Bibit Benih

Budidaya Sawi Putih Dataran Rendah Menguntungkan Kelompok Tani

Ulat grayak (Spodoptera exigua dan Spodoptera litura)

Hama satu ini memiliki ukuran mulai 15-25 mm. Memiliki ciri fisik berwarna hijau tua kecoklatan dengan totol-totol berwarna hitam di ruas-ruas buku badannya.

Sedangkan Spodoptera exigua mempunyai ukuran yang sama akan tetapi memiliki perbedaan yaitu warna yang hijau muda dan tanpa totol hitam di ruas badannya.

Hama ini menyerang tumbuhan dengan cara memakan daun-daun muda pada tanaman sehingga daun menjadi berlubang.

Secara umum pembasmian hama ini dalam budidaya sawi putih dataran rendah bisa petani lakukan dengan cara penyemprotan insektisida pada tanaman yang terserang hama ini.

Ulat Daun (Plutella xylostella)

Merupakan hama kecil yang meresahkan para petani sawi putih. Pasalnya Hama yang berukuran 7-10 mm ini lebih suka bergerombol dan menempati pucuk tanaman.

Akibatnya pucuk tanaman yang memiliki daun muda menjadi berlubang. Serangan semakin parah apabila sudah mengenai titik tembus tunas. Karena akan mengganggu proses pertumbuhan krop.

Pembasmian hama ini petani budidaya sawi putih dataran rendah petani bisa melakukan dengan menyemprot insektisida pada tanamanĀ  secara merata.

Ulat tanah (Agrotis sp.)

hewan berwarna coklat kehitaman ini menyerah tanaman kecil setelah tanaman dipindah ke lahan tanam. Hama ulat tanah akan menyerang tanaman pada malam hari karena ulat tanah takut sinar matahari.

Ulan tanah akan menyerang pangkal batang yang masih sukulen hingga putus dan membuat tanaman mati karena tidak memiliki titik tumbuh.

Melakukan sanitasi pada tanaman yang belum terserang hama ini dapat membantu meringankan beban petani. Apabila sudah terlanjur terserang hama ini, petani harus siap melakukan pemberantasan dengan penyemprotan insektisida.

Dari sekian hama, petani belum aman sampai di situ. Karena petani masih mempunyai musuh lain yaitu penyakit yang dapat menyerang tanaman sawi putih ini. Ada beberapa penyakit yang bisa menyerang tanaman sawi putih, yaitu:

Downy Mildew ( Pseudoperonospora sp.)

Penyakit Downy Mildew ini sering menyerang tanaman sawi putih. Serangan penyakit ini membuat sawi putih menjadi muncul bercak kuning dengan bentuk kotak sesuai alur tulang daun. Bercak kuning akan muncul pada daun tua.

Semakin tua daun yang menungging semakin lebar dan mengarah ke arah daun yang lebh muda yang berada pada atas daun.

Pencegahan penyakit ini dapat petani lakukan dengan cara menghindarkan tanaman sawi putih dari tanaman sawi putih yang berumur lebih tua dan kemungkinan terjangkit penyakit ini.

Selain itu bisa juga dengan memperbaiki drainase lahan ketika musim hujan tiba, dan melakukan sanitasi lahan.

Jika sudah terjangkit penyakit Downy Mildew, petani harus menyemprot tanaman menggunakan fungisida yang tepat dan merata pada semua tumbuhan.

Page: 1 2 3 4

imgaagro25
Share
Published by
imgaagro25

Recent Posts

Fungisida Untuk Cabe Di Musim Kemarau Terbaik Untuk Petani

Fungisida Untuk Cabe Di Musim Kemarau Terbaik Untuk Petani. 08125222117 WA/SMS Lmga Agro. Lmga Agro… Read More

Desember 6, 2025

Obat Lalat Buah Yang Ampuh Rekomendasi Untuk Petani

Obat Lalat Buah Yang Ampuh Rekomendasi Untuk Petani. 08125222117 WA/SMS Lmga Agro. Lmga Agro adalah… Read More

Desember 4, 2025

Herbisida Tabas Untuk Tanaman Padi Cara Ampuh Untuk Membasmi Gulma

Herbisida Tabas Untuk Tanaman Padi Cara Ampuh Untuk Membasmi Gulma. 08125222117 WA/SMS Lmga Agro. Lmga… Read More

Desember 1, 2025

Insektisida Untuk Tungau Pada Cabe Rekomendasi Bagi Petani

Insektisida Untuk Tungau Pada Cabe Rekomendasi Bagi Petani. 08125222117 WA/SMS Lmga Agro. Lmga Agro adalah… Read More

November 27, 2025

Gramoxone VS Noxone Herbisida Ampuh Pembasmi Gulma

Gramoxone VS Noxone Herbisida Ampuh Pembasmi Gulma. 08125222117 WA/SMS Lmga Agro. Lmga Agro adalah pusat… Read More

November 22, 2025

Antracol Untuk Bulai Jagung Cara Ampuh Untuk Membasmi Bulai

Antracol Untuk Bulai Jagung Cara Ampuh Untuk Membasmi Bulai. 08125222117 WA/SMS Lmga Agro. Lmga Agro… Read More

November 18, 2025