara merujuk pada nutrisi esensial yang diperlukan tanaman untuk tumbuh dengan baik.
Nutrisi tersebut mencakup makro (nitrogen, fosfor, dan kalium) serta mikro (zat besi, mangan, boron, dan lain-lain).
Tanaman yang mendapatkan unsur hara dengan cukup akan meningkatkan daya tahan, produktivitas, dan kualitas hasil.
Pentingnya unsur hara tanaman terletak pada pengalaman dan keahlian dalam memberikan nutrisi yang tepat sesuai kebutuhan tanaman.
Seorang ahli pertanian atau pakar agronomi akan mampu menganalisis tanah dan tanaman dengan akurat untuk menentukan kekurangan nutrisi yang diperlukan.
Selain itu, keahlian dalam memilih pupuk organik atau pupuk buatan yang tepat juga menjadi kunci kesuksesan dalam memastikan unsur hara terpenuhi.
Para petani dan pecinta tanaman cenderung mencari informasi dari sumber yang dapat diandalkan dan memiliki otoritas dalam bidang pertanian.
Dalam upaya menghadirkan konten yang informatif, transaksional, komersial, dan mudah dinavigasi, berbagai contoh kasus mengenai pengalaman sukses dalam mengoptimalkan unsur hara tanaman telah dijabarkan.
Contohnya, penggunaan pupuk kompos yang kaya akan zat organik meningkatkan kesuburan tanah secara berkelanjutan.
Penggunaan mikoriza juga membantu meningkatkan penyerapan unsur hara tanaman dari tanah.
Jual Pupuk Tanaman Dengan Unsur Hara Makro Dan Mikro Harga Murah
Selamat datang di toko pertanian LMGA Agro!! Penyedia lengkap unsur hara makro dan mikro dengan harga murah!
Pengalaman dan keahlian kami dalam bidang pertanian telah menjadikan kami sumber otoritatif dan terpercaya dalam menyediakan produk-produk berkualitas untuk tanaman Anda.
Tersedia beragam pupuk organik dan pupuk buatan yang telah teruji dan terbukti efektif jadi unsur hara tanaman penting hasil panen anda.
Selain itu, navigasi yang mudah di website lmgaagro.com kami memastikan Anda dapat dengan cepat menemukan produk yang Anda butuhkan.
Lewat toko pertanian terdekat Lmga Agro anda bisa menemukan berita terkini perihal pupuk hingga pertanian.
Belanja di LMGA Agro bukan hanya transaksi, tetapi juga sumber informasi lengkap tentang kebutuhan hara tanaman.
Dapatkan produk terbaik untuk pertanian Anda dan hasilkan panen yang melimpah bersama kami!
Dengan demikian, diharapkan artikel ini memberikan wawasan yang berharga bagi para petani dan pecinta tanaman dalam mencapai pertumbuhan tanaman yang subur dan sehat.
Kami berharap tulisan dari team toko pupuk pertanian Lmga Agro bisa bermanfaat.
Nanti kita akan berjumpa lagi dalam episode tulisan yang lain yang tidak kalah pentingnya.
Demikian info dari tulisan tentang unsur hara tanaman ini kami sajikan semoga bermanfaat bagi petani serta pembaca semua.
Jika masih ada yang jadi pertanyaan anda juga bisa konsultasi lewat toko pertanian LMGA AGRO, CP bapak Budi melalui Telp. 082 141 747 141.
