Tentunya budidaya benih cabai rawit sifon harus petani imbangi dengan teknik budidaya cabai yang baik dan benar untuk mendapatkan hasil maksimal.
Selama budidaya cabai harus melalui tahapan-tahapan proses tanam yang benar dan membutuhkan ketelitian dalam pemeliharaanya.
Seperti halnya pembahasan teknik budidaya cabai yang lainnya, dalam ulasan mengenai budidaya benih cabe rawit merah Shypoon ini perlu juga mencantumkan secara singkat mengenai tahapan teknik budidaya tanaman cabai rawit seperti berikut ini.
Pemilihan Benih Cabai
Benih Shypoon sebagai produk yang berkualitas dan rekomendasi bagi petani mengingat kelebihannya sebagai benih cabai rawit berangkai. Hasil yang tinggi dan kualitasnya menjadi keunggulan tersendiri.
Pembibitan Dan Penyemaian Benih Cabai
Polibag ukuran 5 x 10 cm, media semai campuran antara tanah, kompos dan arang dengan perbandingan 1 : 1 : 1 dan aduk rata.
Benih petani rendam air hangat terlebih dahulu selama 6 jam untuk merangsang pertumbuhan.
Kemudian benih petani tanam kedalam polibag sedalam 0,5 cm dan tutup dengan media yang sudah petani siapkan.
Penyiraman petani lakukan pagi sore, pertumbuhan benih terjadi 1-2 minggu setelah tanam dan apabila sudah muncul 5 helai daun atau sekitar 1,5 bulan bibit tanaman petani pindahkan ke lahan.
Baca Juga : Membuat Pupuk Kompos Dari Kotoran Sapi
Cara penggunaan Pupuk Ultradap Terbaik Dan Paling Efektif. 082141747141 (telepon kami) 08125222117 (SMS / WA… Read More
Jual Bahan Aktif Akarisida Terbaik Untuk Membasmi Hama Tungau. 082141747141 ( Khusus telepon ) 08125222117… Read More
Cara Aplikasi Pupuk KNO3 Putih Pada Budidaya Tanaman Melon. 082141747141 (Telp) 081-252-221-17 (via SMS/WA). Toko… Read More
Jual Merek Dagang Bahan aktif Piridaben Untuk Membasmi Tungau. 082141747141 (Telp) 081-252-221-17 (via SMS/WA). Lmga… Read More
Jual Hormon Pembesar Batang Tanaman Gibgro Produk Baru Nufarm. 082141747141 ( For telepon ) 08125222117… Read More
Manfaat Ultradap Untuk Cabe Yang Sedang Petani Budidayakan. 082141747141 (telfon) 08125222117 ( WA ). Toko… Read More