Categories: Cara

BUDIDAYA TANAMAN TIMUN YANG BAIK DAN BENAR

Hama dan Penyakit Timun

Hama dan penyakit pada timun sebenarnya tidak terlalu banyak. Segera lakukan pemberantasan hama dan penyakit setelah terlihat tanda-tanda serangannya. Cara pemberantasannya antara lain dengan cara mekanis atau eradiksi/pemotongan daun, maupun dengan cara kimia atau penyemprotan pestisida. Perlakuan terbaik adalah dengan jalan pencegahan atau preventif.

HAMA PADA TIMUN

1. HAMA THRIPS
Nimfa dan imago thrips dari ordo Thysamoptera sama-sama merusak tanaman, yaitu meraut dan mengisap cairan sel. Tanda kerusakan awal adalah apabila menghadapkan daun pada sinar matahari akan terlihat bintik berwarna putih sebesar tubuh hama itu sendiri.
Selanjutnya bintik ini meluas dan akhirnya daun menguning dan mengering. Pengendalian serangan hama ini dengan melakukan cara mekanis, yaitu membunuh binatangnya bila terlihat pada batang tanaman.
Untuk cara lainnya adalah dengan jalan memasukkan larutan insektisida ke sarangnya atau lakukan penyemprotan insektisida pada tanaman. Dapat menggunakan Winder 100 EC dengan dosis 1 Cc / Liter atau tambahkan dengan Demolis 18 EC 0.5 Cc/ Liter.
2. JANGKRIK
Pada budidaya tanaman timun jangkrik dari ordo Ortoptera menyerang tanaman timun gherkin muda pada lapangan. Jangkrik ini memotong batang tanaman dan kemudian meninggalkan potongannya pada tempat atau membawanya ke sarangnya.
Pengendaliannya sama dengan pengendalian pada thrips.
3. ULAT TANAH (Agrotis ipsilon)
Ulat tanah ini berwarna hitam dan menyerang tanaman terutama yang masih muda. Dengan gejalanya batang tanaman terpotong pada sekitar leher akar.
Lakukan pengendalian ulat tanah ini dengan menggunakan Insektisida Biologi TUREX yang tercampur dengan Dedak halus yang tercampur dengan irisan daun pepaya.
Untuk Dosisnya TUREX 100 Gram campur dengan dedak halus 1 Kg campur rata dengan Irisan daun pepaya sampai rata.
Selanjutnya berikan campuran pada pangkal Tanaman 1 sendok per tanaman. Lakukan pemberian pada sore hari karena sifat dari ulat tanah ini keluar dan makan pada malam hari.
4. OTENG-OTENG atau Kutu Kuya (Aulocophora similis Oliver).
Berupa hewan Kumbang daun berukuran 1 cm dengan sayap kuning polos. Gejala serangannya dengan merusak dan memakan daging daun sehingga daun bolong. Dan pada serangan berat, daun akan tinggal tulangnya.
Pengendaliannya bisa menggunakan STOPPER + PROMECTIN 60 EC.
5. LALAT BUAH  (Dacus cucurbitae Coq.)

Berupa hewan Lalat dewasa berukuran 1-2 mm yang menyerang mentimun muda untuk sebagai tempat bertelur. Gejala serangannya dengan memakan daging buah sehingga buah abnormal dan membusuk.

Page: 1 2 3 4 5

lmgaagro
Share
Published by
lmgaagro

Recent Posts

Melon Merlin F1 Benih Unggul Untuk Petani Budidayakan

Melon Merlin F1 Benih Unggul Untuk Petani Budidayakan. 08125222117 WA/SMS Lmga Agro. Lmga Agro menghadirkan… Read More

Maret 17, 2026

Bibit Cabai ORI 212 Benih Unggul Kualitas Terbaik

Bibit Cabai Ori 212 Benih Unggul Kualitas Terbaik. 08125222117 WA/SMS Lmga Agro. Lmga Agro merupakan… Read More

Maret 7, 2026

Obat Hama Tanaman Melon Paling Ampuh

Obat Hama Tanaman Melon Paling Ampuh. 08125222117 WA/SMS Lmga Agro. Lmga Agro adalah distributor resmi… Read More

Februari 28, 2026

Fungisida Paling Ampuh Untuk Busuk Batang Solusi Untuk Petani

Fungisida Paling Ampuh Untuk Busuk Batang Solusi Untuk Petani. 08125222117 WA/SMS Lmga Agro. Lmga Agro… Read More

Februari 24, 2026

Pestisida Orondis Fungisida Modern Untuk Perlindungan Maksimal

Pestisida Orondis Fungisida Modern Untuk Perlindungan Maksimal. 08125222117 WA/SMS Lmga Agro. Lmga Agro adalah penyedia… Read More

Februari 19, 2026

Akarisida Untuk Cabe Menjaga Tanaman Sehat Dan Produktif

Akarisida Untuk Cabe Menjaga Tanaman Sehat Dan Produktif. 08125222117 WA/SMS Lmga Agro. Lmga Agro adalah… Read More

Januari 31, 2026