Hama yang pernah ada dan menyerang tanaman mentimun antara lain kutu daun Aphis gossypii (Hemiptera: Aphididae), trips Thrips parvispinus (Tysanoptera: Tripidae). kutu kebul Trialeurodes vaporariorum (Hemiptera: Aleyrodidae), lalat pengorok daun Liriomyza huidobrensis (Diptera: Agromyzidae).
Kumbang daun Aulacophora similis (Coleoptera: Chrysomelidae), dan ulat daun Diaphania indica (Lepidoptera: Pyralidae).
Selain itu gejala buah bengkok juga pernah menjumpainya, dengan dugaan penyebabnya oleh serangan kepik Leptoglossus australis (Hemiptera: Coreidae).
Penyakit-penyakit penting yang terdapat pada lahan pertanaman mentimun adalah layu yang penyebabnya nematoda puru akar Meloidogyne arenaria, embun bulu yang penyebabnya Pseudoperonospora cubensis.
Bercak daun yang penyebabnya Alternaria sp. dan Colletotrichum sp. dan penyakit mosaik mentimun yang penyebabnya Cucumber Mosaic Virus (CMV).
Serangga hama yang banyak menimbulkan kerusakan berat dan kehilangan hasil panen adalah lalat pengorok daun L. huidobrensis dan kutu daun A. gossypii.
Kehilangan hasil panen juga terjadi karena munculnya gejala buah bengkok, yang sebagian diduga disebabkan oleh serangan kepik L. australis.
Virus pada tanaman Cucurbitaceae dapat menyebabkan kegagalan panen dan kerugian ekonomi yang tinggi.
Salah satu virus yang terdapat pada Cucurbitaceae dan terbawa benih adalah Squash mosaic virus. SqMV berbahaya karena dapat menyebabkan kerugian yang sangat tinggi dan menjadi penghambat bagi negara penanam Cucurbitaceae seperti Indonesia.
Saat ini permasalahan yang banyak menyebabkan kerugian pada Indonesia adalah adalah penyakit yang penyebabnya oleh Virus.
Penyakit itu seperti yang saya sampaikan pada atas namanya Cucumber Mosaic Virus (CMV) dan Squas mosaic virus (SqMV).
Pada beberapa daerah sentra produksi timun Jawa Timur seperti Kabupaten Kediri, Blitar, Tulungagung dan Nganjuk, virus tanaman ini menjadi momok dan penyakit yang paling petani takuti.
Karena sudah banyak menyebabkan kerugian dan kerusakan pada tanaman dalam waktu yang relatif cepat.
Bahkan kalau daerahnya sudah endemik serangan Virus (CMV) dan SqMV ini tanaman hanya tumbuh normal sampai umur 30 HST, selanjutnya tanaman Stagnan dan tidak mau tumbuh lagi.
Kondisi permasalahan tersebut pada atas memacu semua perusahaan benih yang berproduksi pada Indonesia, untuk berlomba dan berlari adu cepat untuk bisa menciptakan benih unggul.
Benih yang tahan terhadap serangan virus (CMV) dan SqMV, dan hasilnya saat ini sudah mulai menemukan benih yang tingkatannya tahan dan toleran terhadap serangan Virus yang ada.
Sebagai contoh PT. Bisi International (Cap Kapal Terbang) menemukan benih timun antivirus terbaik Harmony Plus, Hercules Plus dan Pesona 54.
PT. East West Seed Indonesia (Cap Panah Merah) menemukan benih timun tahan virus Metavy F1, Zatavy F1 hingga Batara F1.
PT. Bintang Citra Asia menemukan benih timun toleran virus Komandan dan Monas, Diamond Seed menemukan timun tahan virus gemini Tirta F1 dan Bhakti F1.
Obat Hama Tanaman Melon Paling Ampuh. 08125222117 WA/SMS Lmga Agro. Lmga Agro adalah distributor resmi… Read More
Fungisida Paling Ampuh Untuk Busuk Batang Solusi Untuk Petani. 08125222117 WA/SMS Lmga Agro. Lmga Agro… Read More
Pestisida Orondis Fungisida Modern Untuk Perlindungan Maksimal. 08125222117 WA/SMS Lmga Agro. Lmga Agro adalah penyedia… Read More
Akarisida Untuk Cabe Menjaga Tanaman Sehat Dan Produktif. 08125222117 WA/SMS Lmga Agro. Lmga Agro adalah… Read More
Tabas Racun Rumput Herbisida Modern Penakluk Gulma Sawah. 08125222117 WA/SMS Lmga Agro. Lmga Agro adalah… Read More
Antracol Untuk Cabe Fungisida Ampuh Untuk Cabai. 08125222117 WA/SMS Lmga Agro. Lmga Agro adalah pusat… Read More