Categories: Cara

BUDIDAYA TANAMAN TIMUN YANG BAIK DAN BENAR

Agroklimat (tanah dan iklim)

Faktor penting dalam setiap penanaman adalah Agroklimat (tanah dan iklim). Lokasi yang cocok untuk budidaya tanaman timun adalah di tempat dengan ketinggian 200 – 800 m dpl (dari permukaan laut) dan masih toleran sampai 1.000 m dpl atau kurang dari 200 m dpl.

Ketinggian tempat ini sangat terkait dengan iklim setempat. Jenis tanah yang cocok adalah regosol dan latosol yaitu lempung ringan berdrainase baik. Selain itu juga tanah yang gembur, banyak mengandung bahan organik dengan solum (kedalaman tanah) dalam. pH tanah 5,5 – 7,5.

Iklim yang cocok adalah suhu udara 20 – 32 derajat C, kelembaban udara 50% – 85%, curah hujan 200 – 400 mm/bulan, cahaya matahari 350 – 400 cal/mm2 setiap hari.

Perawatan Tanaman

Perawatan tanaman untuk budidaya tanaman timun dimulai ketika tanaman berumur 5 – 10 hari. Pada umur 5 HST biasanya petani melakukan penyulaman pada lubang-lubang tanam yang kosong (tidak tumbuh) dan penjarangan pada lubang tanam yang berisi 3 tanaman/lebih.

Setelah kegiatan penyulaman dilanjutkan dengan penyiangan terhadap rumput dan penutupan rongga tanah disekitar lubang tanam untuk memperkokoh tegaknya batang timun.

Kegiatan selanjutnya adalah pemopokan. Pemopokan tujuannya untuk menutup rerumputan yang tumbuh pada atas bedengan serta memberi efek dingin pada media tumbuh sehingga akar dapat tumbuh dan berkembang dengan baik.

Setelah pemopokan selesai dilanjutkan dengan pemasangan lanjaran/teturus. Kebutuhan lanjaran/teturus adalah 45.000 – 50.000 batang/hektar. Harga teturus Rp. 25,00 – Rp. 30,00/batang.

Pada umur 12 HST dilakukan pemupukan susulan dengan cara dikocor. Pupuk susulan yang dikocorkan ini terdiri dari Urea : ZA : SP-36 : DAP : KNO3 dengan perbandingan 1 : 1 : 1 : 1 : 1/4 atau 100 gram Urea + 100 gram ZA + 100 gram DAP + 25 gram KNO3 dilarutkan dalam 10 liter air.

Pupuk susulan ini dilakukan sebanyak 5 – 6 kali, yaitu umur 12 HST, 15 HST, 18 HST, 19 HST, 22 HST dan 25 HST. Perawatan tanaman lainnya adalah pengikatan lanjaran dan cabang timun. Penyemprotan insektisida dan fungisida mulai umur 10 HST dengan interval 3 hari.

Penyemprotan pupuk daun, insektisida, fungisida serta ZPT biasanya dijadikan satu. Agar pemakaian tenaga kerja lebih efisien dan pelaksanaannya juga disesuaikan dengan keadaan dan umur tanaman serta serangan hama dan penyakit.

Pemupukan susulan selanjutnya diberikan secara kering dengan ditugalkan diantara 4 lubang tanam atau dengan hanya ditabur ditengah bedengan. Pupuk susulan kering ini terdiri dari ZA: SP-36 : KCl dan NPK dengan perbandingan 2 : 1/2 : 1/2 : 1 diberikan pada umur 26 HST.

Page: 1 2 3 4 5

lmgaagro
Share
Published by
lmgaagro

Recent Posts

Obat Bercak Daun Pada Cabai Rekomendasi Untuk Petani

Obat Bercak Daun Pada Cabai Rekomendasi Untuk Petani. 08125222117 WA/SMS Lmga Agro. Lmga Agro adalah… Read More

Desember 13, 2025

Insektisida Tungau Pada Cabai Terbaik Untuk Petani

Insektisida Tungau Pada Cabai Terbaik Untuk Petani. 08125222117 WA/SMS Lmga Agro. Lmga Agro adalah pusat… Read More

Desember 9, 2025

Fungisida Untuk Cabe Di Musim Kemarau Terbaik Untuk Petani

Fungisida Untuk Cabe Di Musim Kemarau Terbaik Untuk Petani. 08125222117 WA/SMS Lmga Agro. Lmga Agro… Read More

Desember 6, 2025

Obat Lalat Buah Yang Ampuh Rekomendasi Untuk Petani

Obat Lalat Buah Yang Ampuh Rekomendasi Untuk Petani. 08125222117 WA/SMS Lmga Agro. Lmga Agro adalah… Read More

Desember 4, 2025

Herbisida Tabas Untuk Tanaman Padi Cara Ampuh Untuk Membasmi Gulma

Herbisida Tabas Untuk Tanaman Padi Cara Ampuh Untuk Membasmi Gulma. 08125222117 WA/SMS Lmga Agro. Lmga… Read More

Desember 1, 2025

Insektisida Untuk Tungau Pada Cabe Rekomendasi Bagi Petani

Insektisida Untuk Tungau Pada Cabe Rekomendasi Bagi Petani. 08125222117 WA/SMS Lmga Agro. Lmga Agro adalah… Read More

November 27, 2025