Penyakit antraknosa atau patek merupakan penyakit yang sering menyerang tanaman melon. Penyakit ini sering disebut juga hawar pada akar, daun maupun ranting.
Penyebab penyakit antraknosa ini adalah cendawan Collectricum capsi. Cendawan ini akan berkembang pesat pada lingkungan lembab dan basah. Semua bagian tanaman melon bisa terserang penyakit antraknosa ini.
Gejala serangan penyakit antraknosa biasanya seperti munculnya bercak – bercak berwarna coklat pada daun, lalu berubah menjadi kemerahan. Pada bagian buah, akan muncul bulatan merah jambu dan ukurannya lama – lama akan semakin membesar.
Untuk mengendalikan penyakit ini, cara yang bisa digunakan yaitu membuang tanaman yang terserang serta membakarnya, serta melakukan aplikasi fungisida sesuai dengan dosis
Tungau merupakan salah satu hewan invertebrata kecil berkaki 8 dan termasuk ke dalam anggota Acarina. Adaptasi hama tungau cukup bagus dalam berbagai keadaan lingkungan, sehingga sangat berbahaya bagi perkembangan tanaman melon.
Gejala serangan hama tungau diantaranya yaitu terdapat titik – titik halus pada daun, berwarna kuning dan lama – kelamaan akan berubah menjadi hitam.
Daun yang terserang berwarna kuning atau coklat, lalu akan terpelintir dan melengkung. Bagian bawah daun berwarna abu – abu dengan terdapat jaringan – jaringan halus. Selain itu, terdapat juga sekumpulan hama yang terlihat seperti titik – titik berwarna orange, merah atau kuning.
Untuk mengatasi hama tungau, cara yang bisa dilakukan contohnya seperti membersihkan gulma di sekitar area lahan tanam, mencabut dan membakar tanaman yang terserang, serta melakukan aplikasi akarisida sesuai dengan dosis
Ulat grayak merupakan salah satu hama utama melon. Serangannya sangat merugikan petani melon karena membuat perkembangan tanaman menjadi tidak optimal. Gejala serangan hama ulat grayak seperti rusaknya tulang daun, adanya lubang tidak beraturan pada daun serta tanaman melon menjadi gundul.
Cara yang bisa dilakukan untuk mengendalikan hama ulat grayak diantaranya seperti menjaga kebersihan lahan tanam,melakukan aplikasi insektisida sesuai dengan dosis serta memusnahkan hama ulat grayak secara langsung dengan cara diambil dan dibakar
Penyakit busuk batang disebabkan oleh cendawan Phoma Cucurbitacearum. Penyakit ini juga sering menyerang tanaman hortikultura. Gejala serangan penyakit busuk batang contohnya seperti adanya bercak – bercak hitam pada batang dan daun, batang dan daun menjadi pucat, kering, keriput, dan layu serta jika menyerang buah maka buahnya akan busuk sebelum buah menjadi besar.
Cara pengendalian penyakit busuk batang diantaranya seperti menjaga kebersihan lingkungan, membersihkan lingkungan lahan tanam dari gulma, memusnahkan tanaman yang terserang dengan cara dibakar, serta melakukan aplikasi fungisida sesuai dengan dosis (apabila diperlukan).
Fungisida Untuk Cabe Di Musim Kemarau Terbaik Untuk Petani. 08125222117 WA/SMS Lmga Agro. Lmga Agro… Read More
Obat Lalat Buah Yang Ampuh Rekomendasi Untuk Petani. 08125222117 WA/SMS Lmga Agro. Lmga Agro adalah… Read More
Herbisida Tabas Untuk Tanaman Padi Cara Ampuh Untuk Membasmi Gulma. 08125222117 WA/SMS Lmga Agro. Lmga… Read More
Insektisida Untuk Tungau Pada Cabe Rekomendasi Bagi Petani. 08125222117 WA/SMS Lmga Agro. Lmga Agro adalah… Read More
Gramoxone VS Noxone Herbisida Ampuh Pembasmi Gulma. 08125222117 WA/SMS Lmga Agro. Lmga Agro adalah pusat… Read More
Antracol Untuk Bulai Jagung Cara Ampuh Untuk Membasmi Bulai. 08125222117 WA/SMS Lmga Agro. Lmga Agro… Read More